Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Malam

Wanita Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nurul Marisa putri

“Di balik senyum indahnya, tersimpan luka yang tak pernah terlihat.”

mas aku bukan orang baik pergih saja:"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Marisa putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

wanita malam : di atara hidup dan kematian

Dari kejauhan, Jessica yang menyaksikan seluruh kejadian itu tersenyum lebar penuh kepuasan. Pemandangan Alya yang lari terluka dan hinaan yang terlontar membuatnya merasa menang telak. Di tengah keramaian yang menyaksikan, ia menyeringai penuh kebencian.

"Dasar wanita murahan... gak bakal ada yang mau menerima lo," umpatnya dalam hati dengan tajam. "Kevin itu cuma milik gue! Gak akan pernah jadi milik lu, sekuat apa pun lo berusaha!"

Kevin berlarian memburu keberadaan Alya, matanya menyapu setiap sudut gedung dan halaman.

"Astaga... cepat sekali jalannya. Ke mana dia pergi?" gumamnya cemas, napasnya memburu.

Tanpa membuang waktu sedetik pun, ia segera menghubungi orang kepercayaannya.

"Dion, tolong segera lacak keberadaan Nyonya," perintahnya tegas lewat telepon.

"Siap, Pak. Segera saya kerjakan dan akan saya kabari secepatnya," jawab Dion sigap di ujung sana.

Kevin melangkah gelisah, rasa takut mulai menjalar di dadanya. Malam sudah larut dan suasana mulai sepi.

"Khawatir sekali... ke mana kamu pergi, Alya, di malam begini?" batinnya penuh kegelisahan. "Aku mencarimu di mana-mana tapi tak kunjung bertemu."

Aku menunggu sendirian di halte yang sunyi. Malam itu terasa makin dingin dan sepi, seolah dunia sudah ditinggalkan semua orang. Air mataku jatuh tanpa henti, menangis tersedu-sedu memendam perih di dada.

Saat aku hendak mencoba menenangkan diri, tiba-tiba terdengar suara langkah dan tawa kasar. Sekelompok pemuda tampak mendekat, mereka berjalan sempoyongan sepertinya baru saja minum-minum.

"Wahai... cantik sendirian aja nih?" sapa salah satu dari mereka dengan nada yang tidak ramah. "Mau nggak Abang temenin biar nggak sepi?"

Alya mulai panik, tubuhnya gemetar hebat. "Tidak mau! Lepaskan saya!"

"Jangan galak gitu dong, cantik..." jawab mereka sambil tertawa sinis.

"Abang bisa bikin kamu melayang dan bahagia, sayang," tambah yang lain dengan tawa yang mengerikan.

Ketakutan memuncak, Alya berteriak meminta pertolongan. "Tolong! Jangan ganggu saya! Tolong!"

"Enak aja minta dilepasin," tangannya kasar menyentuh lengan Alya. "Kamu cantik banget lho... mending jadi milik Abang aja ya," ucapnya diiringi tawa jahat teman-temannya.

Tiba-tiba sebuah mobil berhenti mendadak, dan Kevin melompat turun dengan napas memburu.

"Alya...!!"

Tanpa ragu sedikit pun, ia maju sendirian menghadapi keempat preman yang kasar itu.

"Sialan... Jangan sentuh dia!" bentak Kevin dengan suara menggelegar.

Salah satu preman menatapnya meremehkan sambil tertawa sinis. "Heh? Tuan? Dia wanita lu? Hahaha... Apa lu bisa melindungin dia sendirian?"

Penghinaan itu memicu amarah di dalam diri Kevin. "Bangsat!" teriaknya. Tanpa pikir panjang, ia langsung menendang keras perut preman yang memegang Alya.

Suasana berubah menjadi sangat menegangkan dan berbahaya. Kevin harus mempertaruhkan nyawanya sendiri, berjuang mati-matian demi menarik Alya keluar dari ancaman yang mengerikan ini.

Kevin ternyata sangat mahir bertarung, ia melawan empat preman itu dengan gagah berani dan tak tergoyahkan. Namun, di tengah kekacauan itu, satu orang lagi masih menawan Alya dengan kasar.

"Jangan coba-coba mendekat!" ancaman tajam terdengar dari mulut preman yang memegang Alya.

Ketakutan menyelimuti Alya, tapi yang lebih mengerikan terjadi: preman itu tiba-tiba mengeluarkan pisau tajam dan langsung menempelkan ujungnya ke leher Alya.

"Berhenti! Jangan bergerak!" teriak Kevin panik, nadanya berubah putus asa. "Kalian mau apa? Jangan sakiti dia, tolong jangan sakiti dia!"

Salah satu preman membalas dengan pukulan yang sangat keras, telapak tangannya begitu kuat hingga membuat Kevin terhempas jatuh ke tanah.

Bruk! Meski kesakitan, Kevin mengerahkan seluruh sisa tenaga di tubuhnya. Satu tekad yang membara di hatinya: Aku harus menyelamatkan Alya...

"Kevin..." tangis Alya pecah, hatinya remuk melihat orang yang dicintainya terluka demi dirinya.

Panggilan itu menjadi kekuatan. Kevin berusaha bangkit kembali, lalu melawan keempat preman itu dengan sisa kekuatan yang ada. Ia bertarung habis-habisan, meninju siapa saja yang menghalangi jalannya, hingga akhirnya mereka semua roboh dan lari ketakutan. Alya pun selamat dari ancaman maut.

"Syukurlah... kamu tidak apa-apa, Alya," ucapnya lemah namun lega. "Aku takut sekali sampai kamu kenapa-napa..."

Wajah Kevin sudah berlumuran darah, luka di pelipisnya terlihat jelas, namun sorot matanya teduh memandang wanita kesayangannya.

Di tengah kelegaan seolah bahaya telah lewat, tiba-tiba sisa kejahatan muncul. Salah satu preman itu menusuk secara kejam dari belakang—pisau tajam menancap kuat di punggung Kevin.

"TIDAK...!!" teriak Alya histeris.

Tubuh Kevin yang tadi sempat kokoh memeluknya, seketika lemas tak berdaya dan ambruk ke pelukan Alya. Keempat preman itu segera lari terbirit-birit menghilang ke kegelapan, meninggalkan mereka berdua dalam ketakutan.

"Kevin! Bangunlah... sadarlah, tolong!" tangis Alya pecah, ia memeluk erat tubuh yang mulai dingin itu. Rasa bersalah membakar dadanya. "Semua gara-gara aku... dia jadi begini demi aku."

Kebahagiaan itu terpecah saat rombongan Dion akhirnya tiba. Wajah Dion pucat melihat pemandangan mengerikan itu.

"Maaf, Nyonya... kami terlambat," ucapnya cemas. "Cepat! Bawa Tuan ke rumah sakit sekarang! Keadaannya gawat!"

"Nyonya, tenanglah... Tuan Kevin sudah dibawa masuk ke ruang operasi," ucap Dion lembut berusaha menenangkan.

Namun Alya tak bisa tenang. Ia mondar-mandir di lorong rumah sakit dengan wajah pucat pasi, hati dan pikirannya penuh kekhawatiran mendalam. Rasa bersalah menyelimuti seluruh jiwanya.

"Seharusnya aku yang terluka... seharusnya aku yang menanggung rasa sakit ini, bukan Kevin," ratapnya dalam hati sambil menahan tangis yang kembali pecah. "Kenapa harus dia? Kenapa dia yang harus berkorban demi keselamatanku?"

"Nyonya, sebaiknya Ibu istirahat sebentar saja. Biar kami yang menjaga Tuan Kevin di sini," bujuk Dion lembut, melihat tubuh Alya yang tampak limbung.

Namun Alya menggeleng kuat, hatinya tak tenang sedikit pun. "Aku tidak bisa... Jangan khawatir soal aku, Dion."

Pintu ruang operasi itu terasa seperti membentang waktu yang sangat lama. Alya semakin panik, ketakutan akan kehilangan Kevin mencekik lehernya. Ia tak berhenti menatap lampu yang masih menyala, satu-satunya yang bisa ia lakukan hanyalah melipat tangan erat dan berdoa sekuat hati.

"Ya Tuhan... tolong selamatkan dia. Jangan ambil dia dari sisiku, aku mohon..."

Kepanikan Alya makin memuncak, rasa sesal menyeruak memenuhi setiap sudut pikirannya. Ia terus menyalahkan diri sendiri tanpa henti.

"Seandainya aku tidak pergi meninggalkan acara tadi... seandainya aku tidak lari terbirit-birit karena perasaanku sendiri," batinnya pilu, air mata kembali menetes deras. "Kalau aku tidak pergi, Kevin pasti tidak perlu ikut mengejarku, dan dia tidak akan terluka seberat ini... Semua salahku, sepenuhnya salahku."

Dion berusaha lagi menenangkan, suaranya lembut penuh perhatian. "Nyonya, sebaiknya nona istirahat sebentar. Tidak akan ada apa-apa, biar saya yang menjaga Tuan Kevin di sini."

Alya perlahan menunduk menatap dirinya sendiri. Ia tersentak—penampilannya sungguh acak-acakan. Bajunya kusut dan berantakan, terlihat jelas bercak-bercak darah yang mengering, darah Kevin yang menjadi saksi betapa mengerikannya kejadian tadi. Ia terlihat seperti orang yang tersesat dalam kesedihan yang mendalam.

1
putri_raisa
cerita unik seru juga
Naura Azizah
good job
Ikhsan Ramadhan
cerita seru semangat
nurulmarisa: terimakasih😍
total 1 replies
vegaa
bagus
nurulmarisa: terimakasih😍
total 1 replies
Didi Mulyadii
bagus banget
nurulmarisa: terimakasih dukunganya🤩
total 1 replies
Didi Mulyadii
kenapa alya harus berkorban kaya gitu ya
nurulmarisa: demi uang pak🤣
total 1 replies
putri_raisa
kesel deh sama orang tua kevin mandang status banget😵‍💫
nurulmarisa: bisa lah orang yang beradaa maunya sama satu kasta🥲
total 1 replies
Naura Azizah
apa gak merinding ya si Alya di deketin om om kaya Kevin kalo ganteng mah hayu aja gemes alurnya Manarik KA update dong aku kepo kelanjutannya 😍🤣🤭
nurulmarisa: awal awal takut dia pas di perhatin om om ganteng🤣
total 1 replies
Naura Azizah
kayanya si Raka suka Alya deh segitu capernya bejir🤭🤣
nurulmarisa: cinta bertepuk sebelah tangan dia😵‍💫🤣
total 1 replies
vegaa
suka banget sama perhatian Kevin,tapi Alya bakal suka gak si soal dia udah om om tuh jadi kepo kelanjutannya di tunggu updatenya ya KK seru nih aku ada gemes gemesnya🤣
nurulmarisa: siap Kaka Kaka ku dak sabar nich💪🤭🤣
total 3 replies
Andira
jadi makin seru ni ceritanya lanjut kk semnggtt🤭
nurulmarisa: terimakasih KK aku makin semangat KK♥️🫶
total 1 replies
Andira
aku kalo jadi Alya baper parah seperhatian itu kevin
Andira: semua cowo gitu love bombing hehe🤣
total 2 replies
Feni sang penulis novel
assalamualaikum kak ceritanya Bagus banget aku suka alur yang terakhir lanjut kak bagaimana nih makin seru kak bisa komen ya kita semangat ya semangat yah kak bikin karyanya oh iya pak aku punya 3 novel kalau kakak suka mampir-mampir ya kak terima kasih
Feni sang penulis novel: terima kasih ya kak semoga kakak suka ya dengan karya aku ada tiga karya aku tolong baca semuanya ya kak semoga kakak suka dan tolong berikan bintang 5 dan tolong berikan komentar untuk ketiga novel aku kak terima kasih
total 2 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
semangat buat author 💛💛
nurulmarisa: makasih komen kk ,kk juga semangat ya 🙏💪
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
sampai segitunya banget yah🤭
nurulmarisa: sebener ke paksa aja kerja begitu karna nominal gede maklum dunia malam🥲🫠
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
lagian cowoknya gragas banget sih/Smug/
nurulmarisa: kaya itu efek mabuk itu sepeleng🤣
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
kenapa Alya melakukan itu?
nurulmarisa: lagi enak enak kerja,malah di godain om om kk, mana ganteng lgi🤣👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!