Indonesia
NovelToon NovelToon
OBSESI Karina

OBSESI Karina

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Cintapertama
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Pencari Cerita

Sejak kecil Karina terbiasa melihat ibunya bekerja keras ditambah lagi setelah sang Ayah memilih pergi dengan wanita lain, oleh karena itu, Karina berjanji pada dirinya sendiri dimana dia ingin bebas dari kemiskinan, Sampai suatu hari, Karina bertemu dengan Adrian Mahardika pemuda Tampan. Berpendidikan. Pewaris keluarga konglomerat yang memiliki segalanya. Bagi Karina, Adrian bukan sekadar lelaki. Ia adalah jalan keluar dari kehidupan yang selama ini ia inginkan, yaitu kemewahan. Sejak saat itu, Adrian menjadi obsesinya. Akankah Karina mampu memenangkan Obsesinya atau malah membuat Hidupnya hancur dengan Obsesinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pencari Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Pagi perlahan menyingsing, namun suasana di rumah sakit masih terlihat sepi, karina telah dipindah ke ruangan ICU setelah tidakan operasi semalam berjalan lancar, namum kondisinya masih belum sadarkan diri, tampak dimas dan ibunya karina masih setia menunggu diruang tungggu ICU, Beberapa alat medis masih terpasang,l ditubuhnya, Dimas berdiri di balik kaca ICU dengan mata yang terlihat lelah, sepanjang malam ia hampir tidak tidur menjaga Karina walaupun masih belum dapat menengoknya kedalam, ia berharap karina akan baik - baik saja.

Dimas kembali menatap ke dalam, sebelum akhirnya ia pergi untuk bekerja dan mengambil beberapa barang yang dibutuhkan. Dalam pikirannya, muncul kembali rencana yang sempat ia bicarakan dengan ibu Karina, ia berharap Bu Rahma bisa diajak bekerja sama denganya demi putrinya

"Bu...saya pulang dulu, aku harap ibu menerima apa yang aku katakan semalam, ini demi Karina Bu."

"Iya Dimas, ibu ikut saja, asal Karina baik baik saja, ibu percaya sama kamu Dimas."

Setelah itu dimas mulai sedikit tenang meninggalkan Karina.

Di tempat lain, Adrian tidak bisa memikirkan hal lain selain Karina, sejak semalam, ia telah menyuruh tomy dan rekanya untuk mencari tahu keberadaan Karina,

"Apa sudah ada kabar?" tanya Adrian lagi, ketika Tomy masuk ke ruang kerjanya.

"Sampai saat ini belum ada, Pak." jawab tomy tenang

"Mana mungkin tiba - tiba dia menghilang tanpa jejak?, aku yakin telah terjadi sesuatu pada nya." kata Adrian yang mulai mencemaskan Karina

"Aku juga sedang mencari tahu tentang Dimas, pak Adrian."

"Dimas....?, "Siapa dia?"

"Dia pria yang mungkin pak Adrian lihat, waktu pak adrian kerumah Karina malam itu."

"Oooo, kau kenal dengan nya?"

"Mba Karina pernah mengatakan, kalau Dimas temannya sejak kecil."

"Kalau begitu, kau cari tau dimana dia, aku sudah menyuruh orang untuk mengawasi rumah Karina."

"Semoga saja dia tau tentang Karina."

Tomy langsung mencari tau tempat tinggal Dimas, menjelang sore, tomy akhirnya bisa menemukan rumah Dimas, ia sempat bicara pada bu sulastri ibunya dimas, saat Tomy hendak bertanya tentang Karina, tiba - tiba Dimas datang dan mencoba mengalihkan pertanyaan lain.

"Ada apa Bu?" tanya dimas pada ibu ny

"Dia menanyakan Karina."

"Kenapa kau menanyakan Karina pada kami?, "Bukankah seharusnya kami yang menanyakan apa yang terjadi pada Karina!"

"Maaf, tapi kami kehilangan jejak dengan Karina sejak kemarin, dan ponselnya pun tidak bisa dihubungi."

"lalu....apa menurutmu Karina bersama Kami?"

"Mungkin kau mengetahui sesuatu tentang Karina?"

"Tidak, kami tidak tahu lagi tentang Karina setelah dia pindah dari sini." jawaban Dimas seperti tidak masuk akal tapi Tomy berusaha mempercayai nya, kemudian dia pergi tanpa mendapatkan hasil tentang keberadaan Karina.

"Bu aku harap ibu dan ayah juga menjaga keberadaan Karina, biarkan dia sembuh dari sakitnya, keberadaan mereka bisa jadi memperburuk kondisi Karina." kata Dimas pada Sang Ibu, Dia kini harus berhati hati, karna dia yakin orang kaya itu pasti akan melalukan apapun untuk bisa menemukan Karina.

Di tempat yang berbeda, Herman sedang berada di sebuah ruangan bersama Katrin. Keduanya tengah membahas perkembangan pemasaran produk terbaru yang belakangan menunjukkan peningkatan penjualan. Beberapa laporan penjualan terbuka di atas meja. Katrin sesekali memberikan pendapat mengenai strategi promosi, sementara Herman menyimak dengan serius Namun pembicaraan mereka tiba-tiba terhenti ketika salah satu asisten Herman datang menghampiri, Pria itu tidak langsung berbicara. Ia mendekat, kemudian membungkukkan tubuh dan berbisik pelan ke telinga Herman.

Wajah Herman yang semula tenang seketika berubah.

"Apa... Karina?" gumamnya.

Katrin yang duduk tidak jauh dari mereka langsung melirik, Nama Karina terdengar samar, tetapi cukup jelas untuk membuat perhatiannya tertuju kepada Herman dan asistennya, Herman tampak tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"Bagaimana bisa?" tanyanya dengan suara keras.

Katrin semakin memasang telinga, Herman langsung berdiri, Tanpa menjelaskan apa pun kepada Katrin, Herman mengambil ponselnya lalu berjalan meninggalkan ruangan, Katrin yang heran hanya bisa memandangi kepergiannya yang begitu tergesa, katrin segera menghentikan asistennya yang hendak pergi

"Ada apa?" tanya Katrin akhirnya

"Mba Katrin, kenal sama Karina kan?, "Dia dikabarkan menghilang sejak kemarin."

"Apa...?" katrin terkejut dengan perkataan itu, dia kemudian teringat kedatangan Adrian semalam kerumahnya, katrin langsung berguman dalam hatinya

"Apa karna perkataan ku kemarin, dia lalu menghilang?"

Ia segera mengambil tasnya dan berlari keluar ruangan mengikuti Herman, Dari kejauhan, Katrin melihat Herman sudah masuk ke dalam mobil.

Katrin buru-buru menuju mobilnya sendiri.

“Aku harus tahu ke mana Om Herman pergi.”

Beberapa saat kemudian, mobil Katrin melaju mengikuti kendaraan Herman dari kejauhan.

Sepanjang perjalanan, pikirannya dipenuhi berbagai pertanyaan.

Herman menjalankan mobilnya menuju rumah Karina, ia berharap bisa mendapatkan informasi dari sana, tapi rumah itu kosong tak ada seorang pun menjawab panggilan Jerman yang beberapa kali memanggilnya dari luar, karna tak ada jawaban herman pun akhirnya memutuskan pergi dari sana, baru beberapa langkah dari rumah Karina ia terhenti ketika melihat sosok Katrin yang berjalan menuju pada dirinya

"Om Herman, sedang apa disini?" sapa katrin berpura Pura menyembunyikan perihal rasa penasaran nya

Herman sendiri merasa kaget, ia sempat melihat ke arah rumah Karina sebelum menjawab

"Om baru dari rumah teman lama om, tapi sepertinya orang nya sedang tidak ada."

Karina hanya diam sambil memperhatikan gerakan herman yang terlihat gugup

"Kau sendiri sedang apa disini?" Herman balik bertanya

"Rumah teman ku, diujung sana, tapi aku melihat om disini." jawab katrin yang tentu saja sambil berbohong

"Baiklah....sampai bertemu lagi dikantor." jawab herman kemudian masuk ke dalam mobilnya.

Katrin melemparkan senyum kecil, namun didalam hati nya penuh dengan tanda tanya, setelah mobil itu pergi ia melihat kearah rumah Karina sambil berkata dalam hatinya

"Tidak mungkin tanpa alasan om herman mencari Karina, sebenarnya dia pergi kemana?"

Saat pikiranya melayang ia kemudian sadar kalau ada orang yang memperhatikan nya dari kejauhan, sebuah mobil berhenti tak jauh dari rumah karina,

"Itu pasti orang suruhan Adrian..., ahhh sial Adrian pasti akan tahu aku kesini." guman katrin kemudian langsung berjalan menuju mobilnya, ia Menoleh cepat ke arah mobil Herman yang sudah semakin jauh, pikirannya bergerak cepat mencari alasan yang paling aman untuk menghindari pertanyaan Adrian,

Katrin membuka pintu mobil, lalu duduk di balik kemudi, tangannya belum langsung menyalakan mesin, Ia justru bersandar sejenak sambil memikirkan rencana yang baru saja muncul di kepalanya, kemudian beberapa detik sebuah senyum tipis muncul di wajahnya, sebuah ide licik nya muncul dibenak Katrin agar dirinya terhindar dari kecurigaan Adrian, yang mana Katrin dan yang lainya tidak akan pernah menyangka kalau keberadaan Karina memang sulit ditemukan walaupun Karina sudah bangun dari kesadaran nya.

1
najmun_huda
ganba kakak....👍
Pencari Cerita: terima kasih kaka
total 1 replies
Pencari Cerita
mudah mudahan yang baca suka sama cerita aku, jangan lupa kasih masukam.ya🙏, terima kasih
Pencari Cerita
makin kesini makin asik, mampir juga yuuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!