Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku,Kau Dan Luka

Aku,Kau Dan Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Emilia Fransiska

Begitu mencintai pasangannya,hingga tak peduli yang dikatakan teman-temannya.Perasaan cinta membuatnya buta. Bahkan rasa sakit pengkhianatanpun mampu dihalaunya jauh. Kuat dan berusaha tegar meski sebenarnya hatinya rapuh. Menangis dalam kesendirian agar tak ada yang tahu. Ketika ia mampu melawan rasa sakitnya ternyata cintanya kembali.Akankah ia berbalik atau menemukan cintanya yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emilia Fransiska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERULANG KEMBALI

'Teman-temannya ka Irgi asyik-asyik ya...terlebih mbak Retno"ujar Rani yang memanggil mbak ke Retno karena selain lebih tua pasalnya Retno orang Jawa.

" Iya Ran...bertiga mereka sahabatan sejak kecil..tidak salah sahabat saat masih sekolah dasar...meski sekolah mereka selanjutnya berbeda namun mereka selalu punya alasan untuk berkumpul...makanya meski diumur yang sekarang mereka sangat menikmati persahabatan mereka...jarang-jarangkan seperti itu"timpal.Irgi yang kemudian menggeser tubuhnya kearah depan demi dilihatnya Rani menyipitkan sebelah matanya karena silau akan teriknya matahari.

Namun naas...ketika hendak membalikan badannya bertepatan Ranipun memutar tubuhnya...detik berlalu...bibir mereka kembali saling menyentuh...di pinggir kolam air panas...hahhaha

"sensasi"bathin Irgi tersenyum menang. Mata mereka saling bertemu...sepersekian detik lagi-lagi Retno yang jahil mengabadikan momen itu. Suara jepretan canon Retno membuat kedua insan itu sepakat menoleh kearah Retno. Tanpa merasa bersalah Retno mengacungkan jempol ke arah mereka berdua sambil bergumam.."terciduk"

Sontak wajah Rani memerah. Beruntung Dayu dan Andini asyik mandi di seberang jadi tidak melihat adegan itu. Yah...mereka berada diwisata air panas.

Entah mengapa meski hari libur tapi tak banyak yang berkunjung ke sini...mungkin masih takut dengan tante corona hhahha.

Teman-teman Irgi tak tahu kalau Rani hanyalah mantannya saat SMA dulu.Merekapun tak tahu kalau antara Irgi dan Rani ada hati yang harus dijaga. Antara Irgi dan Rani hanyalah sahabat..entah kalau TTM..teman tapi mesra hahhha...

Sebentar lagi senja akan merapat. Entah mengapa Rani tak suka senja...baginya senja hanya akan mendatangkan kelam. Tapi entah untuk saat ini...apa ia masih membenci senja..ketika beberapa kali senja menghadirkan sekian rasa yang aneh..."ah...bila bisa menghapus rasa...sang pemilik rasa tolong hapuskan rasa ini dari hatiku.." bathin Rani.

Kejadian barusan membuat Rani salah tingkah dan kemenangan dipihak Irgi...

"Ya Tuhan bila ini kehendakMu maka terjadilah"entah sebuah doa atau harapan..yang pasti Irgi bersyukur. Rasa senangnya berusaha ia tekan agar tak nampak oleh Rani.

"Ehm...sorry kak..."ujar Rani akhirny ketika berdua mereka sempat terdiam.

"Seing-sering saja Ran...manis.soalnya"racau Irgi tanpa peduli wajah Rani yang makin merah..entah marah atau malu.

Rani membelalakan matanya ke arah Irgi. Yang ditatap enjoy saja seakan menikmati kemarahan Rani..

"Lihat kamu seperti ini bayangan masa lalu hadir lagi Ran"

"Kak...please....itu masa lalu"

"Ran..."Irgi maju selangkah. Rani mundur selangkah.

"Jangan takut hanya mau minum..saya tak akan berbuat lebih kepada orang yang teramat saya cintai" ujar Irgi sambil meneguk.air mineral yang tadi diletakkan di pinggir kolam disamping duduknya Rani

Lagi-lagi Rani terpaku. Entah kagum...entah terpesona.

Ketiga teman.Irgi sudah puas berendam di air yang mengandung belerang itu. Kini mereka menuju tempat pemandian. Terdapat tiga buah kamar mandi yang terawat dengan baik oleh pengelolah tempat wisata ini.

Mungkin karena bosan seringnya berkunjung ke tempat ini, Rani juga Irgi memutuskan untuk.tidak menceburkan diri ke.dalam kolam itu. Mereka.lebih memilih duduk ditepi kolam itu sambil berendam kaki.

"Kak tolong jangan seperti ini...jujur sangat tersiksa kak..."

Irgi berhasil menggiring Rani untuk sekilas menoleh ke masa lalu.

"Ran...maaf..aku harus mengkhianati Bima"dengan entengnya kata hati Irgi.

Irgi seakan terbawa suasana...entah karena terlalu lama memendam rasa atau hangatnya air dalam.kolam Irgi semakin marapatkan tubuhnya kearah Rani...Suatu keberuntungan bagi Irgi karena tempat mereka saat itu sepih dan ada juntaian daun dari pepohonan yang seakan menghalangi pandangan orang-orang ke.arah mereka...

Tanpa meminta ijin dari pemilik kening itu...Irgi melabuhkan bibirnya tepat di kening Rani. Ia tak.ingin dibibir...biarlah itu murni kecelakaan hahhha...

Rani yang kaget menggeser tubuhnya...

Menatap.nanar ke.arah Irgi.

"Kak...tolong jangan seperti ini"

"Maaf Ran...tàpi saya menikmatinya...entah harus sampai berapa.kali saya harus bilang kalau saya masih dan akam selalu mencintaimu"

'Kita pulang kak..."tak.ada sanggahan ataupun respon dari Rani...begitulah Rani hanya menanggapi sedemikian saja...

Irgi mengangguk.kemudian mengeluarkan kakinya .dari kolam. Ia mengurai tangannya dan meraih tangan kiri Rani dengan maksid mengajaknya berdiri.

"Makasih ya Gi...untuk hari ini...semoga besok masih bisa temani kami bepergian"

"Cih...formal.amat..."biasanya juga langsung ditinggal hahhha" canda Irgi.

"Kali ini beda Gi...sekalian ya makasih ya Ran...udah mau luangkan waktunya..."

"Sama-sama mbak...kebetulan lagi libur juga"balas Rani.

"Langgeng ya Gi..."ujar Retno seakan membuka kisah mereka senja tadi...

Irgi melirik ke arah Rani yang sedang terpaksa tersenyum.

"Amin....amin..."tanpa risih Irgi membalas candaan Retno.

drtt....drt....drt....drt....

Ponsel Rani berbunyi...

Dikeluarkannya benda pipih itu dari tas selempangnya dan sekilas.menatap.ke.arah Irgi. Irgi yang mengerti kemudian menepihkan mobilnya demi.memberi kesempatan pada Rani dan Bima.untuk ber VC ria.

Ia pun keluar.dari kursi kemudinya memilih berjalan-jalan di samping mobil itu. Mungkin menghilangkan perasaan kesalnya hahhha. Cinta yang buat rumit.....

Ah kisah yang belum usai...dipaksa mundur karena kesalahpahaman...

Haruskah aku jujur pada Bima atau menunggu Rani yang mengisahkannya untuk Bima. Bathin Irgi sembari berjalan menjauh beberapa meter dari mobilnya..seakan memberi ruang pada sepasang kekasih yg lagi LDR.

"Semoga pulangmu masih lama Bim.."ujar Irgi hampir tidak terdengar tapi sayangnya Rani mendengarnya.

"Besok kak Bima pulang..." Rani berkata sembari memberi petikan antara ibu jari dan jari telunjuknya yang diarahkan ke Irgi. Seakan suara petikan itu mewakili hatinya yang sedang gembira...

Terlintas sudut bibir Irgi terangkat seakan membentuk sebuah senyuman...ah...apa ini yang namanya luka?

1
Sida Purni
lanjut....
Kepala Pil
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
Mrextinct Hashtag
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
Prasetya Wibowo
Ahh andai ku bisa bertemu denganmu Thor. Aku bakal minta tanda tangan yang banyak!!
oliveandjune
Komentarku mendarat untukmu Thor!! Seneng banget bisa baca cerita ini‾
coastbycoast
Huft kok udah abis aja? Yok di next bab lanjutannya yok..
SugarplumChum
Go author! go author go! Biar author semangat, aku kasih ini :* saranghae
SizzlingTeapot
seru bgt Thor di cepetin lahh update nya
Kekasih Dropper
Thor, aku kepo lanjutannya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!