Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:85k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 BRYAN SHOCK

SELAMAT MEMBACA !!!

Acara ulang tahunnya Calista dirayakan begitu meriah, maklum anak orang kaya.

Fira duduk di sebelahnya Amara menatap lurus pemandu acara yang memandu acaranya Calista. Saat pembagian kue pemandu itu meminta memberikan kepada orang yang disayanginya.

Yang pertama untuk Mama dan Papanya, kemudian kepada kedua Oma dan Opanya, lalu Tantenya. Kemudian ia menyuruh Pengasuhnya membawakan empat kue ulang tahun untuk mengikutinya yang berjalan ke arah ke tempat duduknya Fira.

"Aunty Fira, ini buat Aunty Fira dan kedua adik kembar dan ini buat Aunty Amara," ujarnya tulus memberikan satu persatu kue ulang tahun yang dibantu oleh pengasuhnya.

Fira dan Amara terkekeh melihat kelakuannya Calista, "Terima kasih, Kak Calista yang cantik. Tapi kuenya cukup satu saja, Sayang. Ini nanti dibagi dengan adik kembar!" seru Fira tak enak menjadi pusat perhatian semua tamu yang hadir.

"Nggak boleh, Aunty! Adik kembar punya sendiri jadi nggak boleh minta punyanya Aunty Fira!" seru lagi dengan mengacak pinggang.

Semua orang tertawa melihat tingkah lakunya Calista, Nyonya Celine segera menghampiri putrinya. "Sayang, kan adiknya masih di dalam perutnya Aunty. Jadi kalau Aunty makan, adik kembarkan juga ikut makan," ucap Nyonya Celine.

Calista mengedip-ngedipkan matanya dengan lucu, Fira mengusap kepalanya Calista.

“Benarkah itu, Aunty?” tanya Calista masih tak percaya dengan ucapan Mommynya.

Fira tersenyum kembali dan menganggukan kepalanya, “Iya, Sayang. Benar yang dikatakan oleh Mommy, karena adik kembar masih di dalam perut, makannya ya dari makanan yang dimakan oleh Aunty.”

Calista menganggukan kepalanya, lalu ia berlari ke arah teman-temannya. Nyonya Celine sampai tak enak dengan Fira.

“Dek, kita pulang ya, kamu harus istirahat sudah terlalu lama duduk.” ajak Haikal kepada Fira dan istrinya.

Fira dan Amara menganggukan kepala, lalu mereka berdiri berpamitan dengan Tuan Fernando, Nyonya Celine dan Calista.

Sesampainya di rumah Fira langsung menuju ke kamarnya, ingin meluruskan pinggangnya sebentar, pinggangnya terasa pegal sekali.

Tanpa disadarinya ia justru ketiduran dengan pulas mungkin karena kecapekan.

     ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Sementara di kamar sebelah, Amara duduk di sebelahnya suaminya, ia menyandarkan kepalanya di dada suaminya.

"Aku sudah membayangkan bagaimana ramainya rumah kita, saat kembar sudah lahir ke dunia ini, Mas!" serunya.

Haikal mengusap kepala istrinya dengan sayang. "Pasti sangat ramai, Sayang. Apalagi kalau mereka sudah bisa bicara dan berjalan kesana kemari, pasti sangat ramai sekali!" seru Haikal tak kalah heboh dari suaminya.

Mereka terdiam dengan pikirannya sendiri-sendiri. Amara mengusap perutnya yang sampai sekarang dia belum ada tanda-tanda kehadiran buah hati di dalam perutnya. Apa mungkin Allah masih memberikan waktu dan menyuruh dia dan suaminya untuk berduaan.

Haikal yang bisa merasakan kesedihan istrinya, ia menggenggam erat tangan istrinya dengan erat. "Tak apa-apa, Sayang. Kita masih disuruh untuk selalu bersabar dan berdoa, Allah pasti punya rencana tersendiri yang jauh lebih untuk kita. Walaupun kita belum ada anak, aku akan tetap menyayangimu sampai maut memisahkan kita. Lagian kan sudah ada kembar ditengah-tengah kita.

☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Waktu berlalu begitu cepat, kini kehamilannya Fira tinggal nunggu waktu lahiran saja, Nyonya Sintya sudah datang dari dua hari yang lalu. Ia punya firasat kalau sebentar lagi kedua cucunya akan lahir kedua ini.

Mulai hari ini, Fira sudah tak diizinkan berangkat ke Butik oleh Nyonya Sintya. Semua pekerjaannya akan di kirimkan ke rumah oleh Rubi.

"Eeesstt...aduh...!" suaranya terdengar pelan oleh orang-orang yang duduk di meja makan.

Nyonya Sintya yang melihat putrinya meringis kesakitan, langsung menghampirinya.

"Ada apa, Sayang? Apa sudah kontraksi?" tanya Nyonya Sintya sedikit panik.

Fira mengangukkan kepalanya, "Iya, Mom. Aku sudah merasakannya dari tadi subuh, Mom. Kata Dokter Jihan kalau sakitnya belum sering itu baru kontraksi palsu, makanya aku diam saja, Mom. Tapi ini rasanya sudah mau keluar, Mom," ucap Fira meringis menahan sakit.

"Ayo, Kal! Kita bawa adikmu ke rumah sakit! Nak Amara tolong bawa perlengkapannya Fira, kita ke rumah sakit sekarang," ucap Nyonya Sintya kepada putra dan menantunya.

Fira dan Nyonya Sintya berjalan dengan menggandeng Fira. Sedangkan Haikal sudah mengambil mobilnya, tanpa menunggu lama Amara juga sudah menyusul keluar dari rumahnya.

"Eessstt...sabar ya sayang, kalian sudah tak sabar ingin melihat Mama, Mommy, Daddy dan Oma ya, Sayang!" seru Fira menganjak bicara kedua anaknya sambil mengusap perutnya yang sangat besar itu.

Sesampainya di depan rumah sakit, mereka semua turun dari mobil kecuali Haikal yang ingin memarkirkan mobilnya dulu.

Fira langsung diarahkan ke lantai bersalin yang berada di sebelahnya ruang praktek Dokter Jihan.

"Selamat pagi, Nyonya-nyonya. Bagaimana apakah Nyonya Fira sudah merasakan kontraksi?" tanya Dokter Jihan.

"Selamat lagi, Dokter. Saya sudah merasakannya dari jam lima pagi tadi, Dok," jawab Fira.

"Baik akan saya periksa dulu, silahkan Nyonya Amara dan Nyonya Sintya keluar dulu!" pinta Dokter Jihan kepada dua orang yang mendampingi Fira.

Haikal yang baru keluar dari pintu lift, segera berlari menuju ke istri dan Mamanya. "Bagaimana Fira, Sayang, Ma?" tanya Haikal juga ikut panik.

"Fira sedang diperiksa Dokter Jihan, Mas," jawab Amara mengusap tangan suaminya.

**☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆**

Di Bandung tiba-tiba perut dan punggungnya Bryan merasa sangat sakit sekali, ia langsung menghubungi Bagas.

"Gas, tolong ke ruanganku sebentar!" perintahnya langsung menutup kembali hapenya.

Bagas yang menerima perintah dari Bryan, langsung berlari masuk ke dalam ruangannya Bryan.

"Ada apa, Bry? Kenapa wajahmu sangat pucat sekali?" tanya Bagas panik, padahal tadi Bryan baik-baik saja, kenapa wajahnya pucat dan kesakitan.

"Tolong bawa aku ke rumah sakit, Gas. Perut dan pinggangku sangat sakit sekali...tolong cepat, GAS?!" serunya lagi.

Bagas langsung memapah tubuhnya Bryan yang lemas dan pucat itu. "Tunggu sebentar lagi, Bry. Kamu kenapa tiba-tiba begini?" tanya Bagas lagi, tapi tanpa di respon oleh Bryan.

Mereka berdua masuk ke dalam mobil, Bagas langsung menjalankan mobilnya menuju ke rumah sakit yang lumayan jauh dari perusahaannya.

Dua puluh menit kemudian mobil itu berhenti, Bagas langsung berlari memanggil siapapun yang berada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Dua perawat langsung ikut berlari sambil mendorong ranjang menuju ke mobilnya Bagas. Mereka membantu Bryan berbaring di ranjang dan mendorongnya masuk ke dalam ruangan Gawat Darurat.

Dokter itu menatap Bryan dan memberikan hormat, lalu bertanya dengan sopan. "Maaf kalau boleh tau, sakitnya apa ya, Tuan Bryan?"

Dokter itu tersenyum, ia sangat mengenalnya dengan baik. Siapa sih yang tak mengenal Bryan Putra Danendra, seorang pengusaha muda yang sangat terkenal, sering menjadi pembicara di TV maupun di majalah bisnis.

Bryan membuka matanya sebentar, lalu memejamkan matanya kembali, "Saya juga tak tau, Dok. Tiba-tiba perut saya sakit banget dan pinggang dibagian belakang saya juga sakit banget, Dok," jawabnya dengan lirih.

Dokter itu langsung memeriksa bagian perutnya Bryan, ia tak menemukan penyakit di sana. Dokter itu meminta suster itu membawa alat USG untuk melihat ada penyakit apa? Dokter itu mengernyitkan dahinya heran karena perutnya baik-baik saja.

"Maaf, Tuan Bryan. Perutnya baik-baik saja tak ada yang salah dengan perut anda, Tuan. Kalau saya lihat, anda seperti mengalami kontraksi seperti wanita yang akan melahirkan, Tuan."

Mata Bryan seketika terbuka lebar, "AP...PA?!" teriak Bryan sangat shock mendengar Dokter itu mengatakan kontraksi seperti orang yang akan melahirkan.

1
Lisa Halik
lagi thor...makin best ceritanya😍giftnya menyusul
WHATEA SALA
Aib tunangan Bryan jadi bulan2nan media,dia kan di paksa ibu nya, Rita dan Dinda yang salah
Harniati Rifqy
Lanjut lagi kakak up nya semangat kakak salam sehat slalu 💪💪💪
WHATEA SALA
Coba dinda di ancam ganti sama suami nya,bilang aja suaminya nikah lagi,biar tahu rasa
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat 😘😘😘
Sri Supriatin
Tambah seruuuu tks upnya n lanjuuut thor 🙏🙏🙏
Rahmawati Amma
di tunggu bab barunya thor emang ngak enak klu baca 1bab persatu kumpulin dulu deh sampai 10 bab 😁✌️
kaylla salsabella
udah nanti hana sekalian di sekolah in di yayasan
Rahmawati Amma
iìiiiiiiiii gemesnya😚
Rahmawati Amma
bentar thor kok udah umurnya 4thn lebih bukannya waktu itu umurnya belum 2thn kok sekarang umurnya 4thn lebih apakah ada typo🤔 mohon klarifikasinya suhu🙏🤣
Harniati Rifqy
Lanjut lagi kakak semangat up nya semangat
salam sehat selalu 💪💪/Heart//Heart//Heart/
pojok_kulon: Siap akak Harniati
total 1 replies
Lisa Halik
di lanjut thor...gift menyusul..ceritanya bagus
pojok_kulon: Terima kasih Kak Lisa
total 1 replies
Sri Supriatin
Semoga Faris cepet sembuh 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Amiiin
total 1 replies
Lisa Halik
😭😭thor kapannya fira bertemu bryan..kan kesian devan sama naya
pojok_kulon: IYa nanti ya Kak Lisa
total 1 replies
Lisa Halik
apakah bryan
Lisa Halik
fira kenapa tak tunggu pulangannya bryan,bryan juga terpaksa 😭😭
pojok_kulon: Hehehehe
total 1 replies
Lisa Halik
bryan terpaksa juga tunangan sama sintia atas ancaman mamanya
pojok_kulon: Iya Kak Lisa
total 1 replies
Lisa Halik
kesian fira
pojok_kulon: Iya Kak
total 1 replies
Lisa Halik
mampus kau sabrina..anak kurang ajar
pojok_kulon: Hehehehe iya suka mencari onar itu orang
total 1 replies
Lisa Halik
ternyata bryan sudah punya calon isteri
pojok_kulon: Hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!