Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: tamat
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:526.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Suasana sedikit terasa tegang. Bu Ella yang berdiri di samping Ilona juga gelisah. Sebagai sesama wanita, apalagi sudah banyak makan asam garam kehidupan, ia faham betul arti ekspresi yang ditunjukkan Aida, wanita itu tidak menyukai putrinya.

Bahkan Eliana yang sedang melayani pembeli, sampai tak bisa fokus. Ia takut ada kata-kata ibunya Elang yang nanti menyakiti hati Kakaknya. Jangan sampai hari bahagia ini, rusak gara-gara lidah tak bertulang.

"Taruh aja dulu." Aida mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya.

Ilona menaruh bunga tersebut di atas meja, di depan Aida.

"Bisa bayar cashless kan?"

Ilona menggeleng cepat. "Tidak usah, Tante. Toko ini juga milik Elang." Menatap Elang yang terlihat gelisah di samping Mamanya. "Anggap saja, ini hadiah untuk Tante."

Aida tersenyum simpul. "Keluarga atau apapun, tetaplah customer saat membeli sesuatu di toko. Saya cuma mau menyarankan, kalau mau usaha makin maju, bersikaplah profesional."

"I, iya, Tante." Ilona menunduk, menelan ludah susah payah sambil memainkan jemari.

Aida mengambil bunga di atas meja kasir, balik badan lalu pergi begitu saja.

Elang membuang nafas kasar sambil mengusap tengkuk. Jujur, ia tak enak hati pada Ilona dan ibunya atas sikap mamanya. Melihat Mamanya sudah keluar, ia segera meminta maaf. "Maafin Mamaku ya. Gak usah dimasukin hati kata-katanya. Bu, saya minta maaf." Menatap Bu Ella sungkan.

"Yang dikatakan Mama kamu bener kok." Ilona berusaha untuk tetap tersenyum di depan Elang.

Elang keluar, dengan langkah terburu-buru menyusul Mamanya yang sudah masuk ke dalam mobil. Membuka pintu belakang, duduk di samping Mamanya.

Pintu mobil kembali ditutup. Hawa dingin AC terasa sekali, wangi mawar putih dari buket di pangkuan Aida menyebar. Hening cukup lama, dingin.

"Jangan jalan dulu, Pak." Elang memberi tahu supir.

Aida menyentuh kelopak mawar di pangkuannya. "Dia baik-baik saja." Nadanya tenang, tatapannya lurus pada mawar putih. "Dia bisa tersenyum. Bisa menyapa tamu. Bahkan bisa jalan seperti orang normal. Dia punya skill, lihai merangkai bunga. Mama lihat beberapa buket yang di display. Perempuan sekuat itu nggak butuh lagi dikasihani." Menoleh pada Elang.

Elang menghela nafas berat. "Bukan soal dikasihani, Ma."

"Terus apa?" Potong Aida cepat. "Kamu mau nungguin dia tiap hari, takut dia jatuh? Takut dia sedih? Takut dia tak bisa melanjutkan hidup?" Ia menatap kedua mata Elang. "Dia gak butuh kamu. Dia fine, dia bisa jalan. Dia baik-baik saja."

"Mama gak bisa langsung memutuskan seperti itu hanya dengan melihat hari ini."

"Alisya yang tidak baik-baik saja sekarang, Lang. Dia terpuruk setelah kamu putusin. Dia nangis tiap hari. Mama sampai khawatir dia sakit."

Elang tertawa kecil, pahit. "Mama khawatir pada gadis patah hati yang nangis, tapi bisa-bisanya Mama gak khawatir pada gadis yang kehilangan kakinya. Yang putus kuliah, yang bahkan untuk bisa bikin toko gini aja, ia gak ada cukup modal. Mah, Alisya itu cantik, kaya, pendidikan tinggi. Dia memang sedang patah hati sekarang, tapi percayalah, dia akan segera move on."

"Ini bukan hanya soal Alisya atau gadis itu, mana yang lebih menderita, tapi ini soal kamu juga. Kamu itu calon CEO, Elang. Kamu butuh pasangan yang bisa mendampingi kamu di berbagai acara. Wanita yang smart, selevel, juga tidak merepotkan. Setidaknya, tidak harus selalu memakai baju panjang untuk menutupi kaki palsunya. Percaya sama Mama, gak mudah punya pasangan seorang disabilitas."

Elang tertawa ngakak. "Tadi Mama bilang dia baik-baik saja, sekarang Mama mempermasalahkan soal disabilitasnya. Gimana sih, Mah?" Ia tersenyum kecut. "Mah, Ilona memang terlihat baik-baik saja sekarang, tapi apa Mama tahu, ia menjalani masa-masa sulit beberapa tahun yang lalu. Apa menurut Mama, kehilangan kaki itu tidak lebih mengenaskan dari pada kehilangan pacar?"

Aida hanya diam.

"Ilona butuh waktu bertahun-tahun hanya untuk bisa kembali menatap dunia, Mah. Ia butuh waktu lama untuk bisa berhadapan dengan orang yang menatapnya kasihan dan berbisik-bisik soal kondisinya. Dia putus kuliah, dia hampir bunuh diri, dan dia.." Elang menarik nafas dalam, mengurangi sesak di dada sebelum melanjutkan ucapan. "Dia kehilangan mimpinya untuk jadi atlet renang. Mama bilang dia bisa jalan, dia baik-baik saja, tapi Mama gak tahu, dia gak nyaman dengan kaki prostetiknya, Mah." Matanya mulai berkaca-kaca. "Kaki itu kadang membuatnya sakit. Dia juga butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan kaki palsunya. Dia jatuh berkali-kali saat awal mula memakai. Rasanya aneh. Apa Mama fikir, rasanya pakai kaki prostetik, sama seperti rasanya kita pakai sepatu? Enggak gitu, Mah."

Elang menatap keluar, memperhatikan Ilona yang terlihat sedang melayani pembeli yang baru datang. Bagian depan toko hampir full kaca, jadi ia bisa melihat.

"Mama enak, bisa pakai sepatu hak tinggi, bisa pakai rok selutut, sementara dia." Elang tersenyum, namun matanya berkaca-kaca. "Mama bisa bermain di pantai tanpa khawatir, sementara dia, dia harus melepas dulu kakinya, karena takut beberapa bagiannya rusak kena air laut. Dia tak bisa berlarian di bibir pantai, Mah, dia tak bisa mendaki gunung, dia tak bisa..." Elang menyeka air matanya.

"Mama bisa memutuskan dia baik-baik saja hanya dengan melihat kondisinya beberapa saat. Apa Mama gak mikir, saat tidur dia tak memakai kaki prostetiknya. Malam-malam ia terbangun, harus berjalan dengan tongkat untuk ke kamar mandi. Dia melakukan apapun di kamar mandi hanya dengan satu kaki. Apa Mama masih bisa bilang, dia baik-baik saja?" Ia sungguh tak habis fikir, bisa-bisanya Mamanya se nirempati ini."Kaki prostetik itu tidak melekat 24 jam seperti kaki kita, Mah."

Elang membuang nafas kasar, tersenyum menatap Mamanya. "Elang gak tahu lagi harus seperti apa menjelaskan pada Mama. Mungkin, Mama baru bisa berempati, saat hal yang sama terjadi pada aku atau Kak Marsha." Ia membuka pintu, lalu keluar begitu saja.

1
Ila Lee
alhamdulillah akhirnya selesai juga baca kisah elang dan ilona😍😍😍 akan aku baca karya mu thor/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mamah Dini11
kok udh tamat padahal blm beranak pinak tuh pengantin nya. lggi seru2nya ,ya udh terimakasih thor cerita nya bagus keren ,sehat slalu thor semangat dn terus berkarya🙏🙏💪💪👍👍
Mamah Dini11
mau buka seggel si elang pakai perasaanmu dn hatimu , tpiii lgsung bekerja kalian gk mau mandi dulu gitu seharian kalian di pelaminan lengket tau, 😄😄😄 oooohhh mungkin lgsung mandi keringat aja , lanjuuuuuuttttt 🤭😄😄😄
Mamah Dini11
selamat berbahagia buat kamu illona dn elang srmoga samawa ,🙏 maaf gk bisa datang karna gk di undang 🤭🤭🤭🤭🤭😄😄😄😄😄😄, cepet bikin kecebong2 nya biar rame suasana rumah kalian 👍👍
Mamah Dini11
tenangkan dirimu lang ayo tdk akan terjadi apa2 semangat lang 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mamah Dini11
alhmdulilah akhirnya yg di tunggu2 tiba juga , makasih illona sudah menerima niat baik elang dn kluarganya , jgn lama cepetin hari H nya , undangan nya jgn lupa lang kan kita2 udh doain. kmu bareng2😄😄 udh gk sabar nunggu elang meratukan illona,, semoga ke bahagian bersama kalian,👍👍
Mamah Dini11
ayo lang cepet. jgn sampai ke duluan si duda tuh punya anak lgi, nanti ngerepotin illona anaknya , kmu siihh banyak mikir , baru lihat illona sm si damar lgsung ngacir , takut di pelihara , kapan kmu matang nya , mentah terus ,aku dukung ya lang semoga lamaranny di terima tdk ada hambatan apapun di lancarkan semuanya , sampai bersanding di pelaminan ,tpiii. jgn lupa. undang kita2 ya🤭💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
Humaira
terima kasih juga buat kak othor 🩷🩷
Mamah Dini11
yg itu gengsi yg ini gengsi , mau nya apa si kalian , ngalah doong yg. satunya , biar cepet clar cerita kalian, ayo illona temui. elang gk. apa2 kmu duluan , elang kan lgi jadi banci 🤭 dia takut kmu ada kbr lgi. deket sm duda , blm tentu benar kan ill dia udh payah. ah gk seru kalau sm2 berpikirnya kejauhan, pliiisss ill temui elang yah pancing duluan sm kmu 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Gia Nasgia
Happy forever Elang Ilona 😍🥰🥰 terimakasih kakak Tia untuk semua karya mu🤗🫶👍💪lanjut dgn Aa Budi dan neng Jena 😍
Mamah Dini11
elang kenapa kmu jadi cemen sekarang ,dulu ngejar2 ilona sampai segitunya, kmu udh bebas lang ayo tunjukan dirimu dan mana janji2mu ,gentlmen jgn dulu percaya kbr yg blm nyata , kmu harus dengerin omongan illona baru percaya , kita udh gk sabar lihat kmu membina rumah tangga sm illona dn kmu akan jaga illona seumur hidupmu , ayo lang semangat💪💪💪💪💪💪💪
Ila Lee
mula dari harini Jun ada rasa malu lagi Olona kerana elang akan melihat semua yg ada di diri mu jdi sanrai2 ayer jalani peranan sebagai seorang isteri elang🤭🤭🤣😍😍😍
Cinta Rodriques
kok tamat thour...blm punya anak???
Ila Lee
akhirnya mereka bersatu menjadi suami isteri bait masa lalu terus berlaku masa ini hanya fikirkan masa depan yg mungkin lebih sempurna dalam rumah tangga/Heart//Heart//Heart//Heart/
Diana Fitri.N
terimakasih sudah menemani hari-hari ku dengan karya mu kak, semangat selalu🥰
Hani Ekawati
Iya siap Thor, kisah Jena dan Budi juga tak kalah mendebarkan 🤭 kesel sama si Juwita dan Naura 😂 kalau dulu di kisah Nisa dan Ojan, si Naina sama si Sandi yang nyebelinnya minta ampun 😂 Tapi jujur Thor, aku lebih greget ke kisah Nisa dan Ojan, penasaran anak kembar mereka.☺️
Septi
terimakasih juga untuk cerita nya. semangat terus berkarya 💪🏻
Mamah Dini11
semoga 4 thn itu di percepat sm author nya, dn elang Bener2 membuktikan ke tulusan hatinya , dan illona sabar menantinya 🤭
Ummah Intan
kasih bonchap dong Thor..ga kebayang wanita seperti Ilona hamil dan melahirkan
Akhila Davina
terimakasih untuk ceritnya ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!