Alexa Lily, gadis yang di Adopsi oleh salah satu ketua klan mafia sejak usia enam bulan. Alexa hidup di dalam kemewahan dan di kelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya.
Tapi dibalik itu, Alexa tidak pernah tahu siapa orang tua kandungnya. Hingga suatu hari Alexa mendapatkan misi dari ayah angkatnya, dan misi itu berhasil ia selesaikan dengan mulus. Terlepas dari itu, Alexa mendapatkan sebuah informasi tentang siapa ayah kandungnya.
Berawal dari Informasi yang ia dapatkan, Alexa mendatangi kediaman ayah kandungnya itu.
Apakah ayah kandungnya itu akan menerima dan mengakui Alexa sebagai anak kandungnya? Atau justru ayahnya hanya menjadikannya sebagai pion untuk keuntungan pribadinya sendiri?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 : Putri Tunggal Keluarga Zayn
Damian membawa Alexa ke dalam kamar. Ia merebahkan tubuh gadis itu. Damian hendak berdiri namun Alexa menarik tubuhnya.
"Kakak, tolong aku. Rasanya panas." ucap Alexa dengan suara pelan dan serak, ia menarik leher Damian. Wajah mereka hampir bersentuhan.
"Kakak!" panggil Gideon.
Damian langsung menoleh. Ia tersentak kaget. Damian memperbaiki baju Alexa yang satu kancingnya sudah terbuka.
"Kakak, kamu mau ngapain?" tanya Gideon lagi.
Damian berdiri dan memperbaiki kerah bajunya. "Alexa tidak sadarkan diri. Sepertinya dia di kasih obat perangsang oleh wanita licik itu. Ayo cepat pikirkan sesuatu!" jelas Damian dengan wajah panik.
Gideon juga panik. "Gimana kalau kita bawa Adik ke rumah sakit saja." ucap Gideon.
"Rumah sakit? Nanti apa kata dokternya? Aduhh,,, cepat pikirkan sesuatu." Damian mondar mandir sambil berpikir.
"Nggak ada cara lain kak. Itu satu-satunya cara." jelas Gideon lagi.
Tanpa berpikir panjang, Damian langsung mengendong tubuh Alexa. Ia membawa adiknya itu ke rumah sakit.
"Kakak, kamu tidak boleh melakukan itu dengan adik. Tidak akan kubiarkan. Kita ini saudara." batin Gideon dan mengikut di belakang Damian.
Sementara itu di lain tempat. Anya sedang menangis di kamarnya. Ia sangat sedih. Zionathan berusaha menenangkan adiknya itu.
"Kakak, aku sudah tidak suci lagi." Anya menangis. Ia sesegukan.
Zionathan merangkul pundak adiknya itu. "Aku tidak peduli, aku tetap sayang sama kamu." Zionathan mendekatkan wajahnya ke wajah Anya.
PLAK.
Anya tersentak kaget, ia reflex menampar pipih Zionathan.
"Argghh."
"Kakak, apa yang kamu lakukan? Kita ini adik kakak." jelas Anya menatap Zionathan dengan wajah yang tidak bisa di jelaskan.
Zionathan memegangi pipinya. Ia menatap Anya dalam-dalam. "Anya, aku tidak peduli. Aku mencintaimu. Meskipun Ayah mengumumkan Alexa sebagai putri satu-satunya keluarga Zayn, kamu tidak perlu khawatir. Kamu tidak akan di usir dari keluarga ini. Aku akan katakan pada ayah untuk menikahi mu." Jelas Zionathan sambil memegang kedua tangan Anya.
Anya menatap Zionathan masih dengan wajah tidak percaya. "Kakak. Kamu mau bantu aku nggak?" ucapnya sambil menatap Zionathan.
Zionathan mengangguk. Anya mengeluarkan flashdisk dari tasnya. Ia memberikan flashdisk itu kepada Zionathan.
"Kakak, di dalam flashdisk ini, ada rekaman vidio Alexa melakukan kekejaman sampai pembunuhan. Semua ada di dalam sini." Jelas Anya.
Zionathan mengambil flashdisk itu. "Apa kamu yakin kalau Alexa seperti itu?" tanya Zionathan tidak percaya.
"Kalau kakak tidak percaya, coba saja putar. Lihat bagaimana Alexa membunuh orang." ucap Anya lagi.
Zionathan mengambil laptopnya dan menyambungkan flashdisk itu. Di dalam flashdisk itu berisi semua rekaman kejahatan yang dilakukan oleh Alexa. Zionathan kaget. "Ah,, iya. Ini beneran Alexa." ucapnya sambil memegangi mulutnya.
Anya tersenyum licik, ia mengangkat pandangannya. "Besok, saat Alexa di umumkan sebagai putri satu-satunya keluarga Zayn dan sebagai pewaris tunggal Perusahaan Grup Zayn, Kakak harus bantuin aku." Anya menatap Zionathan dalam-dalam.
"Di depan semua orang, kakak putaran rekaman itu. Dengan begitu semua orang akan tahu bagaimana sifat asli dari seorang Alexa." jelasnya lagi.
"Dan dengan begitu, mau tidak mau ayah akan menjadikanku pewaris asli Grup Zayn. Lalu, Alexa akan di usir dari keluarga ini." Batin Anya dan tersenyum sinis.
***
Keesokan harinya, di kediaman Keluarga Zayn. Ruang tamu itu sangat ramai. Ada banyak orang dari kalangan atas yang hadir di acara tersebut. Hari ini, adalah hari dimana Alexa Lily akan di umumkan sebagai putri kandung satu-satunya keluarga Zayn.
Anya dan Zionathan sedang berbincang dengan sekumpulan wartawan yang berada di ruangan itu. Sekumpulan wartawan itu akan meliput semua kegiatan yang berjalan hari ini.
"Kalian semua, saat Alexa di umumkan sebagai putri asli keluarga Zayn, kalian harus menyorotnya. Dan saat rekaman di tampilkan nanti kalian sorot juga. Berikan pertanyaan-pertanyaan yang membuat Gadis itu malu." jelas Anya kepada Semua wartawan disitu.
"Ini 5 juta, aku berikan kepada kalian. Setelah semuanya selesai dan berjalan sesuai keinginanku, nanti akan ku tambahkan lagi 5 juta." Anya memberikan kartu berisi uang 5 juta kepada wartawan itu.
"Baik Nona. Memutar balikkan fakta itu adalah keahlian kami." Semua wartawan itu tertawa.
"Lihat! Lihat,,, Nona Alexa sudah datang." ucap salah seorang tamu.
Semua mata tertuju pada gadis itu. Alexa berjalan dengan anggun. Ia mengenakan gaun mewah berwarna putih. Kalung berlian yang melingkar di lehernya membuat gadis itu semakin tampak mempesona.
Harry Zayn menyambut kedatangan putrinya dan menuntun gadis itu naik ke atas panggung. Alexa tersenyum di depan semua tamu undangan.
"Terima kasih kepada para tamu undangan telah hadir di pesta ini. Hari ini saya akan mengumumkan putri kandung saya, Alexa Lily. Dia adalah putri satu-satunya keluarga Zayn dan satu-satunya penerus Perusahaan milik Grup Zayn. Mulai sekarang, Alexa sudah boleh menggunakan nama Zayn di belakang namanya." Jelas Harry Zayn kepada semua orang yang berada di depannya.
Sorakan tepuk tangan terdengar memenuhi ruangan.
"Wah,, Nona Alexa ini cantik sekali. Auranya sangat kuat. Sangat pantas jadi pewaris Grup Zayn." semua tamu undangan berbisik.
Anya berdecak kesal mendengar omongan semua tamu undangan. "Yang di promosikan itu harusnya aku, bukan gadis sialan itu!" gumam Anya dengan wajah cemberut.
Anya mendekat ke panggung bersama dengan Zionathan. Anya mengangkat pandangannya.
"Ayah. Asal ayah tahu, Alexa ini adalah anak geng. Ia sudah melakukan banyak sekali kekerasan dan pembunuhan. Masa pewaris keluarga Zayn dari latar bekalang tidak baik." jelas Alexa, ia tersenyum sinis.
CEKLEK.
Pintu ruangan itu terbuka. Beberapa pengawal dengan mengenakan jas hitam rapih pun langsung masuk dan berbaris menyambut kedatangan seseorang.
Terlihat tiga orang pria masuk dengan gagah. Damian dan kedua adiknya masuk ke dalam ruangan itu.
Semua pengawal itu menunduk memberi hormat.
"Selamat datang Tuan!" ucap semua pengawal itu.
Semua tamu langsung menoleh. "Mereka itu...!" Salah seorang tamu wanita berbisik dengan wajah ketakutan.
"Itu Tuan Damian, Tuan muda kedua dan ketiga Serikat Bleiz. Kenapa mereka bisa datang ke sini?" Ucap salah seorang tamu dengan wajah penuh tanya.
"Ayo kita pergi saja dari sini. Mereka itu suka membunuh orang." Semua tamu hendak meninggalkan tempat itu namun di hadang oleh pengawal Serikat Bleiz.
"Tidak Ada yang boleh meninggalkan ruangan ini!" Tegas Damian dengan tatapan tajam.
Alexa menatap ke tiga kakaknya. "Kakak!" ucap Alexa.
Ketiga pria itu melangkah mendekat. Damian berhenti tepat di depan panggung megah itu. Di atas panggung masih berdiri Alexa dan Harry Zayn.
"Adik kami Alexa memang anak geng. Tapi tidak semua orang yang terlibat dalam geng itu sifatnya buruk. Adikku ini berhati baik." Jelas Damian.
Anya masih bersikeras ingin menjatuhkan Alexa. "Aku ada buktinya!" Anya menoleh ke arah Zionathan. "Kakak cepat putar rekamannya di depan semua orang." Perintah Anya.
***
Makasih teman-teman 🤗🤗🤗🤗
Bantu dukungannya ya, 🤗🤗
anak angkat di sayang anak kandung dibenci alur cerita begini udah basi..... aku kira menarik cih...