Indonesia
NovelToon NovelToon
Duren Manis

Duren Manis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Duda / Persahabatan / Ibu Tiri
Popularitas:14.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sanny Rama

Seorang gadis muda bernama Mia, ayahnya warga negara A dan ibunya asli kota Y. Setelah ayah dan ibunya bercerai, Mia memutuskan mengikuti kewarganegaraan ibunya dan tinggal di rumah ibunya. Disanalah ia menemukan cinta.

Tapi cinta pertamanya tidak mudah dijalani karena banyak rintangan yang harus ia hadapi, salah satunya dari pihak keluarga keduanya.

Mampukah Mia bertahan untuk cinta atau memilih menyerah?

Session kedua

Kehidupan percintaan anak-anak Alex yang mulai tumbuh dewasa. Menguras emosi dan air mata ketika ternyata garis percintaan Alex juga dialami putranya, Rio.

Mampukah Rio bahagia seperti Alex?

Session Kaori

Kaori, gadis buta yang dibuang orang tuanya, menjadi pembawa keberuntungan untuk Alex. Seumur hidupnya ia hidup dalam perlindungan Alex dan menganggap dirinya adalah cucu kandung Alex.

Sampai kebenaran akhirnya terungkap dan rasa kecewa membekukan hatinya.

Mampukah Kaori bertahan dari cobaan hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sanny Rama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi mama

Mia terperanjat mendengar ketukan di pintu ruang kerja Alex. Alex mendengus sebal karena ada yang berani mengganggu kemesraan mereka.

Mia : “Mungkin itu Rara, mas.”

Alex bangkit dari sofa, ia membuka pintu dan Rara masuk terburu-buru bersama si kembar.

Rara, Rio & Riri : “Mama!”

Rara dan si kembar langsung memeluk Mia hingga selimut yang dipakainya hampir lepas.

Mia : “Anak-anak… mama gak bisa… nafas… hah… hah… hah…” Mia terjebak di sofa dan ditimpa 3 orang sekaligus. Ia merasa sesak nafas.

Anak-anak mulai menyingkir, duduk di samping Mia. Alex menarik selimut menutupi tubuh bagian atas Mia, agar tidak terekspos anak-anaknya.

Rara : “Mama gak pa-pa kan? Ada yang luka?”

Rara dan Riri mengecek tubuh Mia, membuat wajah Alex dan Rio bersemu merah. Pasalnya tubuh bagian atas Mia terlihat sampai diatas pa**daranya.

Paha mulusnya juga terpampang jelas. Alex menelan salivanya, menahan hasratnya melihat pemandangan indah itu.

Ia berpandangan dengan Rio dan tersenyum canggung.

Rio : “Pah, siapa yang berani nglakuin ini sama mama!”

Alex : “Papa sudah bereskan orangnya. Itu tante Santi sama ponakannya.”

Rara : “Hiss, nyebelin banget sich. Dari awal ketemu, Rara uda gak suka.”

Alex : “Dia tidak akan ganggu kita lagi.”

Rara : “Mah, ini Rara bawain baju ganti. Ayo, mama ganti baju dulu ya.”

Rara menuntun Mia ke kamar mandi, membantunya mengganti baju dan merapikan penampilannya yang sedikit kacau.

Sembari menunggu Mia, Alex ngobrol dengan si kembar,

Alex : "Kalian kesini sama siapa? Bukannya mb Minah lagi nganterin nenek ke rumah bibi?"

Rio & Riri : "Kan ada ojol, pah."

Rio : "Pah, tante Santi kok jahat gitu sich? Emangnya apa hubungan papa sama dia?

Riri : "Kirain dia baik, pah. Di restauran dulu itu, baik banget mau bantuin Riri. Taunya gini."

Alex : "Papa gak ada hubungan apa-apa. Tante Santi cuma temen SMA papa dulu. Sudah lama papa gak ketemu, terakhir waktu reuni 3 tahun lalu."

Rio : "Trus papa uda jelasin kan kalo mama Mia itu calon istri papa?"

Alex : "Semua orang sudah tahu sekarang, kalian tenang aja."

Rio : "Tadi Rio sempet denger soal papa check in.. hayo, papa check in dimana sama mama?"

Alex menggaruk kepalanya, anak-anaknya sudah tumbuh besar tanpa ia sadari. Ia mau jujur tapi bingung, tiba-tiba ia ingat sesuatu...

Alex : "Papa mau tanya sama kalian, kalian mau punya adik lagi gak?"

Rio : "Ih, mengalihkan pembicaraan, jawab dulu check in dimana pah?"

Riri yang melihat Rio ngotot, mencoba membantunya. Ia juga penasaran apa yang sudah papa dan mama Mia lakukan sampai ada kejadian seperti ini.

Alex : "Ok, ok. Papa ngaku kalo Minggu kemarin papa ngajak mama Mia check in di private villa."

Rio & Riri : "Trus?!

Alex : "Kalian mau jawaban seperti apa sich biar puas."

Rio : "Papa, Rio dan Riri ini sudah hampir lulus SMA, sebentar lagi kami punya KTP. Papa harus menjelaskan sesuatu pada kami dengan detail agar kami ngerti."

Alex berjengit melihat Rio bicara seperti seorang laki-laki dewasa. Apa yang anak-anak ini makan hingga bisa tumbuh seperti ini?

Alex : "Apa kalian berpikir kalau papa dan mama Mia melakukan sesuatu yang 'nakal'?"

Rio : "Kami tidak memikirkan apa-apa, pah. Apa maksud papa dengan sesuatu yang nakal?"

Alex menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Sepertinya dia sudah salah bicara.

Alex : "Papa hanya ingin ngobrol dengan mama Mia, kalian tahu kan kalau kami baru saja bertemu dan papa sudah melamar mama Mia. Jadi kami saling menceritakan tentang masa lalu kami. Tentang mama kandung kalian..."

Riri : "Apa mama Mia marah?"

Alex memandang putrinya yang paling mirip dengan Selvi,

Alex : "Mama Mia sangat menghormati mama kandung kalian. Mama Mia sudah menerima kita sebagai keluarganya juga."

Riri : "Kalau papa punya anak lagi, apa papa akan berhenti sayang sama kami?"

Deg! Jantung Alex berdebar kencang, inilah yang ditakutkan Mia. Anak-anaknya seperti keberatan kalau Alex punya anak lagi.

Tapi urusan ini harus clear dulu sebelum mereka menikah atau bencana bisa saja terjadi. Alex tidak mau anak-anaknya terlebih Mia kecewa pada akhirnya.

Mia yang sudah ganti baju, keluar dari kamar mandi. Alex, Rio dan Rara melongo melihat penampilan Mia yang terlihat cantik.

Rio & Riri : “Wow!!”

Alex : “Cantik…”

Mia tersenyum manis melihat reaksi mereka, ia menyukai pakaian yang dibawakan Rara. Meskipun milik almarhum Selvi, tapi Mia sama sekali tidak keberatan.

Mia melihat sepertinya baru ada pembicaraan serius antara Alex dan si kembar.

Mia : "Ada apa? Kalian sedang bicara apa?"

Rara menatap bingung pada Mia, begitu juga si kembar yang terkejut dengan reaksi Mia. Apa calon mama mereka ini cenayang?

Sesungguhnya Mia ini adalah orang yang sensitif terhadap orang-orang yang disayanginya. Itulah yang membuatnya sangat memahami Rara.

Mia meminta Rara duduk di samping si kembar sementara ia duduk di kursi bersama Alex. Disentuhnya lengan Alex meminta penjelasan.

Alex : "Anak-anak ingin tahu kalau kita punya anak sendiri, apa kita akan berhenti menyayangi mereka."

Mia menarik nafas dalam karena pada akhirnya mereka harus menghadapi masalah ini juga.

Mia : "...Mungkin ini terdengar baik dan sesuai dengan apa yang kita harapkan, tapi mama rasa kalian harus melihat gambarannya dulu dengan jelas."

Alex menggenggam tangan Mia, menguatkannya.

Mia : "Kalian tahu meskipun papa dan mama punya anak lagi, kasih sayang kami tidak akan berubah. Tapi ada saat-saat dimana seorang bayi bisa menarik perhatian lebih banyak dari yang lainnya. Apa kalian mengerti?"

Riri : "Jadi papa dan mama akan tetap sayang sama kami?"

Rara : "Tentu saja papa dan mama akan tetap sayang sama kita, Ri. Kakak sudah pernah merasakannya saat kalian kecil dulu. Perhatian papa dan nenek lebih banyak untuk kalian berdua."

Si kembar menatap kakaknya yang tersenyum, senyum memenangkan yang akhir-akhir ini jarang mereka lihat karena kesibukan Rara menjadi mahasiswa.

Mia : "Mama masih kepikiran hal lain kalau kami punya bayi, apa kalian gak malu? Di usia kalian yang sekarang ini, punya adik bayi lagi sepertinya cukup memalukan."

Rio : "Rio gak mikir kesana sich. Lagian mama Mia sudah mau terima kami begini. Masa kami harus egois gak ngasi mama punya anak sendiri."

Semua orang di ruangan itu melongo mendengarkan kata-kata Rio yang bijak.

Alex : "Ini anak kenapa jadi dewasa gini sich?"

Rio : "Kakak sama Riri gimana?"

Rara : "Rara gak pa-pa, sich. Kan wajar karena mama dan papa masih muda."

Riri : "Riri gak malu kok, mah. Tapi jangan banyak-banyak ya. Nanti mereka tidur dimana?"

Mia tersenyum menatap Alex yang sudah menatapnya mesum,

Alex : "Sepertinya kita harus pindah ke rumah yang lebih besar."

Rara : "Pindah? Yah, padahal dirumah lama sangat menyenangkan."

Mia tersenyum mendengar kata-kata Rara, Alex jadi kepo melihat reaksi Mia.

Alex : "Kenapa? Kan kita bisa dapat suasana baru kalau pindah."

Mia : "Kalian gak mau pindah nich?"

Anak-anak kompak menggeleng, Alex gak tahu kalau gebetan Rara tinggal di kompleks yang sama dengan mereka. Sedangkan sebagian teman dekat si kembar di sekolah tinggal di perumahan itu juga.

Mia bahkan lebih tahu tentang kehidupan anak-anaknya daripada Alex sendiri. Mia sudah siap jadi seorang mama yang baik.

-------

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca novel author ini, jangan lupa juga baca novel author yang lain ‘Menantu untuk Ibu’, ‘Perempuan IDOL’, ‘Jebakan Cinta’ dengan cerita yang tidak kalah seru.

Ingat like, fav, komen, kritik dan sarannya ya para reader.

Dukungan kalian sangat berarti untuk author.

--------

1
Indri Fitriyani
recommended
Siti Julaeha
ka up lagi dong.. di tunggu nih. masa nanggung banget ceritanya. haduuh
Jumiati Cantik
Luar biasa
Moerd Maksum
Lumayan
Bhadra Pelangi
pindah lapak mana thooooor/Sob/
Sandisalbiah
ternyata sebelum tubuh Arnold melihat Rara justru roh Arnold yg melihat Rara duluan di alam bawah sadarnya.. mungkin takir meraka emang berjodoh..
Sandisalbiah
hadehh.. jgn egois dong Lex.. kamu sendiri aja gak bisa nahan hasrat.. asik curi² , lah ini ank menantu suruh tahan... adil gak tuh..?
Sandisalbiah
sepanik itu gak lihat Rara.. 😅😅
Sandisalbiah
penasaran dgn sosok Cindy itu siapanya Arnold? terapisnya kah...
Nanang
😇
vera tri
sedihhhhh...aku Thor..nanggis bacanya..nggak kuatttt😭😭😭
Bhadra Pelangi
udah selesai kah cerita ini....
Bayu Chandri
Thor aku Uda baca berkali2 lebih 7kali tetep aja mesem2 sendiri,biarpun 18++ tp GK di potong ceritanya,dan aku suka soalnya GK mengurangi cerita,makasih thor
Jayan Ti
wihhhhh udh 1 tahun blom up" lgii thorrrrrr


lelahhh menunggu
mizuki
kalau mau buat cerita pikir dulu segala sesuatunya thor misalnya si kembar yg udah smp kok tidur breng dn mia yg udh lulus 4 thn lalu tpi ngulang SMA, klau ijazah hilangkn bisa di urus lgi ke sekolah asal
Yas'a Yas'a
Kecewa
Incess Immha
kok gk pernh ada lanjutannya
Venus Fajar
Kasihan Arnold
Mella Soplantila Tentua Mella
next
Mella Soplantila Tentua Mella
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!