Novel ini adalah kelanjutan dari novel sebelumnya ( vampire dan ware wolf mencintaiku ).
*********************
Raja vampire yang sudah 800 tahun tertidur akhirnya terbangun kembali, untuk menemui ratunya yang sudah berengkarnasi.
" kau satu- satunya ratuku... "
" siapa kau..?! aku tidak mengenalmu.. !! "
" aku adalah pemujamu.. "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KUTUKAN
Setelah keluar dari ruangan itu Merlin tidak tahan untuk bertanya pada ayahnya.
Disaat mereka berjalan di lorong mendadak Merlin berhenti, " ayah "
Lord yang berjalan di depan langsung berhenti dan berbalik, " ada apa..? "
" aku ingin bicara"
Lord langsung menyuruh yang lain untuk pergi dan tinggallah mereka berdua.
" Ayah jelaskan padaku sebenarnya apa yang terjadi..? "
" kenapa Growl tiba- tiba pingsan? kenapa keluarga ibu ada disini? dan kenapa Growl bisa sikapnya berubah, bahkan berani melawan Ayah, padahal sebelumnya dia tidak pernah seperti itu."
Lord tersenyum lalu menyandarkan dirinya ke tembok.
" haah.., Merlin pertanyaanmu banyak sekali. "
" maaf Ayah, tapi aku benar- benar bingung saat ini. "
Terlihat jika Merlin tidak sabar dengan jawaban ayahnya.
" soal kelurga Qeila, heem.. aku memang sengaja membawanya kesini "
" kenapa..? "
" karena mereka sudah membuat kesalahan yang tidak bisa aku maafkan dan aku putuskan untuk membunuh mereka semua.. "
Merlin tersentak kaget, lalu menunduk sejenak dan tak lama mengangkat kepalanya kembali.
" begitu, lalu Growl..? "
" dia memang sengaja aku panggil kesini untuk membereskan mereka.. "
" tapi kenapa sikapnya berubah..? bahkan tadi seperti bukan dia.. "
" itu memang bukan Growl Merlin. "
Merlin tersentak kaget.
" maksut Ayah..? "
" itu adalah kutukan dari kristal kehidupannya, siapapun yang memiliki kristal itu, efek sampingnya dia pasti akan mempunyai kepribadian ganda dan itu sudah menjadi wasiat dari raja serigala secara turun temurun."
" intinya, setiap keturunan Rangga pasti mempunya sisi gelap yang selalu bertolak belakang dengan sikap aslinya. " ucap Lord menjelaskan.
Jadi begitu, pantas saja sikap Growl berubah ternyata itu dirinya yang lain.
" untungnya sisi gelapnya itu tidak bisa seenaknya bangun tapi izin dari Growl, jadi Growl harus membangunkannya dulu baru dia bisa mengambil alih tubuhnya. Tapi sayangnya jika sisi gelapnya sudah terbangun, dia juga harus dengan rela hati mau tertidur lagi. Jika tidak Growl yang asli tidak akan pernah bisa muncul lagi dan tertidur selamanya. "
" jadi untuk mengembalikan Growl seperti semula, dia harus mau untuk tertidur lagi...? "
" ya. "
Merlin merasa hawatir.
Jadi begitu cara mereka bertukar.
" lalu bagaimana kalau dia tidak mau Ayah..? "
Lord tersenyum, " kau tenang saja, dia harus mau dan harus tunduk padaku karena aku tau kelemahannya. "
" kelemahannya..?? "
" ya, jika dia tidak mau tidur juga aku akan mengambil kristal itu dari jantungnya, tapi dia pasti akan langsung mati. "
Merlin langsung terbelalak.
" Ayah mau membunuh growl..?! "
" itu jika dia tidak mau Merlin atau mungkin aku akan merantainya dan memasukannya ke kandang besi, sampai dia mau membangunkan Growl lagi. "
Mendengar itu Merlin jadi sangat hawatir pada adiknya.
" lagi pula aku ada maksut lain selain menyuruh dia membereskan manusia-manusia itu, " ucap Lord sambil tersenyum dan memejamkan matanya.
" maksut Ayah..? "
" jika dia ingin menjadi anakku, aku juga harus menjinakkan sisi buasnya. "
" jadi itu tujuan Ayah.. ? "
Lord mengangguk, " ya. "
Terkadang aku sama sekali tidak mengerti dengan jalan pikiran Ayah, Ayah bisa memikirkannya sampai sejauh ini.
" tapi sepertinya agak sulit, " ucap Lord serius.
Merlin melihat dalam ayahnya.
" kita lihat saja nanti, apa yang akan terjadi. "
Lord langsung beranjak dan melangkah pergi, sementara Merlin masih kebingungan dan hawatir, dia sangat takut jika ayahnya benar-benar membunuh Growl.
Setelah sekian lama Lord pun memutuskan untuk kembali keruangan dimana Growl berada. Dia dan merlin juga beberapa pengawalnya menuju kesana dan setelah pintu itu terbuka.
Merlin kaget bukan main.
" G.. Growl," mata Merlin melotot melihat adiknya yang bersimbah darah.
Terlihat jelas dimatanya jika Growl sedang memakan manusia- manusia itu. Merlin syok, dia seakan benar- benar tidak mengenal adiknya lagi.
Lord maju kedepan, " kau sudah selesai..? "
Pipi robeknya Growl menutup kembali, dia berbalik dan menatap Lord.
" sudah, " ucap Growl.
" kalau begitu kau boleh istirahat lagi," ucap Lord sambil tersenyum.
Lord masih mencoba lembut pada Growl.
" heh, maaf tuan vampir aku tidak mau "
Gawat..!!
Yang di takutkan Merlin terjadi.
" kau masih tidak mau tunduk padaku..?? " ucap Lord.
" aku tidak mau tunduk pada siapapun, dasar bodoh, " ucap Growl dengan kesal.
Lord mulai menunjukan wajah serius, " seperti dugaanku ternyata memang sulit menjinakkan mu "
" jangan remehkan aku vampir, aku tidak peduli kau rekan ayahku tapi tubuh ini akan jadi milikku mulai sekarang! " ucap Growl dengan angkuh.
Lalu tiba- tiba dengan cepat Lord muncul di hadapan growl, dan menendang dada Growl.
Duuuk!
Semua kaget, Growl terpental lalu menabrak tembok dan terlempar keluar kastil.
Braaakkk!!
Temboknya pun hancur. Growl merasa kesakitan tapi masih kuat untuk berdiri.
" kurang ajar, kau menantang ku vampir sialan.. ?!! "
Lord muncul keluar dari kastil lewat reruntuhan tembok itu, " jangan keras kepala dan patuh lah padaku. "
" tidak akan..!! "
" baiklah, kalau itu keinginanmu, aku tidak akan segan- segan," ucap Lord serius.
Merlin cemas melihat ayah dan adiknya bertarung.