Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Legenda: Naga Langit

Sang Legenda: Naga Langit

Status: tamat
Genre:Misteri / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Xiao Chen selalu dianggap murid terlemah di Klan Xiao.

Tidak punya bakat, selalu gagal dalam ujian, dan menjadi bahan ejekan seluruh murid.
Namun tidak ada yang tahu kebenaran sesungguhnya bahwa tubuhnya menyembunyikan darah naga purba yang tersegel sejak lahir.

Segalanya berubah saat Ritual Penerimaan Roh Penjaga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Kekalahan Lie Huo

BOOOOOOOOOOOOM!

Ledakan yang memekakkan telinga mengguncang seluruh Arena Pusat Kota Batu Hitam. Bola api raksasa itu meledak di atas panggung dengan kekuatan yang mengerikan, menciptakan gelombang panas dan badai api yang menjilat ke segala arah. Perisai pelindung yang dipasang oleh para tetua di sekeliling arena bergetar hebat, nyaris retak di bawah kekuatan dahsyat itu.

Penonton menjerit ngeri. Para anggota Perwakilan Klan Xiao, termasuk Tetua Agung, serentak berdiri dari kursi mereka, wajah mereka pucat pasi. Xiao Long, yang selama ini menonton dengan kebencian, kini menunjukkan ekspresi syok yang rumit. Menghadapi serangan itu, bahkan dia tidak yakin bisa selamat tanpa cedera.

Di tengah panggung yang kini menjadi lautan api, Lie Huo terengah-engah, tubuhnya sedikit gemetar karena telah mengerahkan hampir seluruh Qi-nya. Namun, senyum kemenangan yang buas dan kejam terukir di wajahnya.

"HAHAHA! ITULAH AKIBATNYA JIKA BERANI MENENTANGKU, TIKUS SELOKAN!" teriaknya dengan suara serak, yakin bahwa tidak ada yang tersisa dari lawannya selain abu.

Api perlahan mulai mereda. Semua orang menahan napas, mata mereka terpaku pada pusat neraka api itu, menunggu untuk melihat pemandangan mengerikan dari tubuh yang hangus.

Namun, saat api terakhir menjilat dan menghilang, pemandangan yang terungkap membuat rahang semua orang jatuh ke tanah.

Di tengah kawah kecil yang meleleh di lantai panggung, sesosok siluet masih berdiri tegak.

Api telah lenyap sepenuhnya, menampakkan Xiao Chen. Jubah luar birunya telah menjadi abu, memperlihatkan tubuh bagian atasnya yang ramping namun penuh dengan otot yang padat dan terdefinisi dengan baik. Kulitnya sedikit memerah seolah habis berjemur, dan uap tipis mengepul dari tubuhnya, tetapi selain itu... dia sama sekali tidak terluka.

Lapisan tipis Qi Kekacauan berwarna kelabu yang tadi menyelimutinya perlahan menghilang. Lapisan itulah yang telah menetralkan panas yang mengerikan, sementara tubuhnya yang telah ditempa dengan sempurna menahan seluruh kekuatan ledakan itu.

Keheningan total. Suara jarum jatuh pun akan terdengar seperti guntur. Puluhan ribu orang menatap pemandangan yang mustahil itu, pikiran mereka kosong. Bagaimana... bagaimana mungkin seorang kultivator tingkat kelima bisa menerima serangan pamungkas dari puncak tingkat kesembilan secara langsung dan keluar tanpa goresan? Ini melanggar semua logika kultivasi yang mereka kenal.

Senyum kemenangan di wajah Lie Huo membeku, lalu hancur berkeping-keping, digantikan oleh ekspresi horor dan ketidakpercayaan mutlak.

"Tidak... TIDAK MUNGKIN!" pekiknya, suaranya terdengar panik untuk pertama kalinya.

Dia telah menghabiskan hampir seluruh energinya untuk serangan itu. Dia sekarang berada dalam kondisi terlemahnya, dan rasa takut mulai merayap di hatinya saat dia menatap sosok tenang di hadapannya.

"Kau sudah selesai dengan kembang apimu?"

Suara Xiao Chen terdengar, dingin dan tanpa emosi. "Kalau begitu, giliranku."

Sebelum Lie Huo sempat bereaksi, Xiao Chen menghilang. Kecepatannya, yang tidak lagi terhalang oleh badai api, kini ditampilkan sepenuhnya. Dia muncul tepat di depan Lie Huo seperti hantu.

"Terlalu lambat," bisik Xiao Chen.

Dia melepaskan serangannya. Itu bukan lagi satu pukulan. Itu adalah badai serangan balik. Tangan Penghancur Kekosongan kini ia gunakan sebagai gaya bertarung berkelanjutan. Telapak tangan, siku, lutut, setiap bagian tubuhnya menjadi senjata yang dilapisi oleh Qi Kekacauan yang berat dan merusak.

Lie Huo yang terkejut dan kehabisan tenaga mencoba mati-matian untuk bertahan. Tapi itu sia-sia.

DUG! Sebuah telapak tangan menghancurkan pertahanan lengannya.

KRAK! Sebuah sikut menghantam rusuknya, mematahkannya.

BOOM! Sebuah tendangan lutut menghantam perutnya, membuatnya memuntahkan darah.

Xiao Chen sama sekali tidak memberinya ampun. Ini adalah balasan atas kekejaman Lie Huo terhadap lawannya sebelumnya dan niat membunuhnya yang jelas. Dia menghajar Lie Huo tanpa henti, setiap pukulan mengirimkan getaran yang menyakitkan ke seluruh tubuh sang jenius Klan Lie.

Akhirnya, Xiao Chen mengakhiri rentetan serangan itu. Dia mengumpulkan sisa kekuatannya ke dalam satu telapak tangan terakhir dan menghantamkannya dengan telak ke dantian Lie Huo.

"ARRRGGGHHH!"

Lie Huo menjerit kesakitan saat gelombang energi perusak dari Qi Kekacauan menyerbu pusat spiritualnya, menciptakan retakan pada fondasi kultivasinya. Matanya memutih, dan dia terlempar ke belakang seperti boneka kain, mendarat dalam tumpukan yang menyedihkan di kaki para tetua Klan Lie yang berwajah pucat. Dia pingsan, terluka parah baik secara fisik maupun mental.

Arena sekali lagi terdiam, keheningan kali ini dipenuhi oleh rasa ngeri dan kekaguman.

Wasit, setelah memeriksa kondisi Lie Huo yang mengerikan, kembali ke panggung dengan langkah gemetar. Dia menatap Xiao Chen dengan tatapan takut sebelum mengangkat tangannya.

"...Pe-pemenang, Xiao Chen!"

Kali ini, tidak ada sorak-sorai yang meledak-ledak. Yang ada hanyalah gelombang gumaman penuh kekaguman dan ketakutan yang menyebar perlahan. Mereka tidak lagi melihat seorang kuda hitam. Mereka sedang menyaksikan kelahiran seorang monster.

Di area Klan Wang, Wang Chen yang selama ini duduk tenang, akhirnya berdiri. Ekspresi santainya telah lenyap, digantikan oleh keseriusan yang luar biasa. Matanya terpaku pada Xiao Chen, tidak lagi dengan rasa ingin tahu, tetapi dengan kewaspadaan penuh. Dia kini mengakui Xiao Chen bukan lagi sebagai ancaman, tetapi sebagai saingannya yang paling hebat dan paling tidak bisa dipahami dalam kompetisi ini.

1
Shaiya_Eet
Ehhhh ada Piranha
Shaiya_Eet
Hey Chen...Kayu Pemikat Jiwa itu untuk kebangkitan guru mu.
Jangan lupa ya Chen!🤭
Shaiya_Eet
Lah kok memperebutkan status murid pribadi master sekte?
itukan hanya tantangan untuk Xiao Chen.
Shaiya_Eet
Kok bisa saling terkejut, apa pertandingan Xiao Yanli tertutup gitu ya
katanya nama Xiao Chen dah menyebar karna diangkat jadi murid master sekte?
Sunggguh terlalu....
Shaiya_Eet
Ikut prihatin nasib tragis Su Qingyue.

sebagai bentuk support untuk Su Qingyue tak kirim 500 point kultivasi dah.
Shaiya_Eet
Pertanyaan yang harusnya tidak ditanyakan oleh seorang Master Sekte...
Udah lah Xiao Chen Sekte Pedang Giok gak pantas untuk mu.
Cari sekte yang lebih baik lagi saja gih...
Shaiya_Eet
Trus apa tujuanmu masuk Sekte Pedang Giok? pamer, balas dendam kan karna ada janji 3 tahun.
Jangan gitulah Xiao Chen, ga baik mempermainkan emosi pembaca, ntar tingkat kultivasimu diturunkan author nyesel looo.
Shaiya_Eet
/Sob/
Shaiya_Eet
Knapa bisa rubah gini ya alurnya, kan plot awal janji 3 tahun, tanpa dendam tapi motivasi.
Kan ini Su Qingyue bukan Nalan Yanran
Su Qingyue : Berpisah baik2 dengan janji 3 tahun untuk membuktikan diri di hadapan Su Ming bahwa Xiao Chen layak untuk Su Qingyue
Nalan Yanran : Janji 3 tahun untuk membuktikan bahwa keputusan Nalan Yanran salah.
Shaiya_Eet
Thooorrr....MC udah di ranah Core Formation, Plisss dooong.
Natsir Oyo
CERITANYA SUDAH JAUH DARI JALUR.. SU QINGYUE CINTA SAMA XIAO KOK BERUBAH ANEH... TAPI ASIIKK... PENULISNYA LUPA😁😁😁😁😁
Shaiya_Eet
Semoga ga selamanya Xiao Chen di bimbing Yao Huang, biar ceritanya makin seruuu.
btw thor kapan nih Xiao Chen pulang kampung?
Shaiya_Eet
Penguasa Xuan 🤭
Shaiya_Eet
Ceritanya mantabs Thor 2000 point lagi untuk Xiao Chen.
Shaiya_Eet
Terlalu dini mencap Master Ouyang sebagai musuh bebuyutan, kan baru terjadi konflik nya, knapa statusnya langsung "bebuyutan"?
Seolah sudah jadi musuh bbrapa generasi saja.
Shaiya_Eet
Siiip 👍
Shaiya_Eet
Semoga ga nyentuh digit Triliyunan
Shaiya_Eet
mantabs
Shaiya_Eet
Mulai terasa peningkatan kualitas nihhh, tak bantu Xiao Chen dgn sumber daya kultivasi 2000 point.
Shaiya_Eet
Tjakep 👍👍👍, Nona Zihan hebaaat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!