Seorang gadis bermata biru bernama Sherlly Alexandria dipanggil Lyli, Gadis yang sangat Berbahaya bagi orang yang mengusiknya dan ia akan membalaskan dendamnya pada orang yang telah membunuh kedua orang tuanya...
.
.
Akankah Lyli bisa membalaskan dendamnya????
yuuhuu mari kita baca kisahnyaaa!!!....
.
.
.
.
Hallo guys ini pertama kalinya aku bikin novel loohh aku minta dukungannya yaa sama para readers dan kalau ceritanya kurang bagus harap maklum yaa 😊😉😉..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisy.as, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. Berkemah ala keluarga lyli
.
"Hehe sorry bunda" jawab lyli dengan cengengesan.
.
.
Hari Sabtu
Hari ini mereka, keluarga lyli, berangkat bersama menuju hutan xx, hutan itu masih milik keluarga Anderson, mereka pergi kesana untuk berkemah atas saran lyli agar mereka berkumpul bersama di hari libur.
"Yeeyyy akhirnya kita sampai jugaa "lyli begitu semangat akan melakukan berkemah dengan keluarganya.
"Kamu bersemangat banget sih dek " kata Andre.
"Lah iya dong, jarang jarang kita Berkemah bareng keluarga,ya kann" ucap lyli.
"Iya juga yah, biasanya kemah tuh bareng temen sekolah atau kuliah gitu, kitamah berbeda ya Berkemah bareng keluarga, Ahaha.. " kata Andre.
"Oh ya disini kan ada villa kakek, jadi untuk tempat tidurnya biar kakek dan papa, ayah dan bunda di villa aja biar kita kita yang muda tidur di tenda, kita akan buat tenda di depan villa ini, bagaimana menurut kakek dan yang lainnya??" usul Gibran.
"Nah iya tuh, kan kasian kakek dah tua takutnya kedinginan kalo tidur diluar " kata Andre.
"Ehh enak saja kakek masih kuat yah, kakek ingin tidur di tenda bareng kalian aja " kata kakek dengan sinis pada sang cucu atas ucapan sang cucu dia tidak terima dikatai tua ya meskipun memang kenyataannya dia sudah tua.
"Sudahlah yah bener kata Andre kita kita para orang tua mending di villa aja biar mereka yang di tenda " kata Ares.
"Iya bener ayah di dalam villa aja, kalo ikut tidur diluar takutnya ayah sakit " ucap Yuna.
"Nah bener tuh apa kata bunda, nanti kakek sakit karena kedinginan" kata Andre membetulkan perkataan Bunda nya.
"haihhh yaudah deh " pasrah kakek.
Lalu mereka bersiap siap untuk membuat tenda tenda didepan villa sedangkan para orang tua istirahat didalam villa tersebut atas suruhan lyli. karena dia tidak tega melihat mereka seperti kelelahan karena perjalanan jauh, dari rumah ke hutan itu membutuhkan dua setengah jam.
"Dek sini biar Abang bantuin bikin tendanya" kata Gibran lalu iya membantu lyli memasang tendanya.
"Iya bang, makasih udah bantuin lyli" kata lyli.
Setelah selesai memasang tenda mereka beristirahat didalam tenda masing-masing.
.
.
Sore harinya lyli, Gibran serta Andre mencari kayu di sekitaran villa untuk membuat api unggun.
"Dek udah yuu, ini Abang udah dapat banyak kayunya" kata Gibran.
"Yaudah yu bang" jawab lyli. lalu mereka kembali ke villa dan menaruh kayu kayu yang mereka dapatkan.
"Yaudah dek sekarang kita bersih bersih dulu, nanti malam baru kita buat api unggunnya" kata Andre.
lalu mereka masuk villa untuk membersihkan tubuh mereka.
.
.
drtttt...drttt... "Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan" terdengar suara operator.
"Haissshhh, dimana sih lyli di telpon gak aktif aktif, bang girban dan Andre juga gak aktif dirumahnya juga sepi, mereka kemana sih sebenernya" ucap seseorang dengan kesalnya dan juga khawatir atas keadaan kekasihnya yang seharian ini tidak bisa dihubungi.
"Arkan, kamu kenapa sih dari tadi mama perhatiin uring uringan terus " kata seorang wanita paruh baya itu namun masih terlihat cantik itu heran melihat anaknya seharian ini uring uringan.
"Ini maah lyli di telpon telpon gak aktif aktif handphone nya bang gibran dan Andre juga mereka gak aktif "Rengek Arkan pada mama nya.
"Coba kamu kerumahnya siapa tahu mereka ada dirumah" kata mama nya Arkan.
"Udah maah tadi pagi aku kesana tapi rumahnya lyli kosong dan juga rumahnya om Ares juga" kata Arkan.
.
Beberapa jam yang lalu.
Malam hari.
"Ahh aku sangat merindukan gadis kecil ku, padahal kemarin baru ketemu, hmm besok datang aja kerumahhnya" ucap Arkan dengan tersenyum membayangkan wajah gadis yang ia rindukan, lalu tidak terasa ia pun tertidur dengan lelapnya.
keesokan harinya ia bangun dengan semangat dan segera bersiap siap untuk pergi ke rumah sang kekasih kecilnya, lalu dia langsung pergi ke rumah lyli tanpa berpamitan pada orang tuanya dan tanpa sarapan. Saking rindunya pada sang kekasih arkan melewatkan sarapannya dan langsung pergi menuju rumah sang kekasih.
"Sayang tunggu aku akan datang kerumah mu hehe " ucap arkan bak orang gila yang berbicara sendiri dan tersenyum senyum sendiri.
Sesampainya di rumah lyli.
"Selamat datang Tuan muda" ucap para penjaga yang memang semuanya sudah mengenal Arkan.
"Hmm, lylinya ada?" tanya Arkan pada salah satu penjaga itu.
"Maaf tuan, nona muda dan Papanya serta keluarga angkatnya pergi" kata salah satu penjaga.
"Kemana mereka pergi? " tanya Arkan.
"Kami tidak tahu tuan, mereka hanya bilang akan berkemah di hutan, itu saja yang mereka katakan pada kami" kata sang penjaga.
"Haissshhh, baiklah, terimakasih " setelah itu Arkan langsung masuk ke mobilnya.
"huffh,, ayo dong angkat telponnya sayang" gumam Arkan..
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau sedang dalam jangkauan. Terdengar suara operator.
"Haissss mereka kemana sih pada gak aktif, paman Sean juga gak aktif, Aahhhhhhhh " Arkan prustasi karena tidak satu pun orang dari keluarga lyli tidak ada yang aktif handphonenya.
"Kenapa lyli gak ngabarin aku sih kalau mau pergi " kata Arkan, lalu dia melajukan mobilnya menuju rumahnya.
.
.
Sore harinya dia terus menelpon sang kekasih berharap bisa terhubung.
.
Sedangkan disisi lyli
"Oh astagaa aku lupa kabarin kak Arkan, pasti dia khawatir sama aku Karena gak ada kabar seharian ini " Lalu lyli mengambil hp nya yang di charger di dalam kamar villa itu, lalu mengaktifkan hp nya.
Sedangkan semua keluarganya sama sama tidak mengaktifkan handphone mereka, karena setelah mereka sampai langsung istirahat dan setelahnya melakukan aktifitas masing-masing Hingga lupa mengaktifkan handphone mereka.
"Ohh astagaa banyak banget telpon tak terjawab dari kak Arkan" setelah lyli membuka hp nya, terlihat banyak panggilan tak terjawab dari Arkan.
Drrttt...drtt...drtt... "Eh kak Arkan Telpon lagi" lyli buru buru mengangkat panggilan telepon dari Arkan.
"Hallo kak" ucap lyli.
"Hahhhh akhirnya kamu angkat juga sayang, kamu kemana aja sih, aku khawatir tauuu, kamu gak ada kabar, keluarga kamu juga gak ada yang aktif handphonenya" ucap arkan dengan panjang kali lebar tanpa tanda titik koma.
"Hehe sorry kak aku lupa ngabarin Kakak tadi hp ku di charger" kata lyli dengan cengengesan.
"Sudahlah sekarang kamu dimana?" tanya Arkan.
"Kami sekeluarga sedang berkemah di hutan xx kak, hutan milik kakek" kata lyli.
"Aku susul kamu ya sayang, aku gak mau jauh-jauh dari kamuu" ucap arkan dengan wajah cemberut.
"Yaudah terserah kamu, tapi hati hati dijalannya ya kak jangan ngebut oke " kata lyli.
"Okeeeyy sayangg, Tunggu aku datang byee...mmuachh" ucap Arkan dengan semangat, lalu bergegas siap siap untuk menyusul sang kekasih.
Sedangkan lyli dia hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya saja.
.
"Nak kamu mau kemana bawa bawa tas gitu? " tanya mama Arkan.
"Ooh Arkan mau nyusul lyli mah ke hutan, dia sedang berkemah di sana " ucap Arkan dengan semangat.
"Owalahh ceritanya udah dapat kabar nih dari calon menantu mama, makanya kelihatan seneng banget dan langsung ingin menyusul dia " ucap mamanya Arkan dengan tersenyum melihat anaknya begitu bahagia ketika mendapat kabar dari kekasihnya.
"Ooh tentuu Doong maahh, yaudah Arkan berangkat dulu ya ma, salam sama papa kalo Arkan pergi, mama dirumah hati hati yah " kata Arkan pada mamanya.
"Iya sayang kamu juga hati hati dijalan ya ingat jangan kebut kebutan, gak papa pelan yang penting selamat" ucap mamanya Arkan.
"Iya ma, byee.." Lalu Arkan langsung masuk ke mobil nya dan melajukan mobilnya menuju hutan yang dimaksud lyli.
.
.
.
Dua jam kemudian.
Arkan baru sampai hutan...