Indonesia
NovelToon NovelToon
BECAUSE BABY

BECAUSE BABY

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

Hidupku yang sebelumnya biasa saja, hati ku yang memang sudah tersakiti oleh pengkhianatan sang tunangan, kini aku bertemu dengan pria yang seteleh nya ku ketahui adalah Bos ku di kantor.

Karena seorang bayi membuat kami menjadi dekat hingga aku menjadi kekasih pura-pura nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagal!!!

"Boss, ada yang mengikuti dan mencari tahu kegiatan bos" lapor salah satu kaki tangan Davin yang memang di tugaskan untuk memantaunya dari jauh.

"Baiklah, kita lihat saja nanti. seberapa teliti kalian mengikuti ku" gumam Davin tersenyum miring. Edo yang merupakan kaki tangan Davin hanya diam berdiri di depan bosnya tak berani menatap bosnya..

"Kamu boleh pergi" ucap Davin yang juga bangkit dari duduk nya kemudian melangkah meraih jas nya yang tergantung. Jam kerja sudah habis, waktunya untuk pulang.

Davin tersenyum miring menatap spion mobilnya.

Tak hanya kaki tangannya, Davin juga melihat seseorang mencurigakan sedang memperhatikan nya.

Bersikap acuh dan biasa sajah, Davin melajukan mobilnya menuju apartemen nya.

"Viki,,, papa pulang " sahut Davin memasuki Apartemen. Terlihat Viki duduk depan TV dengan stelan yang rapi. Balita itu menoleh dan tersenyum merangkak menghampiri Davin.

"Udah wangi yah" puji Davin menggendong kemudian mencium pipi gembul Viki.

"Sayang, udah siap? " tanya Davin pada Sakira yang tengah bercermin. Gadis itu bergidik ketika mendengar panggilan bosnya.

"Kok aku merasa aneh di panggil kaya gitu" Gumam Sakira berbalik menatap Davin yang sudah ada di hadapan nya.

"Kenapa? kan biar romantis" sahut Davin tersenyum lebar sembari menaik turunkan alisnya.

"Ih sadar umur pak" balas Sakira mencibir, gadis itu meraih Viki dari Davin.

"Yaudah yuk" ajak Davin.

"Yukkk" sorak Sakira girang mengangkat tangan Viki seolah bocah itu yang bersorak.

Davin dan Sakira pun memasuki lift yang langsung menuju basement apartemen.

"Kok gak masuk ke mobil itu? " tanya Sakira ketika Davin malah menuntun mereka ke mobil yang sengaja di bawa oleh Edo.

"Nanti aku jelasin. " ucap Davin membukakan pintu mobil agar Sakira dan Viki masuk. Kemudian ia mengitari mobil dan turut masuk duduk di bangku kemudi.

Mobil yang biasa Davin pakai, terlebih dahulu keluar dari parkiran. Sudah di rencanakan oleh Davin tentang hal ini, ia yakin jika penguntit itu akan mengikuti mobilnya.

"Loh kemana mobil itu? " tanya Sakira yang masih bingung.

"Edo akan membawa mobil itu ke tempat yang kita rencanain kemarin" balas Davin yang mulai mengendarai mobilnya.

Sakira hanya diam dan mangut mangut saja, sebenarnya ia sangat penasaran dengan situasi ini.

Di perjalanan Sakira terlihat menikmati perjalanan mereka. Viki yang ada di pangkuan Sakira tak henti hentinya bersorak.

"Girang banget dia" sahut Davin, sesekali menoleh pada Viki.

"Kemana kita? " tanya Sakira.

"Wahhh indah banget" cecah Sakira kagum, matanya berbinar melihat pemandangan kota yang terlihat jelas dari atas bukit. Yah Davin memilih mengajak keduanya ke sebuah restoran yang terletak di atas puncak bukit, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan indah kota di malam hati.

"Kamu suka? " tanya Davin, ia mengambil ahli Viki, ia tahu Sakira pasti capek memegangi putra mereka.

"Sangat sangat suka" sahut Sakira tersenyum lebar menoleh pada Davin yang sejak tadi menatapnya.

Sadar akan tatapan Davin Sakira pun menghentikan acara kagum kagumannya. Ia merapikan anak rambut yang berserakan di wajahnya karena tertiup angin.

"Ekhem " dehem Sakira canggung menetralkan suasana.

"Mau duduk di mana? " tanya Davin.

"Di sudut itu ajah, kayanya lebih enak" tunjuk Sakira pada sebuah meja yang menghadap ke tepi tebing, sehingga mata mereka akan menatap indahnya kota.

"Baiklah"

Mereka pun duduk sejajar, dengan Viki di antara mereka tentunya.

"Oh iya, bapak belum menjelaskan soal yang tadi" ujar Sakira kembali teringat akan peristiwa tadi.

"Pesan makanan dulu" ucap Davin menunda-nunda penjelasan nya. Ia sengaja melakukan hal itu, melihat wajah Sakira yang mulai mengerut merupakan kesenangan baginya.

"Baiklah, aku ikuti alur mu" dengus Sakira yang sudah sejak tadi penasaran terus di permainkan oleh Davin.

"Hahaha, baiklah baiklah. aku akan menceritakan nya" ujar Davin tertawa melihat ekspresi Sakira yang mengerucut kan bibirnya.

"Buruuuannnn" desak Sakira geram.

"Hemmm kiss dulu " Ujar Davin yang langsung mendapat pelototan dari Sakira.

"Aku hanya bercanda" gurau Davin.

"Mesum yah sekarang" cibir Sakira yang langsung membuat Davin kembali tertawa.

"Sebenarnya, ada yang mengikuti kita" ucap Davin bertepatan dengan pelayanan tiba mengantarkan pesanan mereka.

"Benarkah?? siapa?? " tanya Sakira, ia tak percaya jika ada yang melakukan hal itu. Untuk apa coba mereka mengikuti mereka, fikir Sakira.

"Aku belum tahu orang nya, yah mungkin mama ku, atau mungkin saingan ku" balas Davin kemudian menyeruput jus nya.

"Mama mu?? ngeri juga yah sampai melakukan hal itu. Aku jadi takut" lirih Sakira, ia meragu ingin memulai hubungan bersama Davin.

"Hei,, aku akan selalu menjaga mu. " janji Davin.

"Apa kau juga akan menentang mama mu jika ia tak menerima ku? " tanya Sakira menatap Davin intens. Gadis itu penasaran dengan apa yang akan di jawab oleh Davin.

"Tentu, jika itu ke egoisan nya" jawab Davin membuat Sakira sedikit bernafas lega.

"Hemmm, ayo makan" ucap Sakira mengalihkan pembicaraan.

"Ternyata menyukai seseorang pria tampan dan kaya gak semudah itu yah, pantes di noveltoon banyak yang menderita hidup bersama pria tampan." Gumam Sakira salam hati. Wanita itu mendengus kesal dengan pemikiran nya sendiri.

"Apa yang sedang kamu fikirkan? " tanya Davin, ia tahu jika Sakira memikirkan sesuatu, karena terlihat dari Sakira yang diam dan tiba-tiba mendesah gusar. Gadis ini memang ekspresip sekali.

"Tidak ada" balas Sakira menoleh dan tersenyum.

"Sial!!!! ternyata bukan mereka yang ada di dalam mobil itu!!! " ucap Radit kesal, ia terkecoh oleh Davin sehingga ia salah mengikuti orang.

Radit menatap ke sekeliling nya, ia mencari keberadaan Yuli. Ia yakin Yuli ada di sekitar sini.

"Kemana wanita itu" dengus Radit "Aku fikir wanita itu benar-benar memberikan informasi yang akurat"

"Hei" panggil Yuli yang juga kesal, sejak tadi ia menunggu Davin dan Sakira namun tak kunjung datang.

"Datang juga kau" serga Radit menatap Yuli yang berjalan ke arah nya.

"Dimana Mereka? " tanya Yuli kesal.

"Mana aku tahu, tadi aku mengikuti mobil pria itu, dan lihat, yang keluar adalah orang lain" tunjuk Radit pada Sebuah mobil yang terparkir di dekat restoran itu.

Yuli memperhatikan mobil yang di tunjuk Radit, benar itu adalah mobil Davin. Tapi kenapa bukan dia yang menggunakan nya.

"Aku pikir kau benar-benar mendapatkan informasi yang jelas" cibir Radit kesal.

"Sial!!!! mereka menipu kita!! " umpat Yuli.

"Bukan menipu, tapi kau saja yang bodoh" sahut Radit kesal kemudian memasuki kembali mobilnya. Ia pergi begitu saja meninggalkan Yuli.

Rencana pertama mereka gagal, Yuli sangat kesal akan hal itu. Wanita itu mengepalkan tangannya tak terima dengan ke gagalannya.

"Awas saja nanti, aku akan membuat kalian menyesal! " gerutu Yuli penuh kemarahan yang di tahannya.

"Apa kau menikmati makan malamnya? " tanya Davin, ia kini tengah menggendong Viki yang sudah tertidur.

"Yah, makanannya sangat enak" sahut Sakita berkata jujur.

"Eh.. " desah Sakira kaget ketika Davin tiba-tiba menggenggam tangannya. Gadis itu menoleh dan menatap Davin lekat.

"Apapun yang terjadi dan yang kamu alami, tolong beritahu aku dan cerita kan pada ku" ucap Davin menatap Sakira dengan tatapan tulus, gadis itu yang juga menatap nya mencari sebut kebohongan di sana, namun tak ia temukan. Masih sangat sulit bagi Sakira untuk memulai kisah yang baru setelah di khianati oleh Radit. Ia takut kejadian yang sama akan terulang lagi.

"Apapun yang akan terjadi aku akan selalu ada untuk mu, dan juga Viki" ucap Davin lagi menghangat kan hati Sakira, gadis itu mengangguk dan tersenyum.

"Aku akan mencoba mempercayainya" sahut Sakira.

"Terimakasih" balas Davin semakin mengeratkan genggaman nya pada tangan Sakira. Sebenarnya ia ingin memeluk Sakira namun di dalam gendongnya ada Viki.

...🍀🍀🍀TBC🍀🍀🍀...

1
Diana Taslim
Luar biasa
Fadhil
yaa sa set runtut dan semangat toor
Fadhil
kok muter lan mumet cerita nya
Fadhil
devin kok tidak mau dikasih tau kebenarannya , tolong perlihatkan biar dia nyahok
Fadhil
vikki sebetulnya anak siapa yaa tooor gak ada yang cari sampai satu tahun
Fadhil
ya betul itu tooor
Fadhil
buat kevin jatuh cinta doong sama sakita biar jadi keluarga yang utuh dan bahagia, sepertinya seru deh tooor
Fadhil
gak apa apa kak asal yang halus buburnya
Fadhil
yang kompak ya vin
Fadhil
lucu sudah berdebat kok blm kenalan
R'vina
Luar biasa
Sandisalbiah
lahh.. gagal faham dong aku, kiraan saat baca prolog itu bayi nya Davin..
firdaus kaharudin
nama:Titin
idola:sakira,Davin,Viki,Kevin
Daftar!
Enung Samsiah
thour sakira jngn kmbli k davin mmnya jht, udh sm kevin aja
Enung Samsiah
udah sakura sm kevin aja, mm kevin baik
Nadya lesta tania renata Rahma
bagus sih kalau di jadikan cerita
Alriellyn
ktnya tdi bayinya umur 3 bln, kok sdh diberikn makan yah.... itukan bahaya
auliasilviana
baru kali ini nemuin novel dengan banyak typo yang bertebaran..
untung bagus ceritanya..
Shuhairi Nafsir
kesian sama Viki. kejam Thor.
kenapa Sheila nga terus terang aje
nga faham banget dgn cerita mu ini Thor
Shuhairi Nafsir
biarkan Davin menyesal Dan Viki sakit kerana kagen sama mama sakira.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!