Indonesia
NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Modus?

"Huaa..." Teriakan seseorang mengalihkan perhatian Arka. Pria itu menatap pintu kamarnya, karena suara teriakan itu seperti semakin dekat.

Beberapa detik kemudian, sosok Ranaya melayang menembus pintu, masih berteriak, ia mendekat ke arah Arka dengan wajah ketakutan.

"Lu kenapa?" tanya Arka, ia menatap bingung wajah Ranaya.

Duarr!

Suara petir kembali menyambar, kali ini kilatannya terlihat jelas dari jendela kamar. Hal itu membuat Ranaya spontan langsung mepet ke arah Arka.

"Gue takut," lirih Ranaya, hal itu juga terlihat jelas di wajahnya. Tangan gadis itu memegang bahu Arka, matanya terpejam rapat.

"Takut?" Arka memperhatikan sekeliling. Tidak ada setan lain.

Duarr!

Ranaya semakin mendekat ketika suara petir kembali menyambar. Membuat Arka paham apa yang ditakuti oleh Ranaya.

"Lu takut petir?" tanya Arka memastikan. Hanya dibalas anggukan kepala oleh Ranaya yang masih memejamkan mata.

Bukannya memberikan solusi, Arka malah tersenyum jahil. "Katanya, kalau pake baju merah, bisa disamber petir loh?"

Ranaya membuka mata, menatap gaun merah marunnya. "Lu serius?" tanyanya benar-benar ketakutan.

"Iya, katanya ada yang pernah kesamber sampai—"

Duaar!!!

"Huaa... Mama!!!!" Ranaya langsung memeluk Arka erat, kilatan cahaya petir benar-benar masuk ke dalam kamar dengan suara yang begitu kencang dan mengerikan. Gadis itu memejamkan matanya, persetanan dengan gengsi, dia benar-benar takut sekarang!

Sementara Arka, ia membeku. Jantungnya kembali berdebar kencang tak karuan, pelukan Ranaya yang tiba-tiba cukup membuat Arka tak berdaya.

Cukup lama, hingga tidak terdengar lagi suara gemuruh petir. Ranaya membuka mata, lalu refleks melepaskan tubuh Arka dari pelukannya. Keduanya saling menatap tanpa mengatakan apa-apa. Hingga Ranaya yang terlebih dulu mengalihkan pandangannya. Sekarang, dia benar-benar malu dan tidak tau harus bersikap seperti apa!

Sedangkan Arka tak jauh berbeda. Jantungnya masih berdegup kencang. Wajahnya juga terasa panas, karena salah tingkah. Tapi dia tetap berusaha untuk terlihat biasa-biasa saja.

"Khem, lu tadi enggak modus kan?" ucap Arka berusaha untuk mencairkan suasana.

"Dih, enggak, ya! Gue beneran takut! Ya kali gue modus!" sahut Ranaya.

"Ya siapa tau, kan. Lu cari kesempatan dalam kesempitan." Arka sengaja menghindari kontak mata, tak kuasa menahan diri agar tidak tersenyum.

"Ih, kepedean! Kalau bukan karena takut, gue juga ogah ya!" Ranaya membuang muka, menatap ke arah luar jendela. Di luar, hujan sudah mulai sedikit reda.

Arka tersenyum. Ia menatap punggung Ranaya, kehadirannya benar-benar memberikan warna baru dalam kehidupan Arka yang hampa.

"Terima kasih, ya. Agatha tadi udah transfer uangnya," ucap Arka, membuat Ranaya menoleh.

"Gue yang terima kasih, karena lu udah mau bantu gue, walaupun gue harus maksa-maksa dulu," jawab Ranaya, lebih tepatnya dia sedang menyindir. Sedangkan yang disindir terlihat biasa-biasa saja.

"Oh ya, Agatha juga tadi minta gue buat bilang ke lu, kalau ada hal penting yang mau dia omongin."

"Hal penting apa?"

"Entah, dia cuman bilang gitu doang, terus pergi. Kayaknya dia buru-buru."

Ranaya diam. Sejujurnya ia juga mau menanyakan beberapa hal pada Agatha, tapi sial, perasaan aneh tadi membuatnya lupa dan malah pergi begitu saja tadi.

"Menurut lu, gue ngerepotin dia enggak selama ini?" tanya Ranaya. Dia masih merasa bersalah pada Agatha.

"Kenapa lu mikir gitu?" Arka balik bertanya. Karena Arka tidak mau memberikan jawaban tanpa tau apa yang sebenarnya Ranaya rasakan.

"Karena selama ini, gue selalu nyusahin dia. Apa-apa selalu minta tolong dia. Kesannya gue beban dan ngerepotin dia terus."

Arka mengerti apa yang Ranaya rasakan oleh karena itu, dia berkata, "Mungkin lu ngerasa kayak gitu karena lu takut ngecewain dia? Lu pernah cerita, kalau lu minta bantuan gue supaya Agatha enggak terus-terusan ngerasa bersalah dan nangis seharian, kan? Menurut gue, dia pasti enggak ngerasa direpotin ataupun anggep lu sebagai beban. Dia sayang sama lu. Dan seseorang pasti rela ngelakuin apa pun demi orang yang dia sayang. Sama kayak lu, lu rela, kan ngejar-ngejar gue buat minta bantuan, itu semua demi siapa? Demi Agatha juga, kan?"

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!