Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Status: tamat
Genre:Single Mom / Dokter / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Saga Mahendra percaya satu hal, pengkhianatan tidak pernah memiliki alasan. Itulah yang ia yakini sejak hari ia melihat Sahira, wanita yang ia cintai, berpelukan dengan sahabatnya sendiri. Sejak saat itu, Saga memilih pergi. Meninggalkan cinta, mimpi, dan masa lalu yang terlalu menyakitkan.

Lima tahun kemudian, ia kembali. Bukan lagi remaja yang rapuh, tapi seorang dokter dengan hati yang telah membeku. Namun, takdir mempermainkannya. Sahira muncul kembali bersama seorang anak berusia empat tahun.

Waktu tidak pernah berbohong. Lalu, siapa ayah dari anak itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Sementara itu, di Jakarta. Suasana ruang rawat VIP rumah sakit Kasih Ibu pagi itu terasa tenang.

Cahaya matahari masuk melalui jendela besar, menerangi ruangan yang dipenuhi aroma obat dan suara alat monitor yang berdetak pelan.

Tuan Mahendra terlihat jauh lebih baik dibanding malam sebelumnya. Wajah pria paruh baya itu sudah tidak sepucat kemarin, meski tubuhnya masih tampak lemah setelah serangan jantung mendadak yang ia alami.

Di samping ranjang, Nyonya Tatih duduk dengan wajah penuh kelelahan. Sejak Saga pergi semalam, wanita itu sama sekali tidak bisa tenang. Pikirannya terus dipenuhi satu hal tentang Sahira dan anak kecil bernama Sahir.

Dokter Mario baru saja selesai memeriksa kondisi Tuan Mahendra. Setelah menuliskan beberapa catatan di map medis, pria itu menoleh pada pasangan suami istri tersebut.

“Kondisinya membaik,” ucapnya tenang. “Kalau hasil lab nanti siang bagus, sore ini sudah boleh pulang.”

Tatih langsung mengangguk kecil. “Terima kasih, Mario.”

Namun, meski mendengar kabar baik itu, wajah wanita tersebut tetap terlihat gelisah. Dokter Mario menyadarinya.

“Ada yang mau Kak Tatih tanyain?”

Tatih terdiam beberapa detik sebelum akhirnya berkata pelan,

“Mario…” Tatapannya perlahan berubah ragu.

“Apa … Sahira pernah datang ke rumah sakit ini waktu hamil dulu?”

Ruangan mendadak terasa lebih sunyi.

Dokter Mario menatap kakak iparnya beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk pelan.

“Iya.”

Tatih langsung menegang.

“Dia sering periksa kehamilan di sini,” lanjut Mario tenang. “Dan waktu melahirkan juga di sini.”

Tatih menggenggam ujung selimut suaminya kuat-kuat. “Dia datang sama siapa?”

“Revano.”

Mendengar nama itu, wajah Tatih langsung berubah.

“Lihat kan!” emosinya tiba-tiba naik. “Aku udah bilang dari dulu kalau anak itu pasti anak Revano, bukan cucuku!”

Suara wanita itu terdengar penuh penolakan. Namun, Dokter Mario justru menghela napas panjang.

“Kak Tatih…” nada suaranya mulai serius, “itu benar-benar anak Saga.”

Tatih langsung menatap Mario cepat.

“Revano sendiri yang menyangkal kalau Sahir anaknya.”

“Mana mungkin!” bantah Tatih cepat. “Kalau memang bukan anaknya kenapa dia yang ngurus Sahira selama ini?”

Mario menatapnya tajam beberapa detik.

“Karena waktu itu…” suaranya mulai berat, “nggak ada siapa-siapa lagi yang bisa bantu mereka.”

Tatih terdiam, Dokter Mario lalu melanjutkan perlahan,

“Malam itu waktu Revano bawa Saga ke rumah sakit, harusnya Kakak masih ingat kondisi Saga.”

Tatih langsung menegang, bagaimana mungkin ia lupa malam itu. Malam di mana Saga hampir kehilangan nyawanya karena overdosis obat.

“Dosis obat di tubuh Saga terlalu kuat,” lanjut Mario pelan. “Dan aku sendiri yang periksa dia.”

Tatapan pria itu berubah dalam.

“Aku lihat sendiri bekas cakar di leher Saga.”

Tatih membeku.

“Dan aku yakin…” Mario menatap kakak iparnya lekat-lekat, “malam itu Saga dan Sahira memang melakukan hubungan itu.”

Ruangan mendadak hening. Tatih perlahan menundukkan wajahnya dan tangannya mulai gemetar.

“Aku nggak pernah tahu…” suaranya melemah pelan. “Aku nggak pernah tahu dia hamil…”

Nada penyesalan mulai terdengar jelas. Mario justru menghela napas berat.

“Karena setelah itu…” pria itu menatap Tatih tajam, “Revano datang menemuiku.”

Tatih perlahan mengangkat wajahnya lagi.

“Dia bilang Kakak sendiri yang meminta Sahira menjauh dari Saga.”

Air muka Tatih langsung berubah pucat.

“Dan sejak saat itu,” lanjut Mario, “Sahira menjalani semuanya sendirian.”

Tatapan Mario perlahan melembut, tetapi nadanya tetap penuh kekecewaan.

“Dia hancur berkali-kali, Kak.”

Tatih menutup mulutnya pelan dan dadanya terasa sesak mendadak. Selama ini ia berpikir dirinya sedang menyelamatkan masa depan anaknya. Namun, ternyata dia justru membuat cucunya tumbuh tanpa ayah. Dan membuat seorang perempuan muda menanggung semuanya sendirian selama lima tahun.

“Tatih … kau dengar semua itu?!” Suara Tuan Mahendra tiba-tiba menggema memenuhi ruang rawat.

Tatih langsung tersentak panik.

Sejak dibawa ke rumah sakit kemarin, suaminya memang nyaris tidak mau berbicara dengannya. Pria itu lebih banyak diam dan memalingkan wajah setiap kali Tatih mencoba mengajak bicara.

“Kau jahat!”

Tatih langsung menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca.

“Mas…”

“Selama ini kau buta karena harta dan status!” bentak Tuan Mahendra dengan napas memburu. “Padahal kau tahu sendiri Saga sangat mencintai Sahira!”

Tatih langsung menangis.

“Aku cuma ingin yang terbaik buat Saga…”

“Yang terbaik?” Tuan Mahendra tertawa pahit penuh amarah. “Karena ulahmu kita hampir kehilangan anak kita sendiri!”

Tubuh Tatih langsung melemas.

“Kalau waktu itu Saga nggak memilih pergi ke London…” suara pria itu mulai bergetar menahan emosi, “aku nggak tahu apa yang bakal terjadi sama dia.”

Tatih menutup mulutnya sambil menangis semakin keras. Bayangan Saga semalam terus teringat di kepalanya. Tatapan kecewa putranya, tangis pria itu dan bagaimana Saga pergi meninggalkan rumah tanpa mau melihat dirinya lagi.

“Aku nggak tahu semuanya bakal jadi begini…” lirih Tatih penuh penyesalan.

Tuan Mahendra justru memalingkan wajah dengan mata memerah.

“Kau menghancurkan hidup anak kita sendiri.”

Ruangan kembali sunyi. Hanya suara tangis pelan Tatih yang terdengar memenuhi ruangan.

Sementara Dokter Mario berdiri diam beberapa saat sebelum akhirnya ikut berbicara.

“Kak…” suaranya terdengar lebih tenang, “biarkan Saga pulih dulu dari semua trauma masa lalunya.”

Tatih perlahan mengangkat wajahnya.

Mario menghela napas panjang sebelum melanjutkan,

“Selama lima tahun dia hidup dengan pikiran kalau Sahira mengkhianatinya.”

Tatih langsung menunduk lagi.

“Dan itu menghancurkan dia perlahan.” Tatapan Mario berubah serius.

“Harusnya Kakak sadar kenapa sampai sekarang Saga nggak pernah bisa jatuh cinta lagi.”

Tatih langsung terdiam.

“Dia nggak pernah benar-benar sembuh.”

Suara Dokter Mario terdengar berat.

“Psikolog yang menangani Saga di London juga bilang…” pria itu berhenti sejenak, “trauma Saga nggak ringan.”

Jantung Tatih langsung terasa sesak. Selama ini ia selalu melihat putranya baik-baik saja. Saga tetap tersenyum, tetap sopan. Tetap menjadi anak yang membanggakan keluarga Mahendra. Tetapi ternyata, di balik semua itu, anaknya menyimpan luka yang begitu dalam.

“Apa … separah itu?” suara Tatih bergetar pelan.

Mario menatapnya lama. “Saga kehilangan kepercayaan pada cinta.”

Air mata Tatih kembali jatuh.

“Dia hidup bertahun-tahun sambil membenci perempuan yang sebenarnya paling dia cintai.”

Tatih perlahan terduduk lemah di kursinya. Tubuhnya terasa kehilangan tenaga. Wanita itu benar-benar menyadari bahwa semua keputusannya telah menghancurkan hidup anaknya sendiri.

1
tutut wahyuningsih
bagus ceritanya nya..👍❤️❤️
Cesar Manuel Ris Costa
wanita
Cesar Manuel Ris Costa
tenang
Jamayah Tambi
Tq Athur.Ceritanya bagus.Teruskan berkarya
Aisyah Alfatih: terima kasih kakak 💞
total 1 replies
Jamayah Tambi
Lain kali jgn bg tumpang.Order jet taxsi online.Grab,uber kan banyak
Jamayah Tambi
Mesti gedok nak ganggu rumah tangga orang.Ada bau2 pelakor yg tercium di hidung ku
Ita Mei Lestari
/Sob//Cry/
Jamayah Tambi
Om Mario tak ada isteri ke.Duda terlajak.Ramai jer doktor dan peraeat yg suka kat Dr Mario.Mario ini kat nama watak dalam games .
Jamayah Tambi
Apa kau nak buat
мєσωzα
ceritanya cukup seru, konfliknya jg gak muter-muter 👍🏻
Jamayah Tambi
Utu la masalahnya.Asal ada masalah cari Alkohol.
Jamayah Tambi
Orang tak jangan paksa
Jamayah Tambi
Bodo punya sepupu
Jamayah Tambi
Tak ada CCTV ke
Jamayah Tambi
Kenapa Sahira tak lapor polisi saja .Toko bunganya habis berantakan kerana ulah pereman
Jamayah Tambi
Macam satu je toko bunga kat Bali tu.Suruh Rani cari ke toko bunga lain.Pulak/Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Adakah berjaya Clara menyingkirkan Sahira.
Jamayah Tambi
Aldi jau nsk tolong Clara buat apa.Dia itu licik.Dia terlslu obsesi pada Saga.Aldi ,Saga itu darah daging kamu sendiri.Kalau kamu khinsti dia hubungan keluarga akan hancur terutama ayah kamu
Jamayah Tambi
Kalau punya hati dan petasaan jangan bantu.Beritau Saga niat jahat Clara
Jamayah Tambi
Nikahi Sahira dan mulai hidup baru bersama isteri dan anak mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!