Indonesia
NovelToon NovelToon
Kultivator Iblis

Kultivator Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:448
Nilai: 5
Nama Author: Yusub Gultom

Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Dari Kota Nanjing menuju Lembah Tengkorak Kekaisaran Barat

"Sayang, ayo kita jalan-jalan, aku bosan di kamar penginapan terus." Qin Zhi sedikit merajuk.

Menurutnya tangan pemuda di sampingnya sangat jahil dan tidak bisa diam membuatnya jengah.

Lima puluh juta koin emas sebagai bayaran dari menghancurkan kelompok perompak bajak laut barat daya dan ratusan juta harta perompak itu sudah meronta-ronta didalam cincin penyimpanannya. Dia tidak sabar untuk belanja gaun-gaun bagus.

"Ya sudah, aku juga lapar, aku malas berkultivasi di waktu seperti ini." sambil mengganti pakaian.

"Sayang, pakai topeng emas ya, Aku akan menunjukkan pada dunia bahwa kekasihku yang paling tampan."

"Terserah kamu, aku juga sudah tenang sekarang, turnamen akan berjalan lancar tanpa ada ganguan."

Mereka keluar dari penginapan mewah Dewi Teratai Salju yang sudah di akuisisi Xuan yang sebelumnya milik kelompok yang di hancurkannya. Sekarang sudah beberapa bangunan di kota Nanjing menjadi miliknya. Semua itu di kelola oleh Klan Yang. Semua yang di kelola pemuda itu di beri nama Dewi teratai salju.

Saat berjalan-jalan untuk membeli berbagai jenis perbekalan, Qin Zhi sudah melihat beberapa bangunan dengan nama Dewi Teratai salju. Dia yakin itu pasti milik Xuan.

"Sayang apakah restoran mewah itu juga milikmu." tanya Qin Zhi penasaran.

"Ayo kesana, aku sudah lama tidak bertemu bibi ku, Aku merasakan auranya ada disana." Ajak Xuan. Mereka berjalan di tengah-tengah kota Nanjing sambil bergandengan tangan. Ratusan mata memandang kearah mereka membuatnya sedikit kurang nyaman. Orang- orang mungkin penasaran melihat mereka yang satu memakai cadar yang satu lagi memakai topeng.

"Ayo sayang, aku tiba-tiba lapar setelah melihat restoran itu. Aku ingin mencoba masakan disana."

Mereka berdua berjalan santai sambil memasuki restoran Dewi Teratai Salju. Saat di didepan meja resepsionis, seorang wanita menghentikan mereka dan ingin meminta koin emas ketika menuju lantai dua.

"Tuan Muda dan Nona Muda, untuk memasuki lantai dua harus membayar lima koin emas."

Resepsionis itu hampir saja kehilangan kendali, jika Qin Zhi tidak menegurnya. Seperti dia kaget dari mana munculnya pelanggan baru restoran meraka. Dia bahkan melotot ketika memandang Xuan.

"Apa, Kenapa mahal sekali?" Tanya Xuan penasaran.

"Tuan Muda dan Nona Muda, itu adalah peraturan baru. Saat ini kompetisi Kekaisaran akan segera di mulai dan manajer kami meminta menaikkan harga, sebelumya juga hanya dua koin emas.

"Hei, Kenapa kau memandang Suamiku seperti itu?" Qin Zhi tidak terima.

"Zhi'er," tenanglah. Sambil memegang tangan Qin Zhi.

"Siapa menejer kalian? Aku mau berbicara dengannya sebentar."

"Baik Tuan, silahkan tunggu sebentar." jawab resepsionis itu sambil buru-buru pergi.

"Resepsionis itu sangat sabar." bisik Qin Zhi pada Xuan. Dia sangat kagum pada resepsionis itu dan tidak terpancing emosi.

"Ya, dia wanita yang baik. Sepertinya aku pernah melihatnya telanjang. Namun aku lupa dimana." Xuan menutup mulutnya karena meringis kesakitan.

Qin Zhi menarik telinga Xuan karena kesal. Tiba-tiba Resepsionis kembali dan mengajak Meraka berdua ke suatu ruangan.

"An'er, bibi kangen." Manajer itu memeluk Xuan tanpa memperdulikan gadis disamping Xuan." Ah... ! Aku egois sekali, Inikah ponakan bibi sang Dewi teratai salju?" Menejer itu memeluk Qin Zhi dengan erat." Apakah kamu mau menjadi ponakan bibi? Tidak heran An'er menyebutmu Dewi teratai salju, kamu sudah mirip seperti Dewi."

"Bibi, Aku Qin Zhi sang Dewi teratai salju, seperti yang ponakan bibi sebutkan." Qin Zhi memeluk Yang Xu Lie dengan erat sepertinya dia sudah lama tidak di peluk ibunya.

Resepsionis kaget dengan mata terbelalak, dia tidak menyangka yang mengatakan lima koin emas itu mahal sekali ternyata pemilik dari restoran tersebut. Dia mengelus dadanya berulang kali. Dia juga tau puluhan bangunan di kota Nanjing memiliki nama yang sama.

"Bibi, Apakah dia wanita yang aku selamatkan dari lembah siluman?" tanya Xuan membuat resepsionis itu kaget bukan main, hampir saja dia terjatuh. Sekarang baru dia melihat wajah asli dari kultivator bertopeng emas.

"Benar An'er, Mereka semua mengunjungi klan Yang dan meminta pekerjaan. Bibi membawa mereka semua berobat dan memotivasi mereka agar tidak salah jalan. Bibi sangat senang melihat mereka sekarang. Ratusan diantara mereka ada di kota ini. Sebagian di Klan Yang dan sekte angin selatan.

"Syukurlah. Bibi bagiamana kabar saudara Shen Yang?"

"Dia bukan manusia. Saat klan Yang terpuruk hanya dia yang berani keluar dari klan untuk mengumpulkan informasi walaupun kekuatannya lemah. Sekarang dalam satu bulan, sudah puluhan menara elang merah dia bangun, hampir di seluruh kota di kekaisaran ini kecuali kota salju dan kota pelabuhan. Dia juga sudah memasuki kekaisaran barat dan timur. Dua menara di kekaisaran barat, dua menara di kekaisaran timur dan satu menara di tenggara.

"Apa? Aku terlalu merehmehkan nya."

"Dia juga di bantu patriark sekte angin selatan. Patriark Bai Qin ingin memperkuat jaringan ke timur, tenggara, barat.

"Katakan padanya agar memasuki kota pelabuhan dan kota salju, aku sudah membersihkan jalan."

"Baik An'er. Namun perasaanku tidak enak. Dia berjanji kembali empat hari sebelum turnamen, namun hingga hari ini dia belum kelihatan. Dia menuju kekaisaran barat kerena ada masalah disana.

"Aku akan berkunjung kekaisaran barat, tidak usah pikirkan masalah itu."

"Baik An'er, mudah mudahan Shen Yang baik-baik saja."

"Zhi'er, kamu bersama bibi dulu. Aku akan berkunjung Kekaisaran barat sebentar, jika bukan karena turnamen besok, aku akan membawamu."

"Baik Sayang, aku menunggumu kembali." sambil memeluk Xuan.

Xuan mengacak-acak rambut Qin Zhi lalu keluar dari restoran Dewi Teratai Salju menuju Kekaisaran barat. Setelah tiba di luar Kota dan tidak ada yang melihat, Xuan terbang dengan kecepatan tinggi.

_____

Lembah tengkorak

_____

Di sebuah halaman beberapa pria dan wanita di ikat dengan rantai karena tertangkap dan melakukan kesalahan menurut mereka. Beberapa pria tua yang ada di tempat itu tidak peduli apapun alasan mereka.

"Kami kelompok Menara elang merah bukanlah mata-mata. Kami memiliki misi untuk mengumpulkan informasi dan ingin di jual di setiap kekaisaran." ucap salah satu di antara meraka.

"Kami sudah memeriksa menara elang merah, tidak ada apa-apa disana, kami hanya menemukan berkas-berkas yang berisi informasi seputar kekaisaran barat ini.

"Tahan amarah anda tetua, Jangan memancing amarah kultivator bertopeng emas. Semua kelompok kita di kekaisaran selatan sudah hancur, bahkan kelompok hewan buas sudah musnah tanpa sisa."

"Firasatku mengatakan kultivator bertopeng emas akan berkunjung kesini, Tidak mungkin dia tidak tau bahwa kita menangkap orang orangnya."

"Ketua, sebenarnya untuk apa klan Gu mengambil alih menara elang merah? Apakah hal itu tidak memperkeruh suasana?"

"Apakah kalian bodoh, tentu saja mereka ingin menjual informasi. Namun menurut pandanganku, mereka sepertinya balas dendam sepihak atas kematian ketua lembah siluman. Kita juga dalam masalah, sepertinya kita yang akan menjadi kambing hitam di sini!"

"Ketua, menurutku klan Gu sudah terlalu jauh melangkah."

"Sebaiknya kita tahan dulu mereka untuk sementara waktu. Jangan gegabah mengeksekusi mereka. Aku merasa kultivator bertopeng emas bukankah pemuda biasa. Lagi pula aku masih tidak bisa mencerna apa yang di inginkan klan Gu."

"Aku rasa juga demikian, masukkan mereka kepenjara bawah tanah."

"Baik Ketua." jawab beberapa orang sambil menyeret puluhan tahanan mereka kedalam penjara.

_____

Kota Jing Wen

_____

Seorang pria memakai topeng emas memasuki sebuah restoran di kota Jing Wen. Pria itu memesan berbagai hidangan mewah seorang diri. Namun bukannya di lantai atas atau ruangan khusus, pria itu malah duduk di lantai dasar sambil mendengarkan informasi.

Setelah selesai menikmati hidangan, pria itu keluar dari restoran itu karena sudah mengetahui letak menara elang merah. Ternyata dikota itu lah salah satu gedung menara elang merah, bahkan tidak jauh dari restoran tersebut.

Pria bertopeng emas itu tidak lain adalah Xuan, Ia berjalan kaki dengan santai menuju menara elang merah. Setelah beberapa saat ia tiba di depan sebuah bangunan bertingkat empat. Bangunan itu lumayan mewah dan cukup mencolok di tempat itu, warna bangunan itu berwarna merah darah dengan lambang elang marah didepan di lukis indah sedemikian rupa.

"Apakah ada yang bisa saya bantu Tuan, seorang gadis bertanya kepada pelanggan barunya.

"Apakah kalian mengetahui siapa yang menangkap saudaraku Shen Yang dan yang lainnya." Xuan langsung ke intinya.

"Gadis itu serba salah, tidak mungkin dia menjawab pertanyaan orang tidak di kenal."

"Tuan, anda harus tau, kelompok kami khusus menjual informasi, jadi informasi dari kami tidaklah gratis."

"Xuan menepuk jidatnya lalu mengeluarkan sebuah lencana." Apakah kelompok kalian tau lencana ini."

Wajah gadis itu langsung berubah setelah melihat lencana emas dengan gambar elang merah di tengah-tengahnya. Menurut pengetahuannya, hanya satu yang memiliki lencana itu yaitu pendiri menara elang merah." Tuan, silahkan masuk," sambil mengantar Xuan kesebuah ruangan. Dia yakin masalah besar akan segera selesai, begitu yang dia dengar.

"Ketua, Song Yun meminta waktu anda sebentar."

"Silahkan masuk."

"Ada Apa Yun ...?" Ketua itu berhenti berbicara lalu menatap Xuan dengan tatapan tajam. Ternyata yang di panggil ketua itu adalah seorang gadis muda dengan kekuatan tingkat raja.

Song Yun berbisik pada gadis itu lalu pergi setelah berpamitan.

"Silahkan duduk Tuan," wanita itu berdiri sambil mempersilahkan Xuan duduk." Jika saya ingin tau, informasi apa yang anda butuhkan?"

"Siapa namamu?" tanya Xuan tiba-tiba.

"Apakah anda datang kesini hanya ingin mengetahui nama saya?"

"Xuan melemparkan sepuluh ribu koin emas."

Aku ingin mengetahui informasi tentang kelompok yang berani menangkap pendiri menara elang merah di wilayah kekaisaran barat ini. Aku dengar hadiahnya lumayan banyak."

"Informasi yang anda butuhkan ada disini." Sambil memberikan gulungan kertas berisi informasi.

Xuan mengambil kertas itu lalu membaca isinya. Tingkat mistis, puluhan tetua tingkat kaisar dan tingkat raja.' sekte lembah tengkorak ya.' pikir Xuan.

"Berapa hadiah yang ditawarkan kaisar Hong Bian untuk menghancurkan kelompok tengkorak hitam."

"Lima ratus juta Tuan?"

"Kalau menghancurkan klan Gu berapa Nona?"

"Eh... ! gadis itu tiba-tiba menarik pedangnya lalu mengayunkannya. Namun Xuan menangkap pedang itu kemudian meremasnya menjadi serpihan kecil.

Xuan menangkap leher gadis itu lalu mencekiknya.

"Tuan, Kami adalah kelompok pengumpul informasi dari sekte kecil yang dibantu oleh saudara Shen Yang ketika sekte kami mendapat musibah."

"Aku adalah kultivator bertopeng emas sekaligus pendiri menara elang merah. Aku tidak pernah bertanya dua kali. Kamu ingin mengambil alih menara elang merah ini? ambillah!"

Wanita itu berteriak kesakitan dan memohon ampun, sekarang dia sudah menyesal berurusan dengan menara elang merah." Ampuni saya Tuan, kami salah, kami yang salah." Gadis itu memohon ampunan.

Xuan mengambil pedangnya lalu merusak kancing baju wanita itu satu persatu." Di kekaisaran selatan baik pria maupun wanita yang menjadi musuhku. Mereka akan di bawa ke alun-alun kota Nanjing dan digantung dengan keadaan telanjang bulat."

"Ampuni saya tuan, ampuni saya." Gadis itu ketakutan setengah mati ketika semua kancing bajunya terlepas.

"Bagus, bagus, aku memiliki alasan untuk berkunjung ke klan Mu, mudah mudahan mereka meyambut kedatangan kultivator iblis sang penguasa neraka ."

"Berakhir sudah." Gadis itu tiba-tiba lemas tak berdaya, sesuai informasi yang mereka kumpulkan, jika kultivator bertopeng emas berkunjung, maka kesalahan sekecil apapun akan berakhir kehancuran.

Xuan memasukkan gadis itu kepenjara di dalam cincin segel benua.

Xuan keluar dari ruangan itu lalu bertemu dengan resepsionis." Aku sudah membunuh gadis malang itu dan satu lagi, katakan pada Kaisar Hong Bian agar menyiapkan hadiah lima ratus juta atas kehancuran sekte lembah tengkorak. Setelah itu Xuan keluar dari menara elang merah tersebut menuju klan lembah tengkorak.

"Baik Tuan." ucap gadis itu senang sekaligus ketakutan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!