Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Ketakutan

Cinta Dalam Ketakutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Gangster / Bad Boy / Kontras Takdir / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Faezza

Sebuah kisah dari dua anak yg tersesat di hutan, dia bernama sherin gelisa yg berusia 2tahun dan gentara argana yg berusia 3tahun setengah. Sherin adalah anak yg ceria sedari dia kecil tapi tak lama setelah itu dia mengalami sebuah kejadian yg tidak bisa dia lupakan sampai saat ini, beda dengan gentara argana seorang anak kecil yg pendiam tapi menyukai hal-hal yg berbaur mistis.
Lima belas tahun telah berlalu, kini Sherin telah berusia 17tahun. Meski dia melupakan kejadian yg berlalu tapi Sherin mengalami trauma sangat berat, saat ini dia telah menjadi gadis yang sangat cantik dan sekarang dia akan pindah sekolah di Jakarta karena pekerjaan dari Ayahnya yg mengharuskan mereka pindah, terlebih ibu Sherin telah tiada dan kemanapun Ayah Sherin pergi pasti dia ikut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faezza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Malam Penjangkaran

Malam itu, rumah Ana—tanda persahabatan persahabatan mereka—diterangi oleh lampu ruang keluarga yang terang. Di meja kopi, tumpukan camilan dan tiga laptop di sampingnya, diselimuti aroma kopi instan dan popcorn. Suasana yang tercipta adalah paradoks: santai namun sarat urgensi.

Alexsa meletakkan flash drive 256GB di tengah meja, sebuah simbol yang mewakili keintiman dari persahabatan mereka. “Baiklah, Kapsul Waktu Digital,” katanya, sudah jauh lebih stabil.

Ana, dengan cekatan, mulai menyalin data. "Kita mulai dari album paling terpanas."

Sherin tertawa, sebuah suara yang terdengar jujur setelah sekian lama. "Pasti Alexsa. Bando telinga kelinci? Ikonik katanya."

Tawa pecah, dan lapisan ketegangan tipis yang tersisa mulai retak. Selama dua jam, mereka menyelam ke dalam nostalgia. Ribuan foto, video jelek, rekaman tawa konyol, air mata bahagia—semua menjadi jangkar. Setiap byte data mengingatkan bahwa persahabatan mereka kokoh, tidak dipengaruhi oleh keputusan orangtua atau batas geografis.

"Lihat ini," bisik Alexsa, matanya basah saat menatap foto pelukan mereka pasca Sherin keluar dari rumah sakit. "Kita memang abadi. Mau aku pindah, kita tetap di sini."

"Kita abadi," sahut Ana lembut, menyelesaikan proses penyalinan. "Setidaknya dalam data ini. Ini bukti bahwa kita ada, dan akan terus ada."

Setelah verifikasi data, flashdisk diletakkan di samping. Waktunya 'Reset Hati'. Mereka menyingkirkan laptop, hanya menyisakan nyala kecil dari lilin aromaterapi di tengah meja. Suasana kembali mencekam.

“Memori selesai,” ujar Sherin, suaranya tajam. "Kini rahasia. Alexsa sudah memulainya. Jujur soal perpisahan orangtuanya. Sekarang giliran kita."

Sherin menarik napas, matanya tak lepas dari kedua sahabatnya. "Saat sakit, aku takut kalian meninggalkanku karena aku lemah. Aku menyembunyikan rasa sakit di tangan ini," katanya sambil menunjukkan bekas luka samar. "Aku pura-pura pulih total, padahal terkadang rasanya nyeri sekali. Aku tidak mau jadi beban, tidak mau memperlambat langkah kalian."

Ana sontak meraih tangan Sherin, mengabaikan potensi rasa sakit yang ia timbulkan. "Kami tidak akan pernah meninggalkanmu. Kelemahanmu itu bagian dari dirimu, Sher. Berbagi rasa sakitmu adalah cara kami melindungimu."

Alexsa mengangguk. "Maaf sudah menuduhmu malas saat kau menolak mengangkat buku. Aku tidak tahu itu sakit."

"Sudah lewat," potong Sherin, lega. “Giliranmu, Na.”

Ana, si perfeksionis yang selalu terstruktur, kini tampak rapuh. Ia menunduk, memainkan ujung jaketnya.

"Aku berbohong," bisiknya, nyaris tak terdengar. "Aku bilang fokus olimpiade karena cinta Fisika. Itu tidak sepenuhnya benar. Aku fokus mati-matian, menyerahkan segalanya... karena aku takut. Aku takut tidak punya harga diri di mata Ayah dan Ibu jika aku tidak menang."

Keheningan melanda. Tekanan dari orang tua Ana, yang selalu berorientasi pada pencapaian, kini terungkap begitu meyakinkan.

"Ayah bilang, 'Kamu harus mengimbangi biaya kursus mahal ini.' Aku takut kalau aku gagal, aku bukan lagi 'Ana' yang mereka banggakan. Jadi, aku menciptakan ilusi sibuk dan kuat, agar kalian tidak bertanya tentang tekanan di rumah."

Air mata Ana akhirnya jatuh. Alexsa dan Sherin langsung memeluknya dari dua sisi, mendekapnya erat di antara camilan dan gadget.

“Na, kamu tidak butuh medali untuk jadi Ana kami,” bisik Alexsa. "Kamu adalah Ana, sahabat kami. Itu saja sudah cukup."

“Harga dirimu ada di hati kami, bukan di piala kaca,” tambah Sherin, memeluknya lebih erat.

Udara berat yang menutupinya. Kejujuran total telah meruntuhkan dinding perlindungan mereka. Janji mereka kini bukan lagi sumpah belaka; ia adalah fondasi baru yang kokoh, dibangun di atas air mata dan keterbukaan.

Mereka melepaskan pelukan, mata merah, namun jiwa mereka terasa ringan.

"Baiklah," kata Alexsa, menarik napas lega. Ia memegang erat flash drive Kapsul Waktu. "Memori terisi. Hati di-reset. Besok, kita buat timeline kepindahanku. Dan sekarang mulai, Sistem Jaga Malam dimulai."

Malam itu, mereka tidak hanya menjaga kenangan. Mereka mengamankan masa depan. Mereka membuktikan bahwa meskipun mereka tidak bisa mengendalikan takdir, mereka bisa mengendalikan reaksi mereka. Mereka siap. Untuk apa pun.

1
Fathul Qorib Apt
sprti nya klw penulis an kata pd sosok ayah shrlin jgn cuma "Ald"i ajja, coba di kasih awalan pak /ayah biar ter kesan lbih terhormat, slebih nya oke Lh👍
faezza novel: iyaa, terimakasih atas sarannya
total 1 replies
Sandy
Jleb banget plot twist-nya!
iza
Baru baca beberapa chapter aja udah pengen rekomendasiin ke temen-temen semua!
Haru Hatsune
wow, thor! Gak sabar nunggu karya selanjutnya!
yukio_gchs
Bagus banget thor, jangan lupa update terus ya!
Mary_maki
Kalau soal bikin cerita, thor pasti juara!
Acap Amir
Gemesin banget nih karakternya, bikin baper!
Yuri Lowell
Happy banget!
REIN
Ceritanya seru banget, semangat terus thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!