Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Nasib Kyarra, Kakanya yang meninggalkan suami dan juga putrinya. Kyarra harus menikah dengan kakak iparnya demi keserakahan ibunya.
Kyarra melakukannya demi keponakannya yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tetapi banyaknya pertentangan dalam pernikahan mereka, belum lagi Kakak iparnya menganggap bahwa dia menerima pernikahan itu semata-mata hanya ingin memeras.
Kyarra benar-benar terjebak dalam pernikahan yang seharusnya tidak terjadi dan apalagi kontrak yang pasti pengetahuannya antara ibunya dengan Kakak iparnya.
Lalu bagaimana Kyarra yang awalnya hanya menjalankan peran sebagai seorang tante yang menyayangi keponakannya dan saat ini harus menjadi istri dari mantan Kakak iparnya, di tengah banyaknya mimpi yang ingin dia tuju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3 Kesepakatan

Kyarra saat ini bertemu dengan Dimas, di depan rumah Kyarra dengan keduanya berada di dalam mobil. Hujan turun membasahi bumi, sejak tadi memang sudah mendung.

"Kyarra, kamu tumben sekali mengajakku bertemu? padahal besok juga kita akan bertemu di kampus?" tanya Dimas.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan kamu," ucap Kyarra terlihat begitu gugup dengan jari-jarinya saling memencet.

"Ingin bicara apa? sepertinya sangat serius?" tanya Dimas terlihat sejak tadi memperhatikan kedua bola mata kekasihnya itu.

Kyarra gugup benar-benar tidak berani untuk mengungkapkan, di tengah saat mulutnya ingin berbicara tiba-tiba saja dua mobil tampak berhenti tepat di depan mobil Dimas, perhatian mereka tertuju pada mobil tersebut, sopir terlihat membuka pintu mobil sembari membawa payung.

Ternyata itu adalah keluarga Alvino, Kyarra kesulitan menelan ludah saat melihat beberapa orang itu memasuki pagar rumah mereka.

"Bukankah itu kakak iparmu? Apa kakakmu sudah pulang?" tanya Dimas sepertinya mengetahui bahwa ada permasalahan yang terjadi pada pernikahan Kakak calon istrinya itu.

"Dimas, aku tidak bisa menikah dengan kamu!" Kyarra mengungkapkan secara langsung.

Dimas kaget yang masih melihat ke arah orang-orang yang memasuki rumah Kyarra, perlahan kepalanya menoleh ke arah Kyarra untuk memastikan secara langsung jawaban itu.

"Kamu barusan bilang apa?" tanyanya.

"Maaf Dimas, aku belum siap untuk menikah. Aku benar-benar tidak bisa menikah dengan kamu," ucapnya tidak berani menyampaikan hal yang sebenarnya.

"Kyarra kita juga tidak akan menikah besok, bukankah aku sudah mengatakan kepada kamu bahwa kita akan menikah setelah kamu lulus kuliah, aku juga saat ini masih menabung," ucap Dimas mulai panik sangat berharap jika ini hanya prank dari Kyarra.

"Maafkan aku Dimas. Aku benar-benar tidak bisa menikah dengan kamu, aku berharap kamu mengerti," ucap Kyarra melepas cincin yang terpasang baru satu malam itu dan kemudian memberikan kepada Dimas.

"Assalamualaikum!" Kyarra berpamitan yang keluar langsung dari mobil.

"Kyarra tunggu!" Dimas ternyata mengejar keluar dari mobil tanpa keduanya ada yang memakai payung Kyarra dengan keduanya berdiri saling berhadapan di bangun hujan deras.

"Kamu tidak bisa memutuskan begitu saja tanpa memberi alasan yang jelas kepadaku? kenapa tiba-tiba kenapa yang sebenarnya terjadi?" tanya Dimas tidak terima.

"Maafkan aku Dimas, aku tidak tahu harus menjelaskan apa, intinya kita tidak bisa melanjutkan hubungan lagi dan hubungan kita sudah berakhir!" ucap Kyarra kemudian langsung berlalu dari hadapan Dimas.

"Kyarra...."

"Kyarra..."

Dimas yang sejak tadi memanggilnya benar-benar diabaikan. Kyarra sudah pasti merasa bersalah, menangis dengan berlari buru-buru masuk rumah, Kyarra bahkan tidak mengingat bahwa beberapa menit yang lalu ada tamu yang masuk ke rumah dan sekarang dirinya telah menjadi pusat perhatian dari tamu tersebut.

Lisa mengerutkan dahi, mungkin merasa aneh dan mungkin ini pertama kali bagi Lisa melihat seseorang sudah dewasa tetapi seperti anak kecil yang hujan-hujanan. Tetapi Alvino yang juga menjadi tamu, sama sekali tidak berniat untuk melirik dan juga tidak peduli.

"Sebentar......" Mega sedikit panik dan menghampiri Kyarra.

"Kyarra, kamu itu apa-apaan berpenampilan seperti ini hah! Kamu dari mana coba basah-basah seperti ini Kamu tidak tahu ada tamu, bikin malu aja, sekarang cepat ganti pakaian kamu dan langsung ke ruang tamu!" Mega ucap tadi berbisik dengannya bahkan mencubit tangan Kyarra.

Kyarra hanya menganggukkan kepala dan kemudian langsung pergi.

"Maaf, Ya, mbak," ucapnya merasa tidak enak ketika kembali menyapa tamunya.

"Yang 1 meninggalkan suami dan anaknya dan yang satu seperti anak kecil, saya tidak tahu dosa apa yang telah dilakukan keluarga saya di masa lalu, sampai-sampai kami harus berurusan dengan keluarga seperti kalian," sahut Lisa dengan sinis.

"Kepergian Melani meninggalkan rumah dan suami, itu bukan seluruhnya kesalahannya, suami terlalu sibuk dengan pekerjaan sampai-sampai tidak memiliki waktu untuk istri dan anak? Melani juga punya karir dan pekerjaannya dan seharusnya didukung oleh suami, bukan menjadikan istri seperti di zaman dulu patriarki!" tegas Mega mencari pembelaan.

"Hah! jadi kamu menyalahkan putra saya," sahut Lina sudah mulai terpancing emosi.

"Tetapi kesalahan tidak semua tertuju pada putri saya," sahut Mega.

"Sudah-sudah, kita datang ke tempat ini bukan untuk bertengkar, tetapi untuk menyelesaikan masalah," sahut Hari tidak ingin ada keributan apapun.

Ternyata Kyarra sudah selesai berganti pakaian, penampilannya tetap sederhana dan anggun, saat ini duduk dengan menunduk di samping Mega. Kyarra benar-benar gugup dia tahu tujuan keluarga dari kakaknya itu sudah pasti ingin mengambil Felly.

"Di mana Kelly?" Alvino langsung mempertanyakan hal itu kepada Kyarra yang dia ketahui memang selama ini Kyarra mengurus putrinya.

"Kelly......"

"Sedang tidur dan tidak bisa diganggu,"Mega menjawab pertanyaan itu.

"Jadi Anda benar-benar akan melarang putri saya dan juga keluarga kami untuk bertemu dengan cucu kami?" tanya Lina semakin marah.

"Kelly akan ikut dengan kalian, sesuai dengan kesepakatan," sahut tegas.

"Hahhhhh!" Lina sampai menghela nafas, dia benar-benar sangat sial berurusan lebih Mega.

"Kalau begitu kapan pernikahannya akan dilakukan?" tanya Alvino tidak ingin basa-basi dan hanya ingin langsung to the point.

Mega tersenyum dan sementara Kyarra justru tidak bersemangat, dia bahkan berharap pernikahan itu tidak akan pernah terjadi.

"Dalam bulan ini pernikahan yang akan dilaksanakan, kalian hanya transfer saja dana untuk pernikahan dan resepsi, biar yang mengurus semuanya," jawab Mega kita berurusan dengan uang dia begitu sangat cepat.

"Pernikahannya akan diadakan besok," sahut Alvino ternyata justru semakin mempercepat membuat Kyarra kaget dengan mengangkat kepala dan melihat secara langsung Alvino.

"Saya tidak suka berlama-lama dan bertele-tele," ucapnya melihat ke arah Kyarra.

"Saya akan memberikan apa yang kalian mau sesuai dengan kesepakatan, pernikahan diadakan besok dan dirahasiakan, tidak ada acara resepsi atau pernikahan yang secara berlebihan, tidak ada media dan apapun itu!" tegas Alvino.

"Kamu jangan terburu-buru seperti itu Alvino, semua perlu proses dan saya juga tidak bodoh," sahut Mega takut jika Alvino bermain taktik dan justru mereka terjebak.

"Saya akan memberikan semua yang kalian mau sebelum saya menikah dengannya dan tidak akan ada kebohongan atau apapun itu, yang kalian butuhkan hanya uang dan saya butuhkan hanya putri saya!" tegas Alvino.

"Baiklah! jika memang kamu ingin mempercepat pernikahannya, maka tidak masalah, besok juga bisa langsung dilakukan di rumah ini, saya akan memanggil saksi, penghulu dan lain sebagainya benar-benar dibutuhkan," sahut Mega.

"Ma...." Kyarra masih berharap dia mendapat kesempatan untuk protes dan mengeluarkan pendapat.

Besok adalah waktu yang sangat cepat dan tidak mungkin dia melakukan hal itu.

"Sudahlah Kyarra kamu ikuti saja apa yang mereka inginkan, ingat apa yang Mama katakan kepada kamu dan jangan mencari masalah! ini demi kebaikan dan masa depan kamu!" tegas Mega penuh dengan penekanan dan sementara Lina hanya geleng-geleng kepala melihat keserakahan dari Mega yang menukar putrinya.

Alvino tidak peduli dengan apapun yang dia butuhkan saat ini hanya Felly.

"Ya, Allah bagaimana ini, apa yang harus hamba lakukan? bagaimana mungkin hamba menikah dengan kakak ipar hamba sendiri?" batin Kyarra

"Kalian benar-benar mempermainkan ku, aku harus memberi kalian pelajaran agar jera berurusan denganku," batin Alvino sejak tadi dipenuhi dengan amarah.

Bersambung.....

1
Oma Gavin
gimana alvino mau kamu bunuh kelly kamu dan ortu mu memang goblok oon sok paling bener dan pinter malah mau bikin kelly mati
Herman Lim
ga mungkin ga jatuh cinta u nanti Alvino yg ada mah bucin bgt sama kharra
Oma Gavin
keluarga toxic bikin gendeng mega matre goblok alvino psikopat gila, melani pasti kabor sama selingkuhan
Ma Em
mampir Thor semoga sukses , Melani pasti menyesal karena sdh meninggalkan suami dan anaknya , semoga setelah kyyara menikah dgn Alvino , Alvino nya baik dan akan jatuh cinta pada kyyara .
Anonim
Lwnjut
Anonim
Menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!