Indonesia
NovelToon NovelToon
Penyesalan

Penyesalan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Melisa Lim

Alya Sandrina seorang gadis yang masih berusia 17 tahun serta memiliki paras yang sangat cantik.
Ia kehilangan kesucian nya disaat masih duduk dibangku SMA setelah mengenal seorang pria tampan dan mapan yang bernama Rendy.
Sejak perkenalan nya dengan rendy kehidupan alya berubah drastis sebab rendy telah merenggut segala nya kebahagiaan alya.

Author tidak hanya menceritakan cerita cinta yang indah bak didunia dongeng saja.
Novel ini menceritakan konflik percintaan Alya yang begitu rumit dan terlibat diantara cinta segitiga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Lim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#episode 26

Alya memeluk rendy dan menyandarkan kepala nya ke dada rendy yang bidang.

Rendy mencium kening alya dan membalas pelukan alya dan mereka pun tertidur tanpa membersihkan tubuh mereka dahulu.

Rendy melihat seorang anak kecil berjenis kelamin laki-laki yang sedang memanggilnya.

"papa,,papa,," dan berlari mendekatinya. rendy pun berlari ingin memeluk nya dan tiba-tiba..

Rendy terbangun dari tidur nya, ternyata ia hanya bermimpi dan rendy segera memegang perut alya yang rata, "apa alya sedang hamil ya", pikir rendy.

Ia melihat ke arah jam ternyata sudah pagi. ia pergi kekamar mandi dan membersihkan tubuh nya, ia memutar shower air hangat dan segera membasahi tubuh nya yang terasa lengket.

Rendy melihat alya belum juga bangun dari tidurnya, "mungkin karna kemarin malam alya sangat capek makanya ia belum terbangun" batin rendy. ia membiarkan alya masih tertidur dikamar dan rendy pergi kedapur untuk membuat kopi nya sendiri.

Ia duduk sendiri dimeja makan sambil mengoleskan selembar roti dengan selai kacang kesukaan nya dan mulai menggigitnya.

Rendy tersenyum mengingat mimpi nya, melihat anak kecil yang tampan seperti dirinya. betapa rendy menginginkan anak itu.

Alya memperhatikan rendy yang sedang tersenyum sendiri dan menghampiri nya.

"seneng banget pagi ini?" ujar alya.

"iya, aku bermimpi melihat anak kita." rendy menarik tangan dan menduduk kan nya dipangkuan nya.

"anak kita??" alya memandang wajah rendy.

"iya, anak laki-laki yang tampan" ujar rendy.

Alya mendorong kepala rendy dengan jari telunjuk nya.

"kamu bener-bener bermimpi sayang." ujar alya dan berlari meninggalkan rendy dimeja makan.

Alya pergi kekamar mandi, ia tak ingin berlama-lama karna hari ini adalah hari senin, biasanya ada briefing dikantor dipagi hari.

Alya memanggil rendy untuk segera memakai pakaian kerja nya. alya mengeluarkan setelan jas dari dalam almari nya.

"sayaaaang!! buruan nanti terlambat", ujar alya.

Rendy menghampiri alya dan menuruti perintah alya.

Alya mengeringkan rambut nya, menyisirnya dan mengikat tinggi rambut nya yang hitam lebat. tampak leher alya yang menarik perhatian rendy. ia pun mendekati alya dan mencium leher nya. alya merasa geli dan segera berdiri dari meja rias nya.

"apaan sih," ayok berangkat!!!" alya menarik tangan rendy untuk keluar kamar dan keluar dari apartemen.

Didalam mobil rendy tampak begitu gembira, ia menoleh kekiri melihat alya. entah apa yang rendy pikirkan.

"nanti siang kita periksa kedokter ya, biar aku telpon teman aku seorang dokter kandungan." ujar rendy sambil mengeluarkan ponsel nya dari saku jas nya.

"Jangan temen kamu deh," ujar alya

"memang nya kenapa?" tanya rendy menyerngitkan dahi nya.

"Aku malu kalau sampai dia tahu, aku hamil diluar nikah sama kamu." jawab alya.

"mending kedokter kandungan yang tidak kita kenal" alya memberi saran kepada rendy.

"baiklah, terserah kamu aja," rendy mengelus kepala alya.

Mereka pun sampai didepan lobby kantor, Rendy dan alya segera turun dari mobil dan membiarkan security yang memarkirkan mobil nya.

"selamat pagi pak Rendy," semua karyawan yang melewati nya membungkuk kan badan mereka dan menyapa nya.

Alya melihat okta dan andi sudah duduk diruang briefing. Alya segera mendekati mereka dan mulai mendengarkan arahan yang diberikan oleh pengawas perusahaan.

Setelah pukul 9 wib mereka kembali keruangan masing-masing,

"mbak okta," sapa alya kepada okta yang fokus menggambar dikomputer nya.

"ya alya," ujar okta tanpa menoleh ke alya dan tetap fokus pada kerjaan nya.

"Satu jam lagi aku permisi keluar ya," ujar alya.

"mau kemana??" jawab okta penasaran dan melihat ke arah alya.

"ada janji bertemu dengan teman," ujar alya berbohong.

"yah,,saya mana berani melarang pacar bos," ujar okta sambil tertawa pelan dan alya mencubit okta pelan.

Sementara itu rendy tak sabar menunggu waktu satu jam lagi untuk pergi menemani alya. mata nya terus memandangi jam tangan nya. rendy segera menandatangani semua laporan yang ada dimeja nya.

Rendy mendengar suara pintu ruangan nya diketuk dan muncul lah seorang wanita yang menyebalkan bagi nya. Rendy hanya melirik melihat kedatangan qanita.

"mau ngapaian lagi kamu kesini?" ujar rendy memasang wajah kesal.

"maaf tak menghubungi kamu sebelum nya mas, karna aku tau kamu nggak akan pernah mau menerima telpon dari aku."

"terus mau ngapain?" ujar rendy tanpa melihat wajah qanita.

"hari ini jadwal kita foto prewedding mas, aku pilih yang indoor aja karna aku tau pasti kamu sibuk," ujar qanita sambil duduk dikursi didepan meja kerja rendy.

"hari ini aku sibuk," ujar rendy.

"mas,,aku sudah janji hari ini, ayolah hanya beberapa foto aja." ujar qanita sedikit memaksa.

Alya ingin masuk keruangan rendy tapi tangan nya tertahan untuk membuka pintu nya karna alya tak sengaja mendengar pembicaraan mereka.

Andi yang duduk didepan ruangan rendy melihat alya bengong.

"Kenapa nggak jadi masuk alya?" sapa andi

"Pak rendy ada tamu ya?" alya ingin memastikan.

"iya, aku juga ngga tau siapa wanita cantik itu, akhir-akhir ini dia sering sekali mencari rendy." ujar andi.

"kalau begitu saya permisi," ujar alya sambil meninggalkan ruangan rendy.

Alya pergi kelantai bawah dan tak ingin mengganggu jadwal foto pernikahan rendy dan qanita.

Alya pergi kedokter kandungan seorang diri tanpa ditemani oleh rendy, ia menghentikan sebuah taksi didepan kantor nya dan alya pun berlalu.

Sementara itu Qanita terus memaksa rendy agar rendy memenuhi keinginan nya. qanita tak pernah perduli dengan perasaan rendy terhadap nya, yang ia tahu ia mulai mencintai rendy sejak pertama bertemu.

Rendy tetap bersikeras tak ingin pergi bersama qanita, karna jadwal bersama alya lebih penting.

"Qanita, aku mohon kamu undur saja jadwal nya, karna hari ini aku benar-benar tidak bisa," ujar rendy.

"Bagaimana kalau besok?" ujar rendy kepada Qanita yang memasang wajah kesal.

Qanita tak menjawab nya, ia pergi keluar dari ruangan rendy dengan wajah kesalnya.

Okta berjalan keruangan rendy dan tak sengaja qanita menabrak okta sehingga kertas yang dipegang okta terjatuh. Qanita hanya melihat wajah okta yang semakin menambah kekesalan nya. Qanita pun berlalu tanpa mengatakan maaf dan meninggalkan okta begitu saja.

"Apa wanita ini yang jadi calon istri pak rendy?" sungguh tak beretika," ujar okta dalam hatinya.

Okta mengutip lembaran kertas yang terjatuh dan dibantu oleh andi.

"siapa sih dia?" okta bertanya kepada andi.

"apa dia calon istrinya rendy?" ujar okta.

"hah?? calon istri??" andi penasaran dengan ucapan okta barusan.

"udah lupain, aku cuma asal ngomong." ujar okta karna ia tak tahu kalau andi tak mengetahui kabar perjodohan rendy.

Okta mengetuk ruangan rendy dan rendy yang membuka pintunya.

"Pak,,ini file yang sudah saya revisi?" ujar okta.

"kamu berikan saja kepada andi," ujar rendy yang tampak terburu-buru.

"okta,,apa alya ada diruangan??" tanya rendy.

"alya sedang keluar pak, lebih kurang setengah jam yang lalu," jawab okta

Rendy segera mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi alya sambil berjalan meninggalkan okta dan andi.

Rendy tidak mengetahui kedokter kandungan mana yang alya kunjungi. berkali-kali ia menghubungi alya tapi tak mendapat jawaban.

Rendy pergi mengambil mobil nya dan berusaha mencari keberadaan alya.

Ia mendatangi setiap dokter kandungan untuk mencari alya.

1
Shifa Burhan
kenapa kebanyakan novel kurang menghargai suami ya

*alya sama sekali tidak pernah menghargai suaminya dan sama sekali tidak pernah menjaga perasaan suaminya
*alya bahkan kembangkan dan mengancam suami hanya karena mencemaskan pria lain
*alya bahkan memohon dan sujud dikaki suami hanya untuk pria lain
*alya tidak pernah berterima kasih pengorbanan suaminya
anggap lah suami ini konfkinya

tapi disayangkan penyelesaian konfliknya
*tidak perasaan bersalah alya pada suakinya
*tidak ada perasaan menyesal alya kerena menyakiti suaminya
*tidak ada permintaan maaf alya pada suaminya
*tidak ada ucapan Terima kasih alya pada suaminya
*tidak ada rasa bersyukur alya untuk suaminya
*tidak ucapan cinta alya membalas cinta suaminya
*tidak ada perjuangan alya untuk membahagiakan suaminya

alya adalah istri yang tidak pandai berterima kasi, tidak tau diuntung, tidak tau diri, bahkan tidak peka dan menjaga perasaan suami, kasian Daniel yang memiliki istri kayak alya
Ester Yaru
Alya haus perhatian Rendy
Alya kelebihan bodoh
kyu in
si rendi ga'jentelmen.
Novi Yantisuherman
Gw malah Kasihan Orang tua nya bakalan nanggung dosa anaknya disana,
Ga enak jadi anak perempuan ya gitu.Lelaki meh ga ada bekas nya lah klo cewe ibarat kaya ikan merah ( Kata Alm ema )
Doraita Veriani
mgkn Krn kamu masih terlalu muda mengahadapi cobaan sebesar ini Alya dan tidak punya tempat untuk berkeluh kesah...jadi kamu juga tidak bisa disalahkan sebab sesungguhnya kamu perlu bimbingan dan arahan dari author yg baik hati wkwkwkwkkwkwkwkwk
Doraita Veriani
Thor....toko g jangan buat Daniel sakit hati menderita...kasian dia sudah begitu baik,, tolong ya Thor....
Doraita Veriani
ga habis pikir liat kamu Alya...bersama Rendy kamu tidak mau berjuang demi anakmu ...knp bersama Daniel kamu bisa dan lagi lagi gampang banget kamu ngasi ciuman buat Daniel....heran deh,, sebenarnya kamu cinta ga sih sama Rendy...???? geraaammm akuhhhhh
Muhamad Arif
kesel jadi na ka c Alya..... hayang nyekek
Doraita Veriani
aq kasian sama Rendy Thor....berjuang sendirian menghadapi tekanan dari papanya....Thor tolong buat Alya juga berjuang buat kebahagiaannya bersama Rendy....
Doraita Veriani
harusnya kamu jujur sama Rendy Alya...menikah dan melanjutkan cita citamu dan hidup bahagia, agar Ibumu tenang disurga sama,semangat Alya jangan gampang menyerah
Doraita Veriani
cocok ya kamu mmg ditinggal aja...harusnya kamu sama sama berjuang dengan Rendy....berjuang sendiri itu capek tau gak Alya.....
Novi Yani
alya rendy ngajak nikah g mau padahal dahsering tidur bareng giliran daniel br kenal mau d ajak nikah plin plan
Novi Yani
slya bego
Ika Purbaningsih
kecewa q Thor, Alya kok plin plan GT, GK punya prinsip, hrsnya dia tegas dgn keputusan yg sdh diambil,,
Ika Purbaningsih
kok Rendi jd gt Thor,,, kecewa deh
Ika Purbaningsih
buat alya jd wanita kuat thor
blarala
ko
blarala
piye to iki dinikahi g mau malah bunuh diri ...
blarala
mumet
blarala
kok banyak berzinanya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!