Indonesia
NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam, Perhatikan, dan fokus.

"Kek, aku telah selesai" Teriak Tio Buki ketika dia telah sampai di pintu gubuk.

"Masuklah, pintunya tidak di kunci!" Ucap Thio Sam Hong dari arah dalam gubuk.

"Kakek guru, ada apa kau memanggil aku kemari. Apa aku disuruh menangkap belut lagi, atau mencari kayu bakar?" Tanya Tio Buki ketika dia telah duduk dihadapan gurunya.

"Diam kau murid cerewet, sekarang dengarkan cerita kakek baik baik dan jangan membantah. Biar kamu tau, hari ini adalah hari terakhir kau berada di gunung ini"

Ucap Thio Sam Hong, dia begitu berat melepaskan murid sekaligus anak angkatnya yang sudah delapan tahun dia didik hingga anak ini telah menjadi seorang pemuda tampan, gagah perkasa dan telah mewarisi seluruh ilmu ilmunya.

Mendengar kakek gurunya begitu serius, Tio Buki duduk diam dan mendengar apa yang dibicarakan. Matanya menatap kearah kakek tua yang ada didepan sekaligus Ayah angkatnya dengan perasaan bercampur aduk.

"Tio Buki, sudah delapan tahun kamu hidup bersama kakek guru, dan sudah waktunya aku menceritakan perihal tentang dirimu"

Thio Sam Hong terdiam sebentar menghela nafas berat, kemudian dia meneruskan lagi ceritanya.

"Aku menemukan dirimu itu secara tidak terduga, mungkin karena kita berjodoh telah diatur oleh Thian. Aku tidak dapat bersemedi seperti biasanya, hatiku sangat gelisah, tidak tentram. Lalu aku keluar dari tempat pertapaan ku ini, tempa mengasingkan diriku di gunung ini. Sewaktu aku melintasi sebuah desa yang ada di pinggir laut, desa itu bernama Hanzi.....,,

Desa itu telah porak poranda diterjang ombak laut yang sangat besar, semua penduduk ditempat itu telah mati, satupun tidak tersisa. Termasuk kedua orang tuamu dan juga saudara saudaramu" Ucap Thio Sam Hong menghentikan ceritanya, terlihat matanya berkaca kaca, dia begitu sedih mengenang peristiwa tragis yang dialami penduduk desa Hanzi.

Tio Buki juga terlihat meneteskan air matanya, mendengarnya.

"Kakek, teruskan, teruskan. Aku ingin kau menceritakan semuanya" Ucap Tio Buki tak bisa lagi membendung air matanya.

"Yah, seperti itulah. Lalu kakek melihat kau jatuh dari atas pohon dan hampir hanyut dibawa arus laut dan menolongmu. Lalu kakek membawamu kemari. Tio, semua apa yang kakek gurumu miliki telah aku ajarkan kepadamu. Dan sekarang tugasmu mengamalkan semua apa telah aku ajarkan kepadamu, berjalanlah diatas kebenaran, jangan sombong, pergunakan ilmu itu untuk melindungi dirimu, bantu orang yang semestinya bisa bantu, basmi orang orang yang membuat angkara murka dan jangan tinggal diam. Apakah kamu mengerti muridku?" Ucapnya.

"Tio mengerti kek!" Jawabnya.

Kemudian Thio Sam Hong mengeluarkan sebuah pedang tidak panjang dan tidak pendek, tidak besar maupun kecil. Hanya sedang sedang saja.

Saat pedang itu keluar dari sarungnya, cahaya ungu menyilaukan mata membuat Tio Buki terpesona.

"Luar biasa, luar biasa. Pedang sangat luar biasa" Gumam Tio Buki pelan.

Thio Sam Hong hanya tersenyum ketika melihat muridnya begitu terpesona. Dan dia beranjak keluar yang diikuti oleh Tio Buki.

Ketika mereka berdua tiba dibelakang gubuk, tiba tiba pedang yang ada ditangan Thio Sam Hong memancar api berwarna ungu.

Melihat itu Tio Buki terbelalak kaget, mulutnya terbuka lebar, matanya melotot besar.

"Astaga, pedang yang sangat menakjubkan. Kek, awas tangan kakek nanti melepuh!"

"Hahaha. Hahaha. dasar murid cerewet. Kau perhatikan saja dan tidak usah banyak bicara. Diam disitu, atau kupanggang nanti kamu! Sekarang perhatikan kesini, fokuskan matamu, buka matamu lebar lebar" Perintah Thio Sam Hong kepada muridnya yang membuat Tio jadi terdiam.

Bersambung ke episode selanjutnya.

1
Kam1la
Ye Gan, hati-hati bisa kualat kena kurma...😄
pujakesuma
mana tio buki thorr
Crimson
Ku Vote ya/CoolGuy/
Crimson
Lagi " si babi ./Facepalm/
Crimson
Bilang gak mau, nanti ujung" mau. hadeh
Ummi Adzkia
kakinya sakit Tio. macam mana mau lompat
Ummi Adzkia
cek lagi guru . 🙏
Ummi Adzkia
yeay👍
Fleuriaa
wah karya novel nya terkenal dan di sukai sama pembaca, keren
Kam1la
Tio kena fitnah...lalu bagaimana cara menjelaskan pada mereka?
Kam1la
bau apa ya kira-kira....
Kam1la
Tio kerjaannya laper melulu...🤣
Lhok Bugeng.
Lanjut Tio
Lhok Bugeng.
Katakan terus Tio Buki
Tio Buki
Bukan, dedemit😄🤣🤣🙏
Crimson
Wkwkwk 😅 cara nolak nya itu loh/Grin/
Tio Buki: Yah, harus gimana lagi, ngak punya cara lain🤣😄
total 1 replies
Crimson
Bolong dong, CIK /Facepalm/
Tio Buki: Ya iyalah, kan udah di cungkring🤣
total 1 replies
Lhok Bugeng.
Kok di buka
Lhok Bugeng.
Tangis dia ya🤣
Lhok Bugeng.
Erangan ya 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!