Sarah merasa bahagia sekali, akhirnya mesin waktu ciptaannya berhasil juga disela-sela Sarah sibuk mengurus perusahaan milik orang tuanya, Sarah mengajak ke tiga sahabatnya untuk petualangan pertama kalinya di masa lalunya dan merasakan kehidupan kedua di usia sembilan belas tahun dan kembali muda selama empat bulan. Bagaimana keseruan petualangannya Sarah dan temen-temennya menjalankan kehidupan di masa lalu setelah mencoba mesin waktu ciptaan Sarah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 22
Sarah merasa lega sekali, karena kondisi kedua kaki nya sudah sembuh total membuat Sarah mencoba jalan tanpa pakai tongkat lagi.
“Alhamdulillah sekali, akhirnya kaki ini sudah sembuh total, akhirnya bisa ikut jualan lagi bareng temen-temen." ucap Sarah merasa senang, karena kedua kaki nya bener-bener sudah sembuh total.
Sarah melanjutkan siap-siap untuk jualan keliling, Sarah tidak lupa bawa jaket dan jas hujan karena cuaca dijalan suka tiba-tiba berubah dari terang menjadi mendung dan hujan.
**
Desta setelah selesai, melipat baju dan simpan baju didalam lemari langsung siap-siap mandi karena mau jualan.
"Semoga hari ini hoki, dagangan habis semua." ucap Desta yang berharap, hari ini jualannya habis tanpa sisa sama sekali.
Desta jalan menuju kamar mandi, karena Desta tidak bisa tidak mandi pagi apa lagi kegiatannya panas-panasan dari pagi sampai sore.
**
Hana pakai samblok karena takut, kulitnya jadi hitam selama jualan keliling dan panas-panasan.
"Untungnya kemarin belanja, jadi bisa beli samblok banyak supaya bisa punya stok banyak dan malas sekali, kalo harus jadi hitam kulit dan wajah karena panas-panasan demi jualan saja.
**
Anisa masukin minyak gosok kedalam tas, karena takut tiba-tiba butuh dan malas sekali jadi ribet nantinya.
"Obat-obat yang dibutuhkan, semuanya sudah ada didalam tas, waktunya kedepan deh." ucap Anisa sambil pakai tas, karena ada perlengkapan pribadinya.
**
Ibnu bener-bener menjalankan, rencananya untuk jalan kaki jarak jauh supaya olahraga sekaligus berharap hari ini bisa ketemu dengan Sarah.
"Ibu-ibu dan Bapak-bapak, kalian bawa minum dan obat-obat yang takut dibutuhkan tapi obat nya ketinggalan bisa repot." ucap Ibnu sambil pakai sepatunya, karena kegiatan jalan selama masuk kedalam masa lalu pasti bakal butuh sepatu karena kedua kaki bakal merasa panas dan nyeri kaki di telapak.
"Sudah ada didalam tas nih, kegiatan kita selama disini, jalan-jalan tanpa hentinya?" tanya Bundanya Hana, yang sudah membayangkan setiap harinya jalan pasti kedua kaki nya bisa melemah karena kecapean jalan.
"Bagus kalo sudah ada didalam tas, jadi kita bisa jalan dengan santai sekarang." lanjut Ibnu merasa lega, karena orang tuanya Sarah dan yang lain, sudah bawa apa yang diminta nya.
Ibnu setelah dirasa sudah rapih dan langsung jalan duluan untuk olahraga pagi.
"Semangat semuanya demi kita mencari anak kita, selama jalan hari ini banyak berdoa dan insya Allah mendapatkan petunjuk dimana anak kita berada." ucap Ayahnya Sarah, berharap perjalanan hari ini membuahkan hasil.
"Amin amin." ucap kompakan Orang tuanya Desta, Hana, dan Anisa. Berharap yang sama perjalanan melelahkan hari ini, tidak sia-sia sama sekali.
**
Sarah merasa senang sekali, karena akhirnya sudah kembali jualan lagi setelah dua hari di rumah saja karena kaki nya sakit.
"Semangat jalannya temen-temen karena masih pagi, tidak baik sudah mengeluh semuanya." ucap Sarah yang semangat, karena tidak mau protes karena akan menguras tenaga hari ini dan protes membuat sedih.
"Iya ini juga semangat kok, bener masih pagi tidak baik ngeluh kan." ucap Anisa yang berharap tidak ada kejadian buruk, yang bakal membuat dirinya ngeluh kesal dan sedih.
"Untung lah kita sudah sarapan jadi jalan sekarang, tidak akan lemes kan selama jualan." ucap Hana yang selalu mau, makan pagi supaya ada tenaga dan tidak sakit perut karena perut kosong.
Hana, Desta, Anisa, dan Sarah. Bawa kue buatan masing-masing, sambil jalan tidak pernah lupa baca surat-surat pendek dan berdoa kelancaran jualan hari ini.