Indonesia
NovelToon NovelToon
Just Call My Name

Just Call My Name

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / One Night Stand / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:29.6k
Nilai: 5
Nama Author: patrickgansuwu

Bagaimana jadinya jika pria yang pernah melukaimu dan hampir membunuhmu justru malah menjadi pelangganmu?

"Hey, just call my name!" kalimat itu dilontarkan oleh Zafina Deananda kepada sosok lelaki yang baru selesai ia layani.



Arkhan Fikri, laki-laki berusia 26 tahun itu menyewa seorang wanita malam untuk melayaninya sebab sang istri kini sedang lumpuh dan tidak bisa memenuhi keinginannya. Namun, tanpa dia sadari rupanya wanita yang ia sewa itu adalah wanita di masa lalunya yang pernah ia sakiti dan nyaris membunuhnya.

Zafina Deananda, wanita berusia 24 tahun yang memendam kenangan buruk di dalam dirinya selama bertahun-tahun akibat perbuatan keji Arkhan. Setelah sempat stress dan nyaris bunuh diri, akhirnya Zafina bertemu kembali dengan lelaki tersebut saat sedang menjalankan tugasnya.

Apakah rencana balas dendam Zafina berhasil? Atau justru dia gagal karena rasa cinta yang kembali tumbuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Farah ditangkap?

Farah menggeleng, "Aku gak mau ikut sama abang, aku pengen pulang aja," ucapnya.

"Eits, kalau begitu gimana biar aku yang antar kamu sampai ke rumah ya Farah cantik? Daripada kamu naik sepeda, nanti kan capek kayuh nya. Mending naik mobil sama aku," ucap Irzan.

"Enggak bang, aku gak bisa ikut sama abang. Lebih baik aku lelah mengayuh sepedaku, daripada aku harus ikut dengan kamu di mobil itu," ucap Farah.

"Kenapa sih cantik? Kamu gausah takut begitu lah sama aku, aku ini orang baik loh dan aku gak ada niat jahat ke kamu. Aku cuma pengen kamu ikut sama aku biar kamu gak kecapekan," ucap Irzan.

"Halah aku gak percaya! Pasti kamu ada keinginan lain kan bang?" sentak Farah.

"Kamu gak boleh punya pikiran buruk gitu sama aku, Farah. Aku ini orang baik kok, kemarin itu aku galak ya karena ibu kamu ada hutang sama aku," ucap Irzan.

"Tetap aja aku gak mau, aku pengen pulang sendiri aja. Tolong ya abang jangan paksa-paksa aku atau aku bakal teriak nih!" ucap Farah.

"Teriak aja, silahkan teriak sekencang mungkin! Gak mungkin ada yang dengar suara kamu cantik, karena suasana disini sepi. Palingan kamu akan berakhir ke dalam pelukan saya," ucap Irzan.

"Gak! Aku gak mau!" sentak Farah dengan tegas.

Perlahan pria itu terus bergerak mendekati Farah, sontak gadis itu mundur secara perlahan sembari menarik sepedanya menjauh dari Irzan. Farah sangat cemas dan gugup, ia tidak bisa membayangkan apa jadinya jika ia tertangkap oleh Irzan dan dibawa pergi pria itu ke tempatnya.

"Jangan mendekat! Abang harus tau diri, aku ini gak mau ikut sama abang!" teriak Farah.

"Diam kamu Farah! Saya sudah bicara baik-baik sama kamu, tapi kamu malah terus menolak. Jangan salahkan saya kalau saya kasar sama kamu!" geram Irzan.

"Hah??" Farah melotot lebar melihat Farah berlari ke arahnya dengan kedua tangan terkepal.

Disaat Farah hendak berlari, ia justru tersandung sebab tali sepatunya yang terlepas. Farah pun terjatuh mengakibatkan lututnya terluka dan mengeluarkan darah, ia meringis sakit walau masih terus berusaha menghindar dari lelaki tersebut.

Bruuukkk

Irzan langsung tersenyum lebar melihat Farah terjatuh, ia yakin ini kesempatan untuknya membawa Farah pergi dari sana. Irzan pun mempercepat langkahnya mendekati gadis itu, sedangkan Farah juga berusaha bangkit meski kakinya sulit digerakkan.

"Awhh sakit, akh!" Farah terus meringis memegangi lututnya dan juga sesekali melirik ke arah Irzan yang semakin mendekatinya.

"Hahaha, kena kamu Farah!" ucap Irzan tertawa lebar.

Kedua tangan pria itu sudah memegang tubuh Farah yang tengah terjatuh, tampak Farah tidak bisa lagi berontak atau menghindari cengkraman Irzan pada tubuhnya. Farah pun hanya bisa pasrah, meski ia sangat tidak ingin ikut bersama Irzan karena itu berbahaya sekali baginya.

"Bang, tolong jangan apa-apain saya bang! Sa-saya gak punya apa-apa, lepasin saya ya bang saya mohon!" ucap Farah merengek.

"Duh, kamu kalo kayak gini makin gemes tau kelihatannya. Saya jadi gak sabar buat bawa kamu pergi dari sini," ucap Irzan.

Farah menggeleng cepat, "Saya gak mau bang, saya cuma pengen pulang ke rumah!" ucapnya tegas.

"Kamu akan pulang kok cantik, tapi ke rumah saya. Hahaha..." Irzan tertawa keras hingga membuat Farah makin gemetar ketakutan.

Lalu, Irzan pun membantu Farah berdiri dengan paksa agar memudahkannya untuk membawa gadis itu pergi dari sana. Farah yang lemas tak mampu berbuat apa-apa, gadis itu hanya pasrah sambil berupaya memohon pada Irzan agar mau melepaskannya.

"Hey, lepaskan dia!" teriak seseorang dari belakang mereka.

Berliana tersenyum mendengarnya, lalu setelah itu Arkhan kembali bangkit dan mengambil nafas panjang. Arkhan pun mulai melangkah ke luar menuju mobilnya, ia melambaikan tangan ke arah istri serta anaknya yang menunggu di teras sambil tersenyum lebar. Arkhan masuk ke dalam mobil, dan langsung melaju bersama seorang supir yang menemaninya sampai bandara.

Setelah kepergian Arkhan, selang beberapa menit Qeiza muncul di rumah itu menemui Berliana. Sontak Berliana dibuat terkejut dengan kehadiran Qeiza disana, ia yang semula hendak masuk pun mengurungkan niatnya dan kembali menatap ke arah wanita yang baru datang itu.

"Halo Bu Liana!" Qeiza menyapa Berliana dengan lambaian tangan disertai senyum tipisnya.

"Bu Qeiza?" Berliana benar-benar terkejut dan tubuhnya gemetar saat Qeiza mendekat lalu berhenti tepat di depannya.

"Apa kabar Bu? Boleh kita bicara sebentar?" ucap Qeiza bertanya pada Berliana.

"I-i-iya boleh kok, silahkan masuk!" ucap Berliana gugup mempersilahkan Qeiza masuk ke rumahnya.

"Terimakasih bu." Qeiza tersenyum dan melangkah ke dalam sembari membantu mendorong kursi roda Berliana, "Mari bu saya bantu!" sambungnya.

Mereka pun terduduk di sofa ruang tamu, Berliana juga telah meminta pada bik Ningsih untuk membuatkan minuman. Lalu, Qeiza kini menatap wajah Berliana sambil tersenyum dan berusaha menunjukkan cincin pemberian Arkhan di tangannya itu kepada Berliana.

"Eee ada apa ya bu Qeiza datang kesini? Mau bicara soal apa? Kalau tentang kerjaan, maaf saya gak bisa karena saya gak ngerti apa-apa tentang bisnis yang dijalankan suami saya," ucap Berliana.

Qeiza tersenyum lebar, "Ahaha, ibu gak perlu khawatir begitu. Saya kesini bukan untuk membahas urusan bisnis kok, saya juga tahu seperti apa kapasitas ibu di dalam perusahaan," ucapnya.

"Syukurlah, lalu apa yang kamu inginkan sebenarnya? Kenapa kamu datang ke rumah saya tiba-tiba begini? Baru saja suami saya pergi loh tadi," tanya Berliana penasaran.

"Iya Bu saya tahu, tadi kan saya juga lihat waktu pak Arkhan pergi dengan mobilnya. Lagian urusan saya ini kan dengan ibu, bukan dengan pak Arkhan atau siapapun," jawab Qeiza.

"Yasudah, saya gak punya banyak waktu. Jadi, saya mohon segera bicara sekarang!" pinta Berliana.

"Saya cuma mau kasih tahu sesuatu ke kamu, kamu lihat kan cincin yang ada di jari manis saya ini? Cantik bukan?" ucap Qeiza.

Berliana sontak mengalihkan pandangan ke arah cincin yang melekat di jari manis Qeiza, ia mengangguk pelan dan tersenyum mengakui kalau cincin tersebut memang cantik sesuai yang dikatakan Qeiza tadi.

"Iya benar, cincin kamu cantik kok. Pas banget dipakai di jari kamu, tapi omong-omong kamu sudah punya pasangan ya?" ucap Berliana.

"Ya jelas iya dong bu Liana, saya kan dibelikan cincin ini sama pacar saya. Sebentar lagi juga dia akan menikahi saya," ucap Qeiza dengan bangga.

"Oh baguslah, saya ikut senang dengarnya. Semoga bu Qeiza dan pacarnya langgeng terus ya!" ucap Berliana.

"Apa kamu gak mau tau siapa pacar saya itu, bu Liana?" ucap Qeiza memancing.

Seketika Berliana terkejut, melihat tatapan aneh di mata Qeiza membuat Berliana mulai berpikiran yang tidak-tidak. Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan Qeiza dan itu berhubungan dengannya.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Ika
bagus endingya
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Bagus Kaka....saya bacanya maraton..hanya ada beberapa kalimat yg diulang ulang saat ganti episode.. tapi semuanya sangat sangat sangat bagus 👍👍👍
pat_pat: makasih, maaf ya
total 1 replies
Andromeda
Masih ga bisa mencerna apa yang terjadi😃😃...napa bab nya dikit thor..padahal alur ceritanya bagus
pat_pat: aku gasuka byk2 nanti malah ngalor ngidul😆
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor....... semangat...
Andromeda
thor up nya jangan lama😭😭jadi kepikiran terus
pat_pat: hehe sabar ya
total 1 replies
Andromeda
makan tuh
Andromeda
semangat kak updatenya
Andromeda
More author Moreee..We need more😭😭
pat_pat: but, i can't type any more🥲
total 1 replies
Andromeda
Semangat thor udah ku spam gift..up nya yang banyak ya kak
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor...
Andromeda
semangat updatenya kak
pat_pat: mksh kak
total 1 replies
Andromeda
Jadi kasian ama liana :(hopefully she find someone WAY beter than his husband ;)he don't deserve her..she deserve better...SEMANGAT AUTHOR (btw semoga liana ga lumpuh lagi,tidak akan mustahil kalo author mau 😌)
Indah Batam: lanjut Thor, salam dari- Dinikahi Om-Om Dingin
total 2 replies
Andromeda
kasian si liana thor,bikin kaki dia ngak lumpuh lagi..biar kalo si qieza idah ngebalas dendamnya..si liana juga ninggalin dia
pat_pat: gabisa kakinya kn lumpuh permanen🥲
total 1 replies
Andromeda
jadwal update kapan kak
pat_pat: setiap hari ya kak insyaallah
total 1 replies
Andromeda
Ok bangget recommended untuk dibaca
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
🌈Rainbow🪂
👣
El_Tien
selamat atas karya barunya, Petrik, Caca! semoga sukses! luar biasa!
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!