Indonesia
NovelToon NovelToon
Identity

Identity

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: siti harifah

Entah karena kehidupan tidak menyukai nya atau dirinya lah yang tidak menyukai kehidupan. Seorang perempuan mengalami masalah hidup semenjak kejadian yang menimpa nya saat itu.

Ia tidak tau lagi mau percaya kepada siapa. Disaat ia ingin mempercayai orang tersebut, tiba-tiba saja orang itu menghilang dari kehidupan nya.

Sesungguhnya ia tidak paham sama alur cerita yang Tuhan berikan kepada dirinya. Sebenarnya kenapa Tuhan membuat nya mengalami ini semua?

Apa maksudnya? Ia tidak paham. Yang ia lakukan hanya menjalani apa yang akan terjadi kedepannya, ia hanya pasrah dengan kehidupan nya saat ini.

Ingin mengeluh tapi kepada siapa? Tidak ada yang bisa dipercaya di muka bumi ini, dunia sudah tidak baik-baik saja.

Dunia sekarang sudah berbeda, apapun yang kamu katakan tidak akan dihiraukan, hanya dirimu lah yang tau seperti apa itu kamu.

Bahkan orang yang begitu dekat dengan mu belum tentu percaya sama apa yang kamu katakan, karena apa? karena semua itu percuma.

*no copy paste story:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti harifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Alice saat ini sedang berjalan di koridor sekolah, kedua langkah kaki nya terus berjalan melewati setiap kelas dan dari belakang ada seseorang yang mengerjar nya sambil memanggil dirinya beberapa kali tapi sama sekali tidak di hiraukan nya.

"Alice tunggu?!" Protes nya. Saat Aksa hampir mendekati Alice ia langsung menarik lengan nya, sampai membuat peremouan tersebut langsung berhadapan dengan lelaki itu.

"Apa lagi?" Tekan nya.

"Dengerin dulu penjelasan gue." Pinta nya.

"Penjelasan apa lagi? Mending lepasin tangan gue sekarang, soalnya gue mau pulang."

"Lu mau pulang? Kan belum jam pulang kenapa pulang sekarang?" Tanya lelaki itu bingung.

"Gak usah ngurusin gue Sa, kenapa jadi orang kepo banget sih? Lepas," tekan perempuan tersebut sambil melepaskan lengan nya yang di pegang oleh Aksa lalu pergi ke kelas nya untuk mengambil tas nya.

Aksa yang melihat perempuan tersebut hanya bisa menghela nafas panjang lalu ia pun pergi menyusul Alice ke kelas mereka.

Saat perempuan tersebut masuk dan melangkah kan kaki nya ia tiba tiba saja di siram oleh seseorang dari kelas nya hingga membuat baju sekolah nya basah semua. Alice hanya bisa diam sambil menatap tajam ke arah orang tersebut.

"Kenapa? Marah? Guys.. kayak nya ada yang marah nih, tolongin gue dong, gue jadi takut di bunuh sama ni cewek," ujar nya sambil memasang wajah seperti ketakutan.

"Dasar pembunuh, pergi gak lu?! Bikin kotor kelas kita aja!" Ucap nya sambil mendorong pundak Alice sampai membuat dirinya terdorong ke belakang.

Perempuan tersebut hanya diam mengabaikan nya. Lalu ia pun pergi meninggalkan mereka dan mengambil tas nya dan keluar dari kelas tampa menghiraukan ocehan murid murid kelas nya tersebut.

Di saat perempuan tersebut keluar kelas, ia berpapasan dengan Sean.

"Alice? Kenapa lu basah kuyup gini? Terus ini lu mau kemana?" Ujar nya khawatir.

"Gue mau pulang, soalnya Mama gue udah balik,"

"Sama siapa? Kalo sendirian gue antar ya?"

"Gak usah Sean, lu juga baru masuk sekolah, gue gak enak bikin hari pertama lu sekolah jadi ribet gara-gara gue doang," Pria tersebut hanya menggeleng kan kepala nya, lalu jaket yang Sean kenakan ia lepas lalu dia memakai kan nya ke Alice.

"Gapapa itu urusan gampang, gue juga punya hutang budi sama lu, masalah hal gituan cuman sepele jadi gue antar ya," Perempuan tersebut mengangguk kan kepala nya dan saat mereka ingin jalan Aksa datang.

"Alice? Lu beneran mau pulang?" Tanya lelaki tersebut.

"Iya," jawab perempuan tersebut dengan singkat, padat, dan jelas.

"Kalo gitu gue antar ya?"

"Gak perlu Sa, gue di antar sama Sean, mending lu balik ke kelas aja,"

"Kenapa lu minta di antar sama dia? Kan kalian baru baru aja kenalan kenapa main asal minta antar segala?" Protes nya.

"Gue yang mau antar dia bukan Alice yang minta," ujar Sean.

"Gue nanya ke Alice bukan lu,"

"Kan sudah di jawab sama Sean, mau nanya apaan lagi lu?"

"Mending gue yang anter lu," saat lelaki itu ingin meraih tangan perempuan tersebut. Alice yang melihat nya langsung menyembunyikan tangan nya lalu menarik lengan Sean dan pergi meninggalkan Aksa yang saat ini terdiam di tempat ia berdiri.

"Sean maafin gue ya, lu jadi ikut campur masalah gue sama dia," ujar Alice lalu perempuan tersebut melepaskan tangan nya dari lengan Sean.

"Gapapa santai aja," Lelaki itu hanya tersenyum dan mereka pun jalan menuju ke arah parkiran mobil.

POV Aksa.

Setelah kepergian Alice. Aksa masuk ke dalam kelas lalu menghampiri perempuan yang saat ini sedang tertawa bersama teman teman nya.

Saat perempuan tersebut melihat Aksa menghampiri dirinya. Ia langsung berdiri sambil tersenyum bahagia. "Aksa?!" Ucap nya gembira.

"Kenapa datangi gue? Ada yang mau lu omongin?" Tanya perempuan tersebut tak lain ia adalah Nova.

"Lu yang ngiram Alice sampai dia basah kuyup, bukan?" Tanya Aksa serius tampa ekspresi.

"G-Gak kok Aksa.. ngapain juga gue pake nyiram dia segala, kurang kerjaan banget," ucap nya gugup sambil melihat ke arah lain karena perempuan tersebut tidak berani menatap ke arah laki laki yang saat ini berada di hadapan nya karena lelaki tersebut saat ini seperti sedang menahan amarah. Dan itu membuat Nova merinding hanya dengan menatap nya sekilas.

"Terus ember di bawah kursi lu itu apa?"

"I-Ini cuman ember buat sampah gue doang kok Aksa," ucap nya gugup.

"Kalo lu sama yang lainnya macam macam sama Alice, gue gak akan segan segan ancam lu dengan tindakan, paham?" Perempuan tersebut hanya mengangguk kan kepala nya dan setelah itu Aksa pergi ke luar sambil membawa tas nya.

Setelah kepergian Aksa. Perempuan tersebut menendang kuat ember yang berada di bawah meja nya dengan memasang wajah kesal sambil mengumpat.

"Apaan sih?! Aksa tu?! Alice terus Alice terus?! Padahal fakta masa lalu nya sudah terungkap tapi kenapa dia masih aja percaya sama pembunuh itu?! Gila?!" Umpat nya.

"Jangan jangan cowok yang lu suka itu si Aksa dia suka lagi sama Alice?!

"Mending lu diem, gue gak suka denger cewek pembunuh itu." Protes nya. Teman nya itu berdecih lalu kembali berbicara dengan teman yang berada di belakang nya.

...----------------...

Aksa saat ini sedang berlari melewati tiap kelas hingga ia akhirnya keluar dari sekolah dan ia langsung menuju ke arah tempat parkiran. Lelaki itu sedang melihat Alice yang saat ini sedang berbincang dengan lelaki yang saat ini di hadapan nya sambil tersenyum. Ia merasa kesal dan langsung menghampiri mereka berdua.

"Alice?" Panggil nya.

"Aksa? Ngapain lu ke sini?" Tanya perempuan itu bingung.

"Biar gue aja yang antar lu," ucap nya sambil mengatur nafas nya karena sedari tadi ia terus berlari.

"Aksa kan gue sudah bilang yang antar gue Sean kenapa lu jadi repot gini? Lu yakin mau bolos?"

"Lu gak ngerepotin gue, gue gak keberatan. Mending gue aja yang antar lu dari pada dia," ujar nya.

Perempuan tersebut hanya bisa menghela nafas panjang sambil berkata. "Ya sudah seterah lu. Sean maafin gue ya kayak nya gue pulang di antar sama Aksa aja, mending lu balik aja ke kelas, lu juga baru masuk sekolah gue gak enak ngerepotin lu di hari pertama sekolah, gapapa kan?" Tanya nya.

"Gapapa, kalo gitu hati-hati ya pulang nya." Ujar nya sambil tersenyum.

"Iya. Btw kalo misalnya lu ada waktu lu mau gak ke suatu tempat sama gue sebentar?" Tanya perempuan tersebut sampai membuat Aksa menatap ke arah dirinya

"Mau ngapain emang?" Tanya lelaki tersebut.

"Ada yang mau gue bicarain sama lu penting,"

"Oke, kalo gitu gue balik dulu ya," Perempuan tersebut hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum lalu lelaki itu pun segera masuk ke sekolah karena bell sekolah telah berbunyi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Kustri
memahami'a agak ribet, jgn kbykan sebut org ke 3 gitu, klu emg itu yg dimaksud Alice, tulis aja Alice, jgn perempuan itu

penasaran ama alur'a sih..
Ira: Ijin promosi kak, mampir dong di karya ku yang berjudul Pembalasan Istri Yang Dikhianati 🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!