Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengajak Gus Ilham Menikah

Mengajak Gus Ilham Menikah

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:252.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Gledekzz

Memperhatikan cerita kehidupan seseorang yang sedikit berbeda, membuat wanita cantik bernama Nining tertarik akan sebuah masalah kehidupan Ustadznya.

Nining berniat mengajak Ustadznya menikah hanya sebuah gosipan.

Berhasil dan si lelaki menyetujui, apa yang akan di lakukan Nining selanjutnya saat setelah menikah dengan Ustadznya yang bernama Ilham?

Akankah nantinya Nining menyesal telah mengajak menikah Ilham?

Mari kita saksikan kisahnya hanya di aplikasi noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gledekzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab - 21

Acara berjalan begitu cepat dengan Nining tak kuasa menahan air mata yang terus saja mengalir begitu deras di wajahnya. Di tambah irama nyanyian nasyid mengisahkan perjuangan mereka saat memondok di pesantren begitu lama. Nining teringat kembali dengan masa-masa perjuangannya sampai di titik ini.

Kedua orangtuanya juga ikut menangis sembari memeluk anak semata wayangnya itu. "Mama enggak menyangka gadis kecil yang dulu susah di atur sekarang telah tamat dan menjadi istri dari lelaki yang luar biasa ini." Rinjani menunjuk Ilham yang tengah berdiri di dekat mereka.

Ini adalah acara penutupan dengan semua santri bersalaman dengan para Ustadz, Ustadzah dan terakhir kedua orang tua masing-masing.

"Semoga ilmu yang kamu dapatkan menjadi bermanfaat untuk mu Nak." sambung Komar sembari mengelus kepala Nining.

Nining mengangguk tanpa menjawab lagi. Rasanya ia telah menyusahkan kedua orang tuanya dan belum bisa membalas kebaikan mereka. "Maafkan Nining yang belum bisa membahagiakan kalian berdua." ucapnya yang tidak sanggup menahan gejolak di dada.

"Kami sudah sangat bahagia Ning. Apalagi kamu telah menikah dengan Nak Ilham. Rasanya Mama dan Papa lega menyerahkan kamu pada lelaki yang bertanggung jawab penuh atas diri mu. Tadinya kami sangat pusing memikirkan kelanjutan masa depan kamu. Akan tetapi keputusan kamu dan Ilham ingin bersama membuat Mama sama Papa enggak pusing lagi." jelas Rinjani.

"Acara telah selesai Nak. Kita lanjutkan lagi aja nanti. Papa sama Mama mau pulang duluan. Dari tadi di rumah ada Pak Suharto menunggu. Enggak enak kalau beliau menunggu lama." ucap Komar sembari melepaskan pelukan dengan ia melihat ke Ilham. "Nanti kalau enggak ada urusan ajak Nining tidur di rumah." pintanya.

"Insyaallah iya Pa." balas Ilham dengan langsung bersalaman dengan kedua mertuanya yang di ikuti Nining.

"Kalau begitu kami duluan. Assalamualaikum." ucap Komar.

"Waalaikumsalam." jawab Ilham dan Nining dengan kedua pasutri paruh baya itu mulai pergi.

Sekilas Nining memperhatikan sekitar banyak para santri berfoto kembali bersama keluarga mereka. Mereka juga mendapatkan buket bunga yang terlihat sangat indah dan cantik. Ada boneka juga yang mereka dapatkan. 'Kayak orang wisuda aja kami. Pakek acara menggunakan toga.'

Bunga berwarna warni datang tepat di hadapan Nining yang ternyata Ilham memberikannya. "Ini buat apa sih Bi?" tanya Nining sembari menjauhkan bunga itu darinya. Bunga itu tidak sengaja membuat hidungnya mulai gatal.

"Ini buat Ummi dan ini," Ilham memberikan sebuah benda yang berbentuk segitiga yang terbuat dari kaca. Ada tulisan selamat atas kelulusan istri ku tercinta. "Buat Ummi juga." Ilham menyerahkan dua benda itu.

Nining menjauh dari buket bunga yang semakin membuat hidungnya gatal. "Enggak mau aku Bi itu bunga. Ini aja." Nining mengambil benda yang terlihat lebih menarik dari pada bunga.

Ilham tentunya kebingungan dengan bunga yang ia pegang. "Ini kurang bagus ya Mi?"

Nining menggeleng pelan. "Bagus kok Bi warnanya cantik." Nining memperhatikan bentuk bunga yang berbeda dari temannya. Mana bunga itu nyata dan terlihat masih segar seperti baru di petik.

"Terus kenapa Ummi enggak suka?"

"Hacim... Hacim... Hacim... A... Hacim..." Nining bersin-bersin dengan hidungnya yang sangat gatal.

"Ummi kenapa?" Ilham begitu panik dengan kondisi istrinya.

"Aku enggak suka karena alergi bunga Bi. Hacim.. Hacim..."

Ilham segera mengeluarkan sapu tangan dan memberikan pada Nining. "Pakek ini Mi. Maaf Abi enggak tau."

Nining mengambil sapu tangan dengan cepat mengeluarkan cairan di dalam hidungnya.

"Hacim... Hacim..." Nining tidak bisa berhenti bersin.

"Ummi lebih baik pulang ke rumah Uma dulu ya. Nanti Abi beli obat alergi."

Nining mengangguk saja. Ia tidak menjawab karena masih bersin-bersin.

Mereka berdua pun berjalan dengan Zulaikha yang baru keluar dari dalam rumah untuk ke pesantren. "Kenapa Nining, Ham?" tanyanya langsung memegang kedua bahu Nining. "Wajah Nining juga memerah dan bersin-bersin kayak begini." Zulaikha menarik Nining untuk masuk ke dalam rumah.

"A-aku, a-aku hacim... Hacim... Hacim.."

"Nining alergi serbuk bunga Ma. Aku enggak tau kalau Nining enggak bisa mencium serbuk bunga. Kalau tau tadi beli yang bunga plastik aja." ucap Ilham sembari membuka pintu kamar.

"Iya sudah kamu lebih baik beli obat di apotik. Uma mau ambil air hangat dulu." perintah Zulaikha dengan melihat ke arah Nining. "Kamu istirahat dulu ya Nak di sini." Zulaikha menyuruh Nining duduk di atas ranjang dengan Nining langsung mengikuti.

"I-iya, Hacim... Hacim.. Ma." balas Nining yang tidak bisa menggerakkan mulutnya. Kalau bergerak langsung bersin-bersin.

Ilham dan Zulaikha begitu khawatir dengan mereka berdua langsung keluar kamar.

'Mereka baik banget dan perhatian lagi. Aku harus membalas kebaikan mereka.' Nining kembali fokus pada kamar yang sangat rapih. 'Ini kayaknya kamar Abi deh.' Nining memperhatikan banyak sekali kaligrafi yang tergantung dinding. 'Apa Abi ya yang buat? Bagus banget. Aku juga ingin belajar buat yang kayak beginian.' Nining sangat kagum atas kalimat yang tertulis.

Nining kembali teringat pada benda yang di berikan Ilham tadi. Ia pun memperhatikan benda yang ternyata ada tombol lampunya. Nining menghidupkan lampu itu dengan tulisan yang semakin terlihat jelas.

'Abi diam-diam ternyata menyiapkan ini untuk ku. Aku juga harus memberikan sesuatu padanya. Masa dia kasih ini sedangkan aku enggak.' Nining berpikir dengan sesuatu yang cocok untuk Ilham. 'Kayaknya aku harus mencari sesuatu yang di sukai Abi dulu deh. Ah... Itu kayaknya ide yang bagus.' Nining kembali melihat benda yang mengagumkan di tangannya itu.

1
Ny Rudi Harianto
tamat si Nining.... lanjut cari cerita lain
IG : Gledekzz97: makasih mak 🙏
total 1 replies
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣
niniiiiiiiing......
IG : Gledekzz97: masih aman mak💃💃🤣
total 1 replies
Ny Rudi Harianto
manis bener ya Gus klu sudah gini.... walaupun dpat istri agak Laen tapi Gus bsa kok bersabar
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣🤣
pokoknya itu aja lah yg bsa aku buat untuk Nining
Ny Rudi Harianto
masih blm ngerti jg ya si Nining ini
Ny Rudi Harianto
memang d luar dugaan lah si Nining ini...
Ny Rudi Harianto
yg penting kamu berpegangan yg kuat sma si Gus Ning....yakin aku
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣🤣
beneran d buat sakit perut sama Nining Thor
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣🤣
no komen lah ning
Ny Rudi Harianto
owalah Gus.....Gus.....
🤣🤣🤣
Ny Rudi Harianto
kelewat polos atau gmna ya si Nining ini...
Ny Rudi Harianto
waaaah si Gus ternyata ya ....gak buka segel tapi ngecap kepemilikan aja udah ok lah ya gus
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣
bener² gak ada bahasa yg lain selain sabar ya Gus....
Ny Rudi Harianto
owalah Gus..... Gus....
seng sabar toh.... kamu nikah perlu bnyak2 ngajarin deh kyak nya...ya Allah...🤣🤣🤣
Ny Rudi Harianto
Ning..... beneran polos atau emang gak merasa ada singa d dlm kamar ya....hati² Ning....d caplok
Ny Rudi Harianto
ooh tidak bsa Ning .... hukuman kamu lain mulai sekarang jadi siap² yg baca nyengir aja
Ny Rudi Harianto: senam rahang Mak 🤣🤣
total 2 replies
Ny Rudi Harianto
disini Gus Ilham masih lempeng² aja bawaan nya ya kan.....blm kena aja si Gus....
Nining jg.....masih blm tau apa² malah ngajak nikah si Gus.....ya d gas lah sma si gus
Ny Rudi Harianto
karakter Nining emang seperti roller coaster ya kan
Ny Rudi Harianto
si Nining ini ya.... melakukan nya ada aja
Ny Rudi Harianto
Gus Ilham banyak stok sabar lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!