Indonesia
NovelToon NovelToon
Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: Piitaloka_

Seorang pangeran yang selalu menentang peraturan setiap kerajaan, demi mencari seorang wanita pujaannya sendiri yang mana tidak lain cinta pertama masa kecilnya dulu yang selama ini pergi entah kemana.

Namun disaat ia menemukannya, dirinyapun memutuskan menyembunyikan identitas aslinya, demi untuk menjalin bersama. Akan tetapi diselah mereka kembali bersama seketika marak bahaya pun datang, dengan bersamaan fakta - fakta yang tersembunyikan datang berlahan didalam kehidupan mereka.

Akan kah hubungan yang mereka jalin ini akan bertahan seterusnya ataukah malah sebaliknya, terus ikuti cerita pemulaku ini, dan selamat menyaksikannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Piitaloka_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

<33>

5 menit sebelum beledak, Olivia yang begitu antusias kepantai dengan Sam sebelum itu mereka menyempatkan diri membeli cemilan, untuk makan - makan disana. Akan tetapi mereka dicegah oleh Kimmy beserta David yang berjalan menghampiri keduanya.

"Kemana aja kalian daritadi, udah tau kita pada nyari in eh malah enak - enakkan kencan diam - diam yah kalian" ocehan Kimmy

"Hahaha... Maaf - maaf ini salah kalian sendiri sih pakai acara ninggalin kita lagi"

"Ih salahin tuh pacarmu yang nyuruh kita pergi, jangan salahin kita dong" saut Kimmy

"Ih iya - iya dia emang salah"

"Huh! Emang yah kalau lelaki tuh jatuh semua salah sih"

"Bwahahaha... EHH..." serempak semuanya

BOOOMMM...

"KEBAKARAN - KEBAKARAN..." Riuh orang - orang disekitar

Sam, dan yang lain menyadari akan adanya kebakaran, mereka pun melihat dimana tempat itu berada. Setelah tau dimana ruko itu yang terbakar alangkah terkejutnya Sam beserta Olivia saat melihat dimana tempat itu terbakar, antara sedih dan penyesalan yang dirasakan keduanya.

"Bagaimana bisa toko itu terbakar, apa ini masih ada kaitannya dengan dia" Olivia yang begitu penasaran dia menghampiri salah satu orang "Apa ada korban bu disana"

"Ada nona, dia itu seorang wanita tua. Tapi yah gitu orang nya sedikit aneh, tetapi kalau begini kasihan juga orangnya"

Olivia yang merasa begitu cemas dia mendekati tempat tersebut, ia yang merasa terpisah hanya tidak menyadarinya. Sedangkan Sam sendiri juga ikut an pula menelfon seseorang untuk mencari tau tentang kebakaran ini, ia pula yang ikut memanggil petugas kebakaran ketempat area itu sendiri.

Disaat Olivia membantu orang - orang memadamkan api dengan air pantai, tetiba pemadam pun datang dengan memadamkan api tersebut dengan cepat. Namun disaat petugas tersebut keluar sambil membawa wanita tersebut dengan kondisi yang menghitam, dalam kondisi yang kritis, namun diselah akan dibawa kerumah sakit wanita itu menghentikan petugas itu untuk berhenti tepat disamping Olivia.

"Babb...wa..." memberikan kalung ditangannya yang masih panas "Di..a me..ncin..tai...mu nyo..nyaa.." dengan suara terbata - bata seketika nafas terakhirnya pun langsung ditempat

Olivia yang menerima kalung tadi, dia langsung menyadari siapa wanita ini, dalam sekejap derai air mata Olivia pun mengalir.

"Hiks.. Hiks... Bibi.. Makasih..."

Setelah itu dia hanya terdiam saat melihat orang yang tidak begitu asing baginya, dengan rasa penyesalan langkah Olivia pun langsung pergi mengarah kebibir pantai dimana derai air mata serta penyesalan pun semakin menjadi.

"ARGHH..." teriakannya

Sedangkan ketiga orang tadi yang sibuk masing - masing mengurus kematian bibi, tetiba mereka menyadari kalau mereka tidak bersama dengan Olivia, terburu - buru mereka pun langsung berpencar mencari keberadaannya.

"Apa kalian sudah menemukannya"

"Belum, dia tidak ada disekitar sana"

"Sayang, bagaimana ini?"

"Bang, kau bawa saja istrimu keresort aku akan mencarinya dipantai dulu karna tadi dia sempat ingin sekali kesana"

"Kalau kau masih belum menemukan dia hubunggi aku"

"Baik bang"

Sam langsung berlari mencari Olivia disekitar bibir pantai, disana ia tak menemukan sama sekali dimana Olivia. Sampai akhirnya dibalik bebatuan ia mendengar suara gumamnya seseorang, saat dilihat memang benarlah disana ada Olivia yang tengah berbicara sendiri.

"Sampai kapan semua ini berakhir"

Sam yang mengetahui hatinya begitu hancur atas kebakaran tadi dia langsung memeluknya dari belakang.

"Kematian memang tidak ada yang tau ini memanglah sudah takdir beliau kak, aku hanya bisa berharap saja kepadamu kak semoga saja beliau tenang dialam sana"

"Hiks... Hikss...."

...----------------...

Langit yang sudah mulai mengelap, semua anak - anak mulai khawatir, karna Sam hanya mengabari kalau Olivia telah ketemu, akan tetapi mereka belum sama sekali kembali, jadi semuanya pun hanya menunggu diluaran depan resort mereka berdua.

"Ada apa dengan Olivia Sam"

"Dia hanya trauma saja tentang kejadian tadi kok kak, dia hanya begitu kelelahan sekarang"

"Hah! Kok aku belum nggeh ya" ucap Tomi

"Nanti aja gue jelasin" saut David

"Udah deh, sekarang mending kau bawa saja Olivia masuk kedalam" pinta Kimmy

"Baik kak, permisi"

Dengan penuh hati - hati Sam menaruh Olivia diatas ranjangnya, lalu dirinya menuju keluar resort dan langsung menghubungi orang yang bersangkutan.

"Ouh cucu kesayanganku, untuk apa kau memanggil ku"

"Tidak perlu berbasa basi anda, apa tujuan anda sampai - sampai harus membakar wanita itu!"

"Aku hanya ingin bermain - main"

"Apa? Huh! Apa yang ingin kau mau hah!"

"Pantaskah seorang pangeran mengatakan itu kepada neneknya sendiri"

"Cukup! Saya sudah cukup bersabar menghadapi anda tetapi apa yang kau lakukan ini salah"

"Saya tidak merasa bersalah, karena ini juga sudah menjadi bagian takdir dia. Apalagi dia sudah berani - beraninya lancang kepada saya untuk menyimpan benda - benda busuk itu disana"

"Huh! Entah aku harus bagaimana menghadapi anda yang sudah lancang akan mengurusi kehidupan saya"

"Hahaha... Lancang kamu bilang saya ini nenekmu jadi sudah menjadi hak saya kalau ingin menata masa depanmu, aku tidak mau kau membangkang seperti kakekmu"

Sam langsung mematikan telfonnya secara sepihak karna dirinya tau kalau neneknya sedang mengancam dirinya dengan kejadian dulunya.

"Kenapa semua ini terjadi kepadaku arghh" gumamnya

......................

Keesokan harinya, demi menghilangkan rasa kesedihan Olivia, Sonya beserta yang lain langsung mengajak yang lain nya untuk menikmati liburan dengan cara bermain diving bersama.

Olivia yang awalan nya tidak mau seketika ada paksaan dari anak - anak semuanya mau tidak mau ia harus ikut, dengan tuntunan Sam. Sebelum akan benar - benar terjun semua orang pun langsung diberikan arahan cara berdiving bagaimana.

Setelah mendapatkan tata caranya, Sam pun terlebih dulu lompat kelaut, setelah itu disusul lah oleh Olivia, dimana Sam yang akan menuntun dirinya untuk masuk kedalam air karena bagi Sam ia sudah begitu tau bagaimana cara diving yang benar.

"Siap" Olivia hanya menganggukkan kepala

Ketika keduanya mulai memakai alat tabung gas, keduanya pun langsung melucur masuk kedalam air dengan tangan Sam yang masih setia memeganginya.

Ditengah akan semakin masuk kedalam dasar air tetiba gas tabung Olivia terhenti, ia merasa tak dapat bernafas dengan cepat dirinya menarik tangan Sam. Sam yang menyadari Olivia yang memberitahukan tanda tangan berbentuk X dengan menujuk kebelakang, dengan cepat ia mendekatinya lalu memberikan tabung oksigennya kearah mulutnya, sedangkan dia mencoba alat tabung milik Olivia dan benar saja ia tak merasakan gas sama sekali disana.

Lalu keduanya pun memutuskan untuk naik keatas, beruntunglah Sam dapat menahan nafas selama diair, apalagi dulunya dia adalah seorang pemenang lomba renang.

"Huh... huh... Apa kakak tidak apa - apa?"

"Iya" lemas "Rasanya aku ingin mati"

Tak lama semuanya pun keluar, akan tetapi dengan alangkah terkejutnya semua melihat Sam sudah memarah - marahi pemilik petugas diving tersebut, sedangkan Olivia mencoba untuk menenangkan Sam.

"Ada apa ini?" tanya David

"Bang, kau tau mungkin kalau bukan aku yang bersama dengan kak Oliv, mungkin dia sudah mati didalam tadi kak"

"Memangnya kenapa?" tanya Anna

"Tabung gas milik kak Oliv sudah hampir habis kak, apalagi tetiba oksigen itu terhenti dikedalam an 3 meter kak"

"Sudah lah Sam, aku tau kau begitu menghawatirkan aku tetapi tidak seperti ini. Mungkin ini hanya kelalaian mereka, kau tau ini adalah mata pencaharian mereka jadi cukup yah untuk memarahi mereka. Aku sendiri sekarang baik - baik saja berkat dirimu okay ayo kita kembali kedaratan yah" mengelus kedua pipinya

"Liv, dari sini kenapa aku ngerasa kalau ini bukanlah dari kelalaian mereka, secara selana ini tidak pernah ada kejadian seperti dirimu begini. Apa mungkin ini dari rencana jahat wanita tua itu" ucap Jiro

Seketika semuanya terdiam, menatap kearah Jiro dengan fikiran mereka mulai kemana - mana.

...Bersambung ...

...****************...

1
DazzledSweetie
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
Wajah Boneka
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
Respati Wijaya
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
SnuggleKitty
hwaaaa lanjut g thorrr...klo g aku nangisss😭😭
CandycaneMissy
Halo author-nim, aku bisa kok nginep gelar tiker disini buat nungguin thornim update haha
Eja Drajat Adriansyah
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
Jantung Taman
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Cakrabirawa Tarihoran
Yahh kok bersambung :(
TickleStar
Baru kali ini baca karya yang bikin lupa waktu. Sumpah! Sampe enggak nyadar udah jam berapa!
Hustle Flyswat
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Eli Usada
Jadi pengen sungkem ke author! *ampun bang jago! ceritanya keren banget!
Aozora Lee: thank you
total 1 replies
JellyCuddles
Lanjutannya yang banyak yang thor hahaha *banyak nawarnya
Egik
kenapa sih pelakor ikut sam 🤦‍♀️,ceritanya g suka kak q pengen sam ama olivia bersatu
SugaryHeaven
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Aozora Lee: thank you
total 1 replies
champagnefabulous
Keren kak 🤩🤩 Semangat terus...
Egik
kenapa sih nenek lampir masih ngusik olivia,biarkan mereka bersatu thur jangan sampai mereka di pisahkan
Aozora Lee: hmm gimana ya, aku juga gatau kenapa tuh nenek lampir selalu ganggu ketenangan Olivia, hmm mending kakak tunggu aja kelanjutan ceritanya xixixi
total 1 replies
champagnefabulous
Terima kasih author...stelah baca chapter ini saya dapat ilmu baru lagi mantap.....
DavidTheDancer
Lha aku digantung… aku tunggu next chapnya kak!
morelight
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
Aozora Lee: thank you
total 1 replies
Aozora Lee
Benarkah ahh.. makasih kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!