Indonesia
NovelToon NovelToon
Berlianku Yang Rapuh

Berlianku Yang Rapuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Duda / CEO / Pernikahan Kilat / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: FY Han

Terpaut usia 20 tahun, Yasmeen gadis desa yang polos dinikahi duda tampan asal kota. Yatim piatu sejak kecil membuatnya kekurangan kasih sayang. Akankah cerita pernikahan Yasmeen dan Arya seindah dongeng kerajaan?

Selamat membaca ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FY Han, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RANIA 8 TAHUN YANG LALU

. . .

"Anda positif hamil 30 minggu," ucap seorang dokter kepada Rania.

"Apa, Dok?!" Mata Rania melotot sembari menggelengkan kepala, ia tertawa. "Gak mungkin, Dok! Jangan coba-coba memberi analisa palsu," sambungnya dengan tampang kesal.

"Lihat itu di layar monitor, ini kantong kehamilan anda walau janinnya belum jelas terbentuk." Dokter muda itu menunjuk monitor di samping Rania berbaring.

Rania segera bangkit dari tempat tidur dengan sambil membenarkan bajunya setelah melakukan USG karena keluhan penyakitnya yang ia duga hanya asam lambung saja.

Rania duduk di hadapan sang dokter kandungan, wajahnya masam. Ia tak mempercayai sama sekali diagnosa itu. Ia jengkel karena awalnya ia hanya ingin berobat ke dokter umum saja, tapi dari dokter umum malah dirujuk ke poli kandungan.

"Dok, bagaimana bisa anda mendiagnosa saya hamil sedang saya baru akan menikah?" Rania menatap tajam sang dokter wanita.

"Kalau anda tak yakin dan meragukan diagnosa saya, silakan periksa ke dokter lain." Dokter itu tersenyum sambil menyodorkan surat hasil pemeriksaan.

Rania menghembuskan napas jengkel, dan galau lalu menerima amplop hasil pemeriksaannya. Tanpa mengucapkan terima kasih ataupun tersenyum, wanita dengan setelan jaket dan celana hitam itu keluar dari ruangan sang dokter.

***

"S14l!" umpat Rania kesal sambil keluar dari mobil dan menutup pintunya keras-keras.

"Bagaimana kalau Arya tau?!",

Dengan wajah masam, Rania melangkah masuk ke dalam rumah, dan tak menoleh saat berpapasan dengan sang ibu tiri di depan pintu.

"Heh anak ular kenapa datang-datang malah manyun gitu?" sapa ibu tirinya sambil berlalu.

"Berisik!" jawab Rania ketus.

Sang ibu tiri hanya tersenyum kecut, lalu keluar dari rumah dan menuju mobil. Hubungannya dengan sang anak tiri memang tak terlalu baik.

Rania menaiki anak tangga lalu menuju lantai atas rumah yang memang sudah menjadi wilayah kekuasaannya.

Saat memasuki kamar, kucing persia warna coklat itu tidur di atas ranjangnya. Rania memberinya nama Chiko, setiap malam ia akan tidur bersamanya.

***

Seminggu berlalu sejak dokter memvonis hamil pada Rania, ia masih tak mempercayai hal itu, namun belum sempat juga untuk memeriksakan ke dokter lain. Karena dia hanya beberapa kali melakukan hubungan terlarang itu dengan Daniel dan selalu keluar di luar.

"Rania, apa ini? Kamu hamil?!" sambut Wulan, kakak perempuannya saat Rania baru saja masuk ke rumah.

Rania menatap tajam sang kakak, melihat kertas hasil pemeriksaan miliknya tempo hari bisa berada di tangan sang kakak.

"Sini kamu, jelaskan semuanya kepada kakak!" Wanita setengah baya yang masih terlihat muda itu menarik adiknya untuk duduk di ruang tengah.

"Surat itu gak benar, kak! Pasti ada kesalahan, Jani gak mungkin hamil," jawab Rania dengan tampang kesal.

"Gak mungkin salah, Ran! Ini dari Dokter di rumah sakit. Bilang sama, siapa ayah dari janinmu itu!" bentak sang kakak geram.

"Rani gak hamil, kak!" bantah Rania dengan nada tinggi pula.

Mendengar suara keributan di dari ruang tengah, Ayah menghampiri kedua anaknya yang sedang bersitegang dengan mata sama-sama melotot.

"Hey, ada apa ini?" tanya Ayah sambil duduk di samping sang istri dan meraih kertas di atas meja.

"Rania, jangan coba mengelak lagi! Sebaiknya beri tahu siapa laki-laki yang telah menghamilimu itu! Apa benar Arya yang harus bertanggung jawab atas ini? Biar kita bisa meminta pertanggungjawaban. Jangan bikin malu, hamil tanpa suami begini!" Sang mama memukul meja dengan keras.

"Gak ada, Yah! Rani gak hamil dengan siapa pun!" Rani bangkit dari sofa.

Udah hamil begini, mau minta pertanggungjawaban dengan siapa?!" Jerit Wulan dengan kesal. "Kamu pasti dihamili Arya pacar kamu itu!",

. . .

1
Kookies_cokelate
Akhirnya tau nama mamah papah arya
Kookies_cokelate
sangat tidak terdugong thor..
Kookies_cokelate
waduhh
Kookies_cokelate
aahhhh so sweeet gambarnyaa
Kookies_cokelate
Seru banget perbedaan usia antara mereka bikin nuansa pernikahannya beda👏
Kookies_cokelate
Aduh.. aduh.. gasanggup bayanginnya thor 🙈
Kookies_cokelate
Kayaknya modus nih 😏
Kookies_cokelate
Otakku travelling thor gak kuat aku gak kuattttt
Kookies_cokelate
Busettttt dah thor sampe diulang-ulang part ini.. smooth amat maennya 🤧🤧
Kookies_cokelate
Heh! Kok gitu mas Arya? 😭
Kookies_cokelate
Akhirnyaaaa ada secercah titik terang thor.. bhahahahha
Kookies_cokelate
Janji ga berontak? 🤧
Kookies_cokelate
Aaaakkkk mleyoootttt pake ijin segalaaaak
Kookies_cokelate
Dari judulnya gw udah berharap loh thor 😌
Kookies_cokelate
Emaknya kaget woyyy thorr
Kookies_cokelate
Kaget bangetttt wehhhhh
Kookies_cokelate
So sweet amattt
Riri_awrite
iy Thor😂
Riri_awrite
aku baca sampe bab ini dulu, Kak.
besok balik lagi
Riri_awrite: ehehehe, maaf kak
total 3 replies
FY Han
menarik ❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!