Indonesia
NovelToon NovelToon
CINTAKU

CINTAKU

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nda Purnama

Terkisah seorang pemuda tampan yang baru saja menikahi seorang gadis yang sangat di cintainya, namun sayang di hari bahagianya yang seharusnya membuat mereka berdua berserta keluarga bahagia namun hari itu harus menjadi hari yang sangat buruk dan sangat menyedihkan karena di hari pernikahan mereka di saat kedua pengantin pulang di perjalanan pulangnya terjadi peristiwa kecelakan

Sedari peristiwa itu membuat pasangan suami istri itu terpisah cukup lama, akankah rasa cinta yang dimiliki keduanya tetap sama apa akan pudar jikalau mereka kemudian hari bertemu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nda Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32 Momen Berdua Di Singapura

Beberapa Jam Kemudian.

Malam pun tiba dan Putri mengajak Ridho ke suatu tempat yang pernah dulu mereka datangi, tempat dimana banyak momen indah tentang mereka berdua.

Setelah sampai di tempat yang Putri tuju, lalu Putri mengajak Ridho untuk berjalan-jalan di tepi pantai, menikmati deburan dan merasakan angin yang begitu sejuk, disana juga mereka dapat menikmati pemandangan yang begitu indah. dan Putri tidak ingin melewatkan momen seperti ini, akhirnya Putri sengaja mengajak Ridho berselfi agar Putri bisa mengabadikan momen kebersamaan bersama Ridho.

Setelah cukup lama Putri dan Ridho menikmati pemandangan, lalu Putri mengajak Ridho ke sebuah tempat makan, dan sebelum nya Putri sudah memesan tempat makan di sebuah resto, Putri sengaja memesan tempat yang sama seperti waktu ia makan di resto itu bersama Ridho dulu. Di dalam resto itu mereka masih bisa menikmati nuansa yang indah karena memang resto itu di desain sangat romantis untuk dinner atau kencan dengan pasangan.

Sembari menunggu pesanan mereka berdua datang, Putri kembali mengajak Ridho ngobrol dan mencoba untuk mengingatkan momen mereka berdua saat di di tempat ini. dan tiba-tiba Ridho merasakan kepalanya kembali sakit saat Ridho mencoba mengingat dan di dalam ingatannya hanya ada bayangan-bayangan yang tidak dapat Ridho lihat dengan jelas.

" Sayang kamu kenapa, kepala kamu sakit lagi?" tanya Putri dengan perasaan panik, karena melihat Ridho yang kesakitan dan meremas rambutnya.

Ridho tidak menjawab pertanyaan Putri, karena ia tengah merasakan kepalanya yang sangat sakit, Ridho tak henti-hentinya meremas rambutnya, dan membuat Putri semakin panik.

" Sayang udah-udah kamu jangan meremas rambut kamu, nanti tambah sakit, sayang udah yah kamu jangan paksain untuk mengingat semuanya yah." ucap Putri dan memegang kepala Ridho.

" Aghhhhhh.... sakit Put." teriak Ridho.

" Sayang ya ampun kenapa jadi begini, kita sekarang pulang aja yah ke hotel, biar kamu bisa istirahat, maafin aku yah udah ajak kamu kesini." ucap Putri.

" Kamu tunggu disini dulu yah, aku mau ke kasir dulu, kamu tunggu disini bentar okey." ucap Putri dan langsung pergi ke kasir untuk membayar pesenannya, dan Putri meminta pesenannya untuk di bungkus saja karena kebetulan pesanannya pun sudah jadi, dan Putri langsung kembali ke tempatnya bersama Ridho.

Setelah pelayan memberikan pesanannya, lalu Putri langsung menuntun Ridho keluar dari restoran dan segera pergi ke mobil untuk kembali ke hotel.

Di dalam perjalanan menuju hotel Ridho masih kesakitan, dan Putri membiarkan Ridho berbaring dan memangku kepala Ridho dan mengelus kepalanya. Putri pum tak dapat membendung air matanya melihat suaminya kini yang sedang kesakitan gara-gara mencoba mengingat ingatannya kembali.

" Sayang udah jangan seperti ini hiks, aku gak tega ngeliat kamu kesakitan terus hiks...." ucap Putri san tak kuasa menahan tangisnya.

" Maaf Bu Putri kita jadi pulang ke hotel, atau ke rumah sakit dulu?" tanya Pak Sopir.

" Kita ke rumah sakit terdekat aja Pak, saya takut suami saya kenapa-napa." ucap Putri.

" Iya baik Bu saya akan antar ke rumah sakit." ucap Pak Sopir.

Namun disaat perjalanan menuju rumah sakit sepertinya Ridho mulai merasakan kepalanya yang tak terlalu sakit seperti tadi, dan ia pun meminta untuk pulang ke hotel saja.

" Put kita pulang ke hotel aja, aku gak perlu ke rumah sakit." ucap Ridho dengan suara yang masih lemas, dan ia berusaha bangun dan duduk di samping Putri.

" Kita ke rumah sakit aja yah, aku takut kamu kenapa-napa." ucap Putri.

" Kepala aku udah mendingan Put, dan udah gak terlalu sakit seperti tadi, jadi kita tak perlu ke rumah sakit, aku istirahat di hotel aja pasti nanti sakitnya juga hilang." ucap Ridho.

" Kamu serius gak mau ke rumah sakit dulu?" tanya Putri.

" Gak perlu Put, Pak kita kembali ke hotel saja, saya sudah mulai enakan kok." ucap Ridho kepada Sopirnya dan akhirnya mereka kembali ke hotel.

Disepanjang perjalanan pulang menuju hotel Putri membiarkan kepala Ridho bersender di bahunya agar Ridho merasa nyaman. Setelah sampai di hotel Putri langsung menuntun Ridho berjalan ke kamar, dan setelah sampai di kamar Putri langsung menyuruh Ridho untuk beristirahat. kemudian membantu Ridho berbaring, setelah itu Putri pergi untuk menyiapkan makanan yang tadi sudah ia beli.

" Sayang gimana masih sakit gak?" tanya Putri.

" Udah mendingan kok Put, maafin aku yah tadi gara-gara aku dinner kita tadi kacau." ucap Ridho.

" Kamu gak perlu menyalahkan diri kamu sayang, justru aku yang salah, aku minta maaf yah karena udah ajak kamu kesana dan membuat kamu seperti ini." ucap Putri.

" Put kamu gak salah, kamu gak perlu minta maaf, niat kamu kan baik untuk mengingatkan kembali ingatan aku, maafin aku karena aku belum bisa mengingat semuanya, dan malah tadi aku membuat kamu sangat cemas." ucap Ridho.

" Udah gak papa, aku ngerti kok gak mudah untuk kamu mengingat itu semua, yang terpenting sekarang aku mau kamu baik-baik aja jangan sakit-sakit seperti tadi, aku sedih liatnya." ucap Putri.

" Iya Put sekali lagi aku minta maaf yah." ucap Ridho mengelus pipi Putri.

" Iya gak perlu minta maaf terus, sekarang kamu makan dulu yah, kan tadi kamu belum sempat makan." ucap Putri dan memegang tangan Ridho yang ada di pipinya.

Lalu Putri menyuapi Ridho dan setelah selesai makan Putri langsung memberikan obat Ridho untuk segera di minum agar kepalanya tak sakit lagi, setelah Ridho meminum obat Putri menyuruh Ridho untuk tidur.

Setelah Ridho tidur Putri langsung ganti baju tidur, dan ia memilih membuka laptopnya untuk mengecek beberapa dokumen dan data di perusahaan cabang. di tengah kesibukannya Ridho terbangun dan memanggil Putri.

" Put kamu lagi apa?" tanya Ridho.

" Ini aku lagi cek beberapa data dokumen, kamu kok bangun sayang." ucap Putri.

" Aku gak sengaja ke bangun terus lihat kamu masih sibuk ngurus kerjaan, Put ini udah malam kamu tidur gih, besok lagi kerjanya yah." ucap Ridho.

" Iya sayang bentar yah, aku taruh laptop sama berkas-berkas ini dulu." ucap Putri dan Ridho mengangguk.

Di saat Putri menaruh laptop dan beberapa berkas, Ridho tak sengaja melihat ke arah nakas, dan melihat makanan Putri yang masih utuh, itu tandanya Putri belum memakannya, dan ia pun langsung bertanya kepada Putri, saat Putri kembali menghampirinya.

" Put kok makanan kamu masih utuh, kamu belum makan?" tanya Ridho.

" Oh iya aku lupa sayang, tadi aku langsung ngecek data-data perusahaan, jadi aku lupa kalau aku belum makan." ucap Putri.

" Put kamu gimana sih, harusnya kamu makan dulu dong, kamu jangan terlalu sibuk jangan kerjaan pikirin juga pola makan kamu, kalau kamu sakit gimana, ayo kamu sekarang makan dulu yah." ucap Ridho dan mengambil makanan Putri yang ada di nakas.

" Biar aku suapin yah." ucap Ridho.

Di saat Ridho akan menyuapi Putri, tiba-tiba Putri sakit perut dan langsung pergi ke kamar mandi. tak lama Putri pun keluar dari kamar mandi.

" Putri kamu kenapa?" tanya Ridho.

" Sakit perut Aa." ucap Putri sembari memegang perutnya.

" Tuh kan kamu sih telat makan jadinya sakit perut kan." ucap Ridho.

" Bukan karena telat makan, tapi aku lagi datang bulan, makanya perut aku tiba-tiba sakit." ucap Putri.

" Yaudah sekarang kamu sini duduk, terus kamu makan yah." ucap Ridho.

" Gak selera Aa." ucap Putri.

" Put kamu harus makan, kalau gak nanti kamu tambah sakit perut loh, ayo paksa makan yah biar perut kamu ke isi, aku suapin deh." ucap Ridho, dan akhirnya Putri pun mau makan disuapi oleh Ridho.

Setelah selesai makan Putri langsung naik ke tempat tidur karena perutnya terasa sakit lagi, dan ia berbaring di samping Ridho.

" Eh minum dulu dong kok malah langsung mau tidur." ucap Ridho dan memberikan segelas air putih.

" Sakit banget perut aku Aa.." rengek Putri setelah meminum air dan memberikan kembali gelas itu ke Ridho.

" Yaudah sekarang kamu istirahat yah, jangan pikirin kerjaan terus." ucap Ridho dan menyelimuti Putri.

" Iya sayang." ucap Putri dan berusaha untuk tidur agar rasa sakitnya reda.

1
Purnama Nda
❤️
Dinda
Menarik
dhiyahhhhh
lagiiiii
dhiyahhhhh
lanjuttttt
dhiyahhhhh
lanjut thor...
dhiyahhhhh
lanjutt
dhiyahhhhh
lanjut thor.....
Baby MinMin <3
Jalan ceritanya bikin penasaran
AmanteDelYaoi:3
Aku gak bisa tidur kalau belum baca next chapter, fix it thor! 🥴
Nda Purnama: makasih uda dibaca semoga gak sungkan-sungkan untuk selalu baca novelnya ya
total 1 replies
Codigo cereza
Keren banget, gak salah deh bakal jadi best seller, authornya jagonya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!