Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 21

Leo menutup koper pelindung berlapis titanium itu dengan satu ketukan keras. KLIK. Suara penguncian otomatis berdesis halus, menyegel seluruh data berharga milik Maheswari Group di dalam enkripsi tingkat tinggi.

Ia berdiri tegap di tengah lorong server yang sunyi. Di sekelilingnya, empat personel sewaan Konsorsium Helios tergeletak pingsan di atas lantai epoksi. Tak ada genangan darah, tak ada kekacauan masif hanya eksekusi taktis yang cepat, senyap, dan mutlak.

Leo meraih peranti komunikasi di telinganya. "Alpha Dua, amankan keempat orang ini. Serahkan ke unit intelijen khusus kita, bukan polisi lokal. Saya ingin Vanguard tidak curiga bahwa operasi Cikarang ini sudah gagal total."

"Diterima, Komandan. Dua menit lagi unit pembersih tiba di lokasi," sahut suara di balik earpiece.

Tanpa membuang waktu, Leo menjinjing koper pelindung di tangan kanannya dan melangkah keluar menuju perimeter belakang. Gerakannya kembali memotong kegelapan bayangan pepohonan. Dengan kelincahan yang rasanya tak masuk akal untuk pria bertubuh tegap berjas, ia melompati tembok beton tiga meter itu dalam satu dorongan mulus, mendarat tanpa suara di samping SUV hitam yang terparkir rapi.

Ia mengetuk kaca jendela pengemudi dua kali dengan pola khusus. TOK. TOK.

Sistem kuncian balistik SUV berbunyi klik, terbuka secara otomatis. Leo membuka pintu pengemudi, meletakkan koper hitam di jok belakang, lalu masuk dan mengambil alih kemudi.

Di sampingnya, Maya menatap suaminya dengan mata berbinar sebuah paduan antara kekaguman mendalam dan rasa lega yang luar biasa. Bahunya yang tegang sejak tadi pagi perlahan merileks.

"Semuanya aman?" tanya Maya, suaranya sedikit bergetar meski ia berusaha menahannya.

"Utuh tanpa celah, Boss," jawab Leo lembut, mengulas senyum tipis yang seketika mencairkan ketegangan di dalam kabin. "Nusantara AI tetap milikmu."

Tanpa memedulikan gengsi sebagai pimpinan tertinggi Maheswari Group, Maya memiringkan tubuhnya dan merengkuh lengan tegap Leo. Ia menyandarkan dahinya di bahu pria itu untuk beberapa detik, menikmati aroma maskulin dan kehangatan yang memberi rasa aman sempurna.

"Terima kasih, Leo," bisik Maya pelan. "Aku benar-benar tak tahu apa yang akan terjadi dengan perusahaan ini tanpa kamu."

Leo sempat tertegun sejenak menerima gestur hangat itu. Jemari tangannya yang kokoh terangkat pelan, menepuk punggung Maya dengan penuh kelembutan. "Tugas saya adalah memastikan Sang Ratu tak pernah kehilangan takhtanya, Maya."

Namun, waktu untuk bernapas lega ternyata amat singkat.

Ponsel terenkripsi milik Leo yang terletak di konsol tengah mendadak bergetar hebat. Pendar layar hitamnya menampilkan sinyal masuk berlabel merah: ALERT - TRACKING.

Leo melepaskan pelukan hangat Maya secara perlahan namun pasti. Aura santainya menguap dalam hitungan detik, berganti dengan fokus tajam seorang komandan lapangan. Ia menekan tombol speakerphone.

"Bicara, Ghost-1," tegas Leo.

"Komandan, ada perubahan rencana dari pihak musuh," suara Ghost-1 terdengar cepat dari pengeras suara. "Vanguard tampaknya menyadari ada kejanggalan pada sinyal radio tim Cikarang yang terputus. Dia tidak menunggu hingga jam empat sore. Kapal kargo milik Helios di Dermaga 3 Tanjung Priok sudah menyalakan mesin. Mereka bersiap lepas landas dalam waktu empat puluh lima menit!"

Maya membelalakkan matanya, menatap kaku ke arah layar ponsel. "Kapal kargo? Jika mereka berlayar ke perairan internasional, hukum Indonesia tidak bisa menyentuh mereka lagi!"

"Bukan cuma itu," potong Leo dingin. Tangannya menyalakan mesin SUV. Mesin V8 kendaraan taktis itu meraung halus namun bertenaga di tengah sunyinya area perkebunan. "Jika Vanguard memutuskan kabur lebih awal, itu artinya dia membawa dokumen operasional Helios yang tersimpan di pos komando Tanjung Priok. Dokumen yang kita butuhkan untuk meruntuhkan seluruh jaringan mereka sampai ke akar-akarnya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!