Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Mata Dewa Raja Fengshui

Sistem Mata Dewa Raja Fengshui

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Sistem / Tamat
Popularitas:61.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Di mata teman-temannya yang sombong, Saka hanyalah "si beban" yang lamban, miskin, dan tak punya masa depan, sering kali menjadi bahan rongsokan ejekan dan perundungan. Namun, di balik senyum polos dan sikapnya yang kelihatannya bodoh itu, Saka menyembunyikan rahasia besar: dia adalah pewaris tunggal kemampuan mistis Raja Fengshui yang mampu melihat aliran Qi, pendar aura barang antik tak ternilai, hingga nasib malang-mujur seseorang hanya dalam sekali tatap. Sambil membiarkan musuh-musuhnya tertawa di atas ketidaktahuan mereka, Saka diam-diam meraup keberuntungan dari barang-barang pusaka yang dianggap remeh, menunggu momen paling tepat di sebuah pelelangan elit untuk membongkar kedoknya, menghancurkan harga diri mereka, dan memaksa dunia berlutut di hadapan sang Raja Fengshui yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Acara lelang pun akhirnya dimulai dengan menampilkan beberapa barang antik kelas menengah sebagai pemanasan. Mulai dari lukisan kuno era penjajahan hingga perhiasan peninggalan keraton dilelang dengan harga puluhan juta rupiah.

Saka terus memperhatikan jalannya acara dengan bosan karena sistemnya sama sekali tidak mendeteksi energi khusus dari barang-barang tersebut. Semuanya memang barang asli namun tidak memiliki nilai magis yang cukup tinggi untuk menarik perhatiannya.

Hingga akhirnya dua orang pelayan membawa sebuah nampan berlapis kain sutra ke tengah panggung utama.

Tok tok tok.

Master Handoko mengetuk palu kayunya untuk meminta perhatian penuh dari para tamu.

"Barang selanjutnya adalah sebuah kalung giok hijau dari era Dinasti Qing yang ditemukan utuh di dalam sebuah makam bangsawan." Jelas Master Handoko sambil membuka kain sutra tersebut.

Sebuah kalung giok berwarna hijau cerah memantulkan cahaya lampu yang sangat indah ke seluruh penjuru ruangan. Banyak nyonya kaya di barisan depan yang langsung menahan napas kagum melihat perhiasan menawan itu.

[Mendeteksi objek kuno bernilai menengah.]

[Kalung Giok Ketenangan: Memiliki energi Qi penyejuk yang mampu menahan gangguan roh jahat tingkat rendah.]

[Estimasi harga pasar: Seratus Lima Puluh Juta Rupiah.]

Saka mengangguk pelan membaca analisis sistem yang melayang di udara tepat di depan matanya. "Barang yang lumayan bagus untuk kelas pemanasan." Batin Saka menilai giok tersebut.

"Harga awal dibuka di angka lima puluh juta rupiah." Teriak Master Handoko dengan lantang memecah kesunyian.

"Enam puluh juta." Seorang pria buncit di barisan tengah langsung mengangkat papan penawarannya dengan cepat.

"Tujuh puluh juta." Sahut seorang wanita paruh baya dari sisi kiri ruangan tidak mau kalah saing.

Harga terus merangkak naik dengan cepat hingga menyentuh angka seratus juta rupiah dalam waktu kurang dari satu menit. Saka melihat Anya tiba-tiba memperbaiki posisi duduknya dan menatap kalung giok itu dengan pandangan penuh harap.

"Seratus dua puluh juta." Ucap Anya dengan suara lembut namun menggema jelas membelah keriuhan aula.

Seluruh ruangan mendadak hening seketika mendengar pewaris keluarga Adijaya itu ikut turun tangan memberikan penawaran. Tidak ada lagi yang berani mengangkat papan karena tidak mau mencari masalah dengan keluarga konglomerat nomor satu tersebut.

Anya tersenyum lega mengira dirinya sudah berhasil memenangkan lelang kalung giok penyejuk yang sangat dicarinya itu. Namun tiba-tiba kabut ungu di sekitar tubuhnya bergejolak sangat hebat dan berputar layaknya badai puting beliung kecil.

[Peringatan bahaya terdeteksi dari target Anya Adijaya.]

[Aura kutukan bereaksi agresif merasakan ancaman dari energi penyejuk kalung giok di depan panggung.]

[Kutukan itu mulai memanipulasi pikiran orang di sekitarnya untuk menggagalkan target mendapatkan barang tersebut.]

Saka melebarkan matanya terkejut membaca peringatan merah yang berkedip-kedip kencang di layar sistemnya. Sebelum dia sempat mencerna apa yang terjadi suara tawa sombong terdengar nyaring dari barisan kursi paling belakang.

"Seratus lima puluh juta." Teriak Rio sambil berdiri mengangkat papan penawarannya tinggi-tinggi dengan dada membusung bangga.

Seluruh mata di ruangan itu langsung menoleh ke arah barisan belakang menatap pria berjas hitam itu dengan pandangan tidak percaya. Anya pun ikut menoleh ke belakang dan menatap tajam ke arah Rio dengan raut wajah yang sangat dingin.

Kevin menarik ujung jas Rio dengan panik hingga wajahnya pucat pasi ketakutan. "Bos lo gila ya, itu si Anya yang nawar kenapa lo malah nekat ngelawan dia bos." Bisik Kevin gemetar ngeri.

"Lo diam aja Vin, ini strategi gue buat cari perhatian si Anya biar dia tahu gue cowok tajir yang nggak takut bersaing." Balas Rio dengan bisikan arogan tanpa menyadari tatapan membunuh dari gadis itu.

Rio sama sekali tidak sadar bahwa keberanian konyolnya ini bukan murni berasal dari dalam dirinya sendiri. Kabut ungu dari kutukan Anya telah merasuki otaknya yang dangkal dan memanfaatkannya untuk mencegah Anya mendapatkan kalung giok penawar itu.

Anya mengepalkan tangannya kuat-kuat menahan emosi yang memuncak di dadanya melihat tingkah pria sok kenal dari kampus lamanya itu. "Dua ratus juta." Sahut Anya lagi menaikkan tawaran dengan nada suara yang mulai bergetar menahan amarah.

"Dua ratus lima puluh juta." Balas Rio dengan sangat cepat tanpa berpikir panjang sedikitpun seolah uang itu hanya sekadar daun kering baginya.

Seluruh aula langsung riuh berbisik-bisik membicarakan keberanian pria antah berantah di kelas silver yang berani menantang tuan putri Adijaya. Saka yang melihat semua kekacauan ini dari atas balkon VVIP hanya bisa menyeringai lebar sambil menepuk dahinya pelan.

"Rio, Rio, kebodohanmu ini benar-benar tidak ada obatnya sama sekali." Gumam Saka sambil tertawa tertahan.

"Kau baru saja menggali kuburanmu sendiri dengan sangat dalam malam ini tanpa kau sadari." Batin Saka menantikan kehancuran yang akan menimpa musuhnya itu sebentar lagi

1
VirgoRaurus 31Smile
MEMBOSANKAN... ALUR CERITANYA MELENCENG GAK KARUAN... SKIP....
VirgoRaurus 31Smile
apakah suara pistol laser seperti ini... ini kan suara peluru yg ditembakkan...
VirgoRaurus 31Smile
orang sombong sundul langit kok dijadikan tokoh utama... payah kau Thor...
VirgoRaurus 31Smile
kok ada suara sesuatu yg pecah...
VirgoRaurus 31Smile
dua dunia... maksudnya apa nih...?
VirgoRaurus 31Smile
deretan mobil mewah... kan MC cuma punya satu mobil...
VirgoRaurus 31Smile
suara sirine apa suara lonceng Thor...?
VirgoRaurus 31Smile
kayaknya dari awal nama tokohnya indo semua, lha di benua atas nama tokohnya berubah ya...
VirgoRaurus 31Smile
membeli kapal udara... batu roh aja gak punya.
VirgoRaurus 31Smile
sang dewa langit... sang dewa fengshui apa sang dewa langit... sejak kapan MC bergelar seperti itu...
VirgoRaurus 31Smile
kok tahu kalau MC anak Dirgantara... kan sama sekali gak di sebutkan.
VirgoRaurus 31Smile
di bumi yg katanya alam rendah, senjatanya sudah modern... di benua atas yg katanya lebih tinggi, senjatanya cuma pedang, Kampak, tombak... kok aneh...
VirgoRaurus 31Smile
cerita fengshui kok dleweran kemana mana...
VirgoRaurus 31Smile
kepadaku... bukan kepada kalian.
VirgoRaurus 31Smile
MC terlalu sombong dg kekuatannya.
VirgoRaurus 31Smile
kalau pakai jet pribadi, kenapa musti pesan tiket VIP... kan tinggal pakai aja, gak usah pakai tiket segala...
VirgoRaurus 31Smile
judul turnamennya... turnamen spiritual pusaka Majapahit, tapi diadakannya di luar pulau Jawa... kok gak di Jatim aja, tempat asal mula kerajaan Majapahit.
VirgoRaurus 31Smile
ini harusnya masuk ke ranah spiritual, bukan kultivator...
VirgoRaurus 31Smile
baru tahu... fengshui masuknya ke ranah kultivator...
VirgoRaurus 31Smile
dendam MC yg membabi buta alias ngawur...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!