novel ini hanya fiksi
halusinasi penulis nya,,, jadi bijaklah dalam membaca
Apakah istri seorang Leon Abian Michiavelly benar seperti yg di beritakan orang orang?
Apakah benar Chantika Tyaga Rafael seorang gadis gila makan bertubuh gendut seperti yg dikatakan orang2 ini akan bisa saling punya kisah cinta yg so sweet dengan suami nya?
apakah mereka terus bersama atau sebalik nya....
bagaimana bisa ia dikatakan itik burukrupa digerombolan angsa,,,jika yg q lihat adalah seekor phoenix? Leon Abian Michiavelly
bagaimana bisa aku meneruskan hubungan ku dgan suami yg tidak mengharapkan wanita seperti aku?
Chantika Tyaga Rafael
mari ikuti kisah Leon dan Chantika...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ♡ LIA Lestari ♡, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Amore Mio
CHAPTER 33
Minggu...
Chantika mengerjap mata nya beberapa kali utk mngembalikan kesadaran,,melirik jam dinding besar di sisi ruangan,,pukul 09.10 batin nya
ia mmg sudah beberapa hari tidak ke butiq
biasa nya juga mmg terkesan jarang,hingga byak yg tidak tau Chantique butik itu milik nya
ia hanya terkadang saja saat sedang byak pekerjaan memilih pergi ke sana,itu pun terus2an berkutat didalam ruangan,selebih nya ia serahkan kepada Wana,sang manager kepercayaan nya
setelah mandi Chantika kluar dari kamar,,,ia melirik pintu kmar mereka,yg ada disebelah kamar tmpat ia tdur selama di rumah baru ini,
kamar mereka, kamar yg di huni Leon,ia melihat kamar itu masih tertutup rapat, 'Leon sudah pulang apa belum? atau dia masih tidur' tanya nya dalam hati
dengan mengenakan minidres babydoll bewarna putih dgan aksen bunga di bagian dada yg terlihat manis sperti peri kecil yg lucu,,ia menuruni anak tangga satu persatu menuju lantai bawah...sudah sepi batin nya,,,jam segini mungkin Bu Rosma sudah pulang...
ia melihat sarapan yg tersedia di atas meja
Bu Rosma hanya akan datang masak makan siang,apabila diminta, begitulah peraturan nya,,, Rumah bu Rosma mmg tidak begitu jauh dari perumahan mereka, bisa di tempuh dgan speda motor,Bu Rosma biasa nya akan pulang pergi dengan motor matic hitam nya...
belum smpat akan dduk dimeja makan samar2 ia mendengar suara gaduh dan kcipak air kolam di belakang, Chantika sgera melangkah perlahan menuju ruang keluarga yg berhubung lgsung dgan pintu samping menuju kolam renang
dari kejauhan tampak Leon sdang berenang...
"ternyata dia sudah pulang" gumam Chantika
ia melangkah mendekati pintu besar menuju tempat kolam renang berada,,, terlihat lah sosok Leon yg nampak seksi di tengah2 kolam,,,pantulan kulit bersih nya kontras dengan cahaya matahari pagi dan wrna airkolam yg kebiruan
menyadari keberadaan Chantika,ia pun sgera keluar dari air kolam,dan menggapai handuk yg sudah di persiapkan
telihat lah tubuh indah menawan yg hanya di balut celana renang ketat
otot lengan yg pas,dada ny yg bidang dgan perut kotak2 yg mmbuat menahan nafas bagi siapa saja yg memandang,,ukuran b*k*ng paha dan kaki panjang nya terlihat pas dan sangat proporsional apalagi di tambah dgan raut wajah ganteng dan menawan tersebut,satu kata ia sempurna,,,
mata Chantika yg mmperhatikan sang suami dgan seksama tanpa sengaja tak lepas dari sesuatu yg m****j*l dibagian bawah perut suami nya tersebut,,,
telinga nya lgsung memanas,apa lagi Leon berjalan melangkah kearah nya sembari tangan nya mnggosok2 handuk di atas kepala guna mengeringkan rambut
sesampai Leon di depan nya,Chantika menahan nafas....ia tidak berani menoleh ke wajah Leon yg basah basahan,ia hanya menatap lurus sehingga mata nya hanya melihat bagian dada dan perut Leon yg sixpack dan tetesan air yg mengalir di tubuh nya, mengingat tinggi mereka yg terpaut 25cm
belum sempat menarik nafas Leon tiba2 mendarat kan
k*cupan yg hangat dan basah dibibir merah muda nya,,, Chantika yang kaget,makin tak bergerak seperti patung barbie
Leon segera melewati nya tanpa mengucap satu kata pun dan segera menaiki tangga menuju kamar nya di atas,,,dasar Leon kelihatan nya ia mmg sengaja menggoda sang istri
Chantika masih berdiri mematung kurang lebih satu menit,lalu ia berbalik memandang kearah kamar atas 'mau nya tu orang apa sih' ia kesal karna lagi lagi tersihir oleh pesona seorang Leon
lalu ia pun menuju meja makan,segera melahap sarapan yg di sediakan Bu Rosma
beberapa saat kmudian terdengar langkah kaki Leon dari atas,,, dgan celana boxer sepaha dan Tshirt bewarna Dongker,memantulkan kulit bersih dan putih ny smakin mempesona
ia segera menarik kursi dan dduk bersisian dgan kursi istri nya,sbelum akhir nya melempar kan senyuman manis kepada sang istri
"kapan loe balik?" tanya Chantika mmulai pmbicaraan
"tadi mlm,,,sekitar pukul dua" jawab Leon sambil mengambil sgelas jus di depan ny kmudian menyesap nya
"gue lihat pintu kamar sebelah udah ke kunci,loe pasti lagi molor,jadi gue juga lgsung pergi tdur" lanjut Leon lagi...ia pun mulai menyantap makanan di hadapan nya
Chantika menatap nya...
lalu melanjut kan menghabiskan sarapan nya juga
setalah itu mereka dduk di ruang keluarga,
Leon dduk dgan kaki keatas memperlihatkan paha seksi dgan bulu2 yg mnggoda,,, mata nya menatap serius ke arah layar televisi,,,
"gue tinggal kekamar dlu ya..."Chantika beranjak dari dduk nya stelah menghabis kan satu kemasan besar snack potato
"bentar..."cegah Leon
Chantika mengurungkan langkah dan menoleh
"sini dulu" puk puk,,ia menepuk2 sofa disamping nya
Chantika menurut lalu duduk di samping nya,mata Leon menatap ke arah paha Chantika yg selalu menggoda hasrat nya itu
"mau ngmg apa? cepetan" cecar Chantika jutek
"gak ngmg apa2,,, cuma minta di temenin," jawab Leon dgan wajah polos
Chantika menghela nafas hendak beranjak
"emang loe gak kangen sama gue,"Leon menahan tangan Chantika agar tidak beranjak,ia menatap wajah sang istri dgan tatapan lembut
Chantika tidak mnjawab,ia tidak tau dgan perasaan nya, tapi hanya dgan melihat Leon hati nya mmg sangat bahagia...
Leon mendekat kan dduk nya ke arah Chantika
"emang ke kamar mau ngapain? mau telpon2an sama senpai loe itu?" Leon menerka jeles
"ggak,,, gue mau mnyelesaikan kerjaan aja,ada yg belum kelar soal nya" jawab Chantika jujur
"disini aja,bawa laptop loe ksini kan bisa" titah Leon tatapan mata nya tak beralih dari wajah cantik sang istri, Chantika yg malas debat menjawab "ya udah gue mau ambil dlu"
"ambil aja"kata Leon
"yah gimana,orang loe pegang gue gini" chantika menujuk dengan isyarat mata kearah 2 pergelangan nya yg di kunci Leon dalam genggaman
Leon pun tidak tau sejak kapan ia mngunci tangan sang istri, mgkin saat barusan jeles dgan si senpai ia jadi tidak terkendali
"gue lepasin tapi bayar dulu" kata Leon santai
"gue mana bawa uang,lepasin dlu,nanti habis itu gue bayar" jawab Chantika lagi2 dengan polos nya
"bayar sama yg lain dong..."goda Leon
Chantika mulai menangkap gelagat mesum dari suaminya...
"c*um skali....abis itu gue lepasin" tawar Leon
"tadi kan udah" Chantika membalas penawaran
"tadi itu gue yg c*um,sekarang giliran elo..." jawab Leon tak mau kalah..
Chantika menghela nafas
"cepetan sebelum gue minta yg lebih dari ini, Mau?" ancam Leon masih dgan gaya yg menggoda
Cup,tiba2 c*uman skilas mendarat di pipi Leon
k*cupan itu terasa imut mmbuat Leon terkejut hingga spontan melepas tangan Chantika,
Chantika lgsung berlari menuju kamar lantai atas
Leon masih terbengong memegang pipi nya,,,di seneng banget sampe nyungsep kebantal di sofa
duh Leon saking bucin nya sama Chantika,sgitu aja udah seneng...
Tak lama Chantika pun mmbawa Laptop nya
ia mulai sibuk dgan layar laptop didpan nya sembari dduk manis di sofa yg bersampingan dgan Leon
ssekali Leon yg asik mnonton,melirik ke arah sang istri...duh enak banget kalo dket2 dia terus
klo bisa saat kerja pun gue mau pajang ni orang di dkat gue,biar bisa gue lihat terus...
Chantika pun merasakan hal serupa berada disamping makhluk ganteng ini,walau pun terkadang mereka suka perang,,,dan beda pendapat
tapi percayalah itulah seni nya...
kita pun tak tau apa yg akan terjadi esok hari ke depan? atau 8bulan yang akan segera berakhir,,,yg jelas saat ini biarkan mereka terus seperti ini saja dulu....
****
DRrrtttt....drrtttt
ponsel Chantika berbunyi
Chantika yg sudah tidur sejak pukul delapan malam tadi terkejut dgan getaran ponsel di atas nakas di samping nya
alis nya berkerut melihat nama Vickysenpai dilayar
ia mngangkat benda pipih tersebut menempelkan ditelinga nya
[sudah tidur] sapa sang suara di seberang
"he he iya,kenapa kak?" Chantika menjawab polos
[besok gue balik ke L.N, pagi2 kalo bersedia mau antarin bisa temui aku dibandara...,takut nya kalo aq gak ngabari,kamu marah2 lagi kayak kmren2] Vicky menawarkan dengan nada ramah dan akrab seperti biasa sembari tertawa menggoda Chantika
"ya tentu,dong besok aku bakal temui kakak dibandara" respon Chantika mantap
[oke,silahkan lanjutin tidur nya...see yu tommorow] ujar vicky lagi
"ok, see yu" jawab Chantika
BIP, sambungan telepon pun dimatikan...
dikamar sebelah Leon sama sekali belum tidur ia masih mnyelesaikan memeriksa beberapa pekerjaan di laptop nya,,,andai saja ia tahu Chantika sedang janjian via telepon dgan senpai pasti ia akan sangat jeles,kesal dan ngamuk2
dan pasti nya ia akan mencari cara baru agar mereka bisa tidur dalam satu kamar yang sama, supaya Chantika tak akan lepas lagi dari pengawasan nya...