Indonesia
NovelToon NovelToon
Jouska

Jouska

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Badboy
Popularitas:232.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: DiAgaa

Sekuel My Ketos My Husband

Dia bagaikan duri beracun untukku. Menyakitkan namun selalu berhasil membuatku candu. Parasnya yang tampan benar-benar membuatku terlena.

-Diva-

Di dunia psikologi, Jouska adalah kondisi saat kita berbicara dengan diri sendiri, dan hanya kita sendiri yang tau. Tapi bagi Diva, Jouska adalah kisah tiada akhir, mengalir seperti air, menusuk seperti pisau dan membekas setelah luka.

Note : Cerita mengandung unsur 18+, untuk yang dibawah umur tidak disarankan membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Diva jatuh pingsan dihalaman kampus, seketika orang-orang yang berada disekitar situ langsung panik dan berusaha menolong Diva. Kebetulan Andra juga sedang lewat bersama sahabatnya didekat situ, ia mendekati kerumunan yang mengitari Diva.

"Ini pada ngapain sih?" tanya Andra.

"Ehm itu kak ada yang pingsan."

"Ya kalo pingsan dibawa ke Klinik Kampus dong, ngapain diliatin doang kek orang dongo?" kesal Andra.

Andra melihat siapa yang pingsan dan terkejut saat melihat ternyata Diva yang tergeletak disana. "Diva!" pekiknya.

Andra langsung membopong Diva dan membawanya ke klinik kampus untuk diberikan tindakan, Andra panik dengan keadaan Diva saat ini.

...***...

Sekitar 20 menit lebih Diva baru siuman, dan selama itu juga Andra ada terus menemani disampingnya. Diva mengerjapkan mata meski kepalanya masih terasa pusing parah sampai-sampai tak kuat membuka mata.

Diva mencoba membuka matanya dan melihat Andra yang ada di sampingnya, "Kak? Ngapain disini?" tanya Diva.

"Oh tadi kamu pingsan didepan, kamu kenapa? Lagi ga fit kah? Kok tiba-tiba pingsan kayak gitu aja?" tanya Andra khawatir.

Diva menggeleng, "Engga, aku gapapa. Kakak bisa pergi aja, aku ga kenapa-kenapa nanti ada yang bakalan jemput aku kok. Aku mau sendiri dulu istirahat sebentar," pinta Diva.

"Gua anter pulang aja ya, atau gua anter kerumah sakit?" Andra menawarkan.

"Engga usah, nanti cowoku kesini yang jemput aku," Diva berbohong agar Andra segera pergi.

"Hah? K-kamu ada cowo?" Andra terkejut mendengar perkataan Diva yang begitu tiba-tiba. Bagaimana tidak, karena selama ini Diva sering pergi dengannya, kenapa bisa ada pria lain yang mendekatinya.

"Iya, nanti cowoku kesini. Kakak keluar aja okay, aku mau sendiri," pinta Diva sambil memejamkan mata.

"Apa karena dia lu nolak gua?" tanya Andra memastikan.

"Udah jangan banyak tanya, keluar aja deh!" kesal Diva.

"Gak! Gua ga percaya! Lu pasti bohong, lu bikin kebohongan itu buat ngehindarin gua, iya kan Div!" tegas Andra.

"Serah deh, aku mau istirahat, badanku lemes. Toh kamu percaya atau ga juga aku ga peduli," jawan Diva bodo amat.

Diva memejamkan matanya dan beristirahat sejenak agar Andra cepat keluar. Andra pun keluar dengan keadaan masih terkejut, siapa cowo itu? Kapan dia mendekati Diva? Kenapa dia bisa kalah saing dengan cowo itu? Siapa identitasnya? Semua pertanyaan itu ada dikepala Andra saat ini.

"Gua mau nunggu disini aja, gua mau liat siapa cowoknya Diva!" batin Andra sambil menunggu didepan klinik.

Dirasa Andra telah pergi, Diva menghubungi Naya dan meminta bantuannya untuk menjemputnya dan pergi ke rumah sakit karena saat ini badannya benar-benar lemas tak seperti biasanya.

Diva kembali tertidur karena badannya benar-benar lemas. 10 menit setelah Naya dihubungi, ia sampai di kampus Diva, Naya bertanya ke orang sekitar dimana klinik kampus sampai akhirnya ia menemukan Diva.

"Ih Diva, kamu sakit apa? Kok pucet banget Ya Allah. Kenapa ga bilang dari kemaren? Mana kamu masih sempet aja masuk ke kampus!" ucap Naya yang cerewet karena khawatir.

"I'm okay sis, help me please ya. Anter ke rumah sakit, gua lemes banget asli deh. Bantu gua jalan bisa kan?" tanya Diva.

"Okay ayok, gua udah bawa mobil tadi."

"Thankyou."

"My pleasure."

Naya memapah Diva untuk keluar klinik, lalu masuk kedalam mobilnya. Didepan klinik, Andra mencegat mereka berdua.

"Tunggu! Katanya lu dijemput cowo lu, kok ini cewe? Cowo lu dimana?" tanya Andra.

Naya melihat penampilan Andra dari pucuk kepala sampai ujung kaki, "Who are you?" tanya Naya.

"Cuma kating gua. Oh iya gausah terlalu ikut campur sama urusan pribadi gua deh kak, cape gua kasih tau. Kita gada hubungan apa-apa, so stop stalking my life!" kesal Diva.

"Ooo kating...," ucap Naya menggantung.

"Div please. gua suka sama lu dan gua juga peduli sama lu. Apasih susahnya nerima gua aja!" keluh Andra.

"Susah banget karena gua ga ada perasaan sama lu kak! Udah deh jangan ganggu, gua mau pulang! Kalo lu masih terus-terusan kayak gini, gua bisa lebih ga sopan lagi dari sekedar kata gua lu ya!" ancam Diva. "Ayo Nay pergi!"

Andra mengacak-acak rambutnya emosi, ia menatap Diva dari kejauhan dan berpikir kalau mungkin ia mengikuti saja Diva kemana agar tau tujuan Diva.

...***...

Diva pergi kerumah sakit dan menjalani beberapa pemeriksaan sampai akhirnya dinyatakan positif DBD dan tifus, pantas saja ia langsung drop padahal kemarin baik-baik saja.

"Haih Div Div, kok bisa kena tifus. Makan lu ga teratur kah? Terus kemarin juga, makan seblak pedesnya kayak gitu tuh udah makan nasi apa belum?" tanya Naya.

"Akhir-akhir ini gua stress banget Nay, tugas kuliah juga numpuk. Kemarin aja terlalu stress sampe gua lupa makan nasi," jelas Diva.

"Haduh, parah deh. Udah lu disini aja pulihin diri dulu, jangan lupa kabarin nyokap bokap biar tau keadaan lu. Anyway tadi tuh siapa sih freak banget tau ga!" ujar Naya.

"Kating! Naksir gua sampe kek orang kesetanan!" kesal Diva karena mengingat Andra.

"Seriously? That's weird, aura dia kayak cute boy gitu loh. Ga terlalu manly you know, and i think dia kayak terobsesi gitu sama lu," pikir Naya.

"Oh i see, gua juga bingung banget gimana mau jauhin dia. Selalu adaaaa mulu, gua harus punya pacar setidaknya walaupun palsu biar bisa jadi bodyguard gua gitu, but u know lah. Setelah Faris pergi, gua bener-bener gada ketertarikan sama siapapun, dan paling gabisa deket sama orang yang bikin gua ga nyaman," jelas Diva yang sedang galau.

"Don't worry, nanti juga ada sendiri jalannya. Ikuti alur takdir aja biar semua terasa lebih mulus, anyway gua mau ke kantin dulu deh. Lagi pengen beli susu, kantin rumah sakitnya buka kan?" tanya Naya.

"Harusnya sih buka."

"Ok bentar yaa."

"Yup, nanti fotoin ada apa aja disana, gua nitip."

"Aman!"

...***...

Keesokannya Diva merasa lemas karena tak ada makanan yang bisa masuk kemulutnya sejak kemarin, ia hanya minum jus buah dan makan martabak telur. Untuk makanan berat, tak bisa ia telan karena selalu mual juga terasa pahit dilidahnya.

"Ya Allah pengen sembuh, cape aku muntah terus. Aku pengen makan juga," keluh Diva diam-diam.

Tinggg....

Sebuah notifikasi pesan masuk ke ponsel Diva, Diva pun mengeceknya langsung karena kepo dan takutnya itu adalah pesan penting.

Diva sangat kesal dengan random people yang tiba-tiba mengirim chat tak sopan itu padanya, padahal Diva bukan tipikal orang yang suka berkata kasar didalam Chat, namun ia kali ini benar-benar tak bisa menahan emosinya karena hal yang dia bahas sudah bersangkutan dengan harga diri.

"Huh dasar orang ga waras! Orang kayak gini kenapa sih ga masuk rumah sakit jiwa aja!" kesal Diva.

Tinggg....

Tinggg...

Ponsel Diva berbunyi lagi dan ia semakin kesal karena tadi merasa sudah memblokir nomor orang tak jelas yang memancing emosinya tadi. Diva pun hanya melihat dari lockscreen saja karena malas meladeni orang tak jelas itu.

"Masa nomernya beda sih!" kesal Diva

.

.

.

.

.

Tbc

Jangan lupa like dan komen ya :)

Ada yang kaget? Atau punya plot twist buat Andra? Tulis dikolom komentar.

1
Cintya Nurpadilah
ini masih lanjut ga yaa
Aisyi Dahlan
Ka, udah 2 thn lo aku nungguin update nya 😭
Aisyi Dahlan
Ceritanya seru bikin penasaran 😍
Ika Azza
hadir
M. Namikaze
yang nabrak faris gimana kabarnya?
only you
lanjut terus Thor
yayas06
wah masih aktif, next lg dong kak
yolayorita bks
udah 4 tahun novel ini nggak ada kepastian. semangat kakak nulis nya kami menunggu mu 🥰
Rita
trmksh upnys
Rita
kaget scrool lht notif y wis lanjut
Rita
y pantes lah Div faris jg pasti sedih klo kamu g mope on hidup msh lanjut
Rita
🤣🤣🤣🤣🤣ya sdh atuh Dylan gas
Rita
mau punya ponakan kah?
Rita
😂😂😂😂
Hilman damara
lanjutkan kak dan tetap semangat OK
Sulhah Sulhah
ini kemana kak lupa apa gimana kok gak up up ayo dong kak up
Niken Dwi
aq tungguin dan selalu pantauuu truss kak
Niken Dwi
aa akhirrnyaa lanjuutt lg.....
Anonim
kenapa ceritanya jd LGBT gini.. 🤦‍♀️🤦‍♀️ lihat banci aja aku gelii hiiii 🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️
Tri Ani Suniantara
lnjut lgi kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!