Indonesia
NovelToon NovelToon
The Perfect Girl

The Perfect Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Mafia / Balas dendam. / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Chicklit / Tamat
Popularitas:34.3k
Nilai: 5
Nama Author: diamond ice

Cellina Margaretha adalah cucu dari seorang pebisnis sukses sekaligus ketua mafia yang sangat disegani di wilayah Asia. Sejak kecil Cellina dilatih untuk menjadi wanita yang hebat. Kedua orang tua Cellina sudah meninggal sejak kecil akibat kecelakaan yang disabotase oleh musuh kakeknya. Cellina tumbuh dengan limpahan kasih sayang dan juga ajaran yang ketat dari kakeknya. Hingga pada saat usia Cellina menginjak angka 22 tahun, kakek Cellina ingin cucunya melakukan sebuah syarat sebelum Cellina resmi menyandang sebagai penerusnya. Lalu apakah syarat itu? Mampukah Cellina menyelesaikan syarat yang diajukan kakeknya?


Peringatan🗣️🗣️🗣️
Cerita ini adalah murni hasil karangan imajinasi author dan seluruhnya adalah fiktif belaka. Semoga pembaca tidak larut dalam cerita sehingga tidak membawanya ke dalam dunia nyata. Cerita ini hanya semata-mata untuk hiburan dan tidak lebih. Author ucapkan terima kasih karena sudah mampir. Happy reading🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diamond ice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Kekesalan Cellina

'' Cellina, apa kau tidak merindukan ku?'' tanya Juan setelah meletakkan tubuh Cellina di atas ranjang king size miliknya.

Juan yang mengangkat Cellina dari mobil dan membawa gadis itu masuk ke dalam kamar yang berada di mansionnya. Cellina tampak masih belum sadarkan diri meskipun berkali-kali gadis itu berusaha dibangunkan.

'' Maafkan aku karena pada pertemuan pertama kita yang kemarin aku bersikap dingin. Aku hanya ingin memberi mu pelajaran, kamu tega membunuh ku sementara aku sangat mencintai mu,'' ucap Juan sendirian. Bagaimana tidak sendiri? Yang diajak bicara sedang tertidur pulas dan Juan malah asyik membuat percakapan yang mana Cellina tidak mungkin menjawabnya.

Setelah beberapa saat menunggu Cellina dalam masa bius, akhirnya gadis itu sadar. Juan memang tidak memberikan dosis tinggi untuk membuat Cellina tertidur.

'' Aku di mana?'' gumam Cellina.

'' Cellina,'' panggil Juan.

'' Richard, kenapa aku bisa di sini?'' tanya Cellina kepalanya masih terasa sedikit pusing.

'' Minumlah, sepertinya kau haus''

Cellina menerima segelas air putih yang diberikan oleh Juan. Tanpa keraguan Cellina meminum air putih tersebut.

'' Richard, apa yang terjadi? Mengapa badan ku terasa panas?'' tanya Cellina setelah beberapa saat meminum minuman dari Juan.

Juan hanya diam saja saat melihat Cellina merasakan obat yang ia campurkan ke air minumnya tadi. Semakin lama Cellina semakin gelisah dan berkeringat, dalam hati Juan tersenyum smirk.

'' Richard, tolong aku'' rengek Cellina begitu merasa kepanasan ingin sesuatu hal yang berbeda.

'' Tolong apa Cellina?'' tanya Juan seolah mengejek Cellina.

'' Richard aku sangat kepanasan. Tolong sentuh aku Richard,'' rengek Cellina.

'' Apa kau serius my little girl?'' pasti Juan.

'' Richard, aku mohon. Rasanya sangat menyiksa,'' rengek Cellina kembali. Matanya memerah karena menahan hasrat yang begitu menggebu-gebu.

'' Panggil aku Juan my little girl, maka aku akan memberikan apa yang kamu mau,'' ucap Juan sembari membelai lembut bibir Cellina yang ranum.

Sedari tadi bibir Cellina selalu menjadi fokus perhatian Juan. Rasanya sangat gemas saat melihat Cellina menggigit bibir bawahnya dengan sensual. Juan ingin menggantikan gigi Cellina untuk menggigit bibir ranum itu.

'' Juan tolong sentuh aku,'' pinta Cellina akhirnya.

Begitulah potongan ingatan Cellina ketika dengan sengaja Juan menjebaknya. Cellina ingat jika malam kemarin Juan alias Richard memberikannya minuman yang sudah dicampur obat yang membuatnya menjadi sangat bergairah.

'' Sudahlah Cellina, tidak perlu kau menangisi apa yang sudah terjadi,'' ucap Juan.

Saat ini Cellina masih menangis setelah ia menyesali kebodohannya karena tidak curiga dengan taktik Juan.

'' Juan mengapa kau melakukan semua ini?'' ucap Cellina masih terus terisak.

'' Itu hukuman buat mu Cellina. Kau membunuh ku di saat aku sudah jatuh cinta berat sama kamu,'' ucap Juan kini duduk di depan Cellina yang duduk di atas ranjang sembari memegangi selimutnya agar tidak jatuh.

'' Kau licik Juan,'' ucap Cellina.

'' Kita sama Cellina,'' ucap Juan mengelus rambut Cellina dengan sayang. Sudah lama Juan sangat merindukan Cellina karena dirinya harus menjalani pengobatan akibat ulah Cellina yang hampir menghilangkan nyawanya.

'' Kau harus tahu Cellina, bukan aku yang telah membunuh kedua orang tua kamu. Sepuluh tahun lalu aku hanya melintas di tempat kedua orang tua kamu kecelakaan. Namun entah bagaimana kakek mu mempersepsikan fakta kalau aku yang telah menyebabkan kematian kedua orang tua kamu,'' jelas Juan.

'' Aku serius Cellina, kamu bisa membunuh ku kembali kalau aku terbukti berbohong,''

'' Buktikan Juan! Buktikan kalau kamu memang bukan pembunuh itu. Dengan begitu aku bisa membunuh mu kembali tanpa rasa bersalah,'' ucap Cellina. Juan mengulas senyum, Cellina masih belum mempercayainya.

'' Sekarang bersihkan dulu tubuh kamu. Aku tahu kau pasti kelaparan karena aktivitas kita kemarin malam yang begitu menguras tenaga,''

...****************...

Cellina berjalan melangkahkan kakinya menuju ke ruangannya. Hari ini Cellina sudah bisa beraktivitas di kantor setelah dua hari dirinya mengeluh sakit akibat ulah Juan. Juan berhasil membuat Cellina kesusahan untuk jalan karena perbuatan Juan yang dengan tega mengambil mahkota berharga yang dimiliki oleh Cellina.

Cellina beralasan menginap di rumah teman saat kakeknya menanyakan keberadaan gadis itu. Beruntung kakek Cellina percaya jadi Cellina tidak mempermasalahkan hal itu.

'' Hai Cel,'' sapa Jane sekretaris Cellina.

Dengan senyum manisnya Jane menghampiri sahabatnya. Entah apa yang dipikirkan gadis itu sepertinya Cellina menangkap gelagat aneh dari sahabatnya.

'' Ada apa Jane?'' tanya Cellina.

'' Sebenarnya kau memiliki hubungan apa dengan Tuan Richard?'' selidik Jane dan Cellina menggeleng cepat sebagai jawabannya.

'' Asal kamu tahu Cellina, Tuan Richard menginvestasikan saham hampir tiga puluh persen di perusahaan kita dan itu di luar jalinan kerjasama,'' ucap Jane heboh.

Cellina mengernyitkan dahi mendengar perkataan Jane. Apa-apaan si Juan itu? Mengapa dia bersikap seenaknya di perusahaan Cellina.

'' Cel, kau tahu? Ada yang lebih mengejutkan lagi,'' lanjut Jane.

'' Apa?'' tanya Cellina.

'' Tuan Richard sudah menunggu mu sejak pagi dan sekarang beliau sedang menunggu mu di ruangan,'' jelas Jane.

Cellina langsung meninggalkan Jane yang berada di ruangannya untuk masuk ke dalam ruangan gadis itu. Jane menatap aneh kepada sahabatnya. Sepertinya dugaan tentang Cellina dan Richard yang memiliki hubungan spesial adalah benar adanya.

'' Cellina,'' panggil Juan ketika melihat Cellina masuk ke dalam ruangan.

'' Untuk apa anda ke sini lagi? Saya mohon Tuan Richard pergilah dari sini. Saya tidak ingin kehadiran anda menimbulkan masalah,'' jawab Cellina.

'' Aku hanya ingin menemui istri ku, apa itu salah?''

'' Baiklah, silahkan temui istri anda dan cepat pergi dari sini,'' usir Cellina dengan nada yang teramat sedang menahan kesal.

'' Santai sayang,, kenapa kamu galak sekali hm? Jelas-jelas aku sedang menemui istri ku saat ini,'' ucap Juan kini mendekati Cellina.

Cellina berjalan mundur secara perlahan saat dengan santai Juan mendekatinya. Dengan senyum manisnya, Juan menatap Cellina yang bergerak gelisah.

'' Selama dua hari kita menghabiskan waktu bersama itu sudah cukup untuk mengubah status mu menjadi istri ku,'' ucap Juan.

'' Mana bisa begitu? Please Juan, kamu jangan macam-macam,''

'' Panggil aku daddy, Cellina. Kau tahu? Aku sangat merindukan panggilan mu yang itu. Kemarin kau menyebut ku daddy saat ada maunya, apalagi malam panas kita yang kemarin,''

Pipi Cellina bersemu saat dengan lantang Juan mengingatkannya dengan adegan panas mereka selama dua hari yang lalu. Kemarin memang Cellina disekap Juan tidak dibiarkan pergi begitu saja oleh laki-laki itu. Selama menginap di mansion Juan, Cellina seolah menjadi ratu karena Juan memperlakukannya bak putri raja yang segala kebutuhannya terpenuhi.

'' Sayang, jangan melamun dong! Kita sudah tinggal bersama, kita juga sudah melakukan hub,'' ucap Juan dipotong oleh Cellina.

Cellina yakin pasti kelanjutan ucapan Juan pasti membahas tentang adegan panas mereka. Bodohnya kemarin Cellina masih teringat jelas di ingatan gadis itu. Bagaimana tidak? Setelah memarahi Juan habis-habisan, dengan mudahnya Cellina malah terbujuk rayuan Juan.

Selama dua hari kemarin, Juan memaksa Cellina untuk melakukan hubungan terlarang itu lagi. Dan bertambah menyesalnya Cellina, karena gadis itu juga menikmatinya. Cellina benar-benar merutuki kebodohannya sendiri. Ia tidak habis pikir mengapa pesona Juan sangat sulit ia lewatkan.

'' Bagaimana? Apa benih ku sudah tumbuh di rahim mu?''

'' Juan sialan!!!!,'' batin Cellina memberengut kesal.

1
Iwhy Ciepuetrie Bungsu
seperti nya akan ada kesalah pahama antara mereka berdua
Iwhy Ciepuetrie Bungsu
menarikk cerita nya thor😘
Adhyta Wahyuningsih
👍👍
Muhajir Annajmi
lanjutan thor
Heli Susanti
up
yumi chan
biarlh celin pergi dr juan dn skrng ursn diva cel hmpkn dia wlpun dia bk msh u..biarlh juan mernung mnbwh lka cinta dn jwanya yg glau...
dtyas (ig : dtyas_dtyas)
mampir 😊
yumi chan
hhh kau slh cri lwn besti..
yumi chan
mkin demdm berakhir cinta..
yumi chan
hdh thor jgn zmpk celina jth cinta dm juan thor....dn bt skrng celina cuek sm juan thor jgn main nyosr ..gmna reasksi juan klo celin cuek..biarlh juan yg bucin thor..
Pa'tam
semangat Thor. lanjut
Pa'tam
menarik nih ceritanya
Pa'tam
mampir Thor.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!