Indonesia
NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 Anniversary

Malam ini Azam sengaja tidak memberi tahu ke mana dia akan membawa pujaan hatinya pergi.

"Sayang, pasti ini kamu kan yang udah ngerencanain?" kata Aira senang.

Azam menggeleng.

"Enggak kok, Sayang. Bukannya dari tadi pagi kita bareng terus, ya? Mana sempat aku nyiapin semua ini," kata Azam santai.

Aira menoleh.

"Terus ini bunga dari siapa?" kata Aira yang langsung menjatuhkan bunganya hingga berantakan di pangkuannya.

Azam menggeleng.

"Kenapa kamu gak tanya mereka saja dari mana bunga ini?" kata Azam yang masuk akal.

Aira cemberut.

"Terus sekarang kita mau kemana?" tanya Aira kesal.

"Ke villa, letaknya di pegunungan. Kamu pasti suka," jawab Azam jujur.

Aira cemberut.

"Boong lagi kan," kata Aira manyun. Azam terkekeh geli melihat raut kesal istrinya.

"Kamu makin cantik aja kalau cemberut gini, jadi pengen...?"

Aira berpaling menatap keluar jendela mobil. Mata indahnya berkaca-kaca.

"Sayang."

"Apa?"

"Kamu marah?"

"Gak."

Azam tak bisa lagi menahan tawanya.

"Hahahaha!"

"Kamu kenapa, Mas, kok ketawa?!" kesal Aira saat mendengar tawa renyah Azam.

"Gak apa-apa kok, Sayang. Kamu makin lucu aja kalau lagi ngambek gini," ejek Azam yang langsung dijewer oleh Aira.

Setibanya di tempat yang sudah disiapkan, Azam memarkirkan mobil di parkiran khusus untuk mobil.

"Turun, Sayang," ajak Azam lembut. Lalu Azam keluar mobil terlebih dahulu dan membukakan pintu mobil untuk Aira.

Aira menatap penuh kekaguman. Perempuan itu menoleh ke arah Azam lalu tersipu malu.

"Mas," panggil Aira.

"Iya, Sayang?"

"Kamu beneran ngajak aku ke gunung malam-malam?"

Azam mengangguk.

"Gimana, kamu suka?" tanya Azam lembut.

Aira mengangguk antusias.

"Aku suka banget, makasih Sayang," kata Aira.

Azam mencium sekilas kening Aira lalu mengusap lembut kepala sang istri. Azam kemudian mengeluarkan satu tangkai bunga mawar. Dia berjongkok di depan Aira lalu menyodorkan bunga mawar tersebut ke arah istrinya.

"Selamat hari anniversary yang pertama, Sayang," kata Azam lembut.

Aira membekap bibirnya dengan kedua tangan mungilnya. Mata bulatnya berkaca-kaca. Tetes demi tetes air mata mengalir deras di pipinya.

"Mas," bisik Aira bergetar.

Azam tersenyum tulus.

"Aku mencintaimu, Humairaku," kata Azam.

With tangan gemetar, Aira menerima bunga pemberian sang suami.

"Aku juga sangat mencintaimu, Mas," kata Aira.

Di saat bersamaan, suara kembang api terdengar bergemuruh.

"HAPPY ANNIVERSARY ISTRIKU, AIRA HUMAIRA."

Semua orang yang ada di sana bertepuk tangan saat tulisan itu tertulis rapi nan cantik di langit malam. Pemandangan indah di atas gunung yang begitu memukau membuat siapa pun tak ingin beranjak dari sana.

Aira menangis sesengukan. Perempuan itu benar-benar tidak menyangka suaminya akan memberikan kejutan seindah ini. Setelah kembang api selesai, semua orang yang ada di sana berhamburan ke arah Aira. Setiap orang memberikan satu tangkai bunga mawar untuknya.

Aira tersenyum canggung. Azam menghapus air mata istrinya dengan cepat. Melihat perempuannya bahagia dan merasa beruntung memilikinya adalah hal berharga yang tidak bisa Azam beli dengan uang.

"Kakak cantik, bahagia selalu ya sama Kakak ganteng," kata beberapa anak kecil yang juga memberikan satu tangkai bunga untuk Aira.

Setelah semua orang pergi, Azam menutup mata Aira dengan kain penutup mata berwarna hitam.

"Sayang, kita mau ke mana?" tanya Aira saat matanya sudah ditutup oleh Azam.

"Ke tempat yang sangat indah," kata Azam sembari menuntun Aira.

Azam tersenyum senang saat melihat vila yang dibelinya untuk Aira kini sudah siap sepenuhnya.

"Kamu sudah siap, Sayang?" tanya Azam lembut.

Aira mengangguk mantap.

"Iya, Mas, aku udah siap," kata Aira yang merasakan jantungnya berdebar begitu kuat.

"Kita hitung mundur, ya," ajak Azam yang langsung diiyakan oleh Aira.

"Tiga..."

"Dua..."

"Satu..."

Azam membuka penutup mata Aira.

1
Adiba Azahra
waaaah makasih kakak semoga makin suka nih yha sama cerita nya 🌸
Adiba Azahra
Halooo 😍
Saddam Husein
👍
Mimin Ridwan
Kaakkkkkk aku mampir lagi nih 😍👍
mey
Meoowww🐱
Adiba Azahra: 😂 😂 😂 🌸🌸🌸😁😁😁😍😍😍😊😊😊🙏🙏🙏
total 1 replies
Mimin Ridwan
Ceritanya Bagus dan penuh kejutan 😁😘🥰 terus lanjut kak 👍🌸❤️
Adiba Azahra: Siap kaka 🙏😊😍🌸👍😁 😍😍😍
total 1 replies
Mimin Ridwan
Maaf kak jadi jarang baca sampe sampe udah bab 74 aja 🙏😍👍 terus semangat kak setiap ada waktu pasti aku sempatkan buah simak bagus banget soalnya 😍👍
Adiba Azahra: Makasih banyak kaka udah suka sama cerita aku gak papa yaa kak kalau baca pas ada waktu luang aja 😊 makasih banget karena kaka suka itu aja udah bikin aku makin semangat loh 😊🙏😍🌸
total 1 replies
Nadia Hendriana
Vito kampret
Adiba Azahra: 👍😁😍🌸😊 halo kaka
total 1 replies
Nadia Hendriana
Wowwww lanjutkan thor
Nadia Hendriana
🤣🤣🤣🙏
Nadia Hendriana
Nah nah kok udah naruh bawang aja thor
Nadia Hendriana
Plis bikin romantis plus bucin tingkat akut Thor 👍😍🤭
Nadia Hendriana
Pengen dong punya suami kyk azam haha🤣🤣🤣🤣
Nadia Hendriana
Pengantin baru mah bebas 🤣
Nadia Hendriana
👍😍
Redmi
Lanjut kan boskuu👍😎
mey
kak, jangan lupa mampir ya di karya aku, si dingin jatuh cinta
Adiba Azahra: Siap kaka aku makasih ya udah mampir 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
uwaaa😍, Azam nya ga mau bilang dia lagi cemburu kah itu? 😍🤭
Adiba Azahra: Makasih yha kaka udah mampir semoga suka sama ceritanya semangat terus juga buat kakaknya 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
halo kak aku mampir nih😍
Adiba Azahra: Halo kaka Makasih yaaa 🙏🌸😍
total 1 replies
Redmi
Kalau sampe perempuan kyk Aira dendam berarti emng udh kelewatan jahat bener sh pdhl. dia jg perempuan 😡
Redmi: Lagi seru seru nya nih kak 👍😎 lanjut terus pokoknya kak 👍😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!