Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Aluna

Mengejar Cinta Aluna

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Am

Hai-hai-hai..

Selamat datang di karya baruku..

Ini hasil karya dari author receh, jadi mungkin masih banyak yang perlu di revisi..

Bercerita tentang perjuangan mendapatkan hati seorang gadis bernama Aluna.

Cerita cinta anak remaja yang masih duduk di bangku SMA, dan mengalami cinta pertama yang rumit. Penuh intrik antar persahabatan, dan juga status yang jauh berbeda.

Antara langit dan bumi, yang mengharuskan keduanya saling menjauh, dan tidak mungkin bersatu..

Tapi mungkinkah masih ada keajaiban untuk mereka bersama??

Ikutin terus, ya, cerita cinta remaja yang asik dari author receh ini.....🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Am, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Kedai Teh

Dan kini, tepat di sore hari, kami telah terduduk di sebuah kedai teh China yang terkenal nikmat.

Aku sendiri bahkan tidak tahu dan tidak pernah menyangka kalau aku akan menginjakkan kakiku di negara ini.

Jangankan mengira, mimpi saja aku tidak pernah. Tapi takdir berkata lain padaku. Anak itu, anak laki-laki yang pernah aku cintai pada masanya itu, dia lah yang telah membawa aku ke tempat ini.

Aku seharusnya berterima kasih padanya. Ini adalah hutang terbesar yang tidak mampu aku bayar.

"Kau tahu Aluna? dia juga akan datang dengan Julian.." ucap Caca di sisiku sambil terus mengedarkan pandangan ke arah pintu keluar.

"Oh ya? memangnya dia bicara begitu ya?" mendadak aku merasa sangat gugup dan tidak berani lagi.

"Iya! tapi tidak ada Harves, aku rasa tidak apa-apa, karena ternyata, James bukan seperti yang terlihat! dia orangnya baik!" ucap Caca terkesan memuji anak itu.

Padahal aku pun tahu pasti kalau Caca memang pengagum rahasia Si James, sudah pasti lah akan memuji sampai ke langit!

Karena pada awalnya, aku pun melakukan hal yang sama terhadap Gio!

Hehehe...

"Kenapa?" dia bertanya padaku.

Mungkin Caca paham apa yang aku rasakan saat itu. Jadi dia terlihat sangat cemas dan memandang aku sampai seperti itu.

"A? tidak apa-apa, aku hanya.. bagaimana kalau mereka masih membenci dan memusuhi aku? apa aku sungguh bisa meminta maaf pada mereka?" tanyaku pada Caca dengan perasaan gugup.

"Ada baiknya kita coba terlebih dulu! lagi pula, masih ada kemungkinan mereka mau memaafkan kamu bukan!?" ucap Caca menenangkan aku.

Setidaknya sedikit lebih tenang!

Huhh!

Aku membuang nafasku dengan kasar, lalu mencoba menikmati teh hijau di atas meja dengan penuh ketenangan.

Meskipun aku tidak sepenuhnya bersalah pada mereka berdua.

Sudah tahu kan bagaimana cerita Si James dan Si Julian yang tidak terlalu suka saat temannya dekat dengan seorang gadis?

Dan bagiku, hal itu sangat salah! mana bisa pemuda tidak boleh bergaul dengan seorang gadis? itu kan mustahil! Iya kan?

Jadi, meskipun begitu, bagiku meminta maaf lebih dulu jauh lebih baik dari pada saling diam dan menjadi jauh.

Aku tidak merasa bersalah, tapi bagaimanapun juga, aku yang telah menyebabkan persahabatan mereka semua hancur. Mungkin ini sedikit alasan yang bisa aku buat untuk membuat diri ini mampu meminta maaf pada laki-laki itu.

"Kau sudah yakin mau melakukannya bukan?" tanya Caca sekali lagi padaku.

Tentu saja untuk meyakinkan aku apakah aku benar-benar sudah berani atau ternyata mentalku hanya sebatas ini saja.

"Huhh! baiklah!" aku berubah semakin yakin, "tidak ada salahnya untuk mencoba! lagi pula ini hanya meminta maaf bukan?" ucapku mencoba lebih yakin.

"Baguslah!" dia tersenyum, lalu menilik jam di ponselnya, "seharusnya dia sudah datang!" gadis itu celingukan lagi mencoba mencari seseorang.

"Bagaimana si kamu? bukannya tadi sudah janjian, ya?" tanyaku menjadi agak kesal.

Bagaimana tidak? anak ini bahkan telah menenangkan otak dan jiwaku. Tapi mengapa sekarang dia malah tidak bisa menjamin apakah Si James dan Julian benar akan datang atau tidak?

Aku jadi kesal!

"Hehe.. kamu tenang saja! dia bukan pria yang suka mengingkari janji!" ucapnya lalu tersenyum.

"Apa maksud kamu? apa selama ini kamu jadi lebih dekat dengan Si James itu?" tanyaku agak heran dengan ucapan yang baru saja di lontarkan oleh Caca.

"Kau tahu kan, kalau dia laki-laki idaman aku sejak SMA?"

"Lalu? bagaimana kalian bisa mendadak bertemu di sini?" tanyaku penuh keheranan.

"Itu namanya takdir cinta..." Sok pujangga.

"Cihh! mengkhayal!!" ledekku pada Si Caca, "memangnya dia suka sama kamu? aku tidak yakin.." ledekku semakin menjadi-jadi.

"Eits! jangan salah dulu, meskipun aku berkaca mata, dan jelek seperti ini, aku rasa James mulai luluh padaku .."

"Aku jadi penasaran bagaimana penampilan anak itu sekarang! atau jangan-jangan dia juga menjadi cupu seperti kamu! hahahaha...." Tawaku saat itu benar-benar lepas kendali, hingga membuat semua yang terduduk di kedai teh sontak menoleh ke arahku.

"Shutttt!" memberi kode untuk diam.

Aku menghentikan tawa puas milikku, dan mencoba menutupi mulut ganas ini dengan kedua tangan.

Malu sekali!

"Kau ini! ini di Beijing! jangan samakan seperti kamu di kantin sekolah SMA!" ucap Caca menyadarkan aku.

"Asal kamu tahu saja, aku lebih merasa di hargai di tempat ini dari pada di SMA itu!" ucapku menohok, "sudah jam berapa ini? apa dia akan datang!?" tanyaku sudah merasa gundah.

"Baiklah! kamu tunggu saja di sini! aku akan segera menghubungi dia!"

Kini Caca telah bangkit dari duduknya, dan memilih untuk menghubungi Si James di luar kedai.

Dan apa yang aku lakukan saat itu? aku duduk terdiam dan mematung!

Yang ada di tempat itu mayoritas orang yang sudah berumur, jadi aku agak risih saja kalau terlalu banyak tingkah.

Kebanyakan orang tua di sini lebih menyukai teh di banding bir, atau minuman semacamnya, jadi tidak terlalu sulit juga untuk menenangkan diri di tempat ini.

Oh!

Jangan banyak bicara, dan kembali lagi pada diriku dan Caca yang saat itu sedang berada di luar kedai!

Aku bisa melihat gadis itu melongo dan tidak mampu berkata-kata saat dia mendapati seseorang yang datang.

Tapi...

James dan Julian, tidak terlalu membuat aku terkejut!

Karena yang lebih membuat aku terkejut lagi adalah laki-laki berkulit putih bersih dengan pakaian penghangat yang lumayan tebal di belakang mereka berdua!

Gio!!

Prang!!!

Cangkir mini yang tengah aku genggam dalam telapak tanganku mendadak jatuh. Entah bagaimana aku bisa kehilangan semua kekuatan ini!

Yang pasti, air mataku mendadak luruh menetes di pipi kanan dan kiriku!

Sama seperti Caca yang ditakdirkan untuk bertemu kembali dengan Si James karena cinta, apa mungkin, ini juga takdirku untuk bertemu dengan Gio di sini??

Beijing!!?

Aku bangkit dari dudukku, dan mengacuhkan pecahan cangkir teh yang berserakan di bawah mejaku.

Aku merasa kehilangan kesadaran akibat situasi ini!

Ingin rasanya pergi, namun kaki dan lututku berubah menjadi kaku! tidak mampu melangkah meski hatiku menginginkannya!

Dasar tidak bisa sinkron!

Dadaku sangat bergemuruh, apa lagi tatkala dua netra bening itu menatap wajahku dari luar kedai!

Huhhh!

Rasanya aku hampir mati di tempat!

Satu pertanyaan buatku kala itu, aku tahu dia akan datang ke Beijing, sama seperti yang di katakan olehnya sewaktu kami masih bersama di SMA.

Lalu, kenapa aku malah terkejut saat melihat dirinya berada di sini?

Apa ini hanya sebuah mimpi?

Plak!!!

💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕

1
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
aku mampir kka 👍
tinta hitam: makasih zeyeng 😘😘
total 1 replies
Bangu Thry Wulandari
keren kak
tinta hitam: makasih B5 nya
total 1 replies
Bangu Thry Wulandari
aku mampir kak,
tinta hitam: makasih Kaka 😘😘😘😘
total 1 replies
mom_abyshaq
Mak ee aku mampir
Yuni Romlah
jalan ceritanya bagus,
tinta hitam: Terima kasih kaka ☺️☺️☺️☺️
tolong kasih masukan juga ya Kaka ☺️☺️☺️🙏🙏
total 1 replies
tinta hitam
hehe
Achi
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Achi
👍🏻👍🏻❤️❤️❤️🤗
Achi
Like, bintang 5. Mendarat untuk karya baru Kaka.
semangat 💪 💪
tinta hitam: makasih banget kaka, udah kasih bintang limanya 😁😁😁😁
sukses terus untuk kakak 🤗🤗
total 1 replies
Achi
Namanya unik ka , Herpes! 😁😁👍🏻
tinta hitam: iya dong, aku kan suka yang unik2 😂
total 1 replies
tinta hitam
hheheheheheheheheeh

berkat ente Mak MU
lope lope yang banyak buat Mak MU 😘😘😘😘😘😘😘😘
Maria_azis
nah sudah bagus Maemunah sinopsisnya, sukses terus
Maria_azis
menjadi dispasi bawahnya Maemunah biar g numpuk begitu
tinta hitam: aku gak mudeng Mae 😂😂
total 3 replies
Maria_azis
Maemunah spasi biar semakin menarik sinopsisnya
Maria_azis: aish bingung aku komennya, itu ss sinopsisnya di wa nanti aku kasih tahu
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!