Indonesia
NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 24.

Jari telunjuk Clarissa teracung mengarah pada Ibu anak lelaki itu, mengisyaratkan tanda 'tunggu sebentar'.

Clarissa kemudian menghampiri Aurora, dengan lembut ia membelai pipi putrinya yang masih menangis.

"Nak, tutup matamu dan telingamu sebentar, ya?" pintanya dengan suara yang terdengar begitu lembut membujuk Aurora.

Aurora menuruti apa yang diinginkan Clarissa, begitu Clarissa menaruh tangannya menutup telinganya.

Clarissa kemudian bangkit berdiri dengan wajah, yang terlihat menunjukkan, kalau ia sudah sangat marah.

Plak!!!

Suara tamparan yang terdengar begitu nyaring mengenai wajah Ibu anak lelaki itu.

Wajah wanita itu terhempas dengan kencang ke samping, dan ia pun seketika histeris memandang Clarissa, dengan mata membulat dengan lebar.

"Berani sekali kau memukulku?!!"

"Iya, memang benar! kenapa rupanya, Hah?!!" balas Clarissa lebih kencang berteriak.

Darah gadis usia delapan belas tahun dalam dirinya, membuat ia tidak akan melepaskan Ibu anak lelaki, yang sudah merendahkan putrinya.

Wanita itu menoleh ke arah pria yang datang bersamanya, sembari memegang pipinya yang terasa begitu sakit, ia menunjuk ke arah Clarissa dengan suara melengking.

"Cepat! tahan dia untukku!! aku ingin membalas apa yang sudah dia lakukan padaku!!!"

Pengawal wanita itu pun bergegas menghambur ke arah Clarissa, tapi dengan cepat Guru tk Aurora menghadang pengawal wanita itu.

"Nyonya Louis! kedua anak itu hanya ribut masalah kecil saja! kalau masalahnya jadi ribut seperti ini, kan jadi masalah besar!!" Guru tk menjelaskan, agar wanita itu tidak menggunakan pengawalnya menahan Clarissa.

"Kenapa memangnya kalau masalah sampai besar!!" wanita itu tidak perduli dengan teguran Ibu Guru tk.

"Untuk apa takut sama gadis murahan sepertinya! lihat saja seberapa keras menghajar mulutnya, yang sudah memukulku!!!" sambung wanita itu mengayunkan tangannya memukul wajah Clarissa.

Tangannya tiba-tiba di tahan seseorang, begitu tangan itu hampir saja menampar Clarissa dengan kencang.

Tangan Ibu anak lelaki itu kemudian di hempaskan ke samping dengan kencang, pada seseorang yang berhasil menggagalkan niatnya menampar Clarissa.

Wajah Stephen tampak menggelap melihat ke arah wanita itu, dan wanita itu terkejut melihat Stephen.

Ia mengenali siapa Stephen, "Tuan Sylvester!"

Stephen memeriksa keadaan Clarissa, "Apakah kamu baik-baik saja?" tanyanya khawatir.

"Aku baik saja!" jawab Clarissa.

"Tuan Sylvester, kenapa anda bisa ada disini?" tanya Ibu anak lelaki itu, dengan nada sedikit gugup.

Wajah Stephen seketika terlihat semakin menggelap memandang wanita itu, "Kalau aku tidak datang, tamparan tadi, pasti sudah menghantam wajah istriku!!"

Wanita itu terkejut mendengar kalimat terakhir Stephen, dan ia sontak menoleh ke arah Clarissa tidak percaya.

Clarissa membalas pandangan mata wanita itu dengan galak, lalu ia kemudian merangkul lengan Stephen.

"Apa? Nona ini istri anda??" tanyanya tidak percaya.

Clarissa menyunggingkan senyuman mendengar pertanyaan tidak percaya wanita itu.

"Tuan Sylvester, mereka masih anak-anak! hanya masalah kecil saja, jangan hanya karena masalah kecil sampai merusak hubungan!" suara wanita terdengar begitu cemas, sembari sesekali melihat ke arah Clarissa.

Stephen menyunggingkan senyuman dingin, "Memangnya keluarga kalian pantas bicara tentang soal hubungan kekeluargaan denganku??"

Wanita itu semakin cemas mendengar jawaban Stephen, yang sama sekali tidak perduli dengan hubungan keluarga dengan keluarganya.

Stephen menoleh ke arah Clarissa, ia lebih memperhatikan keadaan Clarissa dan putrinya.

"Tuan Sylvester!!" panggil wanita itu lagi, mencoba untuk membujuk Stephen.

"Ayo kita pergi!" kata Stephen, lalu bergegas menghampiri Aurora, dan mengangkat putrinya itu ke dalam gendongannya.

Ibu anak lelaki itu terlihat semakin cemas, melihat Stephen sama sekali tidak meresponnya.

"Tuan Sylvester, Nona! aku mengaku salah, aku sudah gagal mendidik putraku! aku pasti akan mendisiplinnya di rumah!!" ujar wanita Itu dengan nada yang begitu cemas.

Clarissa memandang wanita itu acuh tak acuh, lalu melipat lengannya ke dada, dengan sikap tidak perduli pada wanita itu.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!