Indonesia
NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

...Devandra telah sampai di rumah sakit dan dokter segera mengeluarkan peluru di lengan atas Devandra....

...Setelah dokter memeriksa keadaan Devandra pasca operasim...

...Perawat memindahkan Devandra ke ruang perawatan....

...Ratri duduk di samping ranjang Devandra yang ...

...sedang bersandar santai di atas ranjang dengan perban putih tebal yang membebat ketat lengan atasnya...

...Ceklek!...

...Pintu kamar perawatan terbuka perlahan. Rizal dan Sandra melangkah masuk dengan mata yang masih tampak sedikit sembap dan kemerahan....

...Sandra dan Rizal langsung berlari menghambur dan memeluk Ratri dari sisi ranjang, menumpahkan segala rasa cemas yang menghantui mereka sejak kemarin malam....

"Mama, baik-baik saja?" tanya Sandra lirih.

..."Mama, baik-baik saja Nak," bisik Ratri lembut sambil mengelus rambut kedua anak kembar kandungnya itu, ikut meneteskan air mata bahagia....

...Melihat adegan emosional itu, Devandra yang duduk bersandar hanya bisa tersenyum tipis....

..."Padahal Om yang kena tembak dan terluka, kenapa Om enggak dipeluk juga?" ucap Devandra dengan nada bercanda....

...Sandra spontan menoleh dan menghapus air matanya cepat-cepat....

...Kemudian ia berpindah melingkarkan kedua tangannya dengan erat di dada Devandra yang tak berbalut perban...

..."Terima kasih banyak ya, Om Devan, terima kasih sudah menyelamatkan Mama!" ucap Sarah....

..."Aduhh, hati-hati, Sayang," pekiis Devandra tertahan sambil terkekeh pelan....

...Ia sedikit meringis karena guncangan pelukan Sandra mengenai area sekitar lukanya....

..."Sandra! Pelan-pelan, kasihan Om Devan nanti jahitannya lepas!" tegur Rizal panik namun kocak, buru-buru menarik bahu adiknya....

...Ratri dan Devandra seketika tertawa melihat tingkah dua remaja itu....

...Di dalam ruangan serba putih tersebut, rasa hangat, bahagia, dan keutuhan keluarga yang selama belasan tahun hilang kini benar-benar kembali menyelimuti mereka semua....

...Devandra menggenggam jemari Ratri dengan erat....

...Matanya menatap lurus ke arah Rizal dan Sandra yang masih berdiri di samping ranjang, lalu beralih menatap lekat wanita yang amat dicintainya itu....

..."Rizal, Sandra. Om,berencana untuk menikahi mama kalian sekarang juga, di rumah sakit ini," ucap Devandra....

Rizal dan Sandra saling pandang saat mendengar perkataan dari Devandra.

..."Om tidak mau menunda lagi. Om tidak bisa membayangkan kalau harus kehilangan mama kalian lagi."...

...Sandra menutup mulutnya terkejut, sementara Rizal mengukir senyum lebar penuh haru. ...

...Keduanya sama sekali tidak keberatan—sebaliknya, mereka sangat menyetujui keputusan pria yang sudah mempertaruhkan nyawa demi ibu mereka....

...Kemudian Devandra mengalihkan pandangannya sepenuhnya pada Ratri....

..."Dan, kamu Ratri. Apakah kamu bersedia menikah denganku, sekarang juga?"...

...Ratri terpaku sejenak. Matanya berkaca-kaca menatap ketulusan dan keberanian di mata Devandra....

...Rasa trauma, ketakutan, dan penderitaan masa lalu seolah menguap begitu saja digantikan hangatnya cinta pria di hadapannya....

...Ratri menganggukkan kepalanya pelan, lalu tersenyum sangat manis. ...

..."Iya, Dev. Aku bersedia."...

..."Yes!" sorak Rizal gembira sambil mengepalkan tangannya....

...Thomas yang berdiri di dekat pintu langsung melangkah maju dengan sigap....

...Tanpa perlu diperintah dua kali, asisten kepercayaan Devandra itu tersenyum tipis....

..."Serahkan semuanya pada saya, Pak. Penghulu, dokumen pernikahan, dan seluruh perlengkapan akan siap dalam waktu tiga puluh menit."...

...Hanya dalam hitungan menit, Thomas bekerja bak pesulap....

...Beberapa staf rumah sakit dan tim keamanannya dikerahkan untuk menata ruang perawatan VIP yang luas itu....

...Bunga-bunga mawar putih segar dipasang anggun mengelilingi ruangan, kain putih elegan dibentangkan, dan sebuah meja akad sederhana disiapkan lengkap dengan kursi untuk penghulu serta para saksi....

..."Ayo Ma, ganti baju dulu!" ajak Sandra dengan wajah gembira....

...Sandra menarik lembut tangan mamanya ke ruangan privat di sebelah....

...Di sana, tim Thomas rupanya sudah menyiapkan sebuah gaun kebaya putih sederhana namun sangat elegan yang pas di tubuh Ratri, lengkap dengan selendang halus untuk penutup kepala....

...Sandra membantu memoles wajah mamanya dengan riasan tipis yang memancarkan kecantikan alami sang kapten pilot....

...Sementara itu di ruang utama, Rizal membantu Devandra mengenakan kemeja putih bersih yang longgar agar tidak menekan luka perban di lengannya....

..."Gagah banget, Om," goda Rizal sambil merapikan kerah kemeja Devandra....

..."Terima kasih, Om. Sudah bikin Mama tersenyum lagi setelah sekian lama."...

Devandra yang mendengarnya langsung menganggukkan kepalanya.

..."Mulai hari ini, Om yang akan menjaga kalian bertiga selamanya."...

...Tak lama kemudian, pintu ruang perawatan VIP kembali terbuka....

...Penghulu masuk didampingi oleh dua sosok sepuh dengan wajah penuh kehangatan yang baru saja menempuh perjalanan jauh dari Solo—kedua orang tua Ratri....

..."Nenek! Kakek!" seru Sandra haru, langsung berlari kecil menghambur ke pelukan sang nenek....

...Rizal ikut mendekat dan memeluk kedua kakek-neneknya erat-erat dengan mata berkaca-kaca....

..."Kakek! Nenek! Akhirnya sampai juga."...

...Sang nenek mengusap punggung cucu-cucunya lembut sambil menahan tangis bahagia....

..."Cucu-cucu Nenek yang pinter. Gusti Allah mboten sare, Nak. Kebenaran akhirnya menampakkan wujudnya."...

...Ratri melangkah keluar dari ruang ganti dengan gaun kebaya putih anggunnya....

...Menyaksikan kehadiran kedua orang tuanya yang dihadirkan secara diam-diam oleh tim Thomas, tangis bahagianya kembali pecah....

...Ia berlutut mencium tangan kedua orang tuanya, memohon doa restu untuk lembaran baru kehidupannya....

..."Ayo, sekarang kita mulai acara sakral ini," ujar Bapak Penghulu dengan ramah sambil duduk di meja akad yang telah tertata rapi....

...Devandra duduk berhadapan langsung dengan ayah kandung Ratri....

...Meski lengan kirinya masih terbebat perban tebal, pancaran matanya sangat tegas dan penuh keyakinan....

...Ayah Ratri menggenggam erat jemari tangan kanan Devandra....

...Tatapan matanya yang teduh menatap calon menantunya dengan rasa terima kasih dan kepercayaan penuh....

..."Bismillahirrahmanirrahim." ...

...Ayah Ratri mulai mengucapkan ijab dengan suara mantap dan wibawa khas Jawa....

..."Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, Devandra Pratama, dengan putri kandung saya, Ratri Anindya, dengan mas mas kawin seperangkat alat shalat dan logam mulia seratus gram, dibayar tunai!"...

...Tanpa jeda sedetik pun, Devandra langsung menyambutnya dengan suara bariton yang lantang dan lugas:...

..."Saya terima nikah dan kawinnya Ratri Anindya binti Harjuno dengan mas maskawin tersebut, dibayar tunai!"...

..."Bagaimana para saksi? Sah?" tanya Penghulu....

..."SAH!!" seru Rizal, Thomas, beserta seluruh keluarga dan saksi yang hadir di ruangan itu secara serentak....

..."Alhamdulillah,"...

...Isak tangis haru dan doa kebahagiaan seketika menggema di ruang perawatan tersebut....

...Devandra dan Ratri telah resmi menjadi suami istri, mengikat janji suci di hadapan Tuhan dan keluarga, menutup masa lalu yang penuh penderitaan dan membuka babak baru kehidupan keluarga mereka yang utuh....

...Sandra dan Rizal langsung menghambur memeluk Ratri dan Devandra dengan erat....

...Lingkaran tangan mereka menyatukan empat insan yang kini resmi menjadi satu keluarga yang utuh dan diliputi rasa hangat....

..."Akhirnya ya, Om." bisik Sandra di balik bahu Devandra, air mata bahagianya menetes di kemeja putih sang papa baru....

...Devandra menganggukkan kepalanya pelan sambil mengelus lembut rambut Sandra dan menepuk bahu Rizal....

..."Panggil Papa mulai sekarang ya, Sandra, Rizal."...

...Rizal tersenyum lebar lalu menganggukkan kepalanya ...

..."Siap, Pa!"...

...Tak mau membuang waktu, Rizal kemudian menepuk bahu adiknya....

..."San, ayo ikut Kakak. Kita bagikan nasi kotak yang disiapin Om Thomas ke seluruh ruangan rumah sakit, sekalian minta doa restu buat Mama sama Papa!"...

..."Ayo!" sahut Sandra gembira....

...Kedua remaja itu segera pamit keluar ruangan membawa tumpukan nasi kotak hangat untuk membagikan kebahagiaan mereka kepada para pasien, perawat, dan pengunjung rumah sakit....

...Sementara itu, kedua orang tua Ratri mendekat. Sang ibu mengusap kepala Ratri dan Devandra bergantian dengan penuh kasih sayang....

..."Selamat ya, Nduk dan Mas Devan. Semoga pernikahan kalian ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, langgeng sampai ketiup angin surga," ucap Ibu dengan suara bergetar haru mendoakan pengantin baru....

..."Aamiin, Bu. Terima kasih banyak," balas Devandra tulus sambil mencium tangan kedua mertuanya....

...Sang ibu menatap anggun pakaian putih yang dikenakan putri tunggalnya, lalu bertanya pelan,...

..."Setelah ini, apakah kamu bakal terbang lagi, Nduk?"...

...Ratri tersenyum manis, memandang Devandra yang menatapnya penuh kehangatan, lalu perlahan menggelengkan kepalanya mantap....

..."Enggak, Bu. Ratri akan pensiun," ucap Ratri mantap....

..."Ratri sudah cukup terbang di angkasa. Sekarang Ratri cuma ingin mendarat selamanya, hidup tenang bersama Mas Devan, Sandra, dan Rizal."...

...Ayah Ratri menepuk-nepuk bahu putrinya dengan bangga, senyum lega terukir di wajah sepuhnya....

..."Bapak setuju, Nduk. Kebahagiaan dan kumpulnya keluarga itu adalah puncak pencapaian yang paling tinggi."...

1
Angraeny Angraeny
seratus apa sepuluh juta
Sayekti 0519
luarr biasa... mantap thooor
Sayekti 0519
Rizal daftar pilot kan keren
Sayekti 0519
mimpiii.....
Sayekti 0519
siksa aja dulu, udah benyok ks kepolisian
Sayekti 0519
mata d balas mata,jual anaknya k klup malam.biar rasa si anjing indra
Sayekti 0519
tolong tangkap si indra,siksa sampai ngaku patahkan tangan sama kakinya.bila perlu matanya jg
Sayekti 0519
rumah mobil dan yg lain d jual tinggal lah d luar negeri aja.biar amaan
sri hastuti
akhirnya happy end, makasih thor, bagus critanya 👍👍👍
my name is pho: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Muft Smoker
tasya Dan Gabriel udh bisa Mandiri ,,
keluarga baru ratri juga udh bahagia ,,
semoga si indra ma Imelda gx perlu deh kluar dr penjara ,, ganggu aj nnti dy bisa nya ,,
Muft Smoker
lihat tasya Gabriel ,,
org yg km sakiti ,,
msh peduli Dan cemas dg kondisi kalian ,,
Muft Smoker
lengkap sudaah kebahagiaan mereka ,,
alhamdullah tasya Dan Gabriel juga udh punya pekerjaan masing2 ,,
bahagia selalu kalian semua
Muft Smoker
waah devandra kecil udh debut kayakny
Muft Smoker
akhirny mereka sadar Dan mau berubah menjadi lebih baik lgii ,,
semoga jalan kalian di permudah ,,
krn semua org pernah berbuat salah ,,
hingga mereka berdua pun pantas mendapat kesempatan kedua buat berubah ,,
Muft Smoker
laaanjut kak ,,
Muft Smoker
yeeey akhirny ,,
semoga setelah ini cuma kebahagiaan yg mereka rasakan ,,
Muft Smoker
akhirny ratri Selamat ,,
udh deg2an ,,
Muft Smoker
aduuuuh kak ,, sypa lgii ini ,,
baru juga masalah satuu beres ,, dtg masalah lain ,,
semoga ratri cepat di temukan Selamat sampai lgi di Jakarta ,, ,,
sri hastuti
waduh thor ,baru bahagia sebentar ,blm menikmati ,sdh spt itu , 😡😡😡
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!