Indonesia
NovelToon NovelToon
Dendam Mafia Berdarah Dingin.

Dendam Mafia Berdarah Dingin.

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Mafia / Dendam Kesumat / Persaingan Mafia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:324.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: ZiOzil

Pandeka Langit ....

Melihat sang ayah dibantai dan mati dihadapannya, membuat Deka trauma. Apalagi sejak sang ayah tiada, dia dipelihara dan dididik oleh seorang mafia, membuat Deka tumbuh menjadi sosok yang dingin dan kejam.

Bertahun-tahun dia mencari orang yang tega melenyapkan ayahnya, namun tak pernah dia temukan.

Dan pertemuannya dengan Starla yang cerewet dan super ceria, membuat sikap serta hidup Deka perlahan mulai berubah, mereka akhirnya saling jatuh cinta dan menjalin hubungan. Namun manisnya kisah cinta mereka hanya berlangsung sekejap saat sebuah rahasia besar akhirnya terbongkar, membuat Deka tahu siapa dalang dari kematian ayahnya.

Akankah Deka dan Starla akhirnya hidup bahagia?
Atau malah berakhir dengan perpisahan?

Bagaimana kisah seru nya?
Yuk, baca!

Follow akun aku, ya.
FB : Nevi Andriani
IG : nevi_andriani90

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Dituduh Maling.

Starla menarik Dani ke parkiran, dia benar-benar panik dan ketakutan.

"Starla, ada apa? Kenapa kita lari?" tanya Dani yang kebingungan.

"Nanti aku ceritakan, sekarang kita harus cepat pergi dari sini!" sahut Starla heboh.

Meskipun bingung, Dani tetap menuruti wanita itu. Keduanya bergegas naik ke atas motor.

"Starla, tunggu!" Dari kejauhan tampak Reyhan berlari ke arah mereka.

Starla semakin panik melihatnya, "Bang Dani, cepat!"

"Iya-iya." Dani buru-buru tancap gas meninggalkan Anchor Cafe.

"Starla, jangan kabur!" teriak Reyhan, tak ingin kehilangan Starla, dia pun segera naik ke sepeda motornya dan mengejar dua anak manusia itu.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi, Dani memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, begitu juga dengan Reyhan.

"Bagaimana ini? Kita harus ke mana?" tanya Dani yang semakin bingung harus ke mana.

"Ke mana saja, Bang! Yang penting bisa lolos dari dia," sahut Starla yang ketakutan.

"Pegangan yang kuat!" pinta Dani, dan Starla sontak memeluk pinggangnya dengan erat.

Dani menambah kecepatan motornya dan menyalip kendaraan lain yang menghalangi jalannya, bahkan beberapa kali dia hampir menyerempet mobil yang tidak mau mengalah dan memberinya jalan.

Reyhan juga terus mengejar mereka, dia sepertinya tidak ingin melepaskan Starla.

"Bisa sampai Singapura kalau terus seperti ini, aku harus cari jalan lain untuk menghindari orang itu," batin Dani, dia lantas membelokkan sepeda motornya ke sebuah gang sempit yang padat penduduk.

"Kenapa ke sini, Bang?" tanya Starla bingung bercampur cemas.

"Kau tenang saja! Kita akan lolos darinya!" ujar Dani yakin.

Melihat Dani masuk ke gang tersebut, Reyhan pun mengikutinya, aksi kejar-kejaran berlanjut namun dengan kecepatan yang menurun.

Apes memang, ternyata gang itu buntu dan tidak ada jalan lain.

"Sial! Gang nya buntu!" gerutu Dani.

"Jadi gimana, Bang?"

Dani memutar otak dan mendapatkan ide saat melihat sebuah mushola yang sedang ramai karena orang-orang tengah melaksanakan shalat isya. Dani pun segera memasuki pekarangan mushola tersebut lalu memarkirkan sepeda motornya.

"Yuk, cepat turun!" pinta Dani, dia dan Starla bergegas turun dari motor.

"Kita mau ngapain, Bang? Mau shalat?"

"Sembunyi!" Dani menarik Starla masuk ke dalam mushola dan menyuruh wanita itu bersembunyi.

Dani lalu buru-buru ke belakang mushola dan mengintip dari balik tembok.

Tak berapa lama, Reyhan pun datang dan kebingungan karena kehilangan jejak mereka, dia celingukan ke sana-kemari di depan mushola.

"Ke mana mereka?" gumam Reyhan.

Pandangannya lantas tertuju pada satu-satunya sepeda motor yang terparkir di halaman mushola, Reyhan memicingkan mata memperhatikan sepeda motor yang cukup familiar itu.

"Bukannya itu motor yang ditumpangi Starla tadi? Berarti dia ada di mushola ini," tebak Reyhan.

Dia pun menjalankan motornya memasuki pekarangan mushola, sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling untuk mencari tahu di mana Starla berada.

Melihat kedatangan Reyhan, Dani pun kembali mendapatkan ide cemerlang. Dia keluar dari persembunyiannya dan berteriak heboh.

"Maling! Maling!"

Orang-orang yang baru selesai shalat terkejut dan sontak berhamburan keluar dari mushola, Reyhan pun kebingungan mendengar teriakkan Dani itu.

"Mana malingnya?" tanya seorang pria paruh baya.

"Itu, Pak. Tingkahnya mencurigakan dari tadi, dia pasti mau maling!" tuduh Dani seraya menunjuk Reyhan.

Reyhan tercengang dan panik, dia pun membantah tuduhan tersebut, "Bukan, Pak. Saya bukan maling!"

"Mana ada maling yang mau ngaku!" sela Dani.

"Benar, Pak. Saya berani bersumpah, saya bukan maling!" sanggah Reyhan.

"Dia pasti bohong, Pak. Dari tadi aku perhatikan, dia celingak-celinguk, pasti dia ingin mencuri kotak amal mushola," ujar Dani berusaha memprovokasi.

Reyhan menggeleng cepat, "Tidak, Pak. Itu fitnah!"

"Sudah, amankan saja dulu, Pak!" sambung salah satu warga.

"Iya, Pak. Soalnya di daerah sini sudah sering sekali terjadi kemalingan, siapa tahu memang dia pelakunya," timpal warga lain.

Reyhan semakin panik, "Jangan, Pak! Demi Tuhan, saya bukan maling!"

"Jelaskan saja nanti di kantor polisi!"

Mereka pun membawa paksa Reyhan ke kantor polisi terdekat untuk dimintai keterangan.

Dani tersenyum penuh kemenangan, idenya berhasil membuat mereka lolos dari kejaran pria yang tidak dia kenal itu.

Setelah semua warga pergi, Starla pun keluar dari persembunyiannya.

"Bagaimana, Bang? Sudah aman?" tanya Starla memastikan.

"Sudah," jawab Dani dengan senyum mengembang.

Starla mengembuskan napas lega sambil mengelus dadanya, "Syukurlah."

Dani lalu menatap curiga Starla, "Sebenarnya siapa dia? Kenapa dia mengejar-ngejar kita?"

Starla mendadak gugup dan canggung, "Hem, di-dia salah satu kaki tangan sindikat human trafficking yang waktu itu, Bang. Sepertinya mereka masih terus mengejar aku."

"Oh, kalau begitu mulai sekarang kau jangan pergi keluar rumah sendirian. Berbahaya!"

Starla mengangguk, "I-iya, Bang."

"Ya sudah, sebaiknya kita pergi dari sini dan melanjutkan acara kita yang tertunda," pungkas Dani.

Starla dan Dani pun bergegas meninggalkan mushola itu sebelum warga-warga tadi serta Reyhan kembali lagi.

***

...Hai teman-teman, jangan lupa tinggalkan like dan komennya, ya. Biar aku makin semangat update.☺️...

1
Thelma Dumayanti Joseph
pembaca kecewa
Samsia Chia Bahir
is the best pokoke 😆😆😆😆😆
Samsia Chia Bahir
Akhirx mrk jadian 😍 ayo nikahi sj starla bang deka, supya aman 😄😄😄😄😄😄
Author Gabut.
❤️❤️❤️❤️
Leon
ok
bunda s'as
Aku curiga kalo yang membunuh ayahnya deka itu si victor ...
de~javu. {° ~ °}
ending nya diluar perkiraan ku,peran utamanya mati
Anjayyburikk
lah kok mati anjemm hmm ending yang sangat membagongkan wkwk,tpi gapapalh gw malah ikutan nyesek anjem hm wkwk😭🥴🇲🇨🤑👐😢👍😝😅🥳😁🥰❤🥺😄🤲🤪🙏🤣🤦🤣🤦
Ami!Ra@991
duh, othorrr klw tw pemerany mati sungguh tidak qu baca kisah ni
tdk rela qu smpek mwekkkkkk gini akhir crta qu pikir bahagia dg starla ternyata linang dg penuh air mata 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Ami!Ra@991
😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Trida Donald
aq tdk bosan meski membaca berkali kali👍👍👍
Author Gabut.: terima kasih.🥰
total 1 replies
Hanun RafiQah AL Amy
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Erni Cahaya Nst
engga snangat 😭😭😭
Erni Cahaya Nst
saya sampe nangisss thor knaoa kom deka nya fj buat meninggal tjor buat happy ending kan bsa 😭😭😭😭
Author Gabut.: memang sudah dikonsep sad ending dari awal kak.☺️
total 1 replies
Erni Cahaya Nst
lanjuut and snangaat
Erni Cahaya Nst
bgtu fong thor biar afa geer nya karyamu jdu engga monoton 👍👍👍❤️❤️❤️
Erni Cahaya Nst
lanjut mkn seruuu
Erni Cahaya Nst
jgn datat2 lha thor deka kan pembunuh betxarah dgin lanjut thor
Erni Cahaya Nst
wih dereeemtpi blm greget thor si cantiik blm muncul hehe biar mkn sefuuu
Erni Cahaya Nst
lanjut thor and smangaat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!