Indonesia
NovelToon NovelToon
Bunga Untuk Keanu

Bunga Untuk Keanu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Orang Disabilitas
Popularitas:22.7k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Bunga gadis belia berusia 20 tahun, seorang pelukis tunawicara akibat trauma tragedi pembunuhan orang tuanya belasan tahun yang lalu, sempat merasakan kebahagiaan bersama Azka Alexander, pria tulus yang mencintainya apa adanya. Namun, kebahagiaan itu begitu singkat. Menjelang wafat akibat sakit keras, Azka berwasiat agar kakak kandungnya, Keanu Alexander, menikahi Bunga.
Keanu pria dingin yang menyimpan trauma mendalam terhadap wanita terpaksa menerima pernikahan itu demi memenuhi permintaan terakhir sang adik. Kini, Bunga dan Keanu terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta. Di tengah dinginnya sikap Keanu, Bunga tetap berjuang mengungkap misteri di balik kematian orang tuanya demi menuntut keadilan.
Akankah pernikahan atas dasar keterpaksaan ini mampu menyembuhkan luka masa lalu mereka dan berubah menjadi cinta sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30

Adrian menatap Detektif Jordan dengan kerutan kening yang makin dalam. Wajahnya dipenuhi keraguan dan kebingungan yang membuncah.

"Tapi Nyonya Bunga kan sudah menikah... dan setahu saya yang akan dijadikan tumbal itu adalah yang masih suci!" potong Adrian, mencoba mencari celah logika untuk mematahkan teori mengerikan itu.

Detektif Jordan tersenyum tipis, sebuah senyuman dingin tanpa kehangatan.

"Dulu Bunga memang pernah menjadi incaran tumbal berikutnya," terang Jordan bernada rendah. "Namun penumbalan itu gagal dan berbalik kepada mendiang suaminya, Azka."

"Apa?!" Adrian membelalak, napasnya tercekat. "Ini gila... Tuan Alexander tidak mungkin menumbalkan putranya sendiri, kan? Anda jangan bercanda!"

Jordan menegakkan posisi berdirinya, melangkah mendekati Adrian lalu menepuk bahu pria itu dengan raut wajah sangat serius.

"Manusia berhati iblis seperti mereka itu tidak akan mengenal istilah anak ataupun istri," tegas Jordan tanpa keraguan. "Demi bisa melancarkan semua mimpi mereka itu, mereka rela mengorbankan apa pun, termasuk keluarganya sendiri. Dan setahuku, saat ini para tumbal mulai beralih ke hal yang lebih gila lagi... yakni bayi dan anak-anak."

Jordan jeda sejenak, memberikan penekanan pada setiap kata yang keluar dari bibirnya.

"Dan kau pasti bisa menyimpulkan kenapa Tuan Alexander merencanakan honeymoon untuk putra dan menantunya, serta sangat berharap mendapatkan seorang cucu," sambung Jordan dingin. "Itu semua demi bisa menumbalkan bayi tersebut menuju keabadian dari darah Alexander sendiri. Dan setelah itu, tak akan ada lagi penyerahan tumbal setiap tahunnya."

Brak!

Adrian sampai terduduk lemas di atas sofa di dekatnya. Kakinya serasa tak bertulang lagi untuk menopang beban tubuhnya sendiri. Wajahnya pucat pasi, matanya menerawang kosong menatap lantai keramik.

Penjelasan Jordan terdengar sangat masuk akal dan merangkai semua puzzle mencurigakan yang selama ini menggantung di benaknya. Adrian masih benar-benar tak menyangka, pria paruh baya bernama Tuan Alexander, sosok penolong yang selama ini dikenal sangat baik, penyayang, dan dermawan di mata publik maupun keluarga, rupanya adalah sosok monster berhati iblis yang sesungguhnya.

"Lalu... bagaimana dengan Tuan Keanu?" suara Adrian terdengar bergetar hebat. "Tuan Keanu sangat menyayangi ayahnya. Jika dia tahu... jika dia tahu bahwa pernikahan ini hanya jebakan untuk melahirkan kurban persembahan..."

"Itulah sebabnya kita harus bergerak sangat hati-hati," potong Jordan seraya mengepalkan tangannya. "Besok lusa, saat Keanu dan Bunga kembali dari Belitung, kita harus membeberkan semua bukti ini sebelum Tuan Alexander melangkah lebih jauh."

*

*

Keesokan harinya di Belitung, kehangatan pagi yang cerah menyelimuti vila tersembunyi tempat Keanu dan Bunga menginap. Keheningan dan rasa aman membuat hubungan mereka yang makin intim terasa kian membahagiakan. Bunga menghabiskan sisa hari terakhir honeymoon mereka dengan senyum yang tak pernah pudar, menikmati setiap momen perhatian dan kasih sayang dari Keanu yang tak lagi sungkan menunjukkan sifat posesif nan lembutnya.

Namun, di balik kehangatan Belitung, hari terus berganti hingga lusa pun tiba.

Penerbangan dari Belitung akhirnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Sebuah mobil hitam mewah jemputan pribadi sudah menunggu di area kedatangan. Keanu menggandeng erat jemari Bunga melangkah keluar bandara, disusul beberapa pengawal ketat di belakang mereka.

"Kita tidak langsung pulang ke rumah Papah," bisik Keanu saat mengusap jemari Bunga di dalam mobil. "Kita akan ke kantor sebentar. Adrian dan Jordan bilang ada laporan penting yang harus ku tandatangani."

Bunga mengangguk patuh, menyandarkan kepalanya di bahu tegap Keanu. Senyum tipis terukir di bibirnya, merasa tenang karena suaminya selalu berada di sisinya.

Beberapa saat kemudian, mobil tiba di gedung perkantoran Alexandria. Suasana lantai atas gedung terasa sangat sepi dan tertutup. Keanu membimbing Bunga melangkah masuk ke dalam ruang kerja utamanya yang bernuansa modern.

Di dalam ruangan, Adrian dan Detektif Jordan sudah berdiri menunggu. Raut wajah kedua pria itu terlihat sangat tegang dan pucat, tanpa ada sedikit pun jejak keramahan seperti biasanya.

Keanu mengerutkan keningnya curiga saat melihat atmosfer ruangan yang begitu mencekam.

"Ada apa dengan kalian berdua? Kenapa mukanya tegang begitu?" tanya Keanu seraya mendudukkan Bunga di sofa empuk ruang kerjanya.

Adrian menatap Keanu dengan pandangan penuh rasa iba dan kecemasan yang mendalam. Ia melirik Jordan, lalu melangkah maju menyodorkan sebuah map tebal berlabel merah ke atas meja kaca di hadapan Keanu.

"Tuan Keanu... ada hal yang sangat besar yang harus Anda ketahui sebelum Anda melangkah lebih jauh," ujar Adrian dengan suara bergetar.

Keanu menyipitkan matanya. Ia duduk di samping Bunga, lalu meraih map tersebut dan membukanya.

"Apa ini? Berkas keuangan Singapura?" tanya Keanu seraya membalik lembar demi lembar. Namun, makin jauh ia membaca, matanya makin membelalak sempurna. Raut santainya seketika sirna, berganti dengan ketegangan yang membakar seluruh tubuhnya.

Di dalam dokumen itu, tertera jelas bagan Cleopatra Holding, deretan kasus kematian berkala karyawan muda selama bertahun-tahun, bukti aliran dana pesugihan pemuja Dewa Dedun, hingga bukti keterlibatan nama Tuan Alexander sebagai pemegang saham utama 60 persen.

"Apa-apaan ini, Jordan?! Jangan main-main!" bentak Keanu seraya membanting dokumen itu ke meja. Suaranya bergema menembus dinding ruangan. "Kau ingin menuduh ayahku melakukan ritual gila seperti ini?!"

Detektif Jordan melangkah mendekat dengan tenang namun tegas.

"Aku tidak pernah main-main dengan data dan fakta, Keanu," sahut Jordan dingin. "Kematian Riki Sanjaya ayahnya Bunga, terjadi karena beliau membongkar fakta bahwa Bunga diincar untuk menjadi tumbal suci berikutnya. Dan kegagalan penumbalan itu berimbas pada kematian Azka!"

Deg!

Bunga yang duduk di samping Keanu seketika membeku. Matanya membelalak menatap Jordan, napasnya tercekat hebat hingga dadanya naik turun dengan cepat.

"Lalu... kenapa Papah sangat gencar menikahkan aku dengan Bunga dan memaksaku membawa Bunga honeymoon?!" seru Keanu dengan suara yang mulai serak menahan amarah dan ketakutan yang merayap di dadanya.

Adrian menunduk dalam, tak sanggup menatap mata bos sekaligus sahabatnya itu.

"Karena... sasaran tumbal mereka kini sudah beralih, Tuan Keanu," bisik Adrian dengan mata berkaca-kaca. "Mereka membutuhkan tumbal darah dari keturunan Alexander sendiri. Tuan Alexander memfasilitasi honeymoon kalian... agar Bunga hamil, dan bayi yang akan dikandungnya nanti dijadikan sebagai persembahan keabadian."

Keheningan yang mematikan seketika menyelimuti ruangan.

Bunga menjerit tanpa suara, menutupi mulutnya dengan kedua tangannya saat air mata seketika menetes deras membasahi pipinya. Tubuhnya gemetar hebat diliputi horor luar biasa.

Sementara Keanu mematung. Wajahnya pucat pasi bagaikan mayat. Kenyataan pahit bahwa ayah kandungnya sendiri, pria yang selama ini ia hormati rupanya adalah 'monster' berhati iblis yang memanfaatkan dirinya dan istrinya sebagai sarana pembantaian, menghantam kesadarannya hingga hancur berkeping-keping.

Bersambung...

1
Teh Yen
ternyata itu bukan tuan Alexander yg aslinyp kembarannya
Nar Sih
sdh mulai terlihat jls mslh disini ,gila harta dan tahta mebuat saudara jdi tega dan gila mecari pesugihan korban nya saudara sendiri
fatmawati (pipit)
ternyata papa alexander punya kembar identik yang sangat terobsesi pada ritual pada dewa darun untuk kekayaannya.
untuk iblis bermuka dua seharusnya kamu saja yang menjadi tumbal ritual dewa darun itu
Mom Ilham
kejutan bgt thor👍/Casual/🤭
Nadja 🎀
Clarissa tobat bisa dpt jodoh lbh baik dr keanu semangat ya!!
vania larasati
lanjut kak
Arw
plot twist nya ini ternyata...benar2 saudara yg jahat padahal kembar indentik...
Muft Smoker
aduuuuh demi harta dn kekuasaan ,,
ma saudara pun saling menikung ,, tikung kanan ,, tikung kiri ,, main tikung ooh ,, ooh ,,




🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
waaaah apa ini ,, kejutan apa lgii ni kak eliiiii ,,
aq padamu pokokny😉😉😉
Muft Smoker
lanjuuuut kak ,,
makiin penasaran tiap bab ny ,,
aq fikir cerita kak eli cuma seputar perjodohan pengganti ,, trnyata di balik ny ad sekte yg tersembunyi ,,
😱😱😱😱
Muft Smoker
jgn2 ni bpa ny bunga ,, msh hidup tp di sekap😱
Muft Smoker
aduuuuh jd horror begini kak ,,
dr awal emnk udh curiga aq ma tuan Alexander ,,
vania larasati
lanjut kak
Nar Sih
cerita kali ini menegang kan kak,ada drama romatis juga ada horor nya
Teh Yen
Clarisa d sekap oleh tuan Alexander lalu itu ketemu siapa yah ?
Teh Euis Tea
othorku, jujur aku takut baca cerita KK yg ini, ntah kenapa aku kurang suka baca cerita mafia atau cerita horor
tegang aku bacanya
Teh Euis Tea: di Usain ya kak🙏
total 2 replies
Oma Gavin
makin seru cerita nya
fatmawati (pipit)
cerita lebih horor dimana seorang papa yang tega menumbalkan anak kandung demi mendapatkan kekayaan yang berlimpah /Sob//Sob//Sob//Sob/
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih kak
total 1 replies
fatmawati (pipit)
ayo keanu kamu pasti bisa mengungkap kebenaran ini, untuk clarissa apa bapak tua ini ayah kandung dari bunga 🤔🤔🤔🤔🤔
apakah kematian diana juga ada kaitannya dengan papa alexander
fatmawati (pipit)
novel kk yg ini ada misteri dari sebuah perusahaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!