Dinikahi oleh seseorang yang dicintai memanglah indah dan menggembirakan . Impian pada umunya gadis-gadis yang tengah menanti jodoh sang tambatan hati . Tetapi bagaimana jika itu hanya sebatas pernikahan dibawah tangan alias pernikahan siri . Ialah Zara Shamila Tohar, seorang gadis perantauan yang berjuang demi masa depan yang jatuh hati kepada atasannya sendiri . Pemuda kaya dan tampan bak idol Korea namun berperilaku dingin dan tak mudah membuka hati pada perempuan yaitu Indra Mahesa .
Tulusnya cinta dan kasih sayang ternyata tak selamanya mendapat sambutan baik .
Hadirnya orang ketiga sampai dengan perjuangan mendapatkan restu dari mertua kaya. Menyelingi kisah biduk rumah tangga Indra dan Zara.
Akankah keberuntungan berpihak pada keduanya atau malah sebuah kehancuran ??
❤️❤️❤️
This is my first novel, Jadi Apabila terdapat kesamaan nama tokoh,tempat dan lain sebagainya mohon dimaklumi ya readers 🙏🙏🙏
Jangan lupa vote karyaku, like, dan komen ya readers...
Terimakasih
Happy reading ❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siee zill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari-H
Hari yang ditunggu-tunggu Indra dan Zara pun akhirnya tiba juga. mereka berangkat menuju masjid tempat akan diadakannya acara ijab kabul itu.
Tak ada yang datang dari keluarga mempelai pria maupun wanita. Hanya seorang sahabat karib Indra saja yang menghadiri dan sengaja diundang oleh mereka. Dialah Rizki, teman sekaligus rekan kerjanya saat ini.
Tuuuut ....
terdengar bunyi telepon dari handphone indra., segera ia sambungkan ke earphone nya.
"Halooo... gimana bro, Lo jadi Dateng kan nemenin kita berdua?" sambil menyetir dengan serius.
"Tenang aja, ni guwa udah mau jalan. Kita ketemu langsung dilokasi ya?" sahut Rizki dari seberang sana.
🚙🚙
***Di lokasi Pernikahan**
Demi kemajuan hubungan mereka, Zara mencoba menerima kenyataan atas restu yang tidak mereka dapatkan dari pihak orang tua Indra*.
🚙
tut tuuuut...
Suara klakson mobil Indra saat memasuki area masjid tempat dimana akan dilaksanakannya pernikahan siri.
Seorang ustadz, penghulu, serta wali hakim yang dipilih karena Zara sudah tidak lagi mempunyai seorang ayah.
"Assalamualaikum ... pak ustadz, pak penghulu, pak wali?" sapa Indra ketika turun dari mobil nya.
Zara hanya sedikit merendahkan kepalanya tanda hormat pada mereka.
"Mari kita segera laksanakan hajatnya mas Indra dan mba Zara didalam masjid!" ajak seorang ustadz yang merupakan kenalan dari Indra.
Mari, mari...
Namun saat acara akan dimulai Indra meminta agar menunda sejenak untuk menunggu kedatangan sahabatnya tersebut.
Tujuh menit berlalu, sebuah mobil zedan keluaran terbaru berwarna hitam tiba. Buru-buru Indra menyambut kedatangan tamunya yang tak lain adalah sahabat karibnya, Rizki.
"Hai... bro. akhirnya Lo Dateng juga. Ayo kita segera masuk kedalam aja". Sambil merangkul pundak Rizki.
Assalamualaikum... bapak-bapak. Maaf sudah menunggu lama. Mari disegerakan saja acaranya.
Lalu saat ijab terucap dengan lantang dan semua orang yang hadir mengatakan sah.
Mereka berdua pun kini sah secara agama sebagai sepasang suami-isteri.
Bergegas mereka berpindah tempat sesuai acara dan sedikit ceramah dan nasehat dari ustadz dan bapak penghulu.
🥂🍻🍝
Scene berpindah di sebuah restoran itali.
Karena para bapak-bapak menolak saat diajak makan demi perayaan acara pernikahan yang sukses, Kini yang berpindah ke restoran hanya bertiga. Mereka memilih restoran italy kesukaan Indra dan Rizki.
Zara yang hanya seorang gadis dari kalangan biasa pun tidak menolak saat diajak ke restoran italy. Ini kali pertama bagi Zara, sebelumnya dia selalu menolak saat diajak makan di restoran mahal oleh Indra.
Beralasan karena lidahnya pasti takkan sesuai dengan masakan mahal. Tapi karena hari ini merupakan hari kebesaran bagi mereka berdua dia menyetujuinya.
Demi menyenangkan hati sang suami dan sedikit paksaan dari Rizki.
"Gak papa kan kita makan disini Ra??" tanya Rizki sambil mngedikkan kedua alisnya bergantian.
Indra yang memerhatikan kelakuan tengil sahabatnya itu langsung menyenggol dengan sengaja sebelah kaki Rizki.
"Duh... bro. apaan sih nyenggol-nyenggol? cemburu ya... guwe kayak gitu ke Zara?" heran deh.
Perkataan Rizki tak digubris oleh Indra. Dia malah mengalihkan fokusnya pada Zara dan bertanya, " Kamu kalau gak suka makanan disini kita bisa pindah kok, sayang."
"Duh...duh... mentang-mentang udah sah suami istri sekarang dengan lantang ngomong sayang-sayangan didepan guwa".
bersedekah tanda menyindir.
"Bodo amatt ... !!!" indra pada Rizki.
okkay ..... Rizki menjep-menjep kearah Indra.
Zara hanya tertawa kecil melihat tingkah kedua laki-laki didepannya itu.
❤️
❤️❤️
🌹🌹
Semangat. 😊
Semangaat. 😊
jangan lupa mampir ya
Dinikahin Ceo Dingin
asisten dadakan hadir😘
mampir yuk
semangat selalu💪
Next up. 😉
Semangat, Thoor. 😊