Indonesia
NovelToon NovelToon
Hantu CEO Nakal

Hantu CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:655.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: Risa Oktaghost

Mia yang baru saja lulus dan wisuda tiba-tiba dipanggil untuk menjadi seorang sekretaris CEO di perusahaan terbesar di negara ini. Pekerjaan yang sama sekali tidak berani dia impikan.

Dan apa jadinya jika kau yang seumur hidup menjalani hidup yang biasa saja tiba-tiba bertemu dengan sesosok hantu yang entah muncul dari mana.

Hantu tampan yang begitu mudah menarik hati dan pikiran Mia. Hingga membuat Mia penasaran dan mencari tau tentang asal usulnya.

Di samping itu, dia tidak tau kalau CEO tempatnya bekerja yang saat ini tengah koma ternyata adalah penggemar rahasia dirinya.

Bagaimana kisah cinta Mia? Apakah sang CEO akan bangun dan menyatakan cintanya? Atau justru si hantu yang akan terus menemani Mia?

Ikuti kisahnya di sini!!!!❤❤❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Oktaghost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Romansa

"Sekarang bisa kau ceritakan apa yang terjadi hari itu?"

Saat ini mereka tengah berbaring sambil berpelukan di ranjang Leo. Ya, Leo membawa Celina ke apartemennya. Alasannya, karena dia tidak suka hotel.

Leo merasakan pinggangnya dire-mas tanda Celina gugup dan takut.

"Aku akan mempercayai apapun yang kau katakan." Leo memberi tatapan menenangkan pada Celina. Tangannya mengusap punggung Celina, memberi kehangatan yang membuat Celina memejamkan mata.

"Janji?"

Leo mengangguk.

"Aku..hari itu aku ingin berbelanja sebelum ke sini. Tapi karna daddy selalu mengirim orang untuk membuntutiku jadi aku juga membeli beberapa cemilan dan minuman untuk Devan."

Leo menyunggingkan senyum tipis agar Celina melanjutkan ceritanya.

"Aku menyuruh Dion untuk mengawasi orang itu sementara aku masuk ke apartemen Devan. Setelah Dion mengatakan kalo orang pergi, aku juga keluar dari apartemen Devan dan menuju ke sini."

"Lalu apa yang kau lakukan selama menunggu kabar dari Dion?"

"Hmmmm, aku tidak melakukan apapun. Hanya duduk di ruang tamu."

"Belanjaannya?"

"Aku taruh di meja dapur. Aku terlalu malas untuk membereskannya." Celina terkekeh namun tidak dengan Leo.

"Leo, kau percaya padaku kan?"

Leo bergeming. Pandangannya menerawang mengingat lagi pada pesan yang dikirim oleh Dion sebelum Celina datang ke restoran.

Pesan itu berisi hasil diagnosa dari psikiater atas nama Celina. Dan di sana tercatat jelas bahwa Celina mengidap beberapa gangguan mental, salah satunya skizorfenia. Yaitu, gangguan yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami delusi.

Jika saja Dion tak mengirimkan itu padanya, mungkin dia akan percaya semua yang Celina katakan.

Kini semuanya membingungkan. Harusnya ia tak mengajak gadis itu ke sini. Harusnya ia menahan saja gejolak tadi. Tapi, kerinduan yang menggebu membuatnya hilang kendali.

"Leo?" goncangan di lengannya membuat Leo tersadar dari lamunannya.

"Kau memikirkan apa? Kau percaya padaku bukan?"

Leo bisa melihat kecemasan di wajah Celina. Dia tau apa yang akan terjadi jika dia mengatakan keraguannya.

"Ya, aku percaya."

Senyum manis Celina terbit menghiasi wajahnya.

"Terimakasih, Leo." Celina mengeratkan pelukannya, membuat tubuh polos mereka semakin melekat. Leo membalasnya dengan ragu.

"Leo.."

"Hm?"

"Kau bangun lagi." Celina mengatakan itu sambil menatap Leo dengan wajah polos.

"Kalo begitu, tidurkan." bisik Leo.

***

"Aku menyerah!" Mia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya. Sudah tiga hari dia selalu pulang malam untuk mencari wajah Arka di daftar karyawan Astra. Bahkan dia hanya tidur sekitar 2-3 jam per hari.

Bayangkan saja, dia mencari satu dari ribuan orang yang bekerja di Astra Group. Bahkan dia bukan hanya mencari di kantor pusat tempat dia bekerja saja, tapi juga mencari di 7 cabang yang ada di dalam dan luar negara.

"Sudah kubilang santai saja, kenapa kamu begitu keras kepala?" Arka memijat pelipis Mia. Sebenarnya Arka juga membantu tapi entah kenapa lama kelamaan barang yang dia pegang menjadi tembus walaupun masih bersentuhan dengan Mia.

"Aku ngantuk." gumam Mia.

"Tidurlah, lagipula ini sudah malam."

"Hmmm.."

Arka terus saja memijat kepala Mia dengan lembut dan dalam sekejap Mia telah pulas.

"Sebenarnya tidak ketemu pun tidak apa. Aku malah takut nanti setelah aku tau siapa dan kenapa aku mati, aku tidak bisa bersamamu lagi Mia." Arka mengelus rambut Mia dengan sayang.

"Aku mencintaimu."

Cup. Arka mencium kening Mia kemudian ikut berbaring sambil memeluk Mia. Arka memejamkan matanya, entah kenapa akhir-akhir ini Arka bisa merasakan lelah dan mengantuk meski tidak sampai tertidur.

***

Mia terbangun karena merasa terganggu oleh sesuatu. Dan saat membuka matanya, dia langsung berhadapan dengan wajah Arka yang hanya beberapa centimeter.

"Ngapain kamu?" Mia bertanya dengan suara khas bangun tidur.

"Gak ada."

"Yakin?"

"Heem. Aku cuma mau liatin kamu."

"Gak bosen? tiap hari juga bareng."

"Enggak. Muka kamu jadi imut kalo lagi tidur."

Mia mengalihkan pandangannya. Wajahnya tiba-tiba terasa panas.

"Jadi kalo aku gak tidur enggak?" Mia mengeluarkan suara kesal untuk menutupi malunya.

"Kamu cantik kalo bangun, tapi kalo tidur berubah jadi cute."

Mia hendak bangun karena salah tingkah oleh kata-kata kekasih hantunya, tapi ditahan oleh Arka.

"Mau ke mana, hm?"

"A..aku mau mandi."

"Ini hari libur, kenapa harus mandi pagi-pagi?"

"Aku orangnya bersih, jadi mau kerja ato enggak tetep harus mandi. Emang kamu gak pernah mandi."

Arka melepaskan tangannya dari pinggang Mia.

"Iya deh iya aku si hantu jorok yang gak pernah mandi."

Mendengar itu, Mia tau kalau Arka tersinggung oleh kata-katanya.

"Eh gak gitu maksud aku.." Mia merasa tak enak hati.

Seketika Arka berbalik dengan wajah sumringah.

"Trus maksud kamu apa?"

"Iihh, kamu ngerjain aku." Mia mencubit lengan Arka.

"Aww, sakit."

"Hah? kok sakit? kan biasanya enggak."

"Eh." Arka pun merasa aneh karena ini pertama kalinya dia merasakan sakit.

"Aneh."

"Iya aneh. Sembuhin dong."

"Gitu doang, manja."

"Ini pertama kalinya lho aku ngerasa sakit, jadi kerasa banget."

"Emang iya?"

"Iya." Arka menunjukkan raut wajah memelas.

PLAK.

Mia malah memukul bekas cubitan tadi.

"Hmmmm.. orang tuh dielus, dicium ini malah ditampar." wajah Arka semakin memelas.

Mia malah terkekeh mendengarnya.

"Gak tau ah, aku ngambek." Arka kembali membelakangi Mia.

"Aku tau kamu bohong."

Arka bergeming.

Cup. Mia mencium lengan yang tadi dia pukul. Arka berbalik setelah menahan senyum.

"Gak mempan."

Mia menaikkan alisnya.

"Yang di sini belum." Arka menunjuk bibirnya.

"Yang sakit kan bukan di situ."

Plak. Arka menepuk bibirnya sendiri menggunakan tangan Mia.

"Sekarang sakit." rengek Arka.

"Dasar modus.." cibir Mia tapi kemudian mendekatkan wajahnya pada Arka.

Keduanya saling menatap dengan hangat dan cerah. Cinta benar-benar terpancar dari keduanya.

Perlahan namun pasti bibir keduanya bertemu. Saling menyalurkan perasaan yang sedang mekar-mekarnya. Tangan Arka meraih tengkuk Mia untuk memperdalam ciumannya. Hingga lenguhan Mia mulai terdengar dan membuat suasana pagi yang dingin ini menjadi panas.

"Ar..kahh.." Mia memukul dada Arka, merasa kehabisan oksigen.

Arka melepaskan tautan bibirnya namun wajahnya masih di sana.

"Kau gila." protes Mia dengan nafas yang masih memburu.

Arka terkekeh lalu mengecup kening Mia.

"Aku tau." dan cling, Arka menghilang dari hadapan Mia.

"Ck, bagaimana bisa aku jatuh cinta pada hantu nakal itu."

"Aku dengar itu Mia!"

Mia nyengir mendapat teguran suara tanpa wujud.

***

bersambung...

Terimakasih untuk yang selalu sabar nungguin cerita ini up🥰. Jangan lupa klik like, komen dan favorit ya teman-teman!😚

1
Su pendi
ok
juwita
mampir
Zainuri Zaira
mia lugu alias oon😄
Zainuri Zaira
aneh ceritax kok mia lupa wajah devan kn cerita dri awal mia sering melayani tamu devan
Zainuri Zaira
hantu bosx mkin
Jeng Ining
dn baca ini aq malah mengingat film Meet Joe Black😅, film nya Brad pitt wkt muda.. beda banget ga ada yg sama krn di sana brad pitt jd malaikat pencabut nyawa, yg jatuh cinta sm putri org yg semestinya dia cabut nyawanya
Watyhenal
suka,banget.....
Watyhenal
iya kjar terus......
Lutfi Handayani
kapan bangunnya ini Devan
Selmia Bima
Luar biasa
Selmia Bima
lanjut 🥰🥰
Selmia Bima
lanjut
Pak Untung
saya suka...saya suka
Pak Untung
Kecewa
Pak Untung
novelnya bagus banget, semangat author
Nur Asiah
judul dan cerita nya berbeda 😒😒😒
HENI Ariyanti
baguus
Bowok Owok
iyah kaya nya
Atik Kiswati
mksh critanya....
Nur Asiah
apa susahnya menghargai perasaan org ?!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!