Indonesia
NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

   Sudah tengah malam demam Ezra belum juga turun malah setiap Alina mengecek suhu nya naik terus,Alina dan Tio menjaga Ezra bergantian meskipun Alina tidak bisa tidur kalau Ezra sakit.

"Alina biar mas panggilkan dokter aja ya ko Ezra ga turun turun demam nya"ucap Alina

    "Iya mas aku khawatir Ezra kenapa kenapa"

   Tio menghubungi dokter pribadi nya karena sudah minum obat Ezra masih saja demam.

"Hallo azka Lo bisa ke rumah sekarang?"tanya Tio

"Oke gue jalan sekarang tapi siapa yang sakit biar gue langsung bawa obat nya"

"Ezra demam udah gue kasih obat tapi panas nya gak turun turun"

"Oke gue jalan sekarang"

Tidak menunggu lama Azka sudah berada di rumah Tio dan langsung masuk ke kamar Ezra dan memeriksanya.

"Demam nya cukup tinggi,aku kasih dulu obat kalau nanti pagi demam nya masih gak turun kamu langsung bawa ke rumah sakit"

"Tapi gapapa kan,dia sering sekali demam"

"Kalau kamu memastikan semuanya kamu langsung ke dokter spesialis anak saja nanti gue langsung bilang sama dokter kenalan gue"

Alina yang sedang menggendong Ezra,Azka bisa melihat bagaimana khawatir nya

"Oh ya sayang kenalin ini Azka teman aku"ucap Tio

"Hai kak aku kenalin aku Alina"ucap Alina dengan mengulurkan tangan nya

"Hai Alina aku Azka,kamu persis seperti Andin ya"Azka menjabat tangan Alina

"Udah jangan lama pegang tangan nya"

"Cemburuan banget"jawab azka

"Ayo kita ke bawah"

"Alina aku permisi dulu ya senang berkenalan dengan mu"

"Iya... Kak terimakasih"

Tio menyeret tangan Azka ia gak suka Azka menatap Alina terlalu lama,dia gak suka milik nya di ganggu

"Gue gak suka ya Lo Mandang Alina lama lama!" ucap Tio

"Perasaan sama Andin Lo gak posesif seperti ini Tio"

"Pokoknya gue gak suka!" Azka tertawa

"Oke oke Tio gue cuma becanda,ternyata Tio yang gue kenal sudah kembali"

"Oh ya katanya Lo udah lamaran kenapa Lo gak ngundang ngundang gue"

"Lamarannya cuma sederhana,entar nikah aja Lo datang,emang Lo udah punya gandengan nya"

"Asem banget pertanyaan Lo mentang mentang Lo udah nikah mau yang ke dua kalinya"

"Tentu saja,coba Lo sekali juga belum pernah"

"Gue belum Nemu yang cocok aja bro,kalau ada kembaran Alina mungkin gue bisa pertimbangkan" ucap Azka bercanda

"Sialan Lo gak ada dia satu satunya punya gue,Lo bisa cari yang lain"

"Biasa aja Lo nyari nya bro,perasaan pas Lo nikah gue gak lihat dia ya"

"Memang dia jarang terlihat karena kuliah hanya kali ini aja dia disini karena ingin mengurus Ezra"

"Benar benar beruntung Lo bro dia mau mengurus anak Lo seperti anak nya sendiri gue lihat matanya sangat menyayangi anak Lo"

"Gue sangat beruntung mempunyai dia"

"Ini udah malam banget gue pulang dulu,jaga dia baik baik bro kalau Lo gak jaga dia biar gue aja yang jagain"

"Sialan Lo pergi sana" Azka tertawa dan langsung meninggalkan rumah Tio

Alina baru saja menidurkan Ezra,karena Ezra gak mau di taruh di box nya dan harus tidur di gendongan Alina baru sekarang Ezra bisa tidur nyenyak saat Alina memberikan obat dari Azka.

"Gimana sayang udah mendingan"tanya Tio

"Udah mendingan mas,baru sekarang dia mau di taro didalam box"

"Syukurlah,kamu istirahat dulu biar aku yang jagain Ezra"

"Iya mas,aku udah ngantuk dari tadi"

"Iya kamu tidur aja"

Alina merebahkan tubuhnya, meskipun Tio juga ingin istirahat tapi melihat Alina kelelahan ia tidak tega sambil menunggu Ezra dan Alina Tio mengerjakan pekerjaan nya.

Tidak terasa hari sudah pagi Tio terlelap di kursi dengan laptop yang masih menyala,saat subuh Tio tidak bisa menahan lagi rasa kantuk nya.

Ezra tiba tiba menangis Alina langsung terbangun, melihat ketiduran di kursi dan Alina buru-buru membawa Ezra karena takut mengganggu Tio.

Syukurlah sayang demam kamu sudah turun,sekarang kita siapkan makan untuk kamu ya sayang

"Sus tolong jagain Ezra dulu aku mau buat sarapan untuknya"ucap Alina

"Baik... Nona"jawab sus Ezra

Meskipun Alina tidak bisa masak tapi ia terus belajar untuk menyiapkan Ezra makan,Alina yang sedang sibuk di dapur tiba tiba Tio berada di pinggir nya.

"Kamu udah bangun mas?"tanya Alina

"Iya,tapi aku masih ngantuk kalau gak ada meeting hari ini aku mau tidur lagi"Alina bisa melihat lingkaran hitam Dimata Tio karena akhir akhir Tio kurang tidur

"Gimana kalau fitting baju juga besok aja mas,biar kamu sudah pulang dari kantor kamu bisa langsung istirahat"

"Iya nanti biar aku hubungi mamah,kamu juga istirahat kalau udah masak biar sus aja yang ngasih makan Ezra"

"Gapapa mas aku sudah cukup tidur kok"

"Ya udah kalau gitu aku mau mandi dulu"

Alina menyuapi Ezra, meskipun sedang sakit tapi Ezra selalu lahap kalau makan makannya Ezra kalau sakit gak pernah lama. Pinter sekali anak mamah makannya lahap sekali ayo sayang habiskan ya biar kamu cepat sembuh

"Gimana sayang Ezra udah turun demam nya?"tanya Tio

"Udah mas makannya juga tetap lahap"

"Syukurlah,jagoan papah cepet sembuh ya jangan bikin panik lagi"

"Iya papah"Alina menjawab dengan menirukan suara anak kecil

"Aku berangkat dulu ya sayang,nanti kalau mau pulang ke rumah mamah biar aku yang anterin jangan kesana sendirian"

"Iya mas,kamu juga hati hati dijalan nya" Tio mengecup dahi Alina dan Ezra

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!