Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Tuan Muda

Terjerat Cinta Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:25k
Nilai: 5
Nama Author: @Nur_Halimah

Prolog.

Bagaimana perasaan mu saat mengetahui kalau pacar kamu main api di belakang mu selama ini, bahkan sampai mereka menikah?
Stevanny, menghadapi pacar yang hanya main – main dengannya. Ia sengaja menjebak seorang pria untuk menikah dengannya juga, agar bisa membalas sang pacar. Namun siapa sangka kalau pria yang telah ia jebak merupakan salah satu milyader dunia

Leo Sarvaraz, “Gadis ini berani sekali menjebakku dalam ikatan pernikahan. Lihat saja, emang dia fikir enak punya suami seperti aku.” Pikir Leo sambil tersenyum penuh banyak rencana untuk mengerjai Stevanny.
Apalagi Leo juga tau, kalau Stevanny adalah orang yang selama ini ia incar, karena Stevany pernah mengganggu adik perempuannya sewaktu kecil. Itulah kenapa, Leo sangat membenci Stevanny.

Bagaimana nasib pernikahan mereka? apakah Stevany bisa bertahan dengan hubungan yang sangat menyiksa dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Nur_Halimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23 - Jalan - Jalan

23 Jalan – jalan

Para makanan di atas meja sudah ludes semua, dimakan oleh si bumil juga Serra. Mereka mengelus perut mereka yang terasa sangat penuh.

Serra kemudian beranjak mendekati tempat duduk Stevany dan berjongkok. “Hallo dedek bayi. Ini tante Serra. Tadi mommy mu makan sangat banyak, apa kau juga merebut nutrisi yang dimakan ibu mu?” Tanya Serra sambil mengelus perut Stevany. Dia tidak sabar ingin melihat bagaimana lucunya bayi kembaran calon suaminya itu jika sudah lahir nanti.

“Tentu saja tante, biar aku cepat tumbuh.” Ucap Stevany menirukan suara bayi, seakan kalau yang menjawab itu adalah anaknya.

Mereka kemudian tertawa kecil, menertawakan ke absurd-an diri sendiri.

“Oh ya, kita mau kemana setelah ini?” Tanya Stevany pada Serra, apa sudah selesai keperluannya.

“Ini bahkan belum waktu makan siang, tapi aku sudah makan dua kali menemani ibu hamil ini. Huh, perut ku terasa penuh sekali. Masih ada beberapa yang belum aku beli. Kau belum kelelahan bukan, Stev?” Tanya Serra memastikan. Dia sudah di peringati suami Stevany agar menjaga agar tubuh ibu hamil muda itu tidak kelelahan.

“Aku belum lelah, nanti kalau sampai rumah bisa minta pijat sama pak suami, jadi kau tenang saja. Ayo. Mumpung belum hamil tua, ngga bisa keluar dengan leluasa nanti.”

Tujuan Serra menjelang siang ini adalah toko perhiasan. Toko ini banyak di incar para orang kaya karena menjual beberapa barang yang langka bahkan juga beberapa berlian yang sudah tua. Nilai jualnya sangat tinggi.

“Saya mau mengambil pesanan atas nama Leon Sarfaraz.” Ucap Serra ketika di tanya oleh karyawan disana.

Stevany dan Serra di layani dengan sangat baik karena mereka termasuk pelanggan VIP. Mereka di minta untuk menunggu di tempat yang bagus juga kursi yang begitu empuk.

“Cie, kak Leon yang membelikanya padamu?” Tanya Stevany. Ia tidak menyangka, kakak iparnya yang kelihatan cuek dan selalu datar itu ternyata bisa bertingkah romantis juga.

“Kau akan tau nanti.” Ucap Serra tidak membenarkan. Memang itu atas nama Leon agar Stevany tidak curiga. ‘Andaikan saja Leon memberi kejutan romantis tidak terduga seperti ini, aku akan memberi makan seratus pengemis di jalanan, Stev.’ Batin Serra menjerit.

Kemudian yang turun langsung melayani tamu kehormatan itu adalah orang kepercayaan pemilik toko langsung. Kalung yang di pesan terbuat dari berlian yang sangat langka, di bagian dalamnya juga terdapat alat pelacak yang akan menyala jika di tekan.

“Silahkan Nona-nona.”

Keduanya takjub melihat kalung yang terlihat sangat indah itu. Harganya tidak main-main, jika ada yang mencuri kalung itu, maka orang itu akan kaya mendadak.

“Kalung ini di design khusus untuk Tuan yang sudah memesan. Apa masih ada kekurangan?” tanya wanita cantik yang merupakan kepercayaan pemilik toko.

“Ini sudah sangat bagus.” Komentar Stevany.

“Kau menyukainya Stev?” Tanya Serra memastikan. Kalau itu untuk dirinya, Serra merasa kalung sebagus itu terlalu berlebihan.

“Tentu saja. Apa kau tidak menyukainya kakak ipar?” Tanya Stevany balik.

“Suka.”

Setelah puas, mereka melanjutkan perjalanan kesebuah salon langganan Stevany.

“Kita kesalon?” Tanya Stevany heran ketika sudah sampai di tempat parkir. “Apa kau mau potong rambut? Atau perawatan lainnya?”

Serra menggeleng sebagai balasan. “Aku ada janji ketemuan sama Leon nanti malam. Kau tidak keberatan bukan, kalau kita kemari sebentar?” Tanya Serra sedikit memaksa.

Stevany tidak punya pilihan lain selain meng iya kan, padahal kakinya sudah terasa sedikit lelah, tapi itu bukan masalah.

“Tolong rias saudara saya juga, ya.” Pinta Serra pada si perias yang lain.

“Loh kakak ipar, kenapa aku juga harus ikut?” Beo Stevany heran.

“Ayolah.” Serra memaksa Stevany duduk walau dengan hati-hati. Takut si dedek bayi kenapa-napa.

“Nanti kalau Suamiku nanya gimana, dikiranya aku tampil cantik saat keluar karena mau tebar pesona sama cowok lain. Keluar tanduk sapi nanti kepalanya.” Ucap Stevany mengibaratkan ketika suaminya nanti marah.

Serra tertawa mendengar tanduk sapi. Serra merasa itu kurang seram jika di ibaratkan. “Kau tenang saja. Suami mu tidak akan marah. Toh habis ini kita langsung pulang.” Balas Serra menenangkan.

Si perias sudah di beri tau sebelum mereka kemari. Serra hanya akan di beri riasan yang tipis dan natural. Sedangkan Steany akan di make up secantik mungkin, tentu saja dengan alat make up yang sudah terpilih agar aman di pakai untuk ibu hamil. Harganya juga ngga usah di tanya.

Setelah hampir dua jam menunggu Stevany selesai dirias, kini tinggal gaun yang tadi pagi sesudah mereka beli. Serra juga memakaikan kalung yang baru saja mereka terima.

“Kakak ipar, bukan kah kalung ini milik kakak? Kenapa kakak memakaikannya pada ku?

Kenapa tebal sekali dandanan ku, mau kondangan atau apa ini aku? ayo hapus lagi”

Seperti itulah protes yang di layangkan Stevany. Namun Serra mencegah agar semua protes Stevany tidak di laksanakan.

“Sudah. Kamu sangat cantik Stev, anggap saja penyambutan saat suami pulang kerja ya.” Bujuk Serra. Serra juga takut kalau Stevany curiga dengan apa yang sudah mereka lakukan hari ini.

“Tidak bisa! Ini terlalu berlebihan.” Stevany masih kekeuh pada pendiriannya.

“Hari sudah semakin sore. Ayo nanti kemalaman pulangnya. Kalau suami mu nanti pulng duluan, mau cari alasan apa lagi kita.” Serra mengeluarkan jurus menggemaskan agar Stevany menurutinya.

Benar saja, melihat wajah imut Serra membuat Steany pasrah bahkan tidak bisa protes sama sekali atas tindakan Serra yang menurutnya aneh hari ini.

Kenapa aku harus Memakai kalung yang dipesan oleh kakak iparku? Apa maksud Kak Serra?

Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di kediaman Sarvaraz. Dari semenjak Stevany meninggalkan rumah, para keluarga dan pelayan di sibukkan dengan persiapan acara kejutan untuk Stevany. Semua itu ide dari Leo. Mereka sangat senang karena di libatkan dalam persiapan hari bahagia Stevany.

Menjelang sore, semua baru selesai, dan mereka kini tengah menunggu kedatangan bintang utama hari ini setelah mendapat pesan dari Serra kalau artis hari ini sudah dalam perjalanan pulang.

Mendengar suara mobil yang baru datang, mereka langsung bersiap di posisi. Ketika Stevany sudah membuka pintu dengan lebar, Stevany terkejut karena di dalam rumah terlihat cukup gelap. Namun Stevany masih bisa melangkah melewati hiasan bunga lily putih karena terdapat beberapa lilin yang sudah di tata dengan sangat cantik.

“Ada apa ini? Kemana semua orang?” Ucap Stevany walau dia masih terpana dnegan pemandangan di depannya.

‘Apa akan ada pesta?’ Pikir Stevany dalam hati.

Stevany berbalik melihat kebelakang, ternyata Serra sudah tidak ada pada tempatnya. “Kakak ipar, kau kemana?”

Stevany kini baru sadar. Apa dia sedang di kerjain sekarang?

Bersambung.........

1
Kopi Susu
meronta aku
Kopi Susu
hahaha
Kopi Susu
ehem
Kopi Susu
menyindir wkwkwkw
Kopi Susu
menggertak gigi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!