Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengandung Anak Selingkuhan Suamiku

Mengandung Anak Selingkuhan Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Penyesalan Keluarga
Popularitas:86.4k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Setelah dua kali mengalami keguguran membuat Vivienne Laurent rela mempertaruhkan segalanya demi satu harapan terakhir. Atas permintaan suaminya, Dominic Ashcroft, ia menjalani program bayi tabung.

Namun, kebahagiaan itu runtuh seketika ketika sebuah pesan datang dari Killian Prescott, pria yang selama ini menjadi musuh abadinya.

"Bayi yang kau kandung bukan berasal dari sel telurmu. Dominic telah menukarnya dengan sel telur Giselle Moreau—selingkuhannya."

Vivienne menolak mempercayainya. Hingga satu demi satu bukti mengungkap kenyataan yang jauh lebih kejam: rahimnya telah dijadikan alat untuk mengandung anak hasil pengkhianatan suaminya.

Akankah Vivienne mempertahankan bayi yang tumbuh di dalam rahimnya atau menggugurkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Malam itu, apartemen Giselle terasa lebih sunyi daripada biasanya. Lampu-lampu kota terlihat dari balik jendela besar, tetapi pemandangan yang biasanya membuat Giselle tersenyum kini sama sekali tidak menarik perhatiannya.

Perempuan itu berdiri di tengah ruang tamu dengan ponsel yang masih berada di tangannya. Sebuah berita baru saja muncul di layar: Dominic Ashcroft resmi ditahan atas dugaan penggelapan dana dan penyalahgunaan wewenang di Laurent Group.

Giselle membaca berita itu sekali lagi. Lalu sekali lagi. Tangannya perlahan turun, sementara wajahnya yang biasanya selalu terlihat percaya diri kini dipenuhi kegelisahan. "Dominic dipenjara."

Kalimat itu terus berputar di kepalanya. Selama ini, Giselle tidak pernah membayangkan pria itu akan benar-benar kehilangan kebebasannya.

Bukankah Dominic memiliki Vivienne? Bukankah perempuan itu mencintainya? Bukankah Laurent Group seharusnya menjadi jalan bagi mereka untuk mendapatkan kehidupan yang jauh lebih mewah?

Giselle menggenggam ponselnya erat. "Bagaimana bisa semuanya berubah seperti ini?" tanyanya kepada dirinya sendiri dengan suara lirih.

Wanita itu segera mencari nomor Dominic. Panggilan pertama tidak tersambung. Giselle mencoba lagi, tetapi tetap tidak ada jawaban. Ia menggigit bibir sambil menahan kegelisahan yang semakin besar. "Dominic..." gumamnya dengan suara bergetar.

Bukan karena ia merindukan pria itu. Bukan pula karena ia takut kehilangan orang yang dicintainya. Yang membuatnya panik adalah sesuatu yang jauh lebih besar. Rencana mereka.

Semua yang telah mereka susun selama bertahun-tahun. Semua impian tentang kehidupan mewah. Semua bayangan tentang harta Laurent. Semuanya tiba-tiba runtuh.

Giselle menjatuhkan tubuhnya ke sofa. Tangannya menutup wajah. "Bagaimana aku bisa sebodoh ini?" keluhnya dengan suara tertahan.

Giselle mengingat percakapan bertahun-tahun lalu, saat dirinya dan Dominic masih menyusun rencana dengan hati-hati. Saat itu, Giselle yang pertama kali memberikan ide untuk mencari perempuan kaya, mendekatinya, menikahinya, lalu perlahan mengambil kekayaannya.

Giselle masih ingat bagaimana Dominic tertawa ketika mendengar rencana tersebut.

"Kamu serius?" tanya Dominic waktu itu sambil menatapnya tidak percaya.

Giselle hanya tersenyum santai. "Kenapa tidak?" ujarnya sambil mengangkat bahu. "Kalau perempuan itu kaya, kenapa kita harus hidup susah? Kita bisa punya anak, tanpa harus aku hamil dan melahirkan."

Dominic akhirnya setuju. Pencarian itu pun dimulai sampai akhirnya mereka menemukan Vivienne Laurent. Perempuan pewaris Laurent Group yang cantik, kaya, lembut, dan menurut perkiraan mereka mudah dikendalikan.

Namun ada satu hal yang tidak pernah mereka perhitungkan. Dominic jatuh cinta.

Giselle memejamkan mata. "Dasar bodoh!" gumamnya marah.

Giselle masih ingat saat Dominic pertama kali mengatakan bahwa perasaannya kepada Vivienne mulai berubah. "Kamu mulai serius dengan dia?" tanya Giselle dengan wajah tidak percaya.

Dominic hanya diam.

Giselle tertawa sinis. "Jangan bilang kamu benar-benar mencintainya."

Dominic menatapnya beberapa saat. "Aku tidak tahu," jawabnya pelan.

"Kamu harus tahu!" bentak Giselle sambil berdiri. "Kita punya kesepakatan."

Dominic mengusap wajahnya. "Aku tahu."

"Jangan lupa tujuan awal kita."

Dominic tidak menjawab.

Meskipun begitu, mereka tetap menjalankan rencana, termasuk rencana bayi tabung. Kehamilan itu seharusnya menggunakan sel telur Giselle. Namun, semuanya berubah ketika Vivienne ternyata hamil secara alami.

Giselle masih ingat betapa marahnya dirinya ketika mendengar kabar itu.

"Dia hamil?" tanya Giselle dengan mata membelalak.

Dominic mengangguk. "Iya."

"Bagaimana bisa?"

"Aku tidak tahu."

Giselle menatapnya tajam. "Kalau begitu, singkirkan."

Dominic langsung terdiam.

Giselle mendekat sambil menahan emosinya. "Kita tidak bisa membiarkan kehamilan itu mengacaukan rencana."

Pada akhirnya, Dominic menuruti keinginannya. Obat itu diberikan kepada Vivienne. Mereka mengira semuanya akan selesai. Namun beberapa waktu kemudian, kabar lain datang.

Vivienne kembali hamil untuk kedua kalinya.

Giselle kembali marah. "Kamu bilang dia sudah kehilangan bayi itu!" bentak Giselle ketika mendengar kabar tersebut.

Dominic menundukkan kepala. "Aku sudah melakukan apa yang kamu minta."

"Lalu kenapa dia hamil lagi?" tanya Giselle dengan suara tinggi.

"Aku tidak tahu!" jawab Dominic kesal.

Giselle memukul meja. "Dominic!"

Pria itu terdiam. Mereka kembali mengambil keputusan yang sama. Dan lagi-lagi, rahasia itu hanya diketahui oleh mereka berdua. Tidak ada seorang pun yang tahu. Tidak Vivienne, tidak keluarga Ashcroft, dan tidak pula orang-orang di perusahaan.

Giselle membuka matanya. Kini semuanya terasa berbeda. Perempuan yang dulu mereka anggap mudah dikendalikan ternyata telah menghancurkan rencana mereka dari dalam. Bukan dengan melawan secara terbuka, melainkan dengan diam, senyum, dan kepura-puraan.

Sekarang Dominic berada di penjara.

Giselle berdiri dan berjalan menuju meja. "Aku tidak boleh panik," ujarnya sambil menuangkan segelas air. "Aku masih punya jalan keluar."

Namun begitu gelas menyentuh bibirnya, pikirannya kembali tertuju kepada Laurent Group. Jika Dominic dipenjara, siapa yang mengendalikan perusahaan? Vivienne.

Jika Vivienne mengetahui semua rahasia mereka, bagaimana nasibnya?

Giselle meletakkan gelas dengan keras. Wajahnya berubah tegang.

"Tidak. Dia tidak mungkin tahu," ujarnya sambil berusaha meyakinkan dirinya sendiri.

Dominic tidak mungkin mengatakan semuanya. Lagipula, jika Dominic membuka mulut, dirinya juga akan terseret.

"Dia tidak akan sebodoh itu," gumam Giselle.

Namun sebuah pertanyaan muncul di kepalanya. Bagaimana kalau Vivienne sudah mengetahui semuanya?

Giselle membeku. Ia teringat beberapa kejadian terakhir. Uang yang tiba-tiba dihentikan. Dominic yang mulai kehilangan kendali di perusahaan. Audit. Pengacara perusahaan. Penangkapan. Dan Vivienne yang selama ini justru terlihat semakin tenang.

Tengkuk Giselle terasa merinding. "Jangan-jangan..." gumamnya, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikan kalimat itu.

1
Kar Genjreng
sahabat sejati saling mendukung,, Atara satu dengan yang lainnya,,,ini baru benar benar,,,
Uba Muhammad Al-varo
Estelle sebenarnya kedua orang tuanya merestui kamu sama Arthur tapi kedua orang tua mu ingin menguji ketulusan dan kesungguhan cintanya Arthur,ayo Estelle 💪💪💪
neni nuraeni
lnjutt
Les Tary
Nikahnya bareng aja sekalian💪💪
Kar Genjreng
🤣🤣 bukan jahat tapi sayang Haha Killian sudah siap menjadi suami dan ayah sambung,
V3
takut nya orang tua Killian mlh tiba-tiba gak suka dg Vivi Krn status nya Ara 😱❓
neni nuraeni
ara... ara..... kmu itu ngegemesin deh
neng ade
menunggu detik-detik menuju pernikahan Killian dan Vivi ..
Ara pasti sangat menggemaskan pakai baju princess
Lisa
Ara seneng banget nih..ntar lg punya Daddy juga..
Pudkeciput
takut lahi bahagia malah ibu kandung ARA Yg datang...hmm
Kar Genjreng
Ara juga mau menikah kaya mommy uncle,,,nanti panggilnya Daddy ya jangan uncle lagi Ara anak cantik Viviane,,,kabar mantan benar benar musnah ya,,, dahsyat
Nar Sih
sbnr nya kalian sama,,suka cuma msih ngk mau megakui nya
Nar Sih
selamat ya vivi ahir nya bayi mu lahir dgn selamat sehat
Nar Sih
sedih baget cerita hidup mu ya vivi😭💪
Raisha
kak Santi...apa ada kalimat yg hilang sebelum kalimat ini?🤔... perasaan Vivi lom bilang kalo ketika malam itu dialah wanita yg sudah killian tiduri tp di paragraf ini,kalimat terakhirnya knp killian dah tau kalo Vivilah wanita itu?🤔🤔
Raisha: iyakah kak? coba ntar aku baca ulang bab sebelumnya... Makaciii infonya kak🙏😃
total 2 replies
Raisha
akhirnya....nunggunya sampai ribuan purnama,baru terucap sekarang😂
Kar Genjreng
ahirnya rahasia nya sudah di ungkap
Kar Genjreng
perempuan itu adalah Ak Kiliian,,,,jadi ketika menikah dengan Valen Ak sudah ga gadis lagi 🤣🤣🤣🤣
Kar Genjreng
mau. membicarakan tentang tunangan nya ya apa mau ,,, kalau masih ada masalh ungkap jangan sampai nanti menjadi masalah,, Vivi jujur mulai sekarang apapun
Uba Muhammad Al-varo
Vivienne ternyata selama ini menyimpan rahasia tentang kejadian yang terjadi pada Vivienne dan Killian 🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!