Indonesia
NovelToon NovelToon
Dipecat Dan Dicampakkan Aku Jadi Juragan Desa

Dipecat Dan Dicampakkan Aku Jadi Juragan Desa

Status: tamat
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:43.9k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Dipecat dari pekerjaan kota dan dicampakkan oleh kekasihnya dalam satu hari membuat Aditya Pratama, seorang pemuda yatim piatu, tidak punya pilihan selain pulang ke desa untuk mengolah tanah warisan orang tuanya yang sangat luas. Namun, usaha perkebunan dan peternakannya berujung kegagalan total hingga uang tabungannya ludes tak bersisa. Di tengah rasa putus asa dan kebingungan menghadapi masa depan, sebuah fenomena gaib memberinya pencerahan berupa Sistem Perkebunan dan Peternakan yang mengubah tanah gersangnya menjadi ladang emas serta menarik perhatian wanita-wanita cantik di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Pagi harinya, ketenangan Desa Sukamaju terpecah oleh deru mesin mobil patroli polisi dan sedan hitam Anton yang berhenti tepat di depan pekarangan rumah Adit.

​Bang Jarwo dan Bang Sopo yang sedang menikmati kopi pagi langsung berlari keluar dengan wajah cemas.

Dari dalam mobil patroli, turun Kepala Desa Supri bersama dua petugas polisi sektor dan Anton yang memasang wajah penuh kemenangan.

​"Ada apa ini ramai-ramai, Pak Kades?" tanya Bang Jarwo panik.

​Kades Supri melangkah maju sambil mengibaskan selembar kertas berstempel resmi. "Aditya Pratama! Keluar kamu! Hari ini pemerintah desa atas nama hukum akan menyegel seluruh lahan ini!"

​Adit keluar dari pintu depan dengan langkah santai, mengusap tangannya yang bersih.

"Pagi-pagi sudah buat keributan, Pak Kades. Ada masalah apa sampai bawa pihak kepolisian?"

​Anton melangkah maju dengan senyum mengejek.

"Masih berani berakting tenang, gembel? Berdasarkan dokumen arsip peta desa terbaru, dua hektar lahan yang kamu klaim ini adalah Tanah Kas Desa! Kamu sudah mencaplok aset negara secara ilegal!"

​Petugas polisi, Aiptu Bambang, menatap Adit dengan raut wajah serba salah. "Mas Adit, Pak Kades menunjukkan Surat Keterangan Tanah dan peta blok desa yang sah.

Jika Mas Adit tidak punya bukti pembanding, kami harus mengosongkan lahan ini sementara."

​"Hahaha! Dengar itu, Adit! Angkut semua ayam dan bebek anehmu itu keluar dalam satu jam, atau kami ratakan dengan traktor!" seru Kades Supri tertawa puas.

​Adit tidak panik. Di dalam pikirannya, ia berbisik pelan, "Sistem, aktifkan Peta Analisis tingkat lanjut. Pindai tanah dan dokumen di tangan Kades Supri."

​[Dikonfirmasi. Fitur Peta Analisis Aktif.]

​[Memindai Struktur Tanah.]

[Ditemukan: 4 Patok Batu Granit Asli peninggalan tahun 1938 tertimbun 50 cm di bawah tanah pada koordinat X-102 dan Y-88.]

​[Memindai Dokumen Kades Supri.]

[Hasil Analisis: Kertas merupakan dokumen tua, namun Tinta Stempel dan Tanda Tangan baru berusia 11 Jam dibuat semalam. Komposisi kimia tinta belum mengering sempurna.]

​Mata Adit berkilat tajam. Sebuah senyuman dingin terukir di bibirnya.

​"Pak Polisi, bisakah Bapak memeriksa kertas yang dipegang Pak Kades? Coba usap stempel merah itu dengan jarimu," kata Adit tenang.

​Aiptu Bambang mengerutkan kening lalu mengambil dokumen tersebut. Begitu ibu jarinya mengusap stempel desa, tinta merah itu langsung melumer dan menempel tebal di jarinya.

​"Lho? Tinta stempel ini... masih basah?" gumam Aiptu Bambang terkejut.

​Wajah Kades Supri seketika pucat pasi. "S-salah cat stempel itu! Maksud saya, itu baru dilegalisir ulang kemarin sore!"

​"Legalisir ulang atau baru dibuat semalam jam 11 malam saat menerima suap lima puluh juta dari Anton?" potong Adit dengan suara lantang yang menggelegar.

​Anton dan Kades Supri tersentak kaget sampai melangkah mundur.

​"Selain itu, jika Pak Kades mengklaim batas tanah desa ada di pohon kelapa sana, mari kita buktikan secara ilmiah," lanjut Adit sambil berjalan menuju sudut pekarangan.

"Bang Jarwo, ambilkan cangkul!"

​Bang Jarwo dengan sigap menyodorkan cangkul.

Adit mencangkul tanah setinggi setengah meter di titik koordinat yang ditunjukkan oleh Peta Analisis Sistem.

​"Tuk!"

​Bunyi benturan besi dan batu keras bergema.

Adit mengangkat sebuah batu granit tua berukir peninggalan era kolonial bertuliskan 'BPN 1938' yang masih utuh.

​"Ini adalah patok pembatas tanah sah milik kakek saya sejak zaman Belanda, terdaftar resmi di BPN Pusat.

Mau Pak Kades memalsukan arsip seribu kali pun, patok bumi tidak bisa bohong," tegas Adit menatap tajam Kades Supri dan Anton.

​Aiptu Bambang menatap Kades Supri dengan pandangan penuh kecurigaan dan ketegasan.

"Pak Kades, ikut kami ke polsek sekarang untuk menjelaskan dugaan pemalsuan dokumen negara ini!"

​"T-tidak mungkin! Bagaimana bocah ini bisa tahu?!" jerit Anton histeris saat melihat rencananya hancur berantakan.

1
echa purin
👍👍
I am Cat
up
kiyoe: terimakasih kak sudah mau mampir membaca karya saya 🙏
total 1 replies
craft
ini 1 jam lagi dulu aku panen tomat sampai jam 7/8 /Sweat/
admin 1 ini kayaknya gak pernah ke landang nya 😑/Proud/
kiyoe: hehehe kan pakai benih ajaib kaka 🤭
total 1 replies
craft
gawe gak yakin panen cabe 2 jam 😐😑
kiyoe: heheh
total 1 replies
craft
asalamualaikum thor saya mampir 😄😄😄
jangan lupakan saya thor🤣
kiyoe: hehehe terimakasih kaka
total 4 replies
Heni Setiyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣
Was pray
sistem pertanian dan peternakan berubah fungsi jadi sistem kultivasi. udah berubah jauh banget
Was pray
Adit lupakah? bahwa tanpa sistem gak bisa apa2? sekarang jadi arogan sama sistem. kesulitanmu karena dirimu terlalu serakah pingin cepat kaya sehingga menempuh jalan ilegal
Was pray
Adit kan ke jakarta numpang truk ekspedisi ! kok sekarang bawa mobil SUV nya? mobilnya jalan sendiri kah? 🤣🤣
kiyoe: hehehe terimakasih atas support nya kak ☺️
total 7 replies
Was pray
kapan jadiannya?
kiyoe: setelah itu
total 1 replies
Was pray
sopo dan Jarwo kan di perkebunan? othornya bingung kah?
Was pray: waktu berangkat Adit pamitan sama sopo dan Jarwo , kemudian Adit meminta agar sopo dan Jarwo menjaga kebun selama Adit di jakarta. coba dicek bab sebelumnya Thor.
total 2 replies
Was pray
kapan Adit beli mobil? kok tau2 udah punya mobil SUV? di sulap sim salabim hau mobil munculah. 🤣🤣🤣
Was pray
adi paham bisnis gak sih sebenarnya?
kiyoe: heheh iyaa kak biar cepat laku 🤣
total 5 replies
Was pray
berita dari Riana gak direspon dit?
Was pray
pagarnya setinggi Dada gak kependekan dit? paling gak setinggi 2 meter baru atasnya ditambah kawat berduri kayaknya lebih aman
Astiana 💕
menegangkan sekali Thor, ngeri banget.
kiyoe: hehehe biar tegang kak
total 1 replies
Astiana 💕
Abang wanglin kita muncul di karakter adit😁.
Astiana 💕
aku kasih kopi, semangat ya💪🏻, biar gak ngantuk☺️
kiyoe: wah terimakasih kak Astiana semangat terus pokoknya 🙏🙏
total 1 replies
Astiana 💕
sat set bener si Adit, dah dapat cewek aja dia, kapan jadian nya juga tak tau🤭
kiyoe: hehehe
total 1 replies
Astiana 💕
lah giok jadi steak🤣🤣.
gak apa-apa lanjut aja, anggap aja lagi berpetualang di dunia lain.🤣🤭
kiyoe: hahaha
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!