Indonesia
NovelToon NovelToon
Hero Virtuality : Cerita Dari Seorang Laki-laki Yang Bangkit

Hero Virtuality : Cerita Dari Seorang Laki-laki Yang Bangkit

Status: sedang berlangsung
Genre:Game
Popularitas:18.7k
Nilai: 5
Nama Author: kholiq

Dalam dunia modern yang kian terhubung dengan teknologi, ada seorang pemuda bernama Daniel yang dulu adalah seorang gamer profesional terkenal. Namun, hidupnya yang sukses itu hancur berkeping-keping ketika cintanya kepada seorang wanita membawanya ke ambang kehancuran. Terluka dan kecewa, dia meninggalkan dunia gaming dan memutuskan untuk memulai hidup baru sebagai seorang koki di sebuah restoran makanan China di kota kecil.

Namun, takdir memiliki rencana lain untuk Daniel. Ketika game virtual reality (VR) pertama di dunia, "Kingdoms of Eternia," diluncurkan, minatnya dalam gaming tumbuh kembali. Dengan tekad untuk mengubah hidupnya dan menjadi gamer lagi, dia memasuki dunia VR yang mengagumkan ini.

Di dalam dunia game ini, Daniel memilih karakter seorang elf dengan job khusus, Asura. Sebagai seorang Asura, dia memiliki keahlian dalam menggunakans senjata tombak dan kemampuan regenerasi yang luar biasa. Daniel menjadi pahlawan dalam dunia Kingdoms of Eternia, sebuah dunia fantasi ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kholiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tujuan selanjutnya

Dongeng Zero dengan cerita masa lalunya telah berakhir. Kini, ia berusaha membangun kisah baru dengan berbagai orang baru yang kini sangat memperhatikannya. Saat ini, ia masih berusaha memikirkan saran dari Ana untuk membentuk sebuah perusahaan kecil yang bisa menopangnya dan tidak tergantung dalam game.

Walaupun ia sudah berusaha melupakan masa lalu, ia seperti memiliki ketakutan kalau kejadian yang sama akan terulang jika ia sampai masuk lagi dalam industri itu lagi. Setelah beberapa kali tidak login karena beberapa masalah yang harus diselesaikan, ia kembali lagi login dan kembali ia di teleportasikan menuju Suppa.

Ternyata disana sudah ada Shadow dan Wayne yang telah menyelesaikan misinya. Wayne terlihat sekarang memiliki penampilan yang sangat berbeda. Awalnya ia adalah seorang pemain dengan standar penampilan stelan full armor, tapi sekarang dengan pekerjaannya yang baru, ia terlihat lebih sederhana, hanya tameng dan sebuah armor dada yang cukup tebal. "Kau terlihat ganteng dengan penampilanmu yang sekarang," balas Zero yang memulai pembicaraan tempat mereka bertemu.

Tapi berbeda dengan Wayne yang sudah menemukan penampilan barunya, kini di antara mereka berdua, terdapat seseorang dengan penampilan Full armor baru, dengan sebuah pedang besar di belakangnya. Walaupun wajahnya tidak terlihat akibat pedangnya, ia sangat mengenal pemilik pedang tersebut, yang tidak lain adalah Jimbei, orc jedral yang telah ia selamatkan.

"Aku tidak akan berbasa-basi terlalu banyak! Tapi aku mengucapkan selamat bergabung, Jimbei!" balas Zero yang sedikit memberikan selamat datang kepada orang baru dalam kelompoknya.

"Aku menunggu petualangan yang menarik, bos!" balas Jimbei dengan tersenyum.

"Tenang saja, kalau masalah petualangan menantang, kau bersama dengan orang gila yang tepat. Aku jamin salah satu alasan dia mengumpulkan kita di sini sudah pasti ia memiliki rencana gila lainnya!" Shadow yang tahu sifat dari Zero menegangkan dan mengatakan kalau sebenarnya ia tahu dengan pasti kalau Zero sekarang sudah memiliki rencana gila lainnya. "Selamat, kau benar!" balas Zero sambil melemparkan sebuah peta kepada mereka bertiga.

Mereka bertiga segera melihat foto tersebut, dan itu adalah peta area perang kerajaan Suppa dengan lawan-lawannya. "Itu adalah peta perang saat ini. Di area yang ditandai, kita akan menyerang pemimpin kelompok mereka," lanjut Zero membuat mereka semua mengarah kepadanya. "Jangan lihat aku seperti itu, aku masih memiliki hadiah untuk kalian!" ucapnya melemparkan salah satu peta lainnya.

Di peta tersebut terdapat sebuah area yang penuh pasir mengerikan! Disana adalah area tempat mereka bisa mengembangkan kemampuan mereka ke arah yang lebih tinggi. "Jujur saja, saat ini kita tidak memiliki permintaan karena kita belum lama terbentuk, apalagi Vior saat ini tidak mengijinkanku bergabung dengan peperangan, jadi tugas ini hanya untuk grinding level kita. Tugas kalian adalah memilih tempat kita akan bergerak ke arah mana! Saran utamaku, kita ke peperangan Suppa. Aku saat ini masih memiliki dendam pribadi dengan Vior, jadi disana aku akan memberikan..."

"Kami memilih padang pasir ini!" balas mereka bertiga, bahkan sebelum Zero menyelesaikan perkataannya.

"Tunggu, aku belum menyelesaikan perkataanku..."

"Tidak! Tidak! Aku tahu maksudmu karena kita adalah tim. Kita harus membuat keputusan tempat kita akan mengarah ke tempat selanjutnya, bukan! Dan kami dengan suka rela mengatakan kalau pilihan kami adalah padang pasir ini! Ia kan! Ia kan!" Terlihat Wayne tidak tertarik menunggu Zero menyelesaikan perkataannya, bahkan dengan paksa ia meyakinkan teman-temannya memilih padang pasir itu untuk mereka melanjutkan perjalanan.

Zero melihat kedua rekannya yang tersisa terlihat seperti setuju dengan tujuannya, sehingga mereka segera mempersiapkan diri untuk berangkat. "Bos, ada apa? Sepertinya kau sedang ada pikiran!" balas Shadow yang waktu itu sudah ingin pergi. "Aku ingin membangun channelku sendiri, sehingga mungkin aku akan membuat sebuah perusahaan kecil yang bergerak di bidangnya!" balas Zero jujur kepada Shadow.

"Jangan tunggu waktu terlewatkan, aku jamin dengan kemampuanmu seperti itu, mendapatkan penonton tidak terlalu menyulitkan. Jika perlu apa-apa, hubungi aku saja. Jika menggunakan aku, aku jamin perusahaanmu bisa menjadi salah satu perusahaan yang menarik banyak perhatian!"

Shadow tidak pernah memiliki banyak waktu untuk sombong sehingga melihat Zero yang ingin membentuk sebuah perusahaan dalam bidang entertainment, ia terlihat sangat bersemangat. Itu juga memberikannya alasan untuk bisa kenal lebih banyak bersama dengan Zero. Bahkan ia berniat untuk bergabung di dalamnya jika memang Zero berhasil melakukannya.

"Sepertinya kau artisnya! Kalau melihat gayamu berbicara walaupun bahasa yang keluar sudah disamakan, dari gesturnya kau pasti orang Jepang kan!" Melihat kepercayaan diri Shadow membuat ia segera menebak asal-usul dari Shadow.

"Pokoknya, jika ada masalah, hubungi aku. Tidak asik kalau kau tahu lebih cepat!" balas Shadow yang langsung kabur setelah identitasnya terbongkar.

Setelah hanya menyisakan dirinya sendiri, Gokong segera keluar. "Kenapa harus bertele-tele kalau pada akhirnya kau sudah memutuskan tujuanmu dari awal!" Menurut Gokong yang sudah tahu rencana Zero dari awal akan menuju padang pasir itu, ia merasa tidak mengerti tentang apa yang Zero lakukan tadi. "Itu hanya kesenangan kepada teman-teman!" balas Zero tidak terlalu ingin menjelaskan maksud dari bercandanya dengan teman-temannya.

Dari awal, Zero sudah tahu kalau rekan-rekannya tidak ingin membuat masalah dengan Vior. Sehingga tentu mereka tidak akan memilih pilihan pertama. Tapi ia juga penasaran, karena jika sampai mereka sudah tujukan dalam rencananya yang pertama, Zero sama sekali tidak ragu untuk membuat kekacauan terhadap rencana yang Vior lakukan. Apa yang Vior lakukan kepadanya tentu masih membekas untuknya. Sehingga Zero sama sekali tidak akan membiarkan Vior merasa seperti itu untuk selamanya.

Sayangnya, saat ini rekan-rekan yang dia miliki belum segila dirinya sehingga mereka pada akhirnya ikut dalam rencana awal untuk pergi ke padang pasir. "Yang lebih penting, apa yang kau katakan memang benar adanya!" balas Zero yang memperjelas tujuannya kepada Gokong.

Salah satu alasan kenapa ia memutuskan untuk kesana tidak lain adalah saran dari Gokong itu sendiri. Menurutnya, disana terdapat sebuah harta karun dari zamannya, yang menurutnya bisa membantu Zero lebih berkembang ke arah yang lebih baik. Itu adalah sebuah material, tulang naga yang jika diolah dengan baik akan menjadi senjata yang sangat luar biasa. "Tenanglah, jika perhitunganku benar! Area padang pasir itu adalah area tempat aku mengambil tulang naga dari penguasa laut timur! Aku tidak tahu apa yang terjadi hingga sekarang itu menjadi sebuah padang pasir, tapi aku jamin walaupun itu ditinggalkan lama, pasti disana ada sebuah material yang akan sangat berguna untukmu!"

Gokong terus memberikannya penjelasan kalau ia sangat yakin dengan area yang ia tuju, sehingga Zero percaya dan mereka akan berangkat ke tempat tujuan sesuai dengan arahan yang Gokong berikan.

1
Qean
Mencuri hati tidak ada kah🤔🤔
Liar Marabunta
jarah semua sumber dayanya gokong
Liar Marabunta
lnjut~!!!
Liar Marabunta
maju terus Zero,perhatikan map
Liar Marabunta
lanjutkan
Liar Marabunta
UUpp
Liar Marabunta
upup
Liar Marabunta
up banyak*
Liar Marabunta
dok
Liar Marabunta
king
Liar Marabunta
pc
Liar Marabunta
p
Liar Marabunta
lantut~!!!
Liar Marabunta
lanjut 🙏
Liar Marabunta
up up
Liar Marabunta
up
Liar Marabunta
UU pp
Liar Marabunta
up
Liar Marabunta
mantab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!