Indonesia
NovelToon NovelToon
Tahta Senja Untuk Aira

Tahta Senja Untuk Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Senja_Puan

Terlahir kembali usai tewas disiksa, Aira bertekad membalas dendam pada Azka dan keluarganya. Ia bangkit merebut tahta, menggagalkan pengkhianatan, dan membuka hati untuk paman Azka, Rizky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja_Puan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27: SYARAT DARI SANG NYONYA BESAR

Malam kembali turun membungkus kediaman utama. Suasana di ruang makan keluarga Azka terasa amat canggung dan sarat tegang. Meja makan panjang yang terbuat dari kayu mahoni dipenuhi dengan hidangan-hidangan kelas atas, namun tak ada satu pun yang berminat untuk menyentuhnya.

Hendra Gunawan duduk di ujung meja dengan raut wajah kusam, sementara Azka tampak gelisah, sesekali melirik ke arah tangga. Rani berdiri agak canggung di sudut ruangan, tak berani mengambil tempat di meja utama usai pengusiran secara tidak langsung yang ia alami di ballroom kemarin.

Ketika suara dentut sepatu hak tinggi Aira terdengar menuruni anak tangga, seluruh pasang mata di ruangan itu seketika tertuju padanya.

Aira melangkah dengan keanggunan yang sukar ditandingi. Ia mengenakan gaun terusan simpel berwarna abu-abu mutiara dengan rambut terurai rapi. Tanpa menyapa siapa pun, ia langsung menarik kursi di sisi berseberangan dengan Azka dan duduk dengan tenang.

"Aira..." panggil Hendra Gunawan, membuka suara dengan intonasi yang dipaksakan ramah. "Ayah senang kamu mau turun bergabung untuk makan malam bersama kami."

Aira menyandarkan tubuhnya, menatap Hendra lurus tanpa ada sedikit pun rasa hormat yang dulu pernah ia tunjukkan.

"Jangan buang waktu dengan basa-basi, Ayah Mertua," potong Aira dingin. "Kita semua tahu kenapa kita duduk di meja ini malam ini. Waktu kalian menuju sidang pleno tinggal tiga puluh hari lagi, dan kalian butuh suara dua puluh lima persen saham veto milikku."

Azka mengepalkan tangannya di bawah meja, namun ia menahan diri untuk tidak meledak usai pelajaran pahit yang ia terima dari Aira semalam. "Aira, katakan saja apa yang kamu inginkan. Aku tahu kamu tidak akan membiarkan proyek ini hancur begitu saja."

Aira menyunggingkan senyum tipis—sebuah senyuman indah yang menyimpan racun paling mematikan.

"Bagus kalau kamu langsung pada intinya, Azka," sahut Aira halus. Ia menegakkan posisi duduknya, menatap Azka, Hendra, dan Rani bergantian. "Aku bukan wanita jahat yang tega melihat suaminya hancur di depan dewan direksi... asal kamu dan keluargamu benar-benar menunjukkan penyesalan dan kesungguhan untuk bertobat."

Binar harapan mendadak memancar di mata Azka dan Hendra.

"Katakan, Aira! Apapun syaratnya, akan kami penuhi!" seru Azka cepat, tak sabar mengunci dukungan saham tersebut.

Aira mengacungkan jari lentiknya satu per satu.

"Pertama..." Aira menatap Hendra Gunawan dengan sorot mata yang penuh tekanan. "...aku ingin seluruh keluarga di rumah ini, terutama Ayah, meminta maaf secara resmi padaku malam ini juga atas semua penghinaan dan perlakuan tidak adil yang kulalui selama menjadi bagian dari keluarga ini."

Wajah Hendra seketika memerah padam. Sebagai pria tua yang terbiasa dihormati dan memegang otoritas tinggi, meminta maaf pada menantunya sendiri adalah pukulan berat bagi harga dirinya. Namun, bayangan kehilangan posisi di dewan direksi membuatnya terpaksa menelan saliva pahit.

"B-baik..." gumam Hendra dengan gigi tergetar. "Aku... Ayah minta maaf atas perlakuan kami selama ini, Aira."

Aira tersenyum puas, lalu mengacungkan jari keduanya. Matanya beralih menatap Rani yang berdiri kaku di sudut ruangan.

"Kedua... aku ingin Rani berjalan mendekat ke mari, berlutut tepat di bawah kakiku, dan meminta maaf secara pribadi atas semua kecurangan dan pengkhianatan yang dia lakukan di belakangku."

"APA?!" jerit Rani tak sanggup menahan diri lagi. Wajahnya memucat bagaikan mayat. "Mbak Aira, ini sudah keterlaluan! Aku ini adikmu!"

"Kamu adalah wanita yang merusak rumah tanggaku dan merangkai tipu daya di perusahaan!" potong Aira dengan suara yang begitu tajam bagaikan sabetan pedang. "Pilih, Rani... berlutut sekarang, atau lihat Azka kehilangan seluruh posisinya di sidang pleno nanti!"

Rani menatap Azka dengan mata berkaca-kaca penuh permohonan. "Mas... tolong aku, Mas... Jangan biarkan dia mempermalukanku seperti ini..."

Namun, Azka mengalihkan pandangannya. Di mata Azka saat ini, posisi pimpinan dan keberlangsungan proyek belasan triliun jauh lebih penting daripada harga diri Rani.

"Lakukan, Rani," desis Azka dingin tanpa menatapnya. "Lakukan demi aku."

Rani membeku. Hatinya bagaikan dihantam gada raksasa melihat pria yang dicintainya memilih untuk mengorbankan dirinya. Dengan tubuh bergetar hebat dan air mata yang menetes deras di pipinya, Rani melangkah mendekat. Dengan terpaksa dan rasa hina yang luar biasa, ia menjatuhkan kedua lututnya di atas marmer dingin, berlutut tepat di hadapan kaki Aira.

"M-maafkan aku... Mbak Aira..." bisik Rani lirih, menundukkan kepalanya hingga menyentuh lantai.

Aira menatap Rani dari atas dengan pandangan dingin tanpa ampun. "Bagus. Dan sekarang... syarat ketiga. Syarat yang paling utama."

Aira menatap Azka dengan sorot mata yang mengunci jiwa pria itu secara mutlak.

"Pecat Rani dari perusahaan klan hari ini juga. Putuskan seluruh hubungan pekerjaan maupun hubungan pribadi dengannya tanpa sisa. Bersihkan namanya dari seluruh aset proyekmu, dan pulangkan dia serta keluarganya ke kampung halaman mereka."

BAM!

Ucapan Aira bagaikan petir menyambar di dalam ruangan itu. Rani langsung mendongak dengan mata membelalak lebar, sementara Azka terpaku kaku di tempat duduknya, napasnya tertahan rapat dalam cengkeraman dilema yang teramat menghancurkan.

1
Airin
akhirnya yang ditunggu tunggu, update juga
Airin
semangat Thor updatenya
Airin
kokop terus uncle
Airin
wadaw dikokop juga🤭
Yasa
suka banget sama fl yang Badas gini.
Senja_Puan: makasih kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!