Indonesia
NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Investigasi

Jam 2 pagi. Ranaya meninggalkan ruang rawatnya. Sebagai sosok astral, tentu ia tidak membutuhkan tidur. Tapi, bukan hal itu yang membuatnya memilih untuk keluar ruangan. Ranaya benar-benar merasa gelisah dan penasaran dengan rasa curiganya pada Tania.

Tapi sebelum itu, Ranaya menyempatkan diri ke ruang rawat Arka. Pria itu masih terpejam, terlihat begitu pulas. "Ganteng," gumam Ranaya tanpa sadar, ia senyam-senyum sendiri.

Setelah cukup lama menatap wajah Arka, Ranaya melayang keluar. Rencananya ia akan pergi ke club, bukan untuk party, tapi untuk melakukan investigasi jalur gaib.

****

Suasana klub masih sama seperti terakhir kali Ranaya ke sana. Dentuman musik terdengar sangat kencang dari segala penjuru, aroma alkohol, parfum, dan asap rokok menyatu menjadi satu. Para pria dan wanita menari tanpa beban mengikuti irama musik. Ada yang sepenuhnya sadar, setengah sadar, ada yang bahkan sudah kehilangan kesadaran.

Ranaya melayang di tengah-tengah mereka, memperhatikan mereka satu per satu.

Pandangan Ranaya terhenti tepat di barisan depan panggung DJ. Sosok yang ia cari berada di sana, dengan pakaian serba kurang bahan yang memperlihatkan semua lekuk tubuhnya dengan jelas.

Tania, gadis yang lebih tua 4 tahun dari Ranaya itu sedang asyik berjoget dengan teman-temannya. Sesekali mereka melempar beberapa lembar uang ke arah panggung, sebagai saweran.

Di atas panggung, sosok Tommy tampak menikmati pekerjaannya. Ia tersenyum gembira setiap kali uang dengan pecahan seratus dan lima puluh ribu terbang ke arahnya. Pria dengan wajah campuran Indonesia dan China itu juga sesekali ikut berjoget, membuat para wanita yang ada di depan panggung berteriak histeris.

"Cih, lebay banget." Ranaya membuang muka. Sekarang ia benar-benar jijik melihat sosok Tommy yang dulu sempat ia kagumi. Padahal dulu Tommy terlihat begitu keren di matanya. Tapi sekarang? Melihatnya pun Ranaya tak sudi.

Pelan, Ranaya melayang ke arah Tania dan teman-temannya yang tentu tidak melihat keberadaan Ranaya. Mereka terlihat sudah setengah sadar, bahkan Tania sendiri sudah seperti orang yang kehilangan kewarasannya.

Ranaya berdiri tepat di belakang Tania. Ingin rasanya ia menarik rambut gadis itu sekuat tenaga. Tapi Ranaya menahan diri, ia tidak mau menghancurkan semuanya sebelum mendapatkan petunjuk apa-apa.

Hampir sejam Ranaya di sana. Namun ia tidak mendapatkan petunjuk apa pun. Hingga akhirnya Tommy turun dari panggung dan menghampiri Tania yang sudah tepar di sofa.

"Honey, bangun." Tommy menepuk pipi Tania pelan. Tapi gadis itu tak memberikan respons sedikit pun. Teman-teman Tania juga terlihat sudah tepar, hingga tak satu pun dari mereka yang sadar saat Tommy membawa Tania keluar dari klub menuju parkiran. Memasukkan gadis itu ke dalam mobilnya.

Ranaya mematung tak jauh dari mobil Tommy. Ia ragu, haruskah ia mengikuti kedua orang itu, atau membiarkan mereka pergi begitu saja malam ini dan Ranaya tidak mendapatkan petunjuk apa pun?

"Ikutin aja dulu, supaya gue tau mereka mau ke mana. Setidaknya gue tau harus cari mereka ke mana selain di klub." Ranaya ikut masuk dan duduk di kursi belakang. Hal itu membuat Tommy langsung mengusap tengkuknya yang tiba-tiba merinding. Ia sempat menoleh, tentu tidak melihat apa pun di belakang.

"Mungkin perasaan gue doang," ucap Tommy sebelum akhirnya menyalakan mobilnya dan melaju meninggalkan klub.

"Ternyata gini, ya, kelakuan lu. Kalau Nyokap lu yang sombong itu tau, apa dia masih bisa bangga sama lu, yang katanya anak baik-baik itu?" Ranaya tersenyum sinis. Ia masih ingat dengan jelas bagaimana dulu Nyonya Helena, mama Tania, pernah diam-diam mendatanginya dan membandingkan dirinya dengan Tania.

"Anak nakal kayak kamu memang enggak pantes buat diakui secara publik. Berbeda dengan Tania, dia pintar, terpelajar dan anak baik-baik. Dia sangat pantas menyandang nama besar Atmaja."

Ucapan itu masih terekam jelas di kepala Ranaya, sampai kapan pun, Ranaya tidak akan pernah lupa.

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!