Indonesia
NovelToon NovelToon
PENYESALAN SETELAH MENINGGALKAN

PENYESALAN SETELAH MENINGGALKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:599
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.



Bagaimana kisah selanjutnya..........

Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Damara melambaikan tangannya di depan wajah Alex ,"Alex ,heyyy,Alex " ucap damara menyadarkan Alex dari lamunannya.

Alex terperanjat kaget ,"Hahaha kamu melamun ya" ucap damara pada Alex.

Alex mengaruk kepalanya yang tidak gatal ,"Hehe iya" jawab Alex.

"Eh tidak terasa sudah mau tengah malam ,ayo kita kembali ke cafe ,aku ingin beristirahat besok aku masuk shift pagi " ucap damara .

Alex mendengus kesal ,"Kenapa sih jam berlalu begitu cepat ,giliran saat aku di kantor membantu ayah terasa lama " batin Alex .

"Yah melamun lagi ni orang " gerutu damara ,damara mencubit lengan Alex .

"Au au au ,sakit Ara ,kenapa kamu mencubitku" keluh Alex sambil mengelus lengan bekas cubitan damara.

"Salah siapa malah melamun ,sudah mau tengah malam ini ,kalau ada setan lewat gimana ,nanti setan itu malah akan merasukimu ,siapa yang susah ,aku juga yang susah" ucap damara .

"Iya iya maaf ,eh di sana ada bianglala ,kamu mau naik ke sana?" tanya Alex tiba tiba . Damara menjawab namun sebelum damara bersuara tiba tiba Alex langsung menarik lengan damara menuju bianglala .

Sampainya di pintu masuk bianglala ,damara terpesona ,"Wahh aku baru tahu alun alun ini ada bianglala " ucap damara sambil melihat bianglala yang berputar di depannya.

Alex tersenyum ,"Sebelum pulang kita naik bianglala ini dulu ,aku janji setelah ini kita kembali ke cafe " ucap Alex sambil mengangkat tangannya .

Damara mengangguk ,"Baiklah baiklah ,tapi sebentar saja ya ,hanya satu putaran setelah itu kita kembali ke cafe" ucap damara.

"Siap " jawab Alex semangat ,Alex langsung membayar tiket naik bianglala ,tak lama giliran Alex dan damara masuk ke dalam bianglala ,Alex masuk terlebih dahulu lalu mengulurkan tangannya pada damara ,"Ayo aku bantu naik" ucap Alex.

Damara tersenyum lalu mengangguk dan menerima uluran tangan dari Alex . Saat damara sudah duduk dengan aman bersama alex ,pintu bianglala itu ditutup dan tak lama bianglala berputar pelan .

Damara melihat ke arah bawah ,"Wahh pemandangan di atas sini sangat cantik banget ,tidak kalah cantik dengan di desa " ucap damara.

Alex menatap damara sambil tersenyum ,"Benar cantik sekali ,aku bahkan sangat mengagguminya" ucap Alex tidak mengalihkan perhatiannya pada damara .

Damara tertawa senang ,lalu menunjuk lampu yang terlihat indah pada Alex ,agar Alex ikut melihat , Alex hanya mengangguk dan tersenyum .

Saat Alex menatap pergelangan tangan damara ,Alex sedikit kecewa ,Alex lalu menggenggam gelang couple di tangannya .

Damara yang tidak mendengar suara Alex pun mengalihkan perhatiannya pada Alex . Damara melihat Alex yang terlihat sedih .

"Alex kamu baik baik saja ?" tanya damara pada Alex.

Alex langsung mengubah raut wajahnya menjadi bahagia ,"Aku tidak kenapa Napa ,memangnya aku kenapa " ucap Alex.

Damara hanya merespon dengan mengangguk , Tak lama bianglala berhenti ,damara pun turun dari bianglala diikuti Alex dibelakangnya ,"Sekarang sudah tengah malam lewat sepuluh menit ,ayo kita kembali" ucap damara sambil berjalan menuju cafe .

Alex mengikuti damara dari belakang , Beberapa menit kemudian damara dan Alex telah sampai di depan cafe ,Damara menatap Alex yang berada di belakangnya ,"Aku masuk dulu ya ,kamu hati hati di jalan" ucap damara. Alex mengangguk

Damara masuk ke dalam cafe ,sedangkan Alex menghembuskan nafasnya kasar melihat kepergian damara .

"Jika aku menyatakan perasaanku padamu aku takut jika kamu akan menolakku dan malah menjauh dariku ,tapi jika tidak aku nyatakan aku takut kamu diambil orang lain,arghhhhhhhhh frustasi aku ,apalagi si tom and Jerry itu ,aku tahu kalau dia juga menaruh perasaanya padamu" ucap Alex ,sambil menendang kaleng di dekat kakinya .

Tiba tiba ada seorang nenek nenek beserta anak perempuannya yang sedang lewat.

"Anak jaman sekarang kok rata rata seperti orang gila ,pasti karena permasalahan cinta ,dasar anak anak jaman sekarang" ucap nenek nenek itu.

"Ibu jangan berkata seperti itu ,maaf ya nak ,ibu saya memang kalau ngomong suka melantur " ucap anak nenek itu.

Alex tersenyum dan mengangguk sopan ,"Tidak apa apa Tante ,Tante dan nenek mau kemana tengah malam seperti ini?" tanya Alex.

"Tante mau bertemu dengan anak Tante ,sudah tengah Malam tidak pulang pulang ,dan ibu Tante sangat khawatir pada cucunya" ucap ibu itu.

"Kemana perginya anak Tante,mungkin saya bisa membantu?" tanya Alex .

"Terima kasih nak ,tapi anak Tante ada di dalam cafe ini ,kamu pulang saja " ucap ibu itu.

Alex kaget ,"Apakah anak Tante masih bekerja sampai tengah malam di cafe ini ?" tanya Alex kaget.

Ibu ibu itu tertawa kecil ,"Tidak nak ,anak Tante bos di cafe ini ,dan entah kenapa malam ini anak Tante belum pulang hingga larut malam,jadi Tante ingin menjemputnya" ucap ibu ibu itu.

Alex mengangguk ,lalu tiba tiba ,"Apaaaaa" teriak kaget Alex.

Nenek dan ibu itu terperanjat kaget ,sang nenek memukul pelan kaki Alex dengan tongkat milik nenek itu. "Dasar anak muda ,kamu ingin membuat nenek sakit jantung di sini ,kenapa kamu berteriak kencang" ucap nenek itu.

Alex tersenyum kecil ,"Maaf kan saya nek saya tidak sengaja ,apa cucu nenek bernama Tommy?" tanya Alex pelan.

"Iya nek anak Tante namanya Tommy ,kamu mengenal anak Tante?" tanya ibu itu.

Alex mengaruk kepalanya yang tidak gatal ,"Emm ,saya dan Tommy adalah teman Tante " ucap Alex.

Ibu Tommy tersenyum ,"Wahh ternyata kamu teman anak Tante ,tampan ya ,apa kamu baru bertemu dengan anak Tante di sini?" tanya ibu Tommy.

"Emm iya Tante ,ini sudah tengah malam ,saya pamit dulu ya takut dicariin orang tua saya ,mari Tante nenek" ucap Alex sambil berlalu meninggalkan ibu dan nenek Tommy.

Ibu Tommy pun menuntun nenek Tommy masuk ke dalam cafe.

Di dalam cafe Tommy mengepalkan tangannya melihat rekaman cctv saat damara dan Alex bertemu di depan cafenya . "Lalat penganggu ,aku sudah lama ingin mengambil hati Ara ,tapi kamu datang mengacaukan segalanya ,aku tidak akan tinggal diam ,walaupun kamu anak orang terkenal di kota ini aku tidak akan peduli " ucap Tommy.

"Tommy" teriak nenek Tommy di depan pintu ruang kerja Tommy.Tommy kaget melihat neneknya.

"Nenek ,kenapa nenek datang kemari ,ini sudah tengah malam ,nenek seharusnya istirahat" ucap Tommy sambil membantu ibunya menuntun neneknya ke sofa di ruang kerjanya.

"Bagaimana nenek bisa beristirahat kalau kamu tidak pulang ,ini sudah jam berapa ,seharusnya kamu sudah pulang dari tadi ,di rumah aku dan ibumu menunggu " marah nenek Tommy.

Tommy menghembuskan nafasnya kasar ,"Maafkan aku nek ,pekerjaanku tadi sedikit menumpuk jadi aku ingin menyelesaikannya jadi besok aku bisa datang ke cafe tanpa ada pekerjaan yang menumpuk " jawab Tommy.

Nenek Tommy menepuk bahu Tommy ,"Tapi ingat dengan kesehatanmu Tommy ,kamu itu kepala keluarga ,kalau kamu kenapa Napa ,kamu mau nenek yang mengantikan mu" ucap nenek Tommy.

Tommy tersenyum ,"Tommy tidak akan kenapa Napa nenek ,ayo Tommy antar nenek dan ibu pulang ,waktu sudah hampir pagi " ucap Tommy sambil berdiri ingin membantu menuntun neneknya.

"Sudah tahu kalau mau hampir pagi ,jika kamu mengantar nenek pulang bisa bisa besok pagi baru sampai ,nenek ingin menginap di cafe ini " ucap nenek Tommy .

Tommy dan ibunya kaget ,"Astaga ibu ,kita pulang saja ya ,hanya sebentar kok nanti kita sampai rumahnya ,tidak akan sampai pagi" ucap ibu Tommy.

"Tidak ,ibu sudah sangat lelah " ucap nenek Tommy.

"Tapi ranjang di mess Tommy tidak seempuk di rumah Lo nek ,yakin nenek bisa tidur ,bahkan tidak ada AC di kamar mess" ucap Tommy.

"Nenek tidak peduli ,cepat antarkan nenek ke kamar " ucap nenek . Tommy pun menurut lalu mengajak ibu dan neneknya ke kamar mess .

Saat sampai di tempat mess ,nenek dan ibu Tommy terperangah kagum ,"Wahh sangat bersih sekali ya ,apakah kamu punya cleaning service untuk membersihkan mess ini?" tanya nenek Tommy.

Tommy mengelengkan kepalanya ,"Tidak ,biasanya area kamar mess ini ada jadwal bergilir untuk membersihkannya " jawab Tommy.

"Ada berapa karyawan yang ada di mess ini?" tanya ibu Tommy.

"Sekitar 5 orang tapi yang 2 orang sedang cuti " ucap Tommy .

"Ayo Tommy antarkan ke kamar ,ada satu kamar yang belum dipakai dan masih sangat bersih " ucap Tommy lalu berjalan menuju kamar yang dimaksud.

Saat Tommy melewati kamar damara ,damara membuka pintu sambil mengeringkan rambutnya yang baru selesai dikeramas.

Ibu dan nenek Tommy menatap damara ,damara salah tingkah ,"Haduh mati aku" batin damara sambil menelan salivanya dengan sudah payah.

Tommy terpesona melihat kecantikan damara.Sedangkan ibu dan nenek Tommy saling menyenggol karena melihat Tommy yang terlihat terpesona melihat damara.

Damara tambah salah tingkah ,"Halo Tante,nenek ,saya salah satu karyawan bos Tommy ,nama saya damara" ucap damara memperkenalkan dirinya ,tak lupa mencium tangan ibu dan nenek Tommy.

"Wahh nak damara sangat cantik sekali ,Tommy hapus air liurmu itu memalukan sekali" ucap nenek Tommy.

Tommy kaget lalu dengan spontan mengelap bibirnya , "Nenek mengerjaiku mana ada air liur " kesal Tommy .

Damara ,ibu dan nenek Tommy tertawa . "Nenek mau kemana dengan Tante ?" tanya damara sopan.

"Nenek ingin beristirahat di mess ini ,tidak apa apa kan nak ?" ucap nenek pada damara.

Damara kaget ,"Astaga tidak apa apa nek ,justru kami malah merasa senang nenek bersedia tidur di sini" jawab damara.

"Ayo nek ibu hari sudah semakin pagi " ajak Tommy.

"Nenek pergi dulu ya nak ,cepat keringkan rambutmu nanti keburu masuk angin Lo" ucap nenek Tommy.

"Iya nek " jawab damara.

Lalu nenek dan ibu Tommy berjalan meninggalkan damara.

Damara pun melanjutkan jalannya ke lantai bawah untuk mengambil air karena air di kamarnya sudah habis.

Di lantai bawah damara selesai mengambil air minum lalu ingin kembali ke kamarnya ,namun saat damara berbalik badan damara kaget melihat Tommy berdiri di belakangnya ,karena kondisi di lantai bawah sedikit remang remang , damara tak sengaja menumpahkan air di gelasnya di baju Tommy.

"Astaga ,maafkan aku ,aku kaget tadi " ucap damara sambil menunduk . Tommy tersenyum kecil,"Tidak apa apa ,jangan khawatir ,mungkin nanti lama kelamaan akan kering sendiri " ucap Tommy .

Damara merasa bersalah , "Kamu ganti baju saja ,nanti kamu masuk angin " ucap damara.

Tommy menggelengkan kepalanya ,"Aku tidak punya baju ganti di sini ,tapi tidak apa apa nanti akan kering sendiri" ucap Tommy.

"Aku akan meminjamkan baju untukmu ,tapi maaf mungkin akan agak kekecilan " ucap damara.

"Tidak apa apa ,aku tidak mau merepotkan mu ,aku bisa pulang dulu " ucap Tommy .

"Tidak apa apa ,sama sekali tidak merepotkan kok ,jika kamu memaksa pulang nanti malah sedikit repot ,aku pinjamkan saja " ucap damara.

"Baiklah kalau begitu ,terima kasih banyak " ucap Tommy tulus .

"Tidak apa apa ,seperti dengan siapa saja ,kita kan berteman ,kamu juga sering membantuku juga ,ayo kita naik ke atas" ucap damara sambil berjalan ke atas menuju kamarnya diikuti Tommy di belakangnya.

Sampainya di kamar damara meletakkan gelas berisi air minumnya dan mulai mencari pakaian miliknya yang akan cocok dipakai untuk Tommy .

Tommy melihat kamar mess damara ya g terlihat bersih dan sangat rapi ,"Maaf aku hanya punya ini ,apa tidak apa apa ,tapi untuk celananya aku punya kok celana training " ucap damara .

Tommy mengangguk ,"Baiklah aku akan memakainya ,terima kasih " ucap Tommy.

Damara mengangguk ,"Kamu pakailah dulu di kamarku ,aku akan mengantarkan kipas ini dulu untuk ibu dan nenekmu ,mereka pasti sedang kepanasan sekarang" ucap damara sambil mengambil kipas angin miliknya.

"Eh jangan ini kan kipasmu ,nenek dan ibu akan aku urus nanti ,aku tidak mau merepotkan mu" ucap Tommy.

"Hyy tidak ada kata merepotkan ,lagipula aku tidak butuh kipas ini untuk malam ini ,jadi biar aku kasih untuk ibu dan nenekmu mereka lebih butuh ,sudah kamu ganti bajumu dulu " ucap damara sambil berjalan menjauh keluar dari kamarnya.

"Bagaimana aku tidak menyukaimu ,hatimu sangat baik damara ,tidak ada orang yang tidak akan terpesona padamu " batin Tommy.

Damara mengetuk pintu kamar nenek dan ibu Tommy.Tak lama pintu kamar itu terbuka dan terlihat ibu Tommy .

"Loh nak damara ,ada apa nak kenapa kamu tidak beristirahat " kaget ibu Tommy.

Damara tersenyum ,"Damara ingin memberikan kipas ini untuk Tante dan nenek ,di kamar ini belum ada kipasnya " ucap damara.

"Eh jangan nak ,ini kan kipasmu ,bawa kembali saja,nenek dan Tante baik baik saja kok" ucap ibu Tommy .

"Tidak apa apa Tante ,nanti nenek tidak bisa tidur dengan tenang jika kepanasan ,kasihan nenek " ucap damara .

"Baiklah nak ,terima banyak ya ,cepatlah tidur besok kamu masih harus bekerja kan" ucap ibu Tommy.

Damara mengangguk,"Iya Tante ,damara pergi dulu ya ,permisi Tante " ucap damara sambil berjalan menuju kamarnya .

Ibu Tommy tersenyum melihat damara ,lalu ibu Tommy masuk ke dalam kamar dengan membawa kipas pemberian damara.

Damara mengetuk pintu kamarnya ,"Tom apa kamu sudah selesai " ucap damara.

Tak lama pintu kamarnya terbuka dan terlihat Tommy ,Damara melototkan matanya lalu ,"Huahahhahahahahaha"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!