Indonesia
NovelToon NovelToon
Assassin Terkuat Di Dunia Murim

Assassin Terkuat Di Dunia Murim

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Action
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bonggiw01

Aku Assasin Terkuat yang tak terkalahkan, bahkan setelah menjadi seorang kakek tua, tidak ada yang bisa membunuh ku.
"Hidup ku bosan. aku harap... aku bisa bertemu dengan musuh yang lebih kuat dari ku..."
Tenyata keinginan ku Terkabul!

Setelah aku mati oleh serangan jantung, Aku di hidup kan kembali di dunia Murim... di dunia yang banyak sekali Petarung yang sangat kuat.

ini perjalanan ku sebagai Assasin Terkuat di dunia modern, sekarang hidup di dunia murim.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bonggiw01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22.

KOAK! KOAK!

Sayap hitam burung gagak mengepak di udara malam, lalu hinggap tepat di depan seorang pria yang duduk bersila di sebuah ruangan gelap. 

Leo, kini telah menjadi Ketua Prajurit Kultus Iblis Wilayah 05.

Sebuah gulungan surat terikat rapat dengan benang merah. 

Leo mengambilnya perlahan, matanya menyipit tajam.

Ia membuka gulungan itu, membaca tiap kata dengan penuh konsentrasi. 

Namun, semakin jauh ia membaca, wajahnya semakin dingin.

Dengan satu gerakan kasar, surat itu diremas.

“Cih… jadi sepuluh wilayah akan dipertemukan dalam satu pertemuan besar…” gumamnya. “Mereka ingin memilih seorang jenderal dari generasi kami. Ini bukan sekadar pertemuan. Akan ada pertarungan besar… pertarungan hidup dan mati untuk memperebutkan kekuasaan.”

Ia berdiri. “Aku harus memberi tahu semua anggota. Pertemuan ini hanya satu bulan lagi, di wilayah timur. Mereka harus siap… tidak ada ruang untuk kelemahan.”

Tak butuh waktu lama, pesan itu disampaikan. 

Burung-burung gagak hitam beterbangan ke seluruh tempat, menyampaikan salinan pesan kepada 68 anggota Kultus Iblis Wilayah 05. 

Malam itu, seluruh anggota menerima kabar. 

Meski waktunya masih sebulan, mereka mulai bersiap, menajamkan pedang, memperkuat tubuh, dan melatih teknik pembunuh andalan mereka.

-------------

Di sisi lain…

Di atas dahan pohon tinggi di dalam kediaman Clan Kabut Dingin.

KOAK! KOAK!

Seekor gagak hinggap di depannya. 

Ryan mengangkat alis, mengambil gulungan surat yang terikat di kakinya. 

Saat ia membuka surat itu, tatapannya berubah tajam.

(“Pemimpin, Kultus Iblis meminta semua prajurit untuk berkumpul di wilayah timur. Pertemuan kali ini akan dihadiri sepuluh wilayah pelatihan. Mereka ingin membentuk satu pasukan besar… dan memilih satu pemimpin untuk kita semua. Apa yang harus kami lakukan?”) Pesan dari Calvin.

Ryan mengepalkan surat itu hingga remuk.

'Kultus Iblis mengumpulkan semua prajurit? Untuk apa…? Apa mereka berencana membuat perang besar-besaran pecah di Eryndor?' pikirnya dengan wajah serius.

Ia menarik napas dalam. “Ini berbahaya… pengkhianat itu masih ada di dalam tubuh Kultus Iblis. Jika informasi ini bocor, Aliansi Pedang Tujuh Langit pasti akan bergerak. Situasinya akan menjadi semakin kacau.”

Ryan terdiam sebentar, 'Aku kekurangan informasi. Aku harus menggali lebih banyak informasi dari Pak kakek Cyrus. Sekarang juga.'

WUUSSH!

Dalam sekejap, tubuh Ryan menghilang dari atas pohon, melesat cepat ke arah kediaman Kakek Cyrus.

TOK! TOK! TOK!

Ia mengetuk pintu kayu sederhana itu. 

“Masuk…”

Ryan membuka pintu perlahan. 

Ia melihat Kakek Cyrus sedang duduk di lantai, di hadapannya meja rendah dengan teko berisi teh hijau yang mengepul.

“Ryan, ayo duduklah. Ada banyak yang ingin aku tanyakan padamu,” ucap Kakek Cyrus dengan suara tenang.

Ryan duduk bersila di seberang meja. Matanya serius. “Kakek… ada banyak hal yang tidak kumengerti. Aku ingin bertanya pada mu.”

Cyrus mengangguk. “Tanyakan apa pun. Jika aku tahu, aku akan menjawabnya.”

Ryan menatap lurus. “Kakek… Kultus Iblis itu sebenarnya apa? Organisasi seperti apa mereka? Dan mengapa mereka ada di sini?”

Senyum tipis yang semula tergambar di wajah Kakek Cyrus lenyap. Ekspresinya berubah waspada.

“Kenapa kau menanyakan itu?” suaranya berat.

“Aku mendengar bahwa Kultus Iblis melenyapkan cabang Clan Taring Naga hanya dalam satu malam. Itu membuatku penasaran.” jawab Ryan.

Mata Kakek Cyrus menyipit, seolah menilai kesungguhan kata-kata Ryan. 

Setelah hening sejenak, ia menghela napas panjang.

“Baiklah, nak… jika itu yang ingin kau ketahui, aku akan memberitahumu.”

Ia meraih cangkir teh, menyeruputnya perlahan sebelum memulai cerita.

“Kultus Iblis… mulai datang ke benua Eryndor sekitar seratus tahun lalu. Mereka bukan berasal dari sini.”

Ryan mengernyit. “Jadi benar… mereka bukan bagian dari benua ini?”

“kau benar, tapi Mereka datang bukan tanpa alasan ,” lanjut Cyrus. “Mereka datang dengan satu tujuan... menguasai benua Eryndor.”

Suasana ruangan seakan menegang. Ryan mendengarkan dengan penuh perhatian.

“Pada masa itu, tujuh Clan besar di Eryndor masih saling berperang. Tidak ada kerja sama, tidak ada aliansi. Mereka semua hanya ingin memperluas wilayah kekuasaan, dengan perang yang tak pernah berhenti.” Cyrus menatap kosong ke arah lampu minyak, seakan melihat masa lalu.

“Kultus Iblis datang memanfaatkan keadaan itu. Mereka tidak menyerang secara frontal. Tidak. Mereka licik. Mereka datang tepat ketika dua Clan besar sedang bertempur sengit. Saat kedua pihak melemah, mereka muncul dan menyerang dari belakang ke dua nya.”

Ryan mendengarkan tanpa berkedip.

“Hasilnya? Kedua Clan itu sama-sama kalah. Puluhan ribu pendekar tewas. Mereka menjadi korban strategi keji Kultus Iblis.”

Cyrus mengepalkan tangan, wajahnya tegang. “Itu bukan hanya sekali. Mereka melakukannya berkali-kali. Selama bertahun-tahun, darah mengalir di mana-mana. Kultus Iblis hampir membuat seluruh benua ini tenggelam dalam kehancuran.”

'Jadi… sebenarnya Kultus Iblis itu penjajah? Mereka datang dari luar benua, dan tujuan mereka hanya satu... menguasai Eryndor ini…?' pikir Ryan.

Cyrus melanjutkan, “Akhirnya, semua Clan besar menyadari satu hal. Jika mereka terus saling berperang, Eryndor akan jatuh sepenuhnya ke tangan Kultus Iblis. Jadi… untuk pertama kalinya, mereka membentuk kerja sama. Sebuah persatuan yang dikenal sebagai Aliansi Pedang Tujuh Langit.”

Ruangan kembali hening. Ryan terdiam, pikirannya berputar cepat.

'Kultus Iblis… Aliansi Pedang Tujuh Langit… aku tidak tahu mana yang benar. Tapi Apakah aku akan mengikuti arus mereka, atau melawan mereka semua?'

Kakek Cyrus menatap Ryan dengan sorot mata dalam, seakan ingatannya ditarik kembali ke masa lalu yang penuh darah. 

Ia menghela napas panjang sebelum melanjutkan.

“Setelah seluruh Clan akhirnya bersatu… Untuk pertama kalinya, tujuh Clan yang selalu berperang duduk bersama dan mengangkat sumpah... yaitu menghancurkan Kultus Iblis sampai ke akar-akarnya.”

Suara Kakek Cyrus terdengar berat.

Jemari tuanya menggenggam cangkir teh hingga sedikit bergetar.

“Pertempuran pun pecah. Kami semua berperang melawan mereka, memukul mundur setiap langkah mereka. Ribuan pasukan Kultus Iblis dibantai, desa-desa yang mereka kuasai direbut kembali, dan darah mereka membasahi tanah Eryndor. Aliansi benar-benar hampir berhasil melenyapkan mereka.”

Ryan menyimak tanpa berkedip, membayangkan pemandangan itu.

lautan darah, teriakan perang, dan langit yang dipenuhi api.

Namun, suara kakek Cyrus merendah. “Pada akhirnya, tersisa hanya satu orang, yaitu Raja Kultus Iblis. Kami, tujuh ketua Clan, maju bersama. Kami menyerang dia dari segala arah, mengerahkan teknik pamungkas kami. Tapi hasilnya…” Cyrus menunduk, matanya penuh bayangan. “…nihil. Tidak ada satu pun serangan kami yang mampu mengalahkan nya”

Ryan terperanjat. 'Raja Kultus Iblis menahan tujuh ketua Clan seorang diri? Itu gila! Seberapa kuat dia sebenarnya?'

“Dia… monster,” ucap Cyrus lirih. “Meski kami semua mengeroyoknya, dia tidak hanya bertahan, tapi juga memukul balik kami. Pertempuran berlangsung selama tiga hari tiga malam tanpa henti. Gunung runtuh, sungai berubah arah, ribuan prajurit terseret dalam amukan kekuatannya.”

Tatapan kosong Cyrus menatap jauh, seakan matanya kembali melihat neraka itu. “Sayangnya… meski sudah begitu, kami tidak berhasil membunuhnya. Hingga hari ini, dia masih hidup. Dan dia… perlahan membangun kembali kekuatannya.”

Ryan terdiam.

“Lalu… kakek. Dari mana sebenarnya Kultus Iblis berasal? Mengapa mereka tiba-tiba datang ke sini?”

Kakek Cyrus menutup matanya sejenak, “Mereka datang dari benua lain. Benua gelap yang berada jauh di seberang lautan. Mereka datang untuk memperluas kekuasaan… untuk menaklukkan dunia.”

“Jadi… mereka benar-benar penjajah.”

Cyrus melanjutkan dengan nada semakin serius. “Setelah hampir seratus tahun kami berperang dengan Kultus Iblis, akhirnya Aliansi Pedang Tujuh Langit mengetahui sedikit kebenaran. Kultus Iblis bukanlah sekadar organisasi biasa. Mereka dibentuk oleh tujuh Clan Iblis yang berasal dari seberang benua. Masing-masing Clan itu memiliki kekuatan yang bisa mengguncang dunia.”

Ryan tersentak.

“Tapi yang paling mengejutkan…” Cyrus menatap Ryan tajam, “…Raja Kultus Iblis yang ada di benua ini, yang kami hadapi waktu itu. dia bukanlah pemimpin tertinggi mereka. Dia hanyalah seorang ajudan. Pemimpin sejati, kekuatan asli dari tujuh Clan Iblis itu… belum pernah bergerak.”

Ryan  hampir tidak percaya dengan telinganya. 'Tidak mungkin… jadi… masih ada orang yang lebih kuat dari Raja Kultus Iblis yang sekarang?! Jika dia hanya ajudan, lalu seperti apa kekuatan pemimpinnya? Apa dia bisa membunuh salah satu Ketua clan hanya dengan satu gerakan?!'

Cyrus menatap lurus ke arah Ryan. “Karena itulah, Aliansi Pedang Tujuh Langit harus terus bersiap. Hari itu pasti akan tiba. hari ketika kekuatan sejati mereka datang untuk menaklukkan Eryndor. Kami membutuhkan seseorang… seseorang yang bisa melampaui semua musuh yang akan datang.”

Tangannya yang keriput menggenggam bahu Ryan dengan erat. “Dan aku percaya, orang itu adalah kau, Ryan. Aku berharap sangat besar padamu. Kau akan menjadi kekuatan utama di masa depan.”

Ryan menunduk, menutupi ekspresinya.

'Maaf kakek… aku bukan pahlawan yang kau pikirkan. Aku adalah bagian dari Kultus Iblis itu sendiri.'

Ia menyeruput teh, menahan gejolak batinnya agar tidak terlihat.

Malam itu mereka terus berbincang panjang, layaknya kakek dan cucu yang berbagi kisah. 

Namun, bagi Ryan, setiap kata dari Kakek Cyrus adalah informasi penting.

1
Endi Tu Endy
dari awal lagi kah
Terserah
gass thor 🍻
V.MaryGrace
lanjut thorr
Terserah
ninggalin jejak dulu
Ed Troivan
update terus💪👍
The Rizki: kenalan yuk
total 1 replies
Ed Troivan
Lumayan ceritanya thorku 💪
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
xebeck D ron
awal lagi nih?
ZAHRANI
keren mantap jiwa thor👍👍
Heroik gg
katanya season 2 bang kok balik season 1
Anonim
👍
Betesyon Betesyon
ini cerita nya di mulai dari awal lagi kah?
RR
lagi pindahan atau lagi tes ombak nih bang😁, semangat terus pokonya dahh
ZAHRANI: bang jangan sampek hiatus😭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!