Indonesia
NovelToon NovelToon
Arkabian

Arkabian

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ejubestie

Manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Namun bagaimana jika seseorang di tuntut untuk selalu sempurna?

Arkabian Selat Muara. Ketua besar dari ALTARES Gang. Laki-laki yang memiliki paras hampir sempurna di SMANBA. Hal yang paling tidak ia sukai adalah, ada orang yang mengusik kehidupannya.


**

"Menurut lo cinta itu apa?"

"Cinta itu luka, cinta itu sakit. Dunia itu jahat Lun, kita dipertemukan oleh semesta tapi tidak ditakdirkan bersama."

Akankah kehadiran seseorang mampu membuat Arka berubah? Yuk baca dan pergi ke dunia Arka»

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ejubestie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. ALTARES Sayang Luna

Tolong!" teriak wanita paruh baya.

Luna yang kebetulan lewat meminta Bayu untuk memberhentikan laju motornya. "Bayu, berhenti sebentar." kata Luna menepuk pundak cowok itu.

Bayu menghentikan motornya dan menghajar penjabret di depannya, sedangkan Luna mendekati wanita paruh baya itu untuk menenangkan.

"Tante nggak apa-apa?" tanya Luna khawatir.

"Tante nggak apa-apa, nak," jawabnya. "Eh kamu Luna kan?"

Luna nampak terkejut saat mendapati Bunda Arka di sini. "Eh iya tan, saya Luna."

Bayu dengan sekali pukulan mampu menghajar orang itu sampai tumbang, lalu mengambil tas yang dicuri lalu menendang orang itu sekali lagi. "Awas lo macam-macam lagi."

"Ini tas punya tante." kata Bayu menyerahkan tas tersebut.

"Makasih banyak ya, nak. Tante nggak tau harus bagaimana jika nggak ada kalian."

"Sama-sama tan, sesama manusia kan kita wajib tolong menolong." jawab Luna.

Sekali lagi Bayu terkesan dengan cara pikir gadis itu, walaupun ia tidak akrab dengan Arka, semua itu tidak mempengaruhi siapa yang gadis itu tolong. Sekarang, Bayu benar-benar minder dan hendak mundur. Ia merasa tidak pantas jika bersanding dengan Luna.

"Panggil bunda aja, ya"

"Tapi tan—"

"No. Bunda Clara, oke."

"Hehe iya, bunda."

Clara melihat Bayu sekali lagi lalu beralih ke Luna, "Ini pacar kamu?"

"Eh... Bukan bun, ini teman Luna, namanya Bayu." ujar Luna memperkenalkan.

"Bayu, tante." kata Bayu lalu menyalimi wanita itu.

Luna bisa melihat jika Clara menghembuskan nafasnya lega, walaupun ia tidak tahu untuk apa. Atau mungkin Clara masih mengira jika Luna dan Arka masih berpacaran.

"Tumben nggak sama, Arka?" tanya Clara seakan tahu bahwa ada yang tidak beres dengan mereka.

"Nggak, bun. Tadi Arka lagi sama Lolly," kata Luna seadanya.

Clara menatap Luna dalam, "Kalian lagi nggak berantem kan?"

Luna ketar ketir di tempat, bagaimana cara mengatakan pada Clara bahwa dirinya sudah tidak ada hubungan lagi sama putranya.

Luna menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Luna udah putus sama Arka, bun."

Clara nampak terkejut, namun setelahnya wanita itu tersenyum. Sebenarnya Clara lebih suka jika putranya bersama Luna bukan Lolly. Clara bisa melihat aura positif pada diri Luna, bahkan ia sangat menginginkan menantu seperti Luna, kalau boleh bukan seperti Luna tapi memang Luna sendiri. Begitulah yang ada di pikiran Clara.

"Bunda nggak tahu kamu ada masalah apa sama Arka, tapi bunda harap kamu tetap ngejaga tali persaudaraan sama keluarga bunda, ya. Jujur, bunda udah sayang sama kamu waktu pertama kali kita ketemu. Jadi bunda mohon jangan pernah ngebenci Arka, ya." kata Clara panjang lebar.

Luna tersenyum, "Luna nggak pernah benci sama siapapun kok, bun.

Clara mengelus pundak Luna. "Ya udah bunda pergi dulu, ya. Lain kali kita ngobrol yang lebih panjang." katanya lalu masuk ke dalam mobil.

"Dadah, bunda Clara." Luna melambaikan tangannya. Sedangkan Bayu, cowok itu terus memperhatikan interaksi antara Luna dan bundanya Arka.

Mobil bunda Clara bergerak dan membunyikan klakson untuk membalas Luna. Lalu Luna menatap Bayu bingung, pasalnya cowok itu terus memandangi nya tanpa berkedip.

"Bayu," panggil Luna melambaikan tangan nya di depan wajah Bayu, namun cowok masih saja melamun.

"Bayu!" kali ini Luna sedikit berteriak. Nampaknya ini berhasil karena Bayu tiba-tiba membuyarkan lamunan nya.

"Iya, Lun?"

"Lo ngalamunin apa?" tanya Luna penasaran.

"Bukan apa-apa,'' jawab Bayu cepat. "Ayo kita pulang, ini udah malam."

Luna kembali memakai helm lalu menaiki motor Bayu. Luna masih bisa mendengar samar-samar cowok itu bergumam.

"Lo memang berhati malaikat, Lun."

...*******...

Sunyi. Inilah suasana basecamp malam ini. Hanya ada Arka di dalam sana, anggota ALTARES lainnya tidak datang ke sini karena beristirahat, mereka pasti capek karena harus menjadi satpam dadakan di rumah Reza.

Arka duduk melamun sambil memikirkan perkataan Gilang tadi saat di jalan.

"Kenapa lo nggak pernah cerita?"

Arka masih tidak percaya jika Gilang melakukan semua itu demi dirinya. Bahkan Arka sudah berperilaku tidak baik pada cowok itu.

"Kenapa ayah egois, ya?"

Arka masih tidak tahu cara pikir Prama. Ayah mana yang tega melakukan itu pada putranya sendiri, Arka bahkan pernah bertanya-tanya, terbuat dari apa hati pria itu?

Dering ponsel Arka membuyarkan lamunan cowok itu. Arka melihat Nana yang tertera disana, ternyata itu telepon dari anggota ALTARES.

"Hallo,"

"............."

"Hah, lo serius?" Arka yang kaget langsung berdiri dari duduknya.

".........."

"Oke, atur jadwal kita ketemu aja. Bahkan sekarang gue bisa kesana."

"............"

"Baik, terimakasih atas infonya. Kita ketemu besok."

Tut

Arka mematikan ponselnya. Sepertinya ada kabar yang membuat cowok itu senang. Karena merasa lapar, ia mencoba membuka kulkas. Dahinya berkerut saat melihat banyak sekali yogurt di dalam sana.

"Kenapa banyak banget?"

"Karena Luna suka yogurt," jawab seseorang dari belakang.

Arka berbalik lalu melontarkan pertanyaan kembali. "Terus hubungan nya apa?"

"ALTARES itu udah sayang banget sama Luna, Ka." kata Alga, lalu cowok itu duduk yang di ikuti oleh Arka. "Mereka bahkan merasa kecewa saat lo dengan terang-terangan nyakitin Luna. Mereka diam aja karena mereka menghargai lo, ALTARES nggak mau ikut campur sama urusan pribadi ketua mereka.''

''Mereka ada rencana bikin piknik kecil-kecilan dan membawa yogurt kesukaan Luna, mereka menginginkan agar Luna tidak mengingat hal-hal yang bikin dirinya sakit hati." jelas Alga panjang lebar.

Arka membeku mendengar penjelasan dari Alga. Arka bahkan tidak sadar saat memutus hubungan dengan Luna, semua itu datang secara tiba-tiba.

"Jadi kenapa lo datang kesini malam-malam?" tanya Arka mengalihkan perhatian.

"Gue lagi marahan sama Ica, gue lagi nyari dia." jawab Alga.

"Lo udah tanya Devano?"

"Udah, tapi dia nggak tau.''

Alga dan Nisa memang terkenal dengan bucinnya, tapi bukan berarti mereka nggak pernah berantem. Nisa jika berantem dengan Alga biasanya datang menemui Devano atau pergi ke basecamp, namun kali ini Alga tidak menemukannya. Alga justru terkejut saat mendapati Arka berada di basecamp.

"Lo udah tanya teman lamanya?" kata Arka saat mengingat jika Nisa juga dekat dengan seseorang.

Alga menaikan alisnya, ''Siapa?"

"Saingan lo."

Tiba-tiba saja Alga menggebrak meja. "Bang**t, benar-benar cari mati." Setelah mengatakan itu Alga pergi dengan wajah yang merah karena marah.

Arka justru tertawa melihat itu, jarang-jarang dirinya melihat Alga marah. Alga itu di kenal sebagai cowok yang berpikiran dewasa dan tenang, juga bertanggung jawab. Jadi anak ALTARES jarang sekali melihat cowok itu memunculkan tanduknya.

"Nggak jadi?" tanya Arka saat melihat Alga masuk kembali ke basecamp.

"Jaket gue ketinggalan," jawabnya datar. Arka bahkan hampir menyemburkan tawanya saat itu juga. Benar-benar menggemaskan.

1
PORREN46R
keren ceritanya semangat terus ya author
Nuhume
Ninggalin jejak dulu, yuk saling dukung🌻🌻🌻
𝓂𝒶𝓎𝓊𝓂𝒾 𝓈𝒶𝒾 🌷
semangat yahh Ica 😔💐
Criss Cross
Ceritanya seru banget thor! Enak ya Thor bisa keliling dunia dalam khayalan. Aku mah apa atuh belum bisa nulis apa-apa :(
Ejubestie: Hihi makasih loh udah mau mampir baca🤭 Semangat nulisnya ya, kita belajar sama-sama.
total 1 replies
Fumiko Sora
ada masalah apa tuh si Arka, sampai2 nyerang & ngatain Luna kek gitu? hmmmm.. cowok kok kasar sama cewek. banci itu namanya😌
Fumiko Sora
di pikiranku Arka ini tipe cowok yang dingin-dingin gitu kayaknya 😆


semangat kak... ☺
SnowySecret
cerita yg bagus...gak banyak part nya tp jelas,singkat n feel nya dapet banget,aku lebih suka cerita yg gak terlalu banyak part nya,ini udah ok banget Thor..tapiii sayang like kok dikit yaaa...semangat terus Thor💪💪
Ejubestie: makasih ya udah mau baca🥰
total 1 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Semangat terus ya kak, bila akak ad waktu lebih alias waktu luang mampir yuk ke cerita aku berjudul "Cinta Yang Diawali Dengan Permen" terimakasih💪💪
Bintang Ray234🌸🌸: Onaji Nakama(sama-sama kak)🌸🌸
total 2 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Wow
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!