Indonesia
NovelToon NovelToon
The Cronicles Of Inotia

The Cronicles Of Inotia

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Fantasi Timur / Dunia Lain / Romansa Fantasi
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: ZairMine

Ini kisah tentang perjuangan Khanzair mencari kakaknya yang hilang dan tidak sengaja masuk kedunia game yang dimana ia bertemu dengan guild Dark Danger dalam mencapai peringkat pertama serta perjalanan misi mereka yang penuh rintangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZairMine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memperkuat diri (2)

"Za! Ambil aggro—nya!"

"Lu nggak usah kemana-mana!"

"Jangan lari, Za!"

"Bukan skill yang itu, Za!"

Begitulah frustasinya Chazdhiz mengajari Khanzair job tank, gadis itu daritadi malah lari dari mini bos dihutan itu.

Chazdhiz memijit pangkal hidungnya, kini ia berkacak pinggang didepan Khanzair yang tergeletak lelah.

"Kenapa nggak job lain, sih," protes gadis itu mengatur nafasnya.

"Gue sengaja ngajarin job yang paling susah dulu, job lainnya bisa lo pelajarin sehari," ucap Chazdhiz, ia menancapkan tameng cadangan didekat gadis itu.

"Gue ada urusan, kalo mau cepat bisa, datangi salah satu bos dengan player banyak disana biar lo dapet party." Chazdhiz membuka portal lalu menghilang dalam sekejap.

Khanzair mendengus, kesal karna gara-gara fedrick ia jadi kesusahan seperti ini.

...--TCOI--...

Khanzair masih berdiri didepan sebuah lorong masuk, katanya disini terdapat bos yang biasanya digunakan untuk leveling.

Orang-orang avatar bagus berlalu lalang dengan guild maupun partynya. Khanzair masih mendekap tameng milik Chazdhiz. Sesekali gadis itu melihat layar pesan.

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

z e p o : Ifp nm finale

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

pyche : lfp ally nm have tank

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

⋆YUZURU⋆ : Ifp tank ulti

Human180 : lfp nm dps

Nuublan : lfp ulti tank

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

Koro-S : LF ALLY ULTI NEED TANK

Mariors : Ifm

**** : Ifp ulti full luk

⋆YUZURU⋆ : -2 ulti dps

Ziaza : -1 nm dps

Neeko : lfp hard hb

Yii : -2 ulti cf

Sepertinya gadis itu salah tempat, disini tempatnya pro player bukannya newbie sepertinya. Newbie kayak gimana yang menjalankan misi dewa bung?

Saat hendak berbalik, sebuah tangan menarik pundak tangan Khanzair, gadis itu menoleh mendapati seorang lelaki dengan tinggi rata-rata 172cm. Mata blue sky dan rambut seperti sinar mentari menambah ketampanan orang itu.

"Dari tadi gue perhatiin lo kek ling-lung gitu," ucap orang itu melihat dari ujung kaki sampai kepala Khanzair.

"Gu-gue salah tempat, nyasar hehe," balas Khanzair, matanya bergulir kesana-kemari. Gugup.

"Kalo mau leveling gue bantu, kebetulan gue lagi gabut," tawarnya sembari menyunting senyum tipis.

Khanzair mendongakan kepala, melihat nickname lelaki itu. Dean. Khanzair menunjukkan tamengnya.

"Gue sebenernya mau latihan nge-tank, leader gue lagi ada urusan makannya nggak bisa ngelatih gue dan dia nyuruh gue pergi ke bos yang dimana ada banyak player disana," terangnya, ia sudah menyiapkan mental untuk diejek.

Dean menutup mulutnya, menahan tawa, "Lha gue kira peralatan lo ketinggalan ternyata cuman buat ini toh. Jauh-jauh ke Istana Tahta."

Khanzair menggaruk tengkuk yang sebenarnya tidak gatal, ternyata Dean tak seburuk Fedrick yang selalu meremehkannya.

"Gue juga job tank, ayo gue ajarin," ajak Dean lalu menarik tangan Khanzair menuju sebuah cahaya disudut ruang, setelah mengatur combo mereka masuk.

...Little Xavana...

...Lvl 150   HP : ???...

...Exp : 30000...

Mereka berdua sudah bersiap, Dean melempar tamengnya sehingga membuat Xavana pingsan. Setelah itu ia spam skill agar aggro tak lepas. Ia terus menggunakan skill guardian dan main aggro. Sungguh Khanzair tercengang.

"Cara mainnya sama kayak bang Chazdhiz," batin Khanzair yang masih diam memperhatikan.

"Deketan sini, gue ajarin narik aggro," titahnya.

                  ——TCOI——

"Yui, bukan itu jellynya," tegur Blackkuma saat melihat Xiao Yui mendekati siput jelly berwarna hijau.

"Trus yang mana?" tanya Xiao Yui dengan polosnya.

Blackuma menunjuk black jelly yang berada didekat saluran air, disana banyak orang yang tengah farming dengan senjata sayap yang menempel dipunggungnya mereka mampu menciptakan badai yang membinasakan siput-siput itu.

"Trus kita cara manen obatnya gimana? Nggak punya skill badai, pakai skill biasanya ngabisin mana," ucap Nekozan melipat kedua tangan didepan dada.

"Butuh berapa sih?" tanya Blackkuma.

"99x sirup jelly," balas Xiao Yui melihat hologramnya. Blackuma mendengus kesal, ia merupakan player job tank dan kini dirinya disuruh farming. Apakah mereka bercanda?

"Yaudah lah maksa aja," putus Shizure lalu membuka buku mantra.

Kelompok Blackuma berdiri dari Xiao Yui, Nekozan, Shizure dan Neechan sedangkan yang lainya ikut kelompok Beal.

Setika sedang asik farming, seorang lelaki dengan jaket bulu mendekati mereka berempat.

"Ptm," ucapnya.

"Hah?" beo Blackuma menghentikan aksi memukul jelly.

"PTM, party me, gue minta gabung party lo, undang gue," jelasnya.

"Sorry, Full," tolak Blackuma.

"Ally,"

"Cari yang lain,"

"Yakin lo? Ngumpulin drop item momon ini susah, drop ketiga lo tau," ucap orang itu.

"Cari party lain," tolak Blackuma yang masih teguh dengan pendiriannya.

"Full,"

"Undang aja, Kuma. Dia punya sayap," saran Neechan.

Blackuma memutar bola mata malas lalu mengajak lelaki itu. Xiao Yui melihat in game name orang itu. Xavior.

Blackuma, Shizure, Nekozan dan Neechan berada diruangan sebelah sedangkan Xiao Yui mengamati Xavior yang terus merapal skill badainya.

"Sayap itu namanya apa?" tanya Xiao Yui yang sudah bosan diam.

"MD. Magic Device, guild lo pasti nggak punya," olok Xavior. Magic Device adalah senjata type magi yang digunaan dipunggung seperti sayap.

Xiao Yui merengut seketika, "Dikasih hati malah ngolok!"

"Emang bener, gue tebak nama guild lo nggak masuk top ten," ucap Xavior disela merapal. Skill badai merupakan skill area, skill yang mampu menyerang banyak monster dalam radius jarak yang cukup luas.

"Emang kamu masuk? Nggak kan! Jangan sok jago," cibir balik Xiao Yui, padahal yang dihadapinya adalah seorang farmer elite. Leader Nocturnal. Guild yang menempati urutan sepuluh.

"Gue masuk dalam top ten,"

                ——TCOI——

"Tombaknya usahakan lo ayunin, konsentrasi lo mesti penuh biar bisa dikontrol, " ujar Qibul. Dia tengah mengajarkan sang leader cara mengontrol kekuatan sihir yang terdapat di tombak itu.

"Iya makanya jangan berisik dulu, ih, " gerutu Xhuan, berusaha fokus.

Dia memutar-mutar tombaknya, ia menyilangkan kaki kiri dibelakang kaki kanan dan sedikit berjinjit lalu ia menarik tombaknya menggunakan tangan kiri untuk memfokuskan kekuatan pada satu titik.

Matanya tertuju pada dua ekor beruang besar yang hendak menerkamnya.

"Jangan hindarin aura hijau yang lu liat, itu efek samping dari diri lu yang udah nyatu sama tombaknya, " ujar Qibul yang masih terus memperhatikan gadis itu yang sudah dipenuhi aura hijau yang tandanya kekuatan didalam tombak itu sudah 100% dia kuasai.

Xhuan mulai melompat saat kedua beruang itu berusaha menangkapnya, gerakannya jauh lebih cepat dari sebelumnya dan hampir tak terbaca, dan dalam sekejap kedua beruang itu mati.

"Kemajuan yang bagus. Gerakan lu jadi lebih cepet dari sebelumnya. " Qibul memberi tepuk tangan kecil sembari menghampiri gadis itu.

"Kayaknya gue nggak bisa pakai gerakan itu terus-terusan deh, semakin banyak aura hijau yang ada dimata gue jadi semakin kabur dan tenaga gue juga hampir habis, " keluh Xhuan, karna terlalu lelah, Xhuan langsung berbaring ditanah, kakinya sudah tak mampu menompang berat badannya.

"Itu karena lo belum bisa kendaliin 100% kayaknya, masih ada yang kurang, " selidik Qibul memeriksa tombaknya, ia membolak-balik tombak itu.

"Wah, latihan kalian udah selesai? " tanya Chazdhiz yang tiba-tiba datang.

"Halo bang, " sapa Xhuan memiringkan sedikit kepala, ia merasa senang, tidak tau karna apa.

"Belum 100% penguasaannya. Tangannya juga hampir terbakar karena efek senjata ini, " ujar Qibul sambil menunjuk tangan gadis itu yang penuh dengan perban.

"Emang susah sih, ini tombak dari dunia bawah" ucap Chazdhiz.

"Ya, semua skill yang Xhuan pelajarin saat ini sangat berbahaya, dia bisa tiba-tiba mati jika kombinasi skill tidak pas," ucap Qibul menyetujui ucapan second lead itu.

"Zair gimana?" tanya Xhuan, mengingat dia juga dilatih keras.

"Dia lagi gue biarin sendiri, biar dia juga bisa ekplor pemakaian skill dan cara penggunaan—nya, frustasi gue njir dia lari-lari mulu, " keluh Chazdhiz sembari menggeleng pelan.

"Latihan lo susah pasti, bang.  Habisnya ngapain sih ajarin dia job tank. Job yang paling hindarin banyak orang, " protes Xhuan yang masih mengatur nafasnya.

Qibul mengetok pelan kepala sang leader dengan ujung tombak hingga dia meringis kesakitan, "Malah karena banyak orang yang ngehindar, ada bagusnya kalau dia bisa belajar, lagian kan nanti juga berguna."

"Yap, ketika battle di bos besar pasti job tank banyak dicari," timpal Chazdhiz yang membuat Xhuan merengut.

Xhuan menatap kedua tetua itu kesal, tapi malah ditertawakan oleh mereka berdua. Setidaknya Xhuan senang karna perselisihan mereka sudah reda.

1
Amegatari
seru, jadi inget waktu masih aktif main game MMORPG wkkkwwk
Purwati Triningsih: Pensi wkwk
total 3 replies
BLUE SKY
okee nanti aku mamapir lagi yak, ganbate kudasai, oh iya kalo nggak sibuk mampir novel ku juga yah, judulnya " mata ke 7" kalo nggak sibuk loh ya🥰
BLUE SKY
vibesnya kaya anime swart art online sih tapi beda dikit😁
BLUE SKY
download di playstore mana kaka😁
BLUE SKY
hayoooo dosa lo bohong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!