Indonesia
NovelToon NovelToon
RAINBOW

RAINBOW

Status: tamat
Genre:Dosen / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: misslolly

Jean alexsander wanita berusia 27 tahun, bekerja sebagai dosen di salah satu universitas ternama di indonesia.

Devan william seorang mahasiswa tinggkat 6 yang selalu mengejar cinta bu dosen jean.

Frans william lelaki 30 tahun, pria dingin dan selalu cuek dengan keadaan di sekitar.



Autor baru tolong dukungannya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon misslolly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberitahu

Di perusahaan nick company terdapat ayah dan anak yang sedang bertengkar masalah pekerjaan.

"Jimmy seharusnya kau jangan mengambil keputusan sepihak seperti ini, lihat ini akibat ulah mu!", ucap jeremmy melemparkan kabar berita dari ponselnya ke hadapan jimmy. Jimmy yang melihat ponsel itu kaget dengan kabar berita yang ia baca, "Kenapa bisa jadi seperti ini?, perusahaan alexsander bekerjasama dengan will grup", ucap jimmy geram.

"Lihatlah atas hasil ulah mu, kita tidak bisa untuk mengambil alih perusahaan alexsander seperti rencana kita", ucap jeremmy. "Aku tidak menyangka kalau jean bisa mengajukan kerja sama dengan will grup", ucap jimmy yang kini sedang berfikir. "papah... apa kita tidak bisa mengambil tindakan di pertemuan pemegang saham minggu depan?", tanya jimmy. "Sepertinya mustahil", ucap jeremmy.

"Ck... Sialan", ucap jimmy mengepalkan tangannya. "Sudah lebih baik kau menyerah saja untuk mendapatkan jean dan fokus pada kepentingan perusahaan kita", ucap jeremmy terlihat pusing menghadapi jimmy yang terobsesi oleh jean. "Tidak akan, aku tak akan melepaskannya, untuk apa yang telah kulakukan sejauh ini!", ucap jimmy menolak. "Kau ini sangat keras kepala, jangan menyesal nanti kalau kau tak bisa mendapatkannya", ucap jeremmy meninggalkan jimmy sendirian.

"Tunggu saja jean aku akan mendapatkan mu", ucap jimmy tersenyum jahat.

######

Di perusahaan alexsander karya, terlihat jean dan bara sedang berdiskusi tentang projek yang tengah di tangani oleh perusahaannya.

"Bagaimana, apa pembangunan untuk perusahaan naga persada berjalan lancar?", tanya jean. "sejauh ini sangat lancar kak, tidak ada banyak kendala", jawab bara. "Baguslah jika seperti itu dan kau juga jangan lupa, selalu pantau perkembangan proyek kita yang ada di singapura!", ucap jean dengan tegas. "Iya aku selalu memeriksa proyek itu dua minggu sekali untuk datang ke sana, aku tidak ingin kejadian yang lalu terulang kembali", ucap bara dengan serius.

"Ehm... sepertinya kau lebih dewasa dalam menghadapi ini semua", ucap jean tersenyum meledek. "Ahh... Kakak ini hanya tau meledek ku saja", ucap bara cemberut. Jean yang melihat ekspresi bara tertawa.

"Tok.. Tok... Tok... ", suara ketukan pintu berbunyi dan memperlihatkan rena yang masuk ke dalam, membuat jean dan bara melihat ke arah sumber suara.

"Misi bu... ada tuan frans yang ingin bertemu dengan ibu?", ucap rena yang sontak membuat jean terkejut. ("mau apa dia kesini", ucap jean dalam hati.)

"Oh... suruh masuk aja ren", jawab jean sehingga membuat rena berlalu pergi dan menemui frans untuk memberikan izin masuk keruangan jean.

"Clak...", pintu terbuka dan frans berjalan kerah jean yang saat ini sedang duduk di sofa.

"Silakan duduk tuan frans", ucap jean ramah dan frans mendudukkan tubuhnya di samping jean. Bara yang melihat kehadiran frans terasa aneh. "Kau... Bukannya kau dosen, kenapa sekarang kau ada disini?", tanya bara sambil menunjuk ke arah frans. "Bara kau ini tidak sopan sekali, turunin jari mu!", ucap jean kesal karena ulah bara. "Ah... Maaf tuan frans adik ku tidak sopan sepertinya", ucap jean.

"Tidak masalah, aku datang hanya inging memberi tahu bahwa besok malam kakak ku mengajak anda makan malam bersama", ucap frans santai. "Apa maksudnya?", tanya jean kaget. "Aku telah memberitahu mereka bahwa kita akan menikah dua minggu lagi", jawab frans dan membuat bara kaget.

"Apa? Kakak kau akan menikah dengan laki-laki ini! Tidak... Itu tidak benarkan kak?", ucap bara yang menuntut jawaban. "Bara nanti kaka akan jelaskan, lebih baik sekarang kamu tenang dulu", ucap jean. Bara yang mendengar ucapan jean hanya duduk diam mendengar mereka berdua berbicara.

"Baiklah tuan frans, saya akan datang besok untuk menerima undangan makan malam itu", jawab jean. "Ok kalo begitu kirimkan alamat rumah anda, supaya saya dapat menjemput anda besok malam", ucap frans. "Iya baiklah saya akan mengirimnya lewat pesan nanti", balas jean.

"Sepertinya saya harus pergi, karena ada meeting di tempat lain, hanya itu saja yang saya ingin sampaikan ke anda. Kalau begitu saya duluan", ucap frans berdiri dan pergi meninggalkan ruangan itu.

("Kenapa dia harus repot-repot kemari hanya untuk memberi tahu itu", ucap jean dalam hati sedikit kesal.)

Bara yang kini sedang memandangi wajah jean dengan intens, berharap mendapatkan jawaban dari jean.

"Berhentilah memandangi ku seperti itu !", ucap jean sedikit terganggu. "Jelaskan sekarang juga!", ucap bara sedikit kesal.

"Iya... Ya baiklah, sebenarnya frans itu ceo di perusahaan will grup, frans juga yang menyuntikan dana di perusahaan kita untuk membangun proyek yang kita jalani saat ini", ucap jean.

"Bukan itu jawaban yang aku ingin tau, tapi kenapa kakak bisa ingin menikah dengannya?", tanya bara. "Oh... Soal itu, bara... Kau tau kan posisi kaka saat ini sedang kritis, kalau para pemegang saham tau tentang kita tidak bekerjasama lagi dengan nick company itu akan mempengaruhi posisi kakak dan perusahaan kita", jawab jean.

"Jadi secara tidak langsung kakak menikah dengannya hanya untuk dapat dukungan dari belakang, agar perusahaan kita tidak di ambil alih, apa seperti itu kak?", tanya frans. "Iya bisa dibilang begitu", jawab jean.

"Kenapa kakak mengorbankan diri kakak? Kenapa kakak gak tanya aku, kita bisa cari solusinya", ucap bara. "Bara... untuk waktu tiga minggu mencari solusi itu tidak mudah, walaupun kakak menjual harta-harta yang kita punya itu juga belum tentu bisa", jawab jean.

"Bara... Kakak tau kamu pasti kecewa, tapi tidak ada jalan lain untuk masalah di perusahaan. Kakak tau kamu belum mengenal frans tapi kakak yakin dia yang terbaik", ucap jean tersenyum menenangkan bara. "Kakak yakin dengan semua ini?", tanya bara. "Kakak selalu yakin dengan semua keputusan yang kakak ambil", ucap jean menggenggam tangan bara dan bara yang merasakan tidak ada keraguan dalam diri jean akhirnya mulai menerimanya.

######

Keesokan harinya, jean yang kini sedang berdandan di depan meja rias kamarnya merasa seperti gugup.

"Aduh... kenapa w jadi gugup begini, belum juga ketemu sama keluarganya frans", ucap jean kini terlihat sedikit pucat. "Ok... Ok tenang tenang jean, tarik nafas... Hembuskan... Tarik nafas... Hembuskan...", ucap jean pada dirinya tanpa jean sadari pintu kamarnya terbuka dan membuatnya kaget".

"Kak itu udah di tungguin sama kak frans", ucap bara masuk ke dalam kamar jean. "Kamu yak bikin jantungan aja", ucap jean bangkit berdiri. "Lagian ngapain aja si lama banget, noh kak frans sampai minum kopi tiga gelas saking lamanya nunggu kakak", ucap bara meledek. "Boong aja terus", ucap jean berlalu pergi meninggalkan bara yang tertawa.

"Pak frans ayok kita berangkat", ucap jean yang kini berdiri di hadapan frans. Frans terdiam melihat penampilan jean, sepertinya ia terhipnotis oleh jean. "Pak frans... Hello...", ucap jean menyadarkan frans yang kini terdiam. "Ah... Iya ayo kita jalan", ucap frans bangkit berdiri. Kemudian mereka berdua berjalan ke arah mobil frans.

"Silakan", ucap frans membuka pintu mobil untuk jean. "Oh terimakasih", jawab jean kaget. ("kenapa dia manis sekali", ucap jean dalam hati).

Sebelum frans dan jean pergi, muncul bara menghampiri mereka berdua. "Kak frans jangan lupa antarkan kakak ku pulang nanti dan tidak boleh dari jam 23:00", ucap bara serius. Jean yang mendengar bara berbicara seperti itu hanya tersenyum. "Iya aku akan mengantarnya pulang dengan selamat", balas frans. "Kalau begitu kita pergi dulu", ucap frans dan di iyakan oleh bara.

1
atataha
semangat nulisnya thor, cerita cukup menarik walau masih banyak kata-kata yang memiliki typo
Va
mampir, feedback thor . semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!